
Seperti janji nya ipul ia pun datang ke kantor kevin, dia di sambut dengan baik oleh kevin membuat ipul sangat senang bertemu kevin.
Kevin pun mengajak ipul untuk berkeliling kantor nya namun ia tak memberitahu ipul bawah ini adalah perusahaan dia, dia tak mau membuat ipul minder saat bersama kevin.
Dan kevin pun tak mau kehilangan teman yang baik seperti ipul yang mau menerima kekurangan kevin dan tulus berteman dengan nya.
Tak hanya sampai di situ kevin pun mengajak ipul Jalan-jalan ke mall untuk membeli baju sepatu dan yang lain nya yang di butuhkan ipul dia juga memberikan tempat tinggal pada ipul agar dia tak perlu mengontrak.
Agar ipul tak menghabiskan uangnya, dan bisa mengirim lebih banyak lagi pada orang tua nya yang ada di kampung.
Awalnya ipul menolak semua pemberian kevin ia merasa tak enak bila menerima ini tanpa tahu malu, namun kevin beralasan ini semua dari kantor bukan dari dia membuat ipul tenang menerima nya.
Setelah itu kevin membawa ipul ke salon untuk perawatan diri nya kevin mengubah gaya ipul yang culun menjadi keren dan berkharisma.
Setelah semua selesai mereka pun kembali ke kantor nya dan memberi tahu apa pekerjaan ipul, setelah ipul paham kevin pun kembali bekerja.
***
Seperti kata amel, karina ingin menjalankan rencana yang telah di beritahu amel sebelum nya, dengan pakaian Muslimah nya ia berjalan menuju ruangan kevin berada sambil menenteng rantang berisi makanan buat kevin.
Sepanjang jalan ia tersenyum bahagia membayangkan nanti rencana dia akan berjalan lancar dan dia akan mendapatkan kevin.
Karina sampai di depan ruangan kevin ia memperbaiki pakaian nya agar terlihat sempurna, karina pun masuk tampa mengetuk pintu terlebih dahulu langsung aja menyapa kevin.
"Hay vin! " Sapa karina dengan suara manja namun kevin hanya diam saja tak menjawab karina apa lagi melihat karina.
Karena posisi nya kevin duduk di kursi nya dan membelakangi karina yang terlihat pun hanya Kepala nya saja membuat karina senang.
"Aku bawa makan siang buat kamu vin, kamu mau kan memakannya kan? " Tanya karina.
Namun tetap saja kevin tak menjawab dan tak berpaling untuk melihat karina.
Merasa ia di cuekin membuat karina sedikit kesal namun ia tahan agar rencananya berhasil.
"Kamu mau makan gak vin? " tanya karina lagi
Namun kevin tetap tak menjawab membuat karina tak tahan lagi.
Karina meletakkan rantang yang ia bawa tadi di atas meja tempat kevin bekerja lalu membuka rantang nya disusun di meja.
__ADS_1
"Ayo vin kita makan bareng! " ajak karina namun kevin tak peduli dia malah menolak dengan melambaikan tangan nya.
Karina sangat kesal karena kevin sangat cuek pada nya ia seperti di larangan untuk mendekati nya.
Karina yang sudah tak tahan langsung saja menjalankan rencana nya ia berjalan pelan ke arah pintu lalu membuka nya sedikit sedetik kemudian.
"Tolong.....! " Teriak karina dengan keras sambil menangis
"Ah jangan! " Kata nya lagi
Karena suara teriakan karina sangat kencang membuat beberapa karyawan datang untuk melihat.
Mereka membuka pintu melihat karina sudah berada di lantai sambil menangis dengan pakaian yang sudah robek dan hampir telanjag.
Salah satu karyawan wanita mendekati nya lalu menutupi tubuh nya dengan kain karina menangis dengan pilu di pelukan wanita itu.
"Mbak kenapa kok bisa seperti ini? " Tanya wanita itu pada karina ia merasa kasihan melihat kondisi karina.
Sedang kan karyawan yang di belakang sudah mulai bergosip yang gak gak.
"Saya cuma mau mengantarkan makanan buat kevinbkarena di suruh mami mya, tapi tiba-tiba dia berbuat seperti ini kepada saya! " Kata karina dengan sedih sambil menangis.
Namun kevin tak juga berganti posisi dari tempat nya ia masih membiarkan situasi ini.
"Pak kevin anda seharusnya tidak boleh berbuat seperti ini, ini nama nya pelecehan dan anda harus bertanggung jawab! " Tegas sang wanita lalu di sorakin karyawan yang lain mendukung perkataan sang wanita.
Kevin tak memberikan respon apa pun dia masih saja diam.
"Kalo bapak tak mau bertanggung jawab saya akan melaporkan bapak ke polisi ini sudah tidak bisa di biarkan pak! " lanjut sang wanita.
"Jangan, jangan lakukan itu! Itu bisa membuat nama kevin menjadi rusak saya tidak mau itu terjadi! " Pinta karina dengan suara begetar.
"Ya ampun mbak, mbak ini terlalu baik sudah di perlakuan seperti ini pun mbak masih saja membela dia! " Ucap sang wanita.
Karyawan yang lain semakin bersemangat bergosip dan menjelekkan kevin.
"Pak kevin, bapak tidak merasa kasihan kepada mbak ini walaupun bapak sudah melecehkan nya dia masih memikirkan nama baik bapak, sekarang bapak mau bagaimana lagi! " Teriak sang wanita.
"Kalo bapak tidak mau bertanggung jawab kepada mbak ini saya akan viral kan masalah ini agar anda malu! " Ancam sang wanita.
__ADS_1
Karina memohon kepada sang wanita namun wanita ini tak peduli ia hanya ingin menolong karina.
"Saya akan hitung sampai tiga, Kalo bapak tak juga bersuara saya akan kirim video ini ke media sosial! " Ancam nya.
"Satu ... dua... tiga...! " Kata sang wanita.
Sedangkan karina sudah menangis pilu.
Tak berapa lama ada suara tepuk tangan dari belakang para karyawan, mereka pun melihat kebelakang mereka sangat terkejut saat tahu siapa itu, mereka pun memberi kan jalan pada nya agar maju ke depan.
"Wah.. wah akting kalian sangat bagus lo kenapa tidak jadi artis aja sih! " Ledek nya karina dan sang wanita menoleh kebelakang untuk melihat siapa yang bicara dan betapa terkejut nya mereka saat tahu siapa pemilik suara itu.
"Ke... kevin! " kata karina terbata bata sangking terkejut nya.
"Ya ini aku! " Jawab kevin dengan senyuman manis.
"Terus itu siapa? " Tanya karina menunjukkan yang duduk di tempat kevin.
Lalu pria yang duduk di kursi kevin pun berdiri dan berjalan mendekati kevin.
Sontak saja membuat karina sangat terkejut akan itu.
"Dia ini sahabat saya! " Jawab kevin sambil merangkul ipul.
Karina dan wanita tadi hanya diam saja tak berkata apa-apa lagi.
"Tadi kamu minta bertanggung jawab kan karena sahabat saya yang disini berarti dia yang harus bertanggung jawab dong! " Kata kevin.
"Gak! " Tolak langsung karina.
"Loh kamu ini aneh sekali lah, tadi teriak teriak kata nya di lecehkan, terus minta tanggung jawab ya sudah biar dia tanggung jawab! " kata kevin sambil tersenyum licik.
"Kata mbak ini kevin yang melecehkan dia jadi harus kevin dong yang bertanggung jawab dengan mbak ini! " Tegas sang wanita yang menolong karina.
"Kamu siapa? " Tanya kevin dengan suara sinis dan menatap tajam sang wanita.
karena tatapan kevin yang sangat tajam membuat wanita itu tertekan.
"Sa... saya karyawan bapak! " Jawab nya gugup.
__ADS_1
Kevin yang mendengar nya langsung berdecak.