Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 123


__ADS_3

Setelah pindah ke kediaman keluarga wijaya zahra sangat lah lengket dengan amira.


Sehingga ia sangat sulit untuk melakukan tugas nya sebagai seorang istri di malam hari.


Amira terus berusaha dengan sabar memberikan pemahaman kepada zahra agar sang anak tidak merasa di tinggal kan dan di abaikan.


Itu pun perlu upaya yang besar karena kondisi zahra sangat lah berbeda dengan anak-anak yang lain.


Karena emosi berlebih yang di miliki zahra iqbal dan amira selalu sabar menghadapi dan memberi nasehat pada zahra.


"Zahra kenapa murung? " Tanya amira yang melihat anak sambung nya itu termenung sambil melihat keluar jendela kamar nya.


"Zahra sedih ma! " Jawab zahra dengan nada sedih.


"Anak mama kenapa sedih? Siapa yang buat zahra sedih cerita sama mama sayang? " Tanya amira yang langsung menghampiri zahra dan duduk di samping nya.


"Zahra sedih sekarang mama sudah gak sayang sama zahra! " Kata zahra dengan suara bergetar.


"Siapa yang bilang seperti itu sayang? " Tanya amira perasaan nya seketika tak enak dalam pikiran nya muncul banyak pertanyaan.


"Mama itu sayang sama zahra mana mungkin mama gak sayang sama zahra! " Lanjut amira berusaha menghibur zahra.


"Mama bohong! " Kata zahra sedih.


"Mama gak bohong sayang, mama tu sayang banget sama zahra! " Jawab amira dengan lembut.


Melihat zahra yang sudah bersedih seperti ini amira takut kalo nanti emosi zahra tidak stabil sehingga membuat zahra kumat.


"Coba zahra ceritakan sama mama kenapa zahra berfikir kalo mama gak sayang sama zahra biar mama juga tahu mama salah nya di mana sayang! " Ucap amira dengan lembut pada zahra.

__ADS_1


"Ma... mama selalu saja menyuruh zahra tidur sendirian berarti mama sudah gak sayang lagi sama zahra! " Jawab zahra terbata-bata karena menangis.


Amira menghela nafas pelan ia kira ada orang lain mengatakan yang tidak-tidak pada zahra sehingga ia memiliki pemikiran seperti itu ternyata karena masalah ini rupanya membuat amira sedikit tenang.


"Sayang! " Kata amira sambil mengelus pipi zahra.


"Mama tuh sayang banget sama zahra mana mungkin mama gak suka sama anak manis seperti ini! " Lanjut amira dan memeluk tubuh zahra.


"Mama menyuruh zahra tidur sendiri agar zahra bisa mandiri karena zahra sudah besar dan sebentar lagi akan sekolah! " Kata amira.


"Mama minta maaf ya sayang kalo mama sudah melukai perasaan kamu, mama pikir dengan melakukan ini kamu tahu apa maksud mama tanpa memberi tahu! "


"Sekali lagi mama Minta maaf ya sayang! " Kata amira pada zahra.


"Berarti mama sayang sama zahra? " Tanya zahra dengan wajah polos nya.


"Ya dong sayang! Mama tu paling sayang sama zahra mana mungkin mama gak sayang sama anak manis mama! " Jawab amira sambil tersenyum manis.


"Ya sayang! " Jawab amira.


"Ye.... mama sayang sama zahra! " Kata zahra kegirangan.


"Zahra pikir mama tu udah gak sayang sama zahra soalnya mama sama papa selalu saja suruh zahra tidur sendiri! "


"Oma juga seperti itu selalu bilang kalo zahra gak boleh tidur bareng mama lagi zahra harus bisa tidur sendiri! " Kata zahra menceritakan isi hati nya.


"Sayang mama minta maaf ya kalo sudah buat kamu sedih! Mama tu selalu sayang sama zahra mama melakukan itu hanya agar zahra bisa mandiri! "...Ucap amira.


Ia jadi merasa bersalah karena zahra jadi terluka karena tindakan nya ini.

__ADS_1


Malam hari nya setelah iqbal pulang amira menceritakan semua kepada nya tentang apa yang di rasakan oleh zahra.


" Astaghfirullah, mas jadi merasa bersalah sama zahra dek hanya karena keegoisan mas ia jadi merasa tak di inginkan lagi oleh kita ! "Ucap iqbal merasa sedih.


"Mas orang tua yang gagal dek karena lebih mementingkan diri sendiri ketimbang anak nya! " Lanjut iqbal.


"Gak mas, mas gak gagal sebagai orang tua buktinya sampai sekarang zahra tumbuh menjadi anak yang baik namanya juga kita sedang berusaha mendidik anak kita pasti akan ada kesulitan apa lagi zahra itu anak istimewa mas! "


"Dia masih memerlukan waktu mas dan kita harus bisa bersabar demi kebaikan zahra juga mira yakin mas suatu saat nanti zahra akan jadi anak yang hebat dan bisa mandiri! " Jelas amira.


"Terimakasih ya dek! " Kata iqbal sambil memeluk amira.


"Terimakasih apa sih mas! " Ucap amira.


"Karena kamu sudah mau menerima kekurangan mas dan juga menerima anak mas! Kamu juga sangat sabar menghadapi dan mendidiknya mas sangat bersyukur banget memiliki kamu! " Kata iqbal.


"Kamu ini ada-ada aja lah mas, zahra itu anak ku juga tentu aku sayang sama zahra mas! " jawab amira.


"Mas memang gak salah memilih kamu sebagai istri dan mama untuk zahra! " Lanjut nya.


Iqbal berkata seperti ini bukan semata-mata memuji amira selama ia menjadi duda bukan tidak ada yang mendekati dirinya.


Banyak yang mencari perhatian diri nya namun ia tidak suka dengan setiap wanita yang mendekati dirinya itu.


Karena mereka hanya menginginkan diri iqbal saja setiap wanita yang mendekati dirinya akan bersikap baik di depan iqbal sayang dengan zahra.


Namun bila di belakang iqbal mereka akan berbuat kasar terhadap zahra menampakkan ketidaksukaan kepada anak nya itu.


Namun amira sangat berbeda dengan semua wanita itu amira bisa membuat zahra merasa tenang dan bahagia.

__ADS_1


Selama amira tinggal bersama keluarga nya zahra tidak pernah menunjukan gejala emosi berlebihan nya.


Tentu saja bagi iqbal pun ia merasa nyaman akan kehadiran amira karena membuat ia jatuh cinta kembali.


__ADS_2