
Syeril yang baru sampai di tempat kerjanya langsung menuju ke ruangan bu Susan untuk meminta saran perihal tempat magangnya nanti sekaligus meminta izin padanya kalau ia tidak akan masuk kerja dulu selama 3 bulan ke depan ..
tok tok tok .. Syeril mengetuk pintu
"masuk " ucap bu Susan
" bu ada yang ingin saya diskusikan dengan ibu " ucap Syeril sopan
" iya Syeril ada apa? " tanya bu Susan
" ini bu perihal tugas magang dari kampus bu .. saya mau meminta izin untuk libur bekerja selama 3 bulan ke depan , sekaligus saya juga mau meminta saran dari bu Susan .. mungkin saja ibu punya kenalan untuk kempat magang saya bu .. " jelas Syeril
" begini Syeril .. bukan saya tidak mau bantu kamu , tapi saya sudah tidak mau berhubungan dengan orang dari perusahaan-perusahaan saya yang dulu .. saya sudah kapok dan saya tidak mau di manfaatkan lagi oleh mereka kamu paham kan bagaimana kondisi saya Syeril .. kalau soal kamu izin ,bisa saya urus dengan mudah kamu tenang saja .. yang penting urusan kuliah mu cepat selesai " jawab bu Susan
" iya bu terimakasih sebelumnya " Syeril tersenyum sangat manis ..
" coba kamu kirimkan lamaran magang kamu ke sana , tapi ingat jangan pernah mencantumkan nama saya untuk referensi di lamaran kamu " bu Susan menyodorkan kertas yang tertera beberapa nama perusahaan yang dulu pernah ia tangani pada Syeril ..
" kalau pun kamu mau ,kamu bisa sekalian melamar kerja di sana , kamu bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan bayaran yang besar kalau di lihat dari kemampuan kamu Syeril " sambung bu Susan
Bukan tanpa sebab bu Susan mengatakan itu , dia sudah mengenal Syeril selama hampir 3 tahun ini .. Syeril mempunyai kemampuan di atas rata-rata dalam artian menurut sudut pandangnya Syeril itu jenius .. terbukti ketika ia mengajarkan ilmu pembukuan dan akutansi propesional padanya dengan cepat Syeril menguasai apa yang ia ajarkan dalam waktu yang singkat , melihat potensi yang besar pada Syeril ia juga menyekolahkan Syeril untuk mempelajari beberapa bahasa asing, dalam waktu yang singkat pula Syeril bisa menguasainya . kuliah pun sebenarnya hanya sebuah formalitas semata buat Syeril karena kemampuannya sendiri hampir menyamai sang master ..
" ibu terlalu memuji bu .. saya takut nanti jadi besar kepala bu hehehehe " Syeril menyangkal dengan sedikit kekehhan ..
setelah selesai berdiskusi dan meminta izin bu Susan ia pun pamit ke ruangannya dan bekerja seperti biasanya ..
hingga saat melihat jam di tangannya yang menunjukkan pukul setengah 12 siang ia merapikan barang-barang miliknya dan sedikit memperbaiki riasan naturalnya , menggunakan ojek online Syeril pergi ke mall X , dia tidak lupa akan janjinya dengan Yarga siang ini
Kantor Sanjaya Group
sementara itu Yarga yang sedang mengerjakan pekerjaannya di kagetkan jimy yang lupa mengetuk pintu .. brukk
" maaf Yar aku kira kamu sudah pergi dari ruangan " ucap jimy
__ADS_1
" memangnya aku mau kemana jim? " tanya Yarga
" loh bukannya tadi pagi kamu bilang siang ini ada janji makan siang tuan muda Yarga " jelas jimy
mendengar itu Yarga langsung membelalakkan matanya ia merutukki dirinya yang lupa akan janjinya dengan Syeril siang ini .. ia langsung memakai jas dan meminta kunci mobil pada jimy , setelah mendapatkan nya ia langsung berlari tanpa mendengar jimy yang berteriak memanggilnya ..
" Yar !!!! Yarga tunggu Yar !!! kamu melupakan sesuatu Yar " teriak jimy .. tapi yarga sudah terlalu jauh
' Yarga punya uang cadangan nggak ya .. kan semua kartu kreditnya belum selesai di urus ... ahh mungkin saja ia mempunyainya ' jimy bergumam ..
Yarga mengemudikan mobilnya dengan sedikit kencang dia takut terlambat sampai ke tempat tujuannya
sebenarnya ia merasa bingung dengan perasaannya .. ada semacam rasa tak rela jika ia gagal bertemu dengan Syeril nantinya ..
Setiba nya di mall X dia langsung menelpon nomor Syeril menanyakan dimana posisinya sekarang
mall X sangat ramai saat jam makan siang hampir setiap kedai dan restoran di dalam mall tersebut penuh pelanggan. Syeril yang baru sampai mengedarkan pandangannya guna mencari sosok Yarga , pencariannya terhenti ketika dering suara ponsel mengagetkannya terlihat nama Yarga di ponselnya
"halo kak " Syeril mengangkat penggilannya
" aku ada di dekat pintu masuk kak .. aku baru sampai soalnya " jawab Syeril
" kamu memakai baju warna apa? " tanya Yarga sambil mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Syeril
"aku memakai kemeja warna toska kak " jawab syeril sembari mencari keberadaan Yarga juga
Yarga lebih dulu melihat keberadaan Syeril dia mendekatinya dan menepuk pundak Syeril sembari memanggil namanya
" Syeril ?" tanya Yarga
Syeril pun menoleh dan melihat sedikit asing orang di depannya .. siapa lelaki tampan berjas ini setelah memperjelas pandangan nya dia sedikit kaget karena lelaki di depannya itu Yarga
' heiii beda banget sama yang kemarin ko sekarang ganteng banget ya .. keliatan berwibawa gitu .. beneran ini orang yang kemarin , asli beda banget kemarin pakaiannya semrawut gitu ' batin Syeril
__ADS_1
" kak Yarga ? " tanya nya balik dan balas anggukan dari Yarga
Syeril pun tersenyum dengan sangat manis membuat jantung Yarga berdetak kencang
deg deg deg ' senyum nya manis sekali .. dan tunggu apa ini ..? kenapa dengan jantung ku ? apa aku mempunyai penyakit jantung , kenapa jantung ku berdebar begini 'batin Yarga ..
Dan tanpa mereka berdua sadari sedari tadi ada orang yang diam-diam memotret mereka berdua .. orang itu mengikuti kemana pun mereka berdua pergi .. setelahnya ia pun mengirimkan hasil fotonya kepada orang yang menyuruhnya
Di sisi lain Daniel mengernyitkan keningnya heran setelah mendapat informasi dari orang suruhannya .. ia melihat Yarga di foto yang di terimanya sedang bertemu dengan seorang gadis tapi ia tidak mengenali gadis itu ..
lalu ia pun segera menghubungi seseorang
" cari tahu informasi tentang gadis di foto ini , harus detail jangan sampai ada yang terlewat sedikit pun .. nanti aku kirimkan fotonya " titah Daniel
" baik tuan " jawab orang di seberang telepon
Daniel pun segera mengirimkan foto tadi pada seseorang agar segera mendapatkan informasi tentang gadis itu
setelah beberapa menit informasi itu sudah masuk melalui email nya , ia pun segera membuka dan melihatnya
' dia hanya gadis biasa .. ia juga hanya seorang mahasiswi .. tapi untuk apa bocah tengik itu bertemu dengannya ? tunggu tapi wajahnya sedikit tidak asing ... dia bukannya gadis yang sama yang di taman kemarin kan '
'gumam Daniel ..
Daniel tahu kejadian dimana Yarga meminjam uang pada Syeril
setelahnya ia pun menyunggingkan senyum
" ohh aku tahu jalan pikiran mu bocah tengik " Daniel tersenyum penuh arti
* catatan author :
ciyeeeee mulai ada yang deg deg ser nih 🤣🤣🤣
__ADS_1
papih Daniel Papih idaman bukan sih
tetep dukung author ya 🙏🙏🙏🙏