Cinta Tulus Abi

Cinta Tulus Abi
Balapan Liar


__ADS_3

🥰🥰Happy Reading🥰🥰


Visual Abi Maulana Dirgantara, sudah usia 20 tahun yah guys! Semoga kalian suka 🙏🙏




Semenjak Abi Maulana Dirgantara diusir oleh Papa Kandungnya sendiri, yaitu Papa Robby Dirgantara. Dirinya memutuskan untuk tinggal dikosan khusus Pria, yang tidak jauh dari tempat sekolahnya.


Hampir 4 tahun, Abi tidak menginjakkan kakinya lagi di kediaman Papa Robby Dirgantara.


Kadang Abi sangat merindukan tempat tinggalnya dulu, masa kecilnya hingga remaja, terlebih lagi dia sangat merindukan Mbo Tami yang sudah Abi Anggap seperti keluarganya sendiri.


"Apa kabar Mbo Tami dan Pak Wahyu yah? Mengapa aku sangat merindukannya?" Ucap Abi, saat mengingat masa-masa dirinya bersama Mbo Tami, yang selalu meminta dirinya untuk makan dan mandi lalu tidur siang.


Abi sekarang sudah duduk dibangku kuliah, semester lima. Semenjak Abi keluar dari rumah Papa Robby, dia menghidupi dirinya dari hasil tabungannya, selama dia ikut turnamen.


Tabungannya Abi lumayan banyak, karena hasil dari turnamen balap motornya, hanya 20 persen dia ambil untuk mentraktir teman-temannya dulu. Lalu sisanya untuk dia tabung kedalam rekening pribadinya.


Abi kuliah dengan mengambil jurusan Kedokteran, dirinya kuliah dengan beasiswa, karena masuk Universitas itu dengan jalur Prestasi dan Beasiswa.


Abi terpaksa mengambil jalur Prestasi dan Beasiswa, karena biaya kuliah kedokteran yang cukup mahal. Jika saja Abi masih bersama Papa Robby, mungkin Abi akan masuk jalur biasa dan membayar biaya kuliahnya dengan uang Papanya.


Abi sudah tidak mengikuti turnamen balap motor, sejak Papa Robby menghentikan pembayaran latihan balap motornya empat tahun yang lalu.


Namun abi sering mengikuti balapan liar, jika malam minggu di jalanan terbuka, dari pukul 12 malam hingga pagi, bersama sahabatnya Firman dan Noval.


Jika Abi menang balapan liar, uangnya dia pakai untuk kebutuhannya dia seperti makan, bayar kossan, beli perlengkapan sabun mandi dan sabun cuci, juga kebutuhan ongkos kuliah dan pakaiannya.


Hasil uang balapan liar tidak sebesar Turnamen, namun dia masih bersyukur bisa hidup sendiri selama empat tahun ini, dengan keringatnya sendiri tanpa bantuan kedua orang tuanya.


Abi belajar hidup mandiri selama ini, meski dia tergolong anak yang genius, namun dirinya terlihat nakal, karena sering melakukan balapan liar dan tauran antar remaja.


Abi mempunyai club balapan liarnya yang bernama AC Motor, yaitu Abi Club Motor.


Banyak saingan club Abi yang tidak menyukainya, bahkan dengan terang-terangan memusuhinya.

__ADS_1


Para gadis sangat menyukai Club Motor Abi, jadi banyak sekali Fans cewek yang mendukung Club Abi, jika mereka sedang melakukan balapan liar. Para gadis itupun membentuk nama Fansnya yaitu AFC Motor.


"Abi, malam ini kita akan melawan King club Motor. Loe sudah latihan belum?" Tanya Firman mengingatkan.


"Belum Fir, sepertinya engga terlalu sulit untuk melawan si Fatur malam ini sih." Ucap Abi meremehkan.


"Jangan gitu Bie, biar bagaimanapun kita harus latihan, kalau nanti kita kalah, sayang uangnya Bie, lumayan buat nambah-nambah uang jajan kita."


"Baiklah, tapi nanti habis gue belajar dulu." Ujar Abi, seraya mengangkat buku-buku kedokterannya.


"Iya sudah, selamat belajar deh Bie. Pokoknya jangan lupa latihan motor loe, meski hanya sebentar." Pesan Firman.


Abi masih betah berlama-lama membaca bukunya, hingga tidak terasa sudah hampir sore. Dia teringat pesan sahabatnya Firman, untuk berlatih motor meski sebentar. Akhirnya Abipun menutup buku-buku kedokterannya, kemudian latihan motor sebentar di depan halaman kossannya.


Ibu pemilik kossan Abi memiliki dua orang anak gadis dan satu anak laki-laki. Kedua anak gadis Ibu pemilik koss itu, sering menonton Abi saat berlatih Motor dihalaman kossannya itu.


"Kak.. lihat deeh, Kakak ganteng sedang latihan motornya tuh, kakak mau lihat tidak?" Tanya lia kepada Kakaknya Anggun.


"Mau dong Dee, mana orangnya?" Tanya Anggun mencari keberadaan Abi, yang sedang berlatih motor, jika malam minggu mereka akan mengadakan balapan liar.


"Heeemm.." Anggun hanya bergumam pelan.


"Nanti malam, kita nonton balapan liar yah, Kak?" Kita lihat Kakak ganteng balapan nanti malam, dan kita akan bersorak untuk AC Motor, semoga Kakak ganteng menang yah Kak." Ajak Lia kepada Kakaknya, untuk menonton balapan liar, dan memberi dukungan.


"Siap, Dik." Ucap Anggun mengacungkan dua jempol tangannya keudara.


Malam semakin larut, para peserta balapan liar sudah bersiap-siap, dengan posisinya masing-masing sesuai urutannya.


Abi mendapatkan urutan ke dua, karena tadi saat latihan pemanasan dirinya kalah cepat oleh Fatur.


Para gadis sudah bersorak, meneriaki nama idolanya malam ini.


"Abi.. Abi.. Abi.. kamu pasti menang."


"Abi... kamu harus semangat pasti kamu jadi juara."


"Abi.. kita percaya kamu yang terbaik."

__ADS_1


Teriakan para Pens Abi menyeruak diantara peserta balapan yang lainnya.


Gadis cantik bernama Sarah sudah tampil sexy, membawa bendera Club Motor balapan liar, tanda akan dimulainya pertandingan balapan liar tersebut.


Meski cinta Sarah selalu ditolak oleh Abi, tapi Sarah tidak bisa membenci Abi. Karena Sarah teramat sangat mencintainya, meski Abi hidupnya hanya sebatang kara saat ini.


Sebenarnya banyak para gadis yang menginginkan cinta Abi, bahkan ada yang rela menawarkan tubuhnya demi mendapatkan cinta Abi. Namun semua Abi tolak dengan wajah dinginnya dan sikap ketusnya.


Abi tidak mengerti dengan hati dan pikirannya, hanya ada satu nama di dalam relung hatinya yang paling dalam yaitu nama Ibu Ningrum, seorang guru cantik yang dia kagumi, dan dia sayangi sampai detik ini masih menempati nomor satu dihatinya.


"Kalian siap semua? Sekarang, akan saya hitung mundur yah!"


"Tiga.. Dua.. satu.. mulai..." Suara pluit dibunyikan, dan bendera dikibar-kiibarkan.


"Bruuuum... bruuumm... bruuuumm...." Suara motor mereka bersahutan saling mengejar ketertinggalan.


Sekarang Abi memimpin pertandingan, dengan wajah geram, Fatur menyalip Abi. Tapi Abi tidak kalah diam, diapun menyalip lagi dan menguasai permainan kembali.


Abi mulai melesat lebih jauh, dan semakin dekat dengan kemenangan. Garis finish sudah didepan mata, akhirnya Abi sampai digaris finish menapati juara pertama.


Abi mendapatkan hadiah balapan liar tersebut, dan Abi akan mendapatkan hadiah uang tunai 15 juta. Disaat ketua pimpinan yang mengelola balapan liar tersebut akan memberikan hadiah tersebut kepada Abi, tiba-tiba suara sirine mobil Polisi mulai terdengar.


"Woi... Polisi... wooi... kabur..." Teriak sebagian orang, yang sudah mulai berlarian untuk kabur.


Abipun sudah mendengar suara mobil sirine, namun sebelum dirinya menerima uang dari ketua tersebut, mobil Polisi sudah keburu mendekat kepadanya.


"Abi cepat kabur, polisi sudah sangat dekat, kita bisa tertangkap kalau masih disini." Ujar Firman mengingatkan Abi, untuk pergi dari tempat itu.


"Iya Fir, Noval mana?" Tanya Abi masih mencari Noval


"Naval sudah kabur, ayo cepat kita kabur dari sini mencari tempat yang aman dari Polisi." Ujar Firman, yang langsung melesat jauh.


Abipun langsung kabur melesat jauh, karena Polisi tersebut langsung mengejarnya. Al hasil Abi dan Firman sekarang sedang dalam pengejaran mobil Polisi, dan dua orang Polisi yang mengendarai motor.


--BERSAMBUNG--


...Jangan lupa kasih like, favorite, vote dan tips komentar yah. Terima kasih....

__ADS_1


__ADS_2