Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 60


__ADS_3

Azan subuh berkumandang membangunkan sarah dari tidur nya.


Dilihat nya zahra masih terlelap dalam tidur nya sarah membelai kepala zahra dengan lembut lalu mencium kening zahra.


Sarah masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri nya setelah selesai ia melaksanakan sholat subuh setelah selesai ia melanjutkan mengaji sebentar.


Saat ia sendang mengaji iqbal terbangun karena suara nya sarah iqbal membuka pintu yang terhubung antara kamar nya dan juga kamar zahra ia sampai termenung di pintu sambil mendengarkan suara nya sarah.


Tanpa dia sadari sarah sudah selesai mengaji namun iqbal masih terpaku di pintu menatap sarah.


"Mas iqbal ngapain disitu? " Tanya sarah dengan suara lembut.


Karena mendengar nama nya di panggil iqbal baru tersadar dari lamunan nya.


"Eh itu! " Kata iqbal bingung mau menjawab apa.


"Mas melamun ya? " Tanya sarah sambil menahan tawa.


"Ah, ya mas tadi dengerin kamu ngaji tanpa sadar mas malah melamun! " Jawab iqbal malu.


"Mas sudah sholat subuh? " Tanya sarah lagi.


"Astaghfirullah, mas lupa! " Jawab iqbal lalu berlari menuju kamar nya.


Melihat iqbal yang seperti itu membuat sarah tertawa.


"Ada-ada aja lah mas iqbal ini! " Gumam sarah.


Sarah pun membereskan mukena dan sajadah nya setelah itu sarah masuk ke kamar nya iqbal duduk di tepi ranjang menunggu iqbal selesai sholat.


Beberapa menit kemudian iqbal pun selesai sholat.


"Kenapa sar? " tanya iqbal.


"Emm, mas hari ini sibuk gak? " Tanya sarah.


"Hari ini mas ada jadwal operasi! Menang kenapa sar? " Tanya iqbal


"Semalam zahra minta pergi liburan mas tapi mas harus ikut juga ! " Jawab sarah.


"Hemm gitu ya! " Kata iqbal sambil berfikir.


"Apa mas gak bisa cuti satu hari aja kasihan zahra mas dia seperti nya kangen sama mas karena beberapa waktu ini mas sibuk terus! " Kata sarah.

__ADS_1


Karena selama ini sarah sudah menemani zahra iqbal jadi lupa bahwa zahra juga membutuhkan nya untuk menemani nya walau sekedar bermain aja.


Namun karena berusaha menjaga jarak dengan sarah ia sampai tak dekat juga dengan zahra.


"Astaghfirullah, ini salah mas sar karena mas terlalu sibuk mas jadi lupa memperhatikan zahra mas kira dengan bersama kamu zahra gak akan mencari mas lagi! "


"Ya gak gitu juga lah mas, zahra pasti mencari papa nya juga kan gak mungkin zahra sama sarah terus! Kalo mas bisa tolong luangkan waktu mas ya buat nemenin zahra" Kata sarah.


"Insya allah ya sar, Mas akan usahakan untuk ambil cuti biar bisa ajak zahra liburan" Jawab iqbal.


"Ya mas, kalo gitu sarah lihat zahra dulu ya mana tahu dia sudah bangun! "


"Ya sar! " Jawab iqbal.


Sarah pun ke luar dari kamar iqbal masuk ke kamar zahra walaupun kamar mereka ada pintu penghubung namun zahra tak pernah masuk ke kamar iqbal di malam hari apa lagi tidur bareng sama iqbal.


Karena iqbal selalu pulang malam jadi sarah sudah tidur duluan di kamar zahra.


Namun sarah tahu kalo iqbal sering masuk ke kamar zahra untuk melihat mereka sarah juga pernah mendengar iqbal mengatakan kata maaf sama sarah namun sarah tak tahu untuk apa.


Dia juga tak berani bertanya karena takut merusak suasana antara mereka dulu saat sarah sakit iqbal tak pernah berbicara pada nya terkecuali ada perlu nya saja saat sarah sudah mulai bisa berjalan iqbal seperti menjaga jarak.


Sarah melihat zahra masih tertidur jadi dia memutuskan untuk ke dapur membuat sarapan untuk iqbal.


Di dapur sarah di bantu sama bi ani untuk membuat sarapan, setelah selesai ia meletakkan di meja makan lalu memanggil semua nya untuk sarapan.


"Mana sarah? " Tanya iqbal karena belakang datang.


"Sudah pergi! " Jawab haikal asal.


"APA! Dia pergi kemana? " Tanya iqbal terkejut.


Melihat iqbal yang terkejut seperti itu membuat haikal ingin menjahili sang abang.


"Kata nya dia mau menjumpai seseorang yang penting dalam hidup nya! " Kata haikal dengan usil nya.


Sedangkan mutiara dan abdul hanya diam saja mereka juga sama jail nya dengan haikal ingin melihat reaksi iqbal.


"Serius kamu kal? " Tanya iqbal panik.


"Aku serius lo bang! Kalo gak percaya tanya aja sama mama dan papa! " Jawab haikal ia berusaha menahan tawa nya dan memperlihatkan wajah serius agar iqbal percaya.


"Ma pa! Apa yang di bilang sama haikal beneran? " Tanya iqbal pada mutiara dan abdul.

__ADS_1


"Ya bal, ya dibilang sama haikal itu benar! " Jawab mutiara.


"Memang nya kenapa bal? Kan gak salah juga kalo sarah pergi menemui seseorang yang penting itu! " Kata mutiara menggoda iqbal.


"Ya, gak apa-apa sih hanya saja ingatan dia kan belum pulih iqbal cuma takut kalo dia kenapa-napa! " Jawab iqbal kikuk.


Haikal bisa mencium benih-benih cinta pada sang abang ia pun semakin ingin menganggu nya.


"Abang suka sama kak sarah? " Tanya haikal langsung membuat iqbal gugup dengan wajah memerah.


"G... gak ya! " Jawab iqbal gugup.


"Oh, kalo gak ya sudah biarkan saja kak sarah pergi dia kan bebas memilih siapa pun yang ia mau! " kata haikal.


Tiba-tiba hati iqbal seperti tersayat ia merasa sakit.


"Ya! " Kata iqbal lemas.


"Nah, tuh kak sarah! " Kata haikal iqbal pun dengan cepat melihat ke arah yang di tunjukkan oleh haikal namun ia tak melihat siapa-siapa malah ia mendengar suara mama papa dan juga haikal tertawa.


"Kata nya gak suka, tapi masih bilang nama nya aja dia nya sudah menoleh! " Ejek haikal.


"Is kau ini ya! " Kata iqbal kesal sambil menjitak kepala haikal.


Saat mereka sibuk berdebat sarah pun turun bersama dengan zahra dalam gendong nya.


"Itu kak sarah bang! " Kata haikal pada iqbal.


"Lu pasti mau tipu, aku gak akan percaya lagi! " Kata iqbal.


"Serius aku bang tak tipu lah" Bujuk haikal.


Namun iqbal tetap tak percaya dan tak mau menoleh ke belakang.


"Mas belum selesai sarapan? " Tanya sarah dengan suara lembut.


Iqbal dengan cepat melihat kebelakang saat mendengar suara sarah.


"Bang iqbal nunguin kakak! " Jawab haikal cepat.


"Gak usah di tunggu mas, sarah tadi ke atas jemput zahra buat sarapan soalnya kalo dia kelamaan gak lihat sarah dia nanti nangis! " Jelas sarah.


Baru lah iqbal sadar kalo diri nya di kerjain oleh haikal dan juga mama nya seseorang yang di bilang haikal tadi itu ternyata zahra anak dia sendiri.

__ADS_1


Sedangkan haikal hanya tertawa saja melihat wajah jengkel iqbal.


"Bang iqbal nungguin kak! " Jawab


__ADS_2