
Setelah acara sungkeman selesai amira dan iqbal tinggal melanjutkan acara resepsi nya saja.
Saat tengah duduk di pelaminan tiba-tiba amira terlihat terkejut dan seketika ia menjadi gelisah iqbal yang melihat pun lalu bertanya.
"Kamu kenapa mir? " Tanya iqbal sedikit berbisik di telinga amira.
"Mira tadi lihat kevin mas, mau apa dia kesini mas apa dia mau membuat kekacauan" Jawab amira.
"Gak mungkin juga mir, kalo dia mau buat kekacauan kenapa gak pas angkat nikah kita kenapa baru sekarang! " Jelas iqbal.
"Kan bisa aja dia mau buat kita malu di depan para tamu mas apa lagi yang datang ini tamu penting keluarga kalian mas! Ucap amira.
" Jangan berburuk sangka dulu sayang mana tahu dia gak ada niat buruk! "Kata iqbal berusaha menenangkan amira.
Tak berapa lama kevin pun berjalan menuju tempat amira dan juga iqbal terlihat wajah amira sangat tidak senang akan kehadiran kevin disini.
Bukan tanpa alasan amira seperti itu karena ulah kevin amira sangat menderita apa lagi dalam waktu dekat ini ia membuat ulah semakin membuat amira membenci nya.
Namun tak berapa lama keluarga kevin yang lain menyusul di belakang nya membuat amira sedikit tenang.
"Selamat ya bal mir semoga kalian bahagia selalu! " Ucap kevin sedikit kaku.
"Ya terima kasih banyak! " Jawab iqbal namun amira hanya diam saja.
"Selamat ya amira, om ikut senang akan pernikahan kamu ini semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah! " Kata irfan.
"Amin, Terima kasih om! " Jawab amira dengan senyum canggung.
Ia bingung harus bagaimana menyikapi kehadiran keluarga kevin saat ini satu sisi amira masih marah akan kejadian tempo hari namun satu sisi lagi ia juga tidak bisa melarang mereka untuk datang ke acara pernikahan dia.
"Amira tante minta maaf ya atas semua kesalahan tante dulu! Maaf tante sudah banyak membuat kamu menderita padahal kamu gak salah apa-apa! " Ucap indira sambil menggenggam tangan amira.
__ADS_1
"Maaf kalo tante datang terlambat untuk meminta maaf, sebenarnya tante malu karena tante sudah sangat jahat pada kamu! " Lanjut indira dengan suara bergetar.
"Amira sudah memaafkan tante kok itu masa lalu lupakan saja tante! " Jawab amira.
"Terima kasih ya amira, kamu memang anak yang baik semoga kamu selalu bahagia ya! "
"Terima kasih atas doa nya tante! " Jawab amira lalu indira pun memeluk amira.
"Kak!" Panggil jessica setelah indira melepas pelukan nya dari amira.
"Selamat atas pernikahan kakak ya, jessica doa akan semoga kakak bahagia selalu dan maaf kan jessica juga ya kak karena jessica banyak salah sama kakak jessica sudah jahatin kakak dulu!" Kata jessica dengan sedih air mata nya pun sudah membasahi pipi nya.
Amira memeluk tubuh jessica lalu mengelus punggung nya agar ia tenang.
"Jangan menangis jessica, nanti cantik nya hilang! " Ucap amira.
"Kakak sudah memaafkan kamu kok itu semua bukan kesalahan kamu juga hanya saja dulu kita belum saling mengenal tapi sudah memiliki salah paham sehingga kita tidak bisa akur! Semua sudah berlalu jadi lupakan saja " Jelas amira dengan lembut.
"Sama-sama" Ucap amira.
Semuanya keluarga kevin sudah memberikan selamat pada iqbal dan amira hanya kevin yang masih belum bergeming sedikit pun dari tadi.
"Kevin! " Panggil indira.
"Ya mi! " Jawab kevin.
"Kamu sudah ngomong sama amira belum? " Tanya indira.
"Kevin gak berani ngomong mi!" Jawab kevin yang kelihatan gelisah.
"Mami tahu kamu gugup tapi cuma ini kesempatan kamu vin kamu gak bakalan memiliki kesempatan lain kali lagi sebaiknya kamu ngomong sekarang mumpung kita masih di sini vin! " Ucap indira.
__ADS_1
"Ya mi! " Jawab kevin
Ia pun memberanikan diri untuk berjalan mendekati iqbal dan amira sambil menghela nafas yang dalam ia berbicara pada amira.
"Mir, gua minta maaf atas semua kesalahan yang sudah gua perbuat sama lo ya! " Kata kevin dengan suara bergetar.
"Gua tahu gua orang paling tidak tahu malu yang meminta maaf namun masih saja menyakiti kamu! " Lanjut kevin kini mata nya sudah mulai berkaca-kaca.
"Gua tahu kesalahan yang gua buat sangat lah fatal namun hanya ini kesempatan gua buat minta maaf sama lo mir! " Ucap kevin sambil berlinang air mata.
"Gua gak bisa melepaskan kamu namun gua juga gak bisa menahan kamu karena menahan kamu di sisi ku hanya akan membuat kamu semakin menderita apa lagi akan mengingat luka yang lama bersama gua! "
"Mungkin kamu sudah muak melihat gua namun untuk sekali ini aja mir percaya sama gua kalo gua benar-benar tulus minta maaf sama lo gua akan merelakan lo dengan pilihan lo! "
"Tolong maaf kan gua mir agar gua gak punya penyesalan lagi! " Kata kevin sambil terisak tangis.
"Gua benar-benar menyesal mir telah menyia-nyiakan wanita sebaik kamu gua memang orang paling bodoh di dunia ini gua benar-benar sangat menyesal mir tolong maaf kan lah gua mir! " Lanjut kevin di iringi tangisan.
"Sudah lah vin, tidak perlu kamu katakan lagi semua itu sudah masa lalu! " Ucap amira.
"Aku harap kedepannya kamu bisa menjadi lebih baik lagi hargai pasangan kamu kalo lah memang kamu tidak menginginkan nya katakan sejujurnya vin jangan lah kamu memperlakukan seseorang dengan buruk hanya karena keegoisan kamu setiap orang punya perasaan vin bukan hati yang terbuat dari baja tahan dengan perlakuan buruk! "
"Aku sudah memaafkan kamu, namun tolong jangan ganggu kehidupan aku lagi vin aku sudah memiliki keluarga sekarang aku harap kamu paham vin" Jelas amira dengan tegas berharap kevin paham.
"Ya mir, gua janji gak akan menganggu kamu lagi! Sekali lagi gua ucapin selamat ya semoga kamu bahagia" Kata kevin lalu pergi keluar menyusul keluarga yang keluar terlebih dahulu.
Kevin benar-benar merasa menyesal akan perbuatan nya dulu pada amira namun penyesalan nya pun tidak lah berguna sekarang.
Kini orang yang ingin dia perjuangkan sudah memiliki pasangan yang mencintai dirinya dan amira pun terlihat sangat bahagia dengan pilihan nya.
Melihat itu semua hati kevin semakin sakit karena tidak bisa membahagiakan amira tapi selalu menyakiti nya.
__ADS_1