Cinta Tulus Abi

Cinta Tulus Abi
Turnamen Balap Motor


__ADS_3

🥰🥰Happy Reading🥰🥰


Firman dan Noval juga 3 teman yang lainnya, yaitu Arman, Faris dan Rian dari kelas yang berbeda namun masih satu sekolahan yaitu SMA Nusantara, masih menunggu kedatangan Abi ditempat biasa mereka berkumpul.


Setelah cukup menunggu lama, Arman buka suara menanyakan perihal Abi yang masih belum juga datang. "Firman, si Abi kenapa belum sampai juga? Jangan-jangan telah terjadi sesuatu sama dia."


"Loe jangan ngomong gitu dong, palingan bentar lagi juga Abi pasti datang. Tadi dia sudah WA gue pas mau berangkat kesini." Protes Firman tidak suka, jika Arman berbicara sesuatu yang membuatnya takut.


"Iya.. iya.. gue 'kan cuma nanya doang Fir, jangan dianggap serius dong. He.. he.. he..." Ujar Arman terkekeh


"Iya.. sabar saja, tunggu 1/2 Jam lagi deh, kalau belum datang juga baru kita telpon Abi lagi." Ujar Firman menenangkan hati semua teman-temannya.


"Iya Fir.." Sahut semuanya kompak.


10 menit kemudian, Akhirnya Abi datang juga. Semua merasa lega, karena Abi nampak baik-baik saja. Abi turun dari motornya lalu melepaskan helmnya, kemudian menghampiri semua teman-temannya.


"Assalamu'alaikum.. Hallo guys, sorry yah gue telat datang." Salam sapa Abi seraya bertoss ria salam persahabatan, dengan jari tangan mengepal saling beradu.


"Wa'alaikum salam.. " Sahut mereka semua, seraya mengangguk pelan dan menerima salam persahabatan Abi.


"Loe kenapa telat Bi? Padahal gue WA dari tadi saat loe berangkat." Tanya Firman penasaran.


"Tadi ada insiden sedikit Fir."


Sontak saja semua langsung mendekat, ketempat Abi berada. "Insiden apaan Bi?" Tanya semuanya penasaran.


"Insiden tabrak lari, yang dialami seorang laki-laki yang sudah paru baya. Motor yang di kendarai bapak itu, diserempet oleh mobil yang tidak bertanggung jawab. Dengan cepat, gue langsung bawa ke rumah sakit terdekat. Beruntung Bapak itu hanya luka lecet saja, tapi motornya masih di bengkel sekarang." Ujar Abi jelas panjang lebar.


"Ooh... ternyata loe telat ada kejadian seperti itu, pantas saja hati gue engga tenang tadi Bi, saat Arman bilang jangan-jangan terjadi sesuatu." Ungkap Firman jujur.


"Iya Bi, kami juga ikut khawatir sama loe, karena loe lama banget nyampe sini." Ucap Noval yang dianggukkan oleh Arman, Faris dan Rian.


"Terima kasih yah, kalian sudah khawatir sama gue." Ucap Abi terharu dengan teman-temannya.


"Sekarang kita sudah tidak ada yang ditunggu lagi, bukan? Lebih baik kita cabut sekarang." Ujar Abi mengajak semuanya, untuk segera pergi.


"Let's go kalau begitu." Sahut Firman yang kemudian dianggukkan oleh yang lainnya.


Mereka ber 6 akhirnya berangkat beiringan ke Sirkuit Sentul Bogor. Hampir satu jam perjalanan, mereka sudah sampai di tempat Sirkuit Sentul tersebut.

__ADS_1



Sesampainya mereka disana, semua langsung memasuki area latihan balap terlebih dahulu. Dengan bimbingan Bapak Pelatih yang bernama Bapak Frans, Abi dan teman-temannya, langsung bergabung dengan anggota pembalap lainnya.


"Kalian sekarang berganti pakaian dahulu sebelum latihan dimulai." Perintah Bapak Frans tegas.


"Siap Pak Pelatih." Sahut Abi dan kawan-kawannya kompak.


"Baiklah, saya beri waktu 10 menit untuk bersiap-siap."


"Siap Pak Pelatih."


Abi dan kawan-kawan langsung memakai pakaian balapnya lengkap, dengan helm dan sepatunya.


"Pak Pelatih kami sudah siap." Ucap Abi dan kawan-kawan kompak.


"Baiklah kalian sekarang bergabung dengan mereka, yang sedang latihan balap juga. Nanti malam yang akan ikut turnamen balap motor, adalah Abi dan Arman. Kalian harus persiapkan diri dengan baik yah, dan latihan sungguh-sungguh." Ujar Pak Frans mengingatkan.


"Siap Pak Pelatih." Sahut Abi dan kawan-kawan kompak.


Mereka bergabung dengan yang lainnya, yang sedang latihan balapan motor juga.



"Iya sam, loe juga, bukan?" Tanya balik Abi.


"Iya Bi, malam ini kita akan bersaing." Sahut Samuel.


"Okay.. ayo kita latihan dulu!" Seru Abi yang langsung melakukan sesi latihan, memutari jalan raya yang sudah diberi tanda oleh pelatih.


Samuelpun mengikuti Abi, dan yang lainnya juga untuk melakukan sesi latihan.


Abi dan temannya melakukan putaran sebanyak 10 kali lintasan. Setelah dirasa mereka sudah lelah dan letih, merekapun memutuskan untuk beristirahat sejenak sebelum melakukan sesi latihan kedua.


"Abi, gue perhatiin loe kurang semangat latihan hari ini, ada apa dengan loe Bi?" Tanya Firman yang melihat Abi tidak fokus latihan, lalu menyodorkan sebotol air minum mineral ketangan Abi.


"Terima kasih Fir! Loe tahu saja Fir, kalau gue engga begitu serius latihan." Sahut Abi, seraya menerima botol air mineral yang dikasih Firman.


"Iya lah, gue 'kan sahabat loe, jadi gue tahu loe sedang tidak baik-baik saja." Ujar Firman, seraya menenggak air minum kemulutnya.

__ADS_1


"Uuuhhh.. segar Bi, minumlah air itu, biar fresh tubuh kita." Ucap Firman.


"Iya." Sahut Abi cepat, seraya menenggak botol minuman mineral tersebut sampai habis.


"Kalau boleh gue tahu ada masalah apa Bi dengan loe?" Tanya Firman penasaran, tingkat kepo yang amat besar.


"Bokap gue nikah lagi." Ucap Abi.


"Apa? Bokap loe sudah nikah lagi? Loe engga salah ngomong Bi?" Tanya Firman semakin penasaran, pasalnya Bokapnya Abi belum lama pisah sama Mama kandung Abi.


"Benar Fir, gue sungguh-sungguh. Parahnya lagi Bokap gue nikahnya sama mantan sekretarisnya dulu, dan sudah punya dua orang anak." Jelas Abi jujur.


"Waah itu sih parah Bi, bawa dua orang anak lagi. Bisa-bisa mereka nyingkirin loe Bi!" Ujar Firman berpikir yang tidak-tidak.


"Loe mah ngaco Fir, sebelum itu terjadi, gue yang akan nyingkirin mereka duluan." Ucap Abi congkak.


"Percaya deh gue, kalau begitu." Sahut Firman, tidak ingin memperdebatkan masalah keluarga Abi lagi.


Kemudian merekapun melakukan sesi latihan yang kedua kali, setelah Pak Pelatih meminta anak didiknya untuk melakukan latihan kembali.


Setelah latiha sesi kedua selesai dengan 10 kali putaran lintasan, merekapun kembali beristirahat. Bapak Pelatih meminta anak didiknya, yang akan melakukan turnamen malam ini untuk berkumpul dipinggir lintasan. Lalu diapun memberi arahan dan semangat untuk anak didiknya.


"Untuk latihan kali ini selesai sampai disini, lalu untuk yang akan turnamen malam ini, tolong siapkan fisik dan mental kalian Baik-baik. Bapak berharap kalian bermain sportif, dan tidak ada yang bermain curang. Sampai disini kalian sudah paham semua, bukan?" Tanya Pak Pelatih serius.


"Paham Pak." Sahut anak-anak semua kompak.


Setelah satu jam beristirahat, Abi dan peserta yang lainnya sudah bersiap-siap untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu, sebelum turnamen dimulai. 10 menit sudah mereka melakukan pemanasan, akhirnya Turnamen balap motorpun segera dimulai.



Para pemandu sorak sudah bersiap-siap untuk menyemangati mereka para peserta Turnamen balap motor.


Wasit sudah meniupkan pluitnya untuk menandai jika Turnamen segera di mulai. Wasit sudah mulai menghitung angka mundur.


"Ready.... 3.. 2..1.. Start..!"


--BERSAMBUNG--


...Jangan lupa kasih like, favorite, vote dan tips komentar yah. Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2