Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 78


__ADS_3

Ilham yang tak sengaja melihat iqbal langsung melaporkan nya pada kevin.


"Tuan saya melihat seorang pria lain di kediaman ini! " Kata ilham melapor melalui sambungan telepon.


"Apa kamu melihat wanita yang ada di foto? " Tanya kevin cepat.


"Tidak ada tuan hanya dia saja! " Jawab ilham.


Saat mengikuti ke rumah sakit ia tak sengaja melihat iqbal turun dari mobil nya haikal sehingga dia langsung melaporkan ini pada kevin.


"Baik lah, terus awasi disana dan beri tahu saya kalo ada berita lain! " Ucap kevin.


"Baik tuan! " Jawab ilham lalu sambungan telepon pun terputus.


Kevin menghela nafas kasar kepala nya terasa sangat pusing di meja kerja nya ia menatap banyak dokumen yang belum ia periksa namun dalam hati nya ia ingin sekali mencari amira.


"Hah, aku ingin sekali bertemu dengan kamu mira! " Gumam kevin sambil menyanggah kan kepala nya di kursi kerja nya melihat langit-langit ruang kerja nya.


"Kamu di mana saat ini apakah kamu tidak merindukan aku mira! " Kata kevin lagi.


Dia terdiam sejenak hanyut dalam pikiran nya memikirkan keberadaan amira.


Dia terkejut akan pukulan ipul di bahu nya membuat dia sadar dari lamunannya.


"Ya ampun dari tadi di panggilin pantas gak nyahut ternyata lagi melamun dia nya! " Ucap ipul.


"Kamu kenapa? " Tanya ipul cemas.


"Gak apa-apa cuma lagi pusing aja! " Jawab kevin.


"Kalo kamu capek istirahat aja vin jangan memaksa kan diri kesehatan itu nomor satu! " Kata ipul.


"Ya pul! " Jawab kevin singkat.


"Kalo kamu sakit kan kasihan keluarga kamu vin mereka pasti khawatir sama kamu apa lagi orang tua kamu! " ujar ipul.


Mendengar kata orang tua tiba-tiba kevin bangkit dari duduk nya dengan semangat.


"Kamu benar pul orang tua! " Kata kevin namun berbeda dengan ipul ia malah terlihat bingung.

__ADS_1


"Makasih ya pul! " Ucap kevin.


"Buat apa? " Tanya ipul heran.


"Sekarang aku mau pergi keluar kalo ada hal mendesak segera hubungi aku ya!" Perintah kevin pada ipul ia pun segera bersiap-siap untuk pergi keluar.


"Kamu mau kemana? " Tanya ipul.


"Menemui keluarga ku! " Jawab kevin lalu pergi meninggalkan ipul yang masih kebingungan melihat kevin.


Kevin segera masuk dalam mobil nya dengan cepat ia langsung menghidupkan mesin nya lalu pergi meninggalkan perusahaan nya.


"Aku harus ke rumah orang tua kamu aku yakin kamu ada di sana ! " Gumam kevin.


Ia membawa mobil nya dengan kecepatan tinggi ia ingin segera sampai di kampung halaman amira.


"Tunggu aku amira! " Kata kevin semangat.


Kevin yang melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi sampai di rumah orang tua amira lebih cepat ia sama sekali tidak istrahat hanya agar cepat sampai dan dapat bertemu dengan amira.


Kevin keluar dari dalam mobil nya berjalan menuju rumah orang tua amira sambil memperhatikan sekeliling.


Tok tok tok


"Assalamu'alaikum! " Ucap kevin lagi.


"Pak bu! " Panggil kevin namun sama sekali tidak ada sahutan dari dalam rumah.


"Apa mereka masih di kebun ya! " Gumam kevin Lalu ia pun duduk di teras rumah itu sambil menunggu.


Sementara itu amira sedang ketakutan karena ada kevin di depan rumah nya sambil menutup mulut nya amira mundur perlahan tubuh nya bergetar karena takut sampai-sampai dia sudah berkeringat dingin.


'Hah, kenapa dia ada disini' batin amira yang melihat kevin dari kaca jendela dalam rumah.


'Apa dia tahu kalo aku sudah pulang kesini sehingga dia datang kesini!' tanya amira dalam hati nya.


'Gak! Dia gak boleh tahu kalo aku ada disini apa yang harus aku lakukan ya allah' Risau amira.


Saat ia sedang sibuk dalam pikiran nya tanpa ia tahu kalo hasan dan imah sudah masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang karena mereka pergi ke kebun belakang rumah sebentar untuk mengambil sayur.

__ADS_1


Imah berjalan mendekati amira yang terbenggong di ruang depan.


"Mira! " Panggil imah sambil memang bahunya sontak saja amira terkejut ketakutan saat imah memegang bahunya.


"Astaghfirullah! " Kata amira dengan suara kecil sangking terkejut nya.


"Ibu bikin kaget aja " Ucap amira pelan.


" Kamu ngapain coba pakai melamun segala disini? " Tanya imah.


Amira langsung menarik imah menuju dapur dan menghampiri hasan.


"Pak! " Kata amira dengan nafas memburu wajah nya pucat badan nya juga di penuhi keringat.


"Kamu kenapa wajah kamu pucat sekali apa kamu sakit? " Tanya hasan dengan suara khawatir.


Amira langsung menyuruh hasan untuk mengecilkan suaranya.


"Suttttt, jangan kencang-kencang ngomong nya pak! " Kata amira.


Imah dan hasan saling pandang melihat amira.


"Kamu kenapa mir? " Tanya imah dengan suara pelan.


"Pak bu, di depan ada mas kevin mira takut " Jawab amira dengan tatapan takut.


"Buat apa dia kemari! " Kata imah.


"Berani sekali dia datang ke sini apa belum cukup dia sudah membuat keluarga kita menderita " Ucap hasan dengan nada kesal.


"Sebaiknya bapak temui dia tanya kan ada urusan apa dia datang kemari " Kata imah.


"Baik lah! " Jawab hasan.


"Pak jangan kasih tahu mira di sini ya! " Ucap amira.


"Ya mira, sebaiknya kamu masuk dalam kamar dan tunggu aja di sana! " Perintah hasan.


Amira segera masuk dalam kamar nya untuk bersembunyi dari kevin sedang kan hasan berjalan ke depan untuk membukakan pintu.

__ADS_1


__ADS_2