Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 105


__ADS_3

Melihat kejadian tadi iqbal merasa bersalah pada amira karena tidak bisa menjaga nya.


Iqbal yang memiliki kesibukan di rumah sakit tidak bisa berada di samping amira untuk menjaga nya dari bahaya.


Itu membuat iqbal merasa sedih dan juga bersalah seperti kejadian tadi kalo seandainya dia tidak datang ia sudah pasti akan kehilangan orang yang ia cintai.


Iqbal pun memutuskan mempekerjakan seorang satpam untuk menjaga keamanan rumah amira.


Ia tak mau kejadian seperti itu terulang kembali ia takut kalo trauma amira akan kembali kalo seperti itu.


Setelah memastikan amira baik-baik saja iqbal pun berbincang sebentar dengan hasan sedang kan amira pergi ke kamar zahra karena merasa canggung bila dekat dengan iqbal.


"Terima kasih ya nak iqbal sudah menolong anak bapak! Kalo nak iqbal tidak ada bapak gak tahu apa yang akan terjadi pada amira! " Kata hasan berterima kasih pada iqbal.


"Sama-sama pak! " Jawab iqbal sopan.


"Hah, bapak tidak menyangka kalo kevin akan nekat melakukan hal seperti itu pada amira! " Ucap hasan sambil menghela nafas kasar.


"Sepertinya bapak harus ke rumah orang tua nya lagi besok agar membicarakan masalah perceraian mereka bapak ingin masalah ini segera selesai dan kami bisa pulang lagi ke kampung! " Lanjut hasan.


"Memang nya bapak tidak betah di sini? " Tanya iqbal dengan ramah.


"Bukan tidak betah nak iqbal namun bapak sedari dulu tinggal nya di kampung jadi tinggal di kota besar seperti ini tidak terbiasa nak! " Jawab hasan.


"Begitu toh pak, iqbal kira bapak ingin segera pulang karena ada urusan penting di kampung! " Kata iqbal sembari mencari tahu.

__ADS_1


"Bapak memang ada urusan penting di kampung nak iqbal makanya bapak ingin cepat pulang kesana! " Ucap hasan.


"Memang urusan apa pak? " Tanya iqbal penasaran.


'Apa ini tentang perjodohan amira dan orang kampung dia ya? ' Tanya iqbal dalam hati.


"Bapak kepikiran rumah dan ladang di kampung nak iqbal, selama di sini tidak ada yang mengurus nya disana makanya bapak ingin masalah amira ini segera selesai agar kami bisa pulang! "


"Jadi nanti amira dan suami baru nya bisa mengurus itu semua nak iqbal, seperti nak iqbal lihat bapak ini sudah tua tidak bisa melakukan pekerjaan berat lagi! " Jelas hasan.


Iqbal yang mendengar penjelasan dari hasan mulai tidak tenang hati nya merasa gelisah saat ini.


"Amira saja belum selesai bercerai pak kok cepat kali di bilang punya suami baru ! " Kata iqbal berusaha bercanda.


"Bapak ini sudah tua nak tidak bisa menjaga amira seperti dulu jadi bapak ingin ia segera menikah agar ada yang menjaga dia dan membimbing diri nya" Ucap hasan.


"Kalo calon dari pilihan bapak memang sudah ada ! " Jawab hasan.


"Bapak yang cari kan? " Tanya iqbal lagi.


"Ya nak iqbal, tapi mereka belum ada kesepakatan apa pun kok masih bapak yang mengusulkan kalo ada yang datang melamar amira dan amira mau bapak pun akan setuju saja kok nak iqbal! " Jelas hasan seperti memberi petunjuk.


"Begitu ya pak, berarti bapak tidak memaksa amira menikah dengan pilihan bapak juga ya ! " Kata iqbal.


"Tidak kok nak, kalo amira memang ada calon bapak tidak melarang dia untuk datang melamar amira! " Jelas hasan.

__ADS_1


Setelah mereka berbincang cukup lama akhirnya iqbal pun minta izin untuk pulang karena masih ada urusan.


"Mana nak iqbal pak? " Tanya imah.


"Sudah pulang bu! " Jawab hasan.


"Bapak usir nak iqbal ya? " Tanya imah dengan nada kesal.


"Siapa juga yang mengusir nak iqbal katanya dia masih ada urusan lain jadi harus pulang! Ibu ini berburuk sangka aja sama bapak! " Kata hasan membela diri.


"Bapak kan gak suka sama anak kota pilihan amira mungkin aja bapak sengaja mengusir nya biar dia menyerah dan amira menikah sama pilihan bapak itu! " Ketus imah.


"Bapak gak ada mengusir iqbal bu, lagi tadi bapak sudah bilang sama nak iqbal kalo memang ada yang niat mau melamar amira dan amira nya pun mau sama nya bapak pun akan setuju tapi respon dia biasa aja gak ada kayak gimana-gimana gitu kok! " Kata hasan menjelaskan.


"Mungkin kalian aja yang terlalu berharap pada nya padahal kenyataan gak ada " Kata hasan lagi lalu pergi meninggalkan imah.


Sedangkan imah yang mendengar penjelasan hasan hanya terdiam saja sangking tak percaya nya.


Imah pun bergegas menemui amira dan menceritakan semua nya ini semakin membuat nya semakin yakin kalo iqbal memang tidak menyukai diri nya.


"Sepertinya mas iqbal memang tidak memiliki perasaan sama mira bu, amira saja yang besar kepala! " Kata amira dengan nada sedih.


"Kamu yang sabar ya ndok! " Hibur imah.


"Ya bu! " Jawab amira sendu.

__ADS_1


Amira bingung harus bagaimana untuk saat ini ia baru saja tahu kalo iqbal tidak suka pada nya dan itu akan membuat nya harus menerima calon pilihan hasan namun ia sama sekali tidak mau tapi ia juga tidak bisa memberi kan alasan lagi pada hasan.


__ADS_2