
Saat sedang mengambil barang belanjaan ternyata di belakang mereka sudah ada yang mengawasi orang yang sama saat di mall tadi.
Merasa memiliki kesempatan ia melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi agar bisa mencelakai iqbal dan juga amira.
Namun siapa yang menyangka kalo nasib berkata lain.
"AWAS! " Teriak mutiara dan juga imah serempak.
Brukkk
Suara benturan yang cukup kuat terdengar sedang kan mobil tadi pergi begitu saja meninggal mereka.
Kejadiannya begitu cepat terjadi membuat mutiara dan juga imah sangat syok dan tak bisa membantu.
"Ya allah! " Teriak imah kaki nya terasa lemas melihat kejadian itu.
"Kalian baik-baik saja kan? " Tanya mutiara dengan wajah pucat sangking terkejut nya ia.
"Ya ma! " Jawab iqbal sambil bangkit.
"MAMI! " Teriak seorang wanita di sebrang jalan lalu berlari menghampiri mereka.
"Mami! " Teriak nya lagi sambil menghampiri seseorang yang tergeletak di jalan.
"Ya allah mas, ini mami nya kevin ayo segera kita bawa dia kerumah sakit! " Kata amira sambil memegang indira yang sudah berlumuran darah membuat ketiga orang itu sangat terkejut.
Saat mobil tadi melaju kencang ingin menabrak iqbal dan amira tiba-tiba ada seseorang yang berlari menyelamatkan mereka berdua sehingga mereka bisa selamat.
Namun mereka tidak akan menyangka kalo yang menyelamatkan mereka adalah indira.
"Ya mir! " Jawab iqbal lalu membantu amira memasukkan nya dalam mobil.
"Ma! Mama telepon pak eko ya suruh jemput mama terus mama menyusul kerumah sakit juga! " Ucap iqbal pada mutiara.
"Ya sayang, kalian hati-hati ya! " Ucap mutiara.
Iqbal pun melajukan mobil nya Menuju rumah sakit sedang kan amira berusaha menenangkan jessica yang menangis karena indira mengalami kecelakaan.
Tak berapa lama akhirnya mereka pun sampai juga di rumah sakit iqbal langsung memanggil beberapa perawat untuk membawa indira ke dalam UGD agar mendapatkan pertolongan secepatnya.
Amira menunggu di luar ruangan dengan cemas sedangkan jessica duduk sambil menangis.
"Kamu yang sabar ya jes, mbak yakin mami kamu pasti baik-baik saja! " Ucap amira sambil menggenggam tangan jessica.
"Mami kak! " Kata jessica dengan lirih sambil memeluk amira.
__ADS_1
"Ya jes, kita doakan yang terbaik buat mami ya! " Ucap amira membalas pelukan jessica agar ia merasa tenang.
Tak berapa lama mutiara dan juga imah pun sampai di rumah sakit mereka langsung mendatangi amira dan juga jessica yang sedang menunggu indira.
"Bagaimana kondisi nya sayang? " Tanya mutiara.
"Belum tahu ma, mereka belum keluar dari tadi! " Jawab amira.
"Ya allah semoga beliau baik-baik saja! " Ucap mutiara.
Akhirnya para dokter pun keluar dari dalam ruangan melihat itu jessica langsung bertanya akan keadaan indira.
"Bagaimana keadaan mami saya dok? " Tanya jessica.
"Pasien mengalami cedera yang cukup parah namun beliau sudah melewati masa krisis nya kami akan terus memantau perkembangan pasien dan melakukan pemeriksaan ulang setelah beliau sadar " Ucap sang dokter.
"Apakah saya boleh melihat mami saya dok? "Tanya jessica.
" Boleh mbak! Tapi usahakan tidak membuat kebisingan agar pasien bisa beristirahat " Ucap dokter.
"Baik dok, terima kasih banyak dok! " Ucap jessica.
"Sama-sama! " Jawab dokter lalu pergi meninggalkan ke empat wanita itu.
"Mami! " Kata jessica lirih.
"Yang sabar ya nak! " Kata imah sambil mengelus pundak jessica.
"Ya bu! makasih" Jawab jessica.
"Apa keluarga kamu yang lain sudah di kabarin? " Tanya imah.
"Sudah bu, mungkin sebentar lagi mereka akan sampai! " Jawab jessica.
"Ya sudah, kami akan menemani kamu disini sampai mereka datang ya! " Ucap imah.
"Terima kasih ya bu! " Kata jessica sopan.
"Tapi, kenapa kamu dan mami kamu ada di dekat rumah kami jes? " Tanya amira penasaran.
"Mami ingin ketemu sama kakak dan juga orang tua kakak mami mau minta maaf sama kalian atas semua kesalahannya! " Jawab jessica.
"Sebaiknya kita laporkan kejadian ini ke kantor polisi agar pengendara itu bisa di tangkap dia harus mempertanggung jawab kan perbuatan nya ini! " Ucap mutiara memberi usul.
"Mira setuju ma, di rumah kan ada cctv kita bisa menjadikan itu sebagai bukti! " Kata amira setuju.
__ADS_1
"Jangan ka! " Tolak jessica membuat yang lain bingung kenapa jessica tidak mau melaporkan masalah ini padahal indira sudah mengalami kecelakaan seperti ini karena pengemudi sembrono itu.
"Kenapa jangan jes? " Tanya amira lembut.
Namun jessica tidak bisa menjawab nya seperti ada yang ia sembunyikan ia terlihat gelisah dengan pertanyaan itu.
Saat mereka sedang menunggu jessica menjawab irfan dan yang lain nya pun datang.
"Jessica! " Panggil irfan.
"Papi! " Kata jessica terisak.
"Bagaimana keadaan mami kamu sayang? " Tanya irfan namun belum sempat jessica menjawab ia sudah emosi duluan saat melihat orang terakhir yang masuk dalam ruangan itu.
"Buat apa lo kesini? " Bentak jessica dengan tatapan benci.
"Jessica kenapa kamu berkata seperti itu sama abang kamu, wajar dia kesini karena indira juga mami nya kevin! " Ucap halimah.
"Puas lo sekarang! Gara-gara ulah lo mami jadi seperti ini PUAS KAN LO! " Kata jessica tanpa mempedulikan perkataan halimah.
Tentu saja melihat reaksi jessica seperti itu kepada kevin membuat yang lain nya merasa heran dan bertanya-tanya ada apa sebenarnya.
Namun kevin hanya diam saja dia sama sekali tidak berani membantah jessica.
"Jessica cukup! " Kata halimah sedikit meninggikan suaranya.
"Dia ini abang kamu lebih tua dari kamu kalo bicara itu harus sopan dong! " Kata halimah lagi.
"Cih, gua gak sudi bersopan-santun sama orang kayak dia! " Ucap jessica jijik.
"Sebenarnya otak lo di taruh dimana sih vin?" Tanya jessica dengan tidak sopan membuat semua nya tercengang.
"Jessica! " Bentak irfan namun jessica sama sekali tidak mempedulikan nya.
"Kalo lo memang punya otak tolong pakai kevin jangan cuma lo jadikan pajangan doang! " Kata jessica dengan nada lirih karena ia sudah menangis kembali.
"Gara-gara ulah lo sekarang mami terbaring di sini apa sekarang lo sudah puas! " Lanjut jessica membuat yang lain semakin bingung dengan perkataan nya.
"Jessica, coba kamu jelaskan apa yang sudah terjadi? Kenapa juga kamu menyalahkan kevin akan musibah ini " Tanya irfan.
"Karena yang menabrak mami ada lah dia anak papi yang paling papi banggakan itu! " Teriak jessica putus asa.
"Gua benar-benar benci banget sama lo vin" Kata jessica lagi.
Mendengar penjelasan jessica membuat semua nya menatap kevin dengan tanda tanya seperti menunggu kevin memberi penjelasan pada semua nya.
__ADS_1