Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 112


__ADS_3

Setelah kejadian itu kevin tidak lagi datang ke rumah amira untuk menganggu nya.


Amira pun merasa tenang karena masalah ia dan kevin akhirnya sudah selesai kini ia bisa fokus untuk mengurus pernikahan nya dengan iqbal yang tidak lama lagi.


"Masya allah cantik sekali mir! " Puji mutiara sambil tersenyum bahagia.


"Makasih ma! " Jawab amira malu.


"Bagaimana besan gaun ini juga cantik di kenakan oleh amira kita pilih yang mana jadi nya nih besan aku jadi bingung sendiri? " Tanya mutiara pada imah yang duduk di sebelah nya.


"Walah bu, saya gak ngerti kalo yang beginian ibu sama amira saja yang putus kan mau pilih yang mana! " Jawab imah.


"Jangan begitu bu imah ini kan pernikahan putri ibu jadi ibu kasih pendapat juga! " Ucap mutiara.


"Saya bingung bu mau kasih pendapat seperti apa semua gaun ini sangat cantik bagi saya! Kalo kami di kampung palingan cuma pakai kebaya atau gamis yang simpel aja untuk acara nikahan bu kalo ibu tanya yang mana cocok buat amira saya benar-benar gak tahu nih bu! "


"Bu mutiara saja lah yang pilih saya wong desa ini katrok sekali soal nya bu! " Kata imah sambil tertawa kecil.


"Pernikahan saya dulu juga begitu bu imah hanya mengenakan pakaian sederhana saja yang penting sah! Namun sekarang kalo bisa anak kita jangan seperti itu lagi bu imah agar mereka memiliki momen terindah dalam hidup mereka karena ini kan sekali seumur hidup! Jadi kita harus pilih yang terbaik buat mereka bu" Ucap mutiara sambil tersenyum.


Mendengar perkataan mutiara membuat hati amira terasa hangat ia merasa sangat beruntung bertemu dengan keluarga nya iqbal karena mereka memperlakukan amira dan keluarga sangat lah baik tidak memandang rendah mereka.


Amira jadi teringat saat ia menikah dengan kevin dulu, saat itu amira hanya mengenakan pakaian gamis biasa saja hanya ada ijab kabul saja tidak ada pesta sama sekali.

__ADS_1


Jangan kan pesta mewah pesta sederhana saja mereka tidak menginginkan nya karena merasa malu akan keadaan keluarga amira namun pernikahan amira kali ini sangat berbeda.


Keluarga nya iqbal membuat acara resepsi yang sangat mewah mereka menyewa gedung ternama untuk acara resepsi nya.


Walaupun amira dan keluarga sudah menolak dan meminta acara sederhana saja keluarga iqbal tidak setuju mereka ingin acara pernikahan amira terlihat mewah.


"Bagaimana kalo yang mira kenakan ini saja ma, mira sangat suka gaun nya sederhana namun tetap terlihat mewah tidak ribet lah pokoknya! " Kata amira memberi pendapat.


"Apa kamu tidak mau mencoba yang lain mir mana tahu ada yang lebih cantik! " Kata mutiara.


"Tidak perlu ma, ini saja! " Jawab amira.


"Baik lah, kalo memang kamu suka yang ini kita pilih ini saja gaun nya memang sangat cocok dengan kamu mir! " Kata mutiara.


Setelah beberapa jam akhirnya mereka pun selesai berkeliling sambil menunggu iqbal mereka pun memutuskan untuk makan di sebuah restoran.


"Sudah siap semua ma? " Tanya iqbal yang ikut bergabung bersama mereka bertiga.


"Sudah sayang, karena hari pun sudah mulai sore sebaiknya kita antar amira dan ibu nya pulang dulu ya! " Ucap mutiara.


"Ya ma! " Jawab iqbal.


"Ayo bu imah! " Ajak mutiara menarik lengan imah mengajak jalan duluan.

__ADS_1


Ia sengaja mengajak imah jalan duluan agar iqbal dan amira memiliki waktu untuk berbincang sebentar.


Saat mereka sedang berjalan bersama ada sepasang mata yang mengawasi mereka sedari tadi sangat nampak dari sorot matanya penuh dengan kebencian.


Iqbal pun mengantarkan imah dan juga amira ke rumah karena tak singgah iqbal tidak masuk kedalam halaman rumah ia memarkirkan mobil nya di jalan.


"Nak keluar kan semua belanjanya tadi lalu bawa ke rumah! " Kata mutiara yang sedang berbincang dengan imah.


"Ya ma! " Jawab iqbal.


"Biar mira bantu mas! " Ucap amira ingin menolong iqbal karena belanjanya cukup banyak juga.


"Sudah biar mas saja! " Tolak iqbal.


"Belanjanya banyak biar mira bantu agar mas tidak kesulitan! " Ucap amira lembut.


Iqbal pun membiarkan amira menolong nya namun saat amira dan iqbal sedang berjalan tiba-tiba ada sebuah mobil melaju dengan kencang dari arah belakang mereka.


Membuat mutiara dan imah teriak berbarengan.


"AWAS! " Teriak mutiara dan juga imah.


Brakkkkk

__ADS_1


Suara benturan yang cukup kuat pun terdengar membuat mutiara dan juga imah shok.


__ADS_2