
Setelah puas berfoto ria Syeril sedikit merasa bosan ia pun berlarian di hamparan pasir putih yang indah itu , sedangkan Yarga hanya melihat aksi Syeril yang menurutnya sangat kekanak-kanakan itu
' lihat kaki pendeknya .. kenapa dia harus melepas sepatunya .. kalau kakinya terluka bagaimana ' batin Yarga
setelah puas berlarian Syeril menghampiri Yarga kembali
" huhh capek kak, " Syeril duduk di dekat Yarga
" suruh siapa kamu lari-larian kaya anak kecil begitu " ucap Yarga
" kak Yarga kok diam aja .. ayok kak kita main air pasti seru " ucap Syeril
" nggak mau !! aku gak bawa baju ganti " ucap Yarga
" aku juga sama .. tapi kita kan bisa berjemur dulu sebentar di sini menikmati sunset " ucap Syeril tersenyum
" tidak !! nanti bisa masuk angin " tolak Yarga
" yahh kak Yarga gak seru " ucap Syeril .
" sudah puas main di pantainya ayok kita kembali ke hotel " ucap Yarga
" NO !! aku pengen main air dulu kak .. kalau ke pantai gak main air tuh gak afdol kak " ucap Syeril
" haaahh dasar bocah .. memang nya kamu bisa berenang ??" ucap Yarga menoleh ke arah Syeril
" enggak " Syeril menggeleng
" ya sudah jangan sok pengen main air .. kalau kamu keseret ombak gimana ?" tanya Yarga
" kan ada kak Yarga , makanya aku ngajak kak Yarga " ucap Syeril cengengesan
" gak , aku gak mau " ucap Yarga
" ya udah biar nanti aku di tolongin sama penjaga pantai aja .. dah kak Yarga aku mau main air dulu " Syeril pergi meninggalkan Yarga dan berlari menuju deburan ombak
' dasar kekanakan !! kalau nanti kamu kenapa-kenapa gimana ?' gerutu Yarga
Seperti yang tadi di bicarakan Syeril akhirnya bermain air di pinggir pantai sifat usilnya membuat ia berulah untuk mengerjai Yarga
ia berjalan sedikit ke dalam laut
" kak Yarga tolong !!!! " Syeril berteriak , lututnya sedikit di tekuk agar terlihat jiga ia seperti akan tenggelam
" ah palingan juga kamu cuma ngerjain saya " ucap Yarga membalasnya dengan sedikit teriak juga
" kak Yarga !! tolong !! aku gak bisa berenang " ucap Syeril ia lumayan pandai berakting seperti yang hendak tenggelam
" Syeril ?? yang benar kamu ??!!!!" Yarga mulai panik
" kak !!! tolong !! " Syeril kembali meyakinkan Yarga
" Syeril jangan bercanda !!!" Yarga panik
" aaaaaaa " Syeril memasukkan kepalanya ke dalam air
" SYERIL !!!" Yarga langsung melepaskan sepatu yang dikenakan dan berlari memasuki air laut
" Syeril !! Syeril !! kamu gak apa-apa ?? Syeril !!!" Yarga panik
" BAAAA !!! " seru Syeril keluar dari dalam air
" he he he kak Yarga kena tipu !! akhirnya ikut basah juga kan " ucap Syeril
ia tak tahu perbuatannya membuat Yarga sangat panik sekaligus marah secara bersamaan
' aku hawatir kalau-kalau terjadi yang buruk padamu tapi kamu malah mengerjaiku !!! aku sendiri bingung harus merasa lega atau marah sekarang ' batin Yarga
__ADS_1
ia menatap tajam ke arah Syeril , ia sangat ingin marah atas apa yang sudah dilakukan oleh Syeril
" kak Yarga ?" Syeril sedikit takut dengan tatapan tajam bah elang dari mata Yarga
' apa bercanda ku keterlaluan ya ?? pasti kak Yarga sangat marah padaku !! aduh bagaimana ini ??' batin Syeril
" apa itu asik ?" tanya Yarga
" hah ? " Syeril bingung kenapa Yarga menanyajan hal itu
" sudah puas bercanda nya ?" tanya Yarga lagi
" ma-af kak " Syeril menundukkan kepalanya
" cih, coba kamu lihat keadaan kamu !!" titah Yarga
" apa maksudnya ?" Syeril bingung
Yarga mendekati Syeril membuka jas yang dia kenakan dan memakainya pada Syeril
" warnanya hitam " bisik Yarga pada telinga Syeril
" hitam ?" jawab Syeril
" apa kamu bermaksud untuk menggoda saya ?" tanya Yarga matanya menatap ke arah baju Syeril yang basah
dan Syeril pun mengikuti arah mata Yarga
' astaga !! aku lupa gak pakai tangtop !! jadi yang maksudnya hitam itu ??? aaaaaa malu sekali rasanya ' batin Syeril
" e-nggak kak " Syeril tergagap
" apa kamu gak takut kalau aku berbuat yang macam-macam ?" ucap Yarga di sertai seringai licik dari bibirnya
' bagaimana kalau aku mengerjai kamu balik setan kecil ' batin Yarga
" aku juga lelaki normal !! lagian kamu sendiri kan yang menggoda ku duluan !! " bisik Yarga
" NO !! aku tidak pernah bermaksud untuk menggoda kakak " Syeril berjalan mundur menjauhi Yarga
tapi Yarga malah mencekal tangannya dan langsung memegang kedua pipinya
dengan cepat Yarga langsung mencium Syeril , ciuman singkat yang mana membuat Syeril serasa tersengat listrik di sekujur tubuhnya
pipinya langsung memerah dan untungnya kesadaran Syeril langsung kembali , setelah mendapatkan ciuman mendadak dari Yarga ia langsung berlari meninggalkan Yarga
Sedangkan Yarga masih terpaku di tempatnya , jantungnya berdetak kencang
' aku menciumnya ?? kenapa aku seliar ini ?? kenapa di setiap dekat dengannya aku tidak bisa mengontrol diriku ' batin Yarga ia memegang bibirnya yang tadi ia gunakan untuk mencium Syeril
ia tidak sadar kalau Syeril pergi meninggalkan dirinya , lebih tepatnya ia kehilangan jejak Syeril
" dimana gadis itu ?? ck , akan sangat repot kalau dia sampai hilang atau tersesat " gumam Yarga
ia kembali ke tempat sepatunya menentengnya dan berjalan mencari keberadaan Syeril
sedangkan di tempat lain
" apa tadi ?? ciuman pertama ku !!! kenapa dia berani mengambilnya ?? dasar orang gak waras !! aku tahu bercanda ku keterlaluan tapi tidak harus kaya gini juga kan .. aaaaaa bibir ku sudah tidak suci lagi " gerutu Syeril
ia berjalan menuruti arah kakinya membawanya , perasaannya campur aduk antara kesal dan malu sekaligus
sampai ia merasa sedikit lelah dan berhenti untuk istirahat ia melihat di sekelilingnya
" astaga !! ini dimana ?? apa tadi aku berjalan tanpa tahu arah ?? apa aku tersesat ?? dimana kak Yarga ??" ucap Syeril ia mulai merasa takut
" hello girl " ucap seorang bule yang mendekati Syeril , dari tatapan matanya yang terlihat nakal membuat Syeril langsung merinding
__ADS_1
" sorry " Syeril mencoba menghindar dan ingin pergi dari situ
" oh come on !! i just want to talk " ucap bule itu , ia mencekal pergelangan tangan Syeril
" let me go !!! " ucap Syeril , badannya mulai gemetar ia merasa sangat terancam sekarang
" just one minute girl " bule itu semakin menarik tangan Syeril
" NO !! go away !! someone help me please !!" Syeril mulai menangis dan badannya gemetar
" ohh i like it !! relax baby !! you will be happy after this " bule itu menyeringai
' kak Yarga tolong !! hiks hiks aku takut ' batin Syeril ia menangis karena ketakutan
" NO !! please let me go !! " ucap Syeril memohon dengan lelehan air mata di kedua pipinya
" no no no don't crying baby !! it's not hurt , i promise " ucap bule itu menarik Syeril yang agar mengikuti langkahnya
Syeril mencoba melawan tapi tenaganya kalah kuat dengan bule itu
tepat saat rasa putus asa dengan keadaan secercah harapan datang
" don't touch my girl !!" Yarga datang dan langsung meninju wajah si bule
sedangkan Syeril langsung terduduk dengan badan yang gemetaran , bayang-bayang masa lalu mulai berkeliaran di otaknya wajahnya langsung pucat dan nafasnya tersengal
' hah hah hah , enggak !! tenang Syeril !! tenang !! semua akan baik-baik saja ' batin Syeril ia mencoba menguatkan hatinya untuk tidak teringat lagi akan rasa traumanya
" what the **** !! who are you ??" bule itu marah , sudut bibirnya robek akibat pukulan Yarga
" i'm her husband !! " ucap Yarga
" go away !! i'll call the police now !!" usir Yarga
dan bule itu pergi meninggalkan mereka berdua
" kamu gak apa-apa ?" tanya Yarga ia mencoba menyentuh pundak Syeril tapi Syeril menepis
" nggak jangan sentuh aku !! aku gak mau !! pergi !! pergi !! " Syeril meracau dengan badan yang gemetaran
' badannya gemetar ?? dia pasti sangat ketakutan .. bodoh kamu Yarga !! kenapa kamu membiarkan dia sendirian ' batin Yarga
" Syeril ?" ucap Yarga pelan
" ini aku Yarga , kamu aman sekarang " ucap Yarga mencoba meyakinkan Syeril
Syeril pun menoleh melihat ke arah Yarga lalu langsung memeluknya
" kak Yarga !! hiks hiks aku takut kak huaaaaa " tangis Syeril pecah di pelukan Yarga , badannya masih bergetar
" sudah tidak apa-apa , sekarang kamu aman , maafkan aku ya yang datang terlambat " Yarga membalas pelukan Syeril guna memenangkan Syeril yang ketakutan
" hiks hiks aku takut kak " Syeril masih sesenggukan
" ia aku tahu , sekarang tenang ya !!!" Yarga mengelus kepala Syeril
cukup lama mereka dalam posisi itu hingga akhirnya Syeril tertidur karena kelelahan
' hah dia tertidur , kaki ku sampai keram dia malah tertidur !! sebaiknya kita pulang dulu ini sudah hampir gelap ' gumam Yarga
Yarga pun menggendong Syeril menuju mobil dan mendudukkan Syeril di kursi mobil
' bajunya basah , nanti dia bisa masuk angin ' gumam Yarga
ia sendiri tak sadar kalau bajunya juga basah
mereka pun pulang ke hotel
__ADS_1