
Ting.....
Sebuah notifikasi pesan masuk ke ponsel nya haikal.
Haikal pun segera meraih ponsel nya yang terletak di atas nakas ia membuka pesan yang ada di aplikasi berwarna hijau.
Sambil membaca ia pun juga tersenyum.
"Ok, gaya apa ya yang cocok untuk hari ini" Kaya haikal sambil membuka lemari pakaian nya.
Ia memilih beberapa pakaian nya lalu mengenakan nya sambil bercermin.
"Sip sudah cocok! " Kata nya lagi.
Haikal keluar dari dalam kamar nya menuruni anak tangga menuju ruang tengah saat mau kesana ia melihat sarah dan juga zahra yang terlihat rapi.
"Kak sarah mau kemana? " Tanya haikal.
Sarah menoleh ke belakang untuk melihat haikal namun ia malah tertawa melihat gaya pakaian haikal.
"Ya allah haikal kamu mau kemana dengan pakaian seperti itu? " Tanya saras sambil tertawa.
"Om haikal aneh! " Kata zahra sambil ikut tertawa membuat haikal kaget karena bisa mendengar kan suara keponakan nya.
"Wah... keponakan om bisa panggil nama om! " Kata haikal dengan bahagia sambil mengendong zahra.
"Panggil nama om sekali lagi sayang! " Pinta haikal.
"Om haikal! " Ucap zahra dengan lancar.
"Wow, ponakan om pandai sekali siapa yang ajarin sayang? " Tanya haikal.
"Mama om! " Jawab zahra dengan wajah polos nya.
"Berarti mama is the best! " Kata haikal.
Namun zahra tak menjawab ia malah terlihat bingung dengan wajah imut membuat haikal makin gemas.
"Ihhh, gemes nya! " Kata haikal sambil mencium pipi zahra.
Namun zahra malah marah karena di cium oleh haikal ia memberontak minta turun dari gendongan haikal setelah turun ia langsung lari menuju sarah.
"Kamu mau kemana dengan gaya seperti itu kal? " Tanya sarah.
"Haikal mau manggung kak, gimana sudah keren belum haikal? "
"Sudah sudah, mirip siapa ya! " Kata sarah sambil berfikir.
"Mirip pak haji rhoma irama lo kak itu saja gak tahu! " Keluh haikal.
"Yang nyanyi lagu"
Begadang, jangan begadang
Kalo tiada artinya
Begadang boleh saja
__ADS_1
Kalo ada perlunya
"Itu loh kak! "
"Oh, ya ya kakak baru ingat! " Jawab sarah sambil mengangguk kepala.
"Ah kakak masa sama penyanyi dangdut terkenal saja gak tahu! "
"Bukan gak tahu kal, tapi lupa! " Jawab sarah.
"Memang nya kamu mau kemana dengan pakaian seperti ini? " Tanya sarah.
"Haikal mau ke panti asuhan kak buat hibur anak-anak yang ada disana! " Jawab haikal.
"Ohhh! " Kata sarah.
"Terus kakak mau kemana kok sudah pada rapi sih? " Tanya haikal.
"Kakak mau aja zahra ke toko buku! " Jawab sarah.
"Terus kenapa belum pergi? "
"Supir nya masih pergi antar mama ke luar sebentar! " Jawab sarah.
"Kalo gak bareng aja kak, soal nya kita searah juga! " Tawar haikal.
"Kamu mau pergi sama om haikal sayang? " Tanya sarah pada zahra dan zahra pun mengangguk kepala nya.
"Ok deh! " Jawab sarah setelah zahra setuju
"Mari kita berangkat! " Kata haikal dengan semangat.
'Target ketemu' batin haikal.
Haikal melajukan mobil dalam kecepatan sedang karena jalanan sudah sangat macet haikal juga tak lupa menyanyi kan lagu pak haji rhoma irama yang sesuai dengan pakaian nya.
Darah muda darahnya para remaja
Yang selalu merasa gagah
Tak pernah mau mengalah
Masa muda masa yang berapi-api
Yang maunya menang sendiri
Walau salah tak peduli
Darah muda
"Bagaimana mana kak sudah cocok belum? " Tanya haikal.
"Sedikit lah! " Jawab sarah.
"Kok cuma sedikit sih, aku sudah menghayati lo kak! "
"Ya lagunya cuma sedikit yang di nyanyi kan jadi cuma mirip sedikit deh! " Ledek sarah.
__ADS_1
"Ah kakak bikin kesal aja lah! " Rengek haikal.
"Hahaha, maaf deh sudah mirip kok sama pak Haji rhoma irama " Kata sarah.
"Nah gitu dong, dukung adik nya biar makin semangat mana tahu bisa kayak pak haji kak! " Ucap haikal.
"Hemm, seperti nya tidak bisa pak karena anda harus menjalankan peran yang sudah anda pelajari selama ini deh! " Kata sarah serius.
"Hah, ya juga ya aku harus jadi dokter yang menolong setiap manusia! Kalo gitu jadi penyanyi dangdut nya aku jadi kan hobi saja lah! " Jawab haikal.
Ani, ani
Sungguh aku tahu kau rindu padaku
Ani, ani
Engkau juga tahu ku rindu padamu.
"Kal, kami berhenti di toko buku itu aja ya! " Potong sarah saat haikal tengah asik bernyanyi.
"Ah kakak ganggu haikal aja lah! " Kesal haikal.
"Hahaha, habis nya kamu serius banget nyanyi nya kakak kan takut kelewatan! " Jawab sarah.
"Ya lah tu! " Kata haikal
Haikal pun menepikan mobil nya di depan toko buku lalu berpamitan pada sarah untuk pergi.
Haikal pun melanjutkan perjalanan menuju panti asuhan seperti rencana nya tadi dia sesekali melirik kaca spion untuk melihat Jessica masih mengikuti nya atau tidak.
"Gue mau lihat bagaimana nanti reaksi nya saat melihat gaya gue kayak gini deh! " Kata haikal.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama karena macet akhirnya haikal pun sampai.
Ia langsung turun dari dalam mobil setelah memastikan kalo jessica sudah berada di belakang nya.
Haikal melangkah masuk kedalam panti asuhan disana ia langsung di sambut anak-anak yang ada disana.
"Hai semuanya, perkenalkan abang penyanyi terkenal lo! " Kata haikal.
"Hahaha, bang haikal lucu pakai ini! " Kata salah satu anak yang ada disana.
Haikal sudah sering kesini untuk menghibur atau sekedar bermain bersama anak-anak di panti ini.
"Tapi suka kan? " Tanya haikal.
"Suka! " Teriak serentak semua anak-anak yang ada.
Haikal melirik ke jalan masuk panti untuk melihat jessica mengikuti nya atau tidak namun tak lama ia bisa melihat jessica berdiri tak terlalu jauh.
Haikal bisa melihat kalo jessica sangat terkejut akan penampilan nya ia memperlihatkan ekspresi yang sangat lucu bagi haikal tak lama ekspresi nya berubah seperti kecewa atau jijik gitu lah.
haikal tahu kalo jessica sangat ilfil dengan penampilan nya saat ini namun ia tak peduli ia hanya ingin membantu nurmala agar memberikan pelajaran pada jessica.
Dari cerita yang di dengar haikal jessica ini sangat lah sombong dia juga keras kepala apa yang dia mau harus di turuti tanpa tahu itu baik apa tidak.
Saat bertemu dengan nurmala ia meminta bantuan haikal agar mengerjai jessica karena cuma dengan cara itu jessica bisa sadar kalo pilihan dia salah dan tak sebaik yang dia bilang.
__ADS_1
Haikal pun mau membantu nurmala karena bagi haikal nurmala sudah seperti nenek nya sendiri juga karena nurmala sangat sayang dengan haikal.