Cinta Mu Datang Terlambat Mas

Cinta Mu Datang Terlambat Mas
Bab 119 pov kevin


__ADS_3

Pagi yang cerah menyambut dengan indah sama halnya dengan kevin.


Pagi hari ia sudah terlihat rapi dan bersiap siap untuk pergi.


Kevin pun menuruni anak tangga rumah nya irfan dan keluarga sedang sarapan di meja makan agak sedikit heran melihat kevin.


"Kamu mau kemana vin? " Tanya irfan yang sedikit heran karena melihat kevin sangat rapi padahal dia sudah tidak pergi ke perusahaan lagi sebab semua fasilitas sudah di tarik oleh irfan.


"Kevin mau pergi ke rumah nya amira! " Jawab kevin


"Buat apa kamu kesana? " Tanya irfan dengan nada sedikit tinggi.


Irfan tahu hari ini amira akan menikah rencana nya pun mereka semua akan kesana nanti untuk mengucapkan selama dan sekaligus meminta maaf.


Mendengar kevin ingin kesana tentu saja irfan panik ia takut kalo kevin akan melakukan hal yang tidak seharusnya.


"Hari ini amira akan menikah kevin hanya ingin melihat dia untuk terakhir kali nya mengenakan gaun pengantin sambil tersenyum bahagia kevin ingin melihat wajah bahagia nya pi! Kevin janji kevin gak akan menggangu dia kevin akan melihat dari jauh saja! " Jawab kevin.


"Papi tahu kamu merasa kehilangan vin, namun ikhlas kan dia biarkan dia bahagia dengan pilihan nya! " Ucap irfan.


"Kevin tahu pi, ijinkan kevin kesana ya pi kevin ingin melihat dia untuk terakhir kali nya setelah itu kevin gak akan pernah menemui amira lagi agar dia bahagia dengan pilihan nya! "


"Kenapa gak bareng sama kita saja vin? "Tanya indira.


"Kalo bareng sama kalian kevin gak akan bisa melihat wajah bahagia amira mi, kalo dia tahu kevin ada di sana yang ada dia akan tertekan lebih baik kevin pergi sekarang saat ijab kabul kan orang-orang akan berkumpul jadi tidak ada yang memperhatikan kevin jadi kevin bisa melihat amira! " Jelas kevin.


"Plis pi, ijinkan kevin pergi kevin janji gak akan menggangu pernikahan amira kevin hanya ingin melihat dia terakhir kali nya saja! " Mohon kevin.

__ADS_1


"Kamu boleh pergi tapi kamu harus bawa pengawal agar papi percaya sama kamu!" Kata irfan.


"Ya pi, gak apa-apa yang penting kevin dapat ijin! " Ucap kevin.


Dengan wajah bahagia kevin pun pergi menuju garasi untuk mengeluarkan mobil nya ia juga tak lupa memanggil pengawal nya agar ikut juga.


Kevin melajukan mobil nya menuju kediaman amira setelah sampai di sana sudah terlihat orang-orang duduk di dalam.


"Sepertinya ijab kabul akan segera di mulai sebaiknya gua bergegas masuk deh! " Gumam kevin.


Kevin pun masuk ke pekarangan rumah ia berjalan pelan dengan jantung yang berdegup kencang.


Karena ijab kabul di lakukan di dalam rumah kevin tidak berani masuk ia hanya melihat dari luar saja agar tidak ketahuan yang lain.


Kevin melihat amira berjalan dan di sandingkan dengan iqbal hati nya terasa sakit melihat itu namun ia berusaha kuat.


"Kamu terlihat sangat bahagia mir menikah dengan dia aku saja tidak ingat kamu seperti apa saat menikah dengan ku dulu apa kamu secantik ini sebahagia ini dulu sangking bencinya aku sama kamu aku gak peduli dengan hal itu ! " Ucap kevin sedih.


"Aku memang bodoh ya mir!" Katanya lagi.


Acara ijab kabul pun di mulai setelah mendengar semua mengatakan sah air mata kevin jatuh hati nya terlalu sakit namun ia tak bisa melakukan apa-apa lagi karena kebodohan nya.


"Tuan baik-baik saja? " Tanya sang pengawal yang melihat kevin menangis sambil menundukkan kepala nya.


Kevin hanya melambaikan tangan nya dan tidak berbicara ia berusaha tegar namun saat acara sungkeman kevin semakin menangis sedih mendengar tangisan amira saat hasan mengatakan amira yang tak pernah bahagia apa lagi saat menikah dengan nya.


Pengawal yang melihat kevin seperti itu langsung mendekat lalu memeluk nya ia tak tahu apa yang terjadi pada tuan nya itu namun ia yakin saat ini tuan nya butuh seseorang untuk menenangkan nya.

__ADS_1


"Menangis lah kalo itu membuat tuan tenang! " Ucap sang pengawal.


Kevin pun menangis sejadi-jadinya mengingat semua hal buruk yang selama ini ia lakukan pada amira.


"Maaf kan aku mir! " Gumam kevin.


Berulang kali kevin mengucapkan kata maaf namun semuanya sudah lah terlambat penyesalan nya pun sudah tidak berguna lagi.


Kevin memilih pergi keluar karena orang-orang sudah pada berlalu lalang ia takut kalo ada yang mengenalinya ia malah di bilang mau merusak acara pernikahan amira.


"Apa kita mau pulang tuan? " Tanya pengawal pada kevin.


"Tunggu sebentar lagi saya masih ingin disini! " Jawab kevin sambil melihat ke arah rumah amira walaupun hati ia sakit akan pernikahan amira namun ia ingin sekali menemui amira dan meminta maaf tapi ia tak memiliki keberanian sama sekali.


Saat tengah termenung dalam mobil tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk kaca mobil nya mengagetkan kevin.


"Kenapa kalian ada disini? " Tanya kevin yang langsung turun dari mobil setelah tahu siapa yang mengetuk kaca mobil nya.


"Kami mau ketemu sama amira ayo bareng kita vin! " Ajak indira.


"Kevin gak berani ma kevin malu menemui dia! " Jawab kevin.


"Ada kami jadi jangan malu, sebaiknya selesai kan masalah kalian sekarang agar kamu tidak memiliki penyesalan lagi nanti!" Jelas indira.


"Benar kata mami, sebaiknya lo minta maaf sama amira atas semua kesalahan yang sudah lo buat! " Kata jessica ikut berbicara.


Akhirnya kevin pun setuju untuk ikut masuk kedalam dan menemui amira dan meminta maaf terhadap nya.

__ADS_1


__ADS_2