Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 32


__ADS_3

Sudah 2 minggu kevin berada di luar dia hidup dengan uang pas -pasan karena tak ada yang mau membantu dia selain robet, mario aja seperti sengaja menghindari kevin.


Selama satu minggu kevin mencari pekerjaan namun tak ada perusahaan yang mau menerima dia mereka semua menolak kevin dengan berbagai alasan.


Sampai akhirnya kevin tahu kalo penolakan mereka ada campur tangan bokap nya kevin sangat marah karena bokap nya memperingatkan perusahaan agar tak menerima kevin.


Kevin pun pergi menuju kantor bokap nya ia ingin melampiaskan emosinya.


"Apa maksud papi melakukan itu semua? " Tanya kevin saat sudah masuk ruangan kerja irfan tanpa mengetok pintu terlebih dahulu.


"Kalo masuk itu biasa mengetuk pintu dulu apa kamu gak tahu sopan santun! " sinis irfan


"Persetan dengan itu semua sekarang aku mau papi jelas kan apa yang sudah papi lakukan di belakang aku! "


"Apa yang kamu bicarakan papi tak paham! " Jawab irfan santai namun kevin semakin kesal.


"Papi kan yang perintah kan perusahaan yang lain agar tidak menerima kevin, padahal papi yang mengusir aku dari rumah aku sudah berusaha tapi kenapa papi seperti ini! " teriak kevin.


"Heh, berusaha kamu bilang kamu melamar pekerjaan membawa nama keluarga lalu dengan seenaknya kamu minta jabatan tinggi kamu pikir papi gak tahu itu semua! " jelas irfan.


"Kalo kamu mau berusaha cari lah pekerjaan tanpa membawa nama keluarga dan kamu harus belajar dari bawah bukan langsung di atas! " kata irfan dengan suara dingin nya.


"Posisi yang layak buat aku itu cuma itu saja yang lain nya mana ada layak nya! " Jawab kevin ketus.


"Kamu saja tak layak menjadi manusia apa lagi pekerjaan seperti itu! " pancing irfan


"Papi kira aku gak mampu aku bisa mengerjakan apa pun! " kevin pun masuk dalam jebakan irfan.


"Bagus kalo kamu bilang bisa mengerjakan semua pekerjaan! Sekarang kamu pergi ke hotel ini dan bekerja lah di sana bila kamu bisa bertahan selama 1 bulan kamu akan papi maaf kan! " kata irfan lalu memberikan selembar kertas pada kevin.


"Ok aku akan bukti kan sama papi lihat saja! " jawab kevin angkuh.


Irfan yang melihat tingkah anak nya itu pun hanya bisa menggelengkan kepala nya saja.


***

__ADS_1


Sementara itu indira sedang kebingungan karena teman sosialita nya datang ke rumah untuk mengajak dia kumpul dan sekalian belanja.


"Kenapa sekarang jeng indira lebih sering di rumah sih sudah 2 minggu lo jeng gak keluar! " ucap jeng sarah.


Padahal biasanya hampir setiap hari mereka berkumpul hanya untuk sekedar makan atau pun yang lain karena indira sudah 2 minggu tidak gabung membuat mereka penasaran setiap di hubungi alsan nya sibuk.


"Aduh maaf ya jeng saya gak bisa untuk sekarang ini saya masih sibuk! " jawab indira


"Sibuk apa sih jeng, padahal di rumah aja! " sindir jeng ulan yang paling tidak suka dengan indira.


Dia tidak suka karena yang lain suka sekali membanga-bangakan indira agar mereka bisa di bayarin belanja oleh indira dan indira pun seperti memanfaatkan itu semua dia menjadi sombong dan tinggi diri.


"Suami saya baru pulang dari luar kota jadi dia mau aku menemani nya dulu kangen katanya! " jawab indira sambil tertawa kecil.


'Bagaimana aku bisa keluar untuk bergabung kalo uang ku saja tak ada bisa malu aku nanti' gerutu batin indira.


"Alasan aja kamu jeng masa suami kangen sampai segini lama nya padahal malam pun bisa memuaskan nya! " kata jeng ulan lagi ia sangat menyudutkan islam dira.


"Sudah lah jeng ulan mungkin suami nya tak mengizinkan dia keluar! " kata jeng sarah menengahi.


Sedangkan jeng ulan hanya berdecak saja karena indira di bela.


"Baik lah kalo begitu jeng kami pergi dulu ya! " ucap jeng sarah lalu mereka bangkit meninggal kan indira.


Namun indira masih bisa mendengar cibiran jeng ulan mungkin dia sengaja.


"Itu tuh cuma alasan dia aja aku yakin dia tuh gak punya uang lagi makannya gak mau keluar! " sindir jeng ulan.


"Sudah lah jeng ayo kita pergi! " jawab jeng sarah menarik tangan jeng ulan.


"Sok banget sih tu ulan belagak dia karena aku gak ada dalam geng ! " Kesal indira.


"Kapan sih papi akan kembalikan semua fasilitas seperti dulu lama-lama seperti ini mereka bisa curiga ulan saja sudah mulai curiga! "


"Aku sudah mencari amira namun tak ketemu juga kemana sih dia kalo dia ketemu kan semua masalah beres! "

__ADS_1


Kata indira sepertinya indira tak ada rasa penyesalan dalam hati cuma saat tahu kebenarannya dia menyesal sekarang dia sudah mulai menyalahkan amira lagi.


***


Tak jauh berbeda dengan jessica dia pun di pandang rendah oleh teman- teman nya karena ia ke tahuan kerja part time di sebuah swalayan itu pun irfan yang mengatur dia agar bisa bekerja disana ia ingin mendidik jessica dengan cara keras sekarang.


"Ya ampun orang sombong yang katanya orang paling kaya di kampus kita kerja part time gais! " cibir intan dan gengnya saat berbelanja di swalayan tempat jessica kerja.


"Diam mulut lo bisa gak usah kepo hah! " bentak jessica.


"Sudah ketahuan jadi miskin masih belagu lagi! " kata intan lalu ia pun menjatuhkan barang - barang yang di susun oleh jessica tadi.


"Upsss sengaja" kata intan sambil tertawa teman intan pun juga ikut menertawakan jessica.


"Lo apa-apa sih! Mau ngajak ribut ya? " bentak jessica.


"Kalo ya memang kenapa! aku akan sebarkan bukti ini kalo sekarang kamu jatuh miskin! " ancam intan.


"Urus saja urusan lo buat apa sibuk mengurus hidup gua lo iri!"


"Buat apa pula gua iri sama orang macam lo gak level kali!"


"Kalo gak level pergi sana gak usah gangu gua! " kata jessica sambil mendorong intan dia tak peduli mau bosnya marah dan memecat dia toh nanti papi nya akan mencari pekerjaan yang lain untuk nya.


"Sombong banget sih sudah miskin aja masih belagu lo! "


"Suka-suka gua lah kenapa lo yang kepo! "


"Awas lo ya gua akan sebarkan ini ke forum kampus agar semua orang tahu sekarang lo sudah seperti ini! " ejek intan.


"Terserah! " jawab jessica cuek


ia malah sibuk menyusun kembali barang yang di jatuhkan intan ia sama sekali tak peduli dengan ancaman intan.


Sebenarnya dia juga takut namun saat dia mulai bekerja disini ia banyak mendapatkan cibiran dan hinaan karena gak tahu apa-apa itu membuat dia sakit hati.

__ADS_1


Ia pun teringat akan perbuatan nya dengan amira pasti amira juga sakit hati karena perlakuan nya selama dia bekerja dia intropeksi diri dan dia memiliki teman disini yang mau membantu dia.


Teman nya ini lah yang selalu menyemangati jessica walaupun awal nya jessica gak suka sama dia namun saat dia bercerita tentang kehidupan nya jessica jadi sadar kalo selama ini dia sudah salah hanya karena dia memiliki semua yang ada dan menjadi sombong.


__ADS_2