Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 122


__ADS_3

Tak terasa sudah dua minggu amira dan iqbal menikah.


Hasan dan imah memutuskan untuk pulang ke rumah mereka yang ada di kampung.


Walaupun keluarga iqbal melarang namun hasan tetap dengan keputusan nya.


Menurut nya ia bisa mempercayai iqbal untuk menjaga amira karena ia bisa melihat betapa iqbal sangat mencintai dan menyayangi amira dengan tulus selama mereka tinggal bersama.


"Bapak beneran mau pulang sekarang? " Tanya iqbal pada hasan yang sedang menyusun semua barangnya ke dalam bagasi mobil.


"Ya nak bal, lagian bapak dan ibu sudah lama di sini rumah di kampung pun pasti sudah kotor dan tak terurus! " Jawab hasan.


"Padahal bapak dan ibu bisa tinggal di sini biar amira juga merasa tenang! " Ucap iqbal.


"Sebagai orang tua pasti nya kita selalu mau tinggal dengan anak bal! " Kata hasan.


"Namun kalo sang anak sudah memiliki keluarga sendiri alangkah baik nya kalo kita sebagai orang tua jangan tinggal bersama karena bisa menimbulkan perselisihan mau itu hal kecil atau hal besar! "..


"Karena mau bagaimana pun cara berfikir orang dulu dengan sekarang sangat berbeda bal, mau itu cara berbicara atau menyelesaikan masalah sangat lah berbeda! " jelas hasan.


"Bapak percaya kalo kamu bisa menjaga amira bimbing dia menjadi seorang istri yang soleha ya bal! " Kata hasan lagi.


"Insya allah pak, iqbal akan berusaha membimbing amira menjadi lebih baik lagi! " Jawab iqbal.


"Sudah semua pak? " Tanya imah yang baru saja keluar dari dalam rumah bersama dengan amira.

__ADS_1


"Sudah bu! " Jawab hasan.


"Ayo lah kalo gitu pak kita berangkat! " Kata imah.


"Ya! " Jawab hasan.


"Mir, ibu sama bapak pulang dulu ya kamu baik-baik disini jaga diri kamu ya nak yang patuh sama suami dan mertua kalo ada masalah harus di selesaikan dengan kepala dingin! " Kata imah.


"Ya bu! " Jawab amira dengan suara lembut.


"Mir, ingat nasehat ibu kita sebagai istri harus bisa lebih sabar menghadapi suami agar rumah tangga kita selalu adem ya! "


"Kadang kita yang di rumah tidak tahu apa yang di hadapi sama suami kita di luar sana yang membuat dia menjadi marah dan gampang emosi kita harus menguatkan hati selalu ingatkan dengan kata-kata yang baik jangan ikut emosi juga! "


"Ya bu, insya allah akan selalu mira ingat! " Jawab amira sambil memeluk imah tanpa sadar air mata nya pun menetes karena sedih orang tua nya akan pergi.


"Ibu titip amira ya bal, jaga anak ibu jangan sakiti dia ya nak! " Kata imah dengan lirih berusaha menahan sedih nya.


"Ya bu, iqbal akan selalu menjaga nya dan memperlakukan nya dengan baik agar bapak dan ibu tidak khawatir! " Jawab iqbal.


"Ingat kata bapak ya bal, kalo suatu saat nanti kamu berubah jangan sakiti anak bapak pulang kan lah dia kepada kami orang tuanya kami selalu menerima dia bersama kami! " Kata hasan dengan suara berat membuat amira semakin sedih.


"Bapak! " Kata amira sambil memeluk hasan dengan linang air mata.


"Bapak dan ibu akan mendoakan kalian selalu bahagia! Jadi lah seorang istri dan ibu yang baik ya Mir! " Ucap hasan ikut sedih karena amira.

__ADS_1


Setelah selesai berpamitan akhirnya hasan dan imah pun pulang di antar oleh supir keluarga wijaya.


"Jadi sepi deh! " Kata amira sambil masuk dalam rumah melihat sekeliling nya.


"Gak akan sepi kok sayang! " Ucap iqbal.


"Soal nya hari ini kita juga akan pindah ke rumah utama keluarga wijaya" Lanjut iqbal.


"Hari ini juga mas? " Tanya amira memastikan.


"Ya sayang, soalnya mama yang suruh dia sudah kangen katanya sama kamu apa lagi sama masakan kamu! " Jawab iqbal sambil tersenyum.


"Kenapa mas gak bilang dari kemarin sih, mira kan belum beres-beres soal nya! " Ucap amira.


"Masalah rumah kamu gak perlu khawatir mas sudah suruh pembantu untuk membereskan nya yang harus kamu lakukan sekarang cuma bereskan baju agar bisa berangkat sekarang" Jelas iqbal.


"Kok buru-buru sih mas? "..


" Soalnya zahra dari tadi sudah cariin kamu sayang kalo bisa di undur mas juga masih mau di sini sama kamu dan memakan kamu sayang! " Kata iqbal sambil memeluk amira.


"Hemm, karena mama tadi bilang mau pergi ke toko kue zahra merengek minta ikut giliran ikut malah sibuk mencari kamu kapan coba mas bisa berdua bersama kamu nih! " Keluh iqbal.


"Sabar ya mas, insya allah dengan memberikan pemahaman kepada zahra kita akan bisa memiliki waktu bersama! " Jawab amira.


Sudah dua minggu mereka menikah namun belum memiliki waktu bersama untuk melakukan malam pertama satu sisi karena masih canggung dengan pasangan dan satu sisi lagi karena anak mereka.

__ADS_1


__ADS_2