Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
47. it's time for revenge


__ADS_3

Syeril dan Yarga kini sedang berada di sebuah restoran yang cukup sederhana


Yarga yang selalu perfeksionis sengaja memilih restoran yang sederhana karena melihat kondisi Syeril yang tidak memungkinkan dengan celana yang ada noda itu


hiruk piruk suasana di dalam restoran itu membuat Syeril sedikit pusing mungkin cacing di dalam perutnya mulai berontak untuk di kasih makan


' tumben banget sih kak Yarga mau makan di tempat kaya gini .. biasanya juga yang sedikit private gitu .. liat banyak orang gini aku jadi pusing ' batin Syeril


" ayok duduk di sana , mumpung ada yang kosong mejanya " ajak Yarga menggandeng tangan Syeril


Syeril yang digandeng pun tersipu malu entah mengapa ia merasa kalau hari ini perilaku Yarga sangat manis menurut nya


' aneh bin ajaib !! kalau di dekat kak Yarga aku selalu merasa nyaman .. gak ada tuh gemetaran di badan ku ' batin Syeril


mereka berdua pun duduk di meja yang kosong dan langsung memanggil pelayan untuk memesan makanan


" kamu mau makan apa ??" tanya Yarga yang sedang memegang buku menu


" samakan sama kak Yarga aja " ucap Syeril karena ia malas untuk memilih menu tujuannya hanya supaya perutnya cepat terisi sekarang


kini mereka sedang menunggu pesanan mereka selesai


di samping mereka sedari tadi ada sekelompok orang yang berbisik membicarakan mereka berdua dan salah satu orang tersebut merupakan teman 1 kampus dengan Syeril


" hey coba lihat , cantik sih tapi sayang sukanya sama om om " bisik perempuan A


" wajar kali kan sekarang lagi musim jadi Sugar baby " ucap perempuan B


" ya mau gimana dong , kalau gitu gak makan nanti hahaha " bisik perempuan A


" heh aku kenal loh sama ceweknya , dia satu kampus ama aku " ucap Perempuan C


" wahh hati-hati kamu .. jangan mau berteman sama dia nanti kamu ikutan kebawa jelek lagi " ucap perempuan B


" dia tuh orangnya pendiam tahu kalau di kampus " jawab perempuan C


" kan emang udah biasa , yang diam-diam itu suhu loh " perempuan A cekikikan


" hus jangan kencang-kencang nanti kedengaran " ucap Perempuan C


sayangnya Yarga yang memang memiliki telinga yang tajam mendengar mereka yang menjelek-jelekkan Syeril karena posisi duduknya lebih dekat ke arah mereka


' kurang ajar !! dasar mulut sampah !! bisa-bisanya mereka menjelekkan Syeril tanpa tahu kebenarannya dulu ' amarah Yarga langsung bergejolak


ia sangat merasa tidak terima karena mereka menjelekkan Syeril tangan Yarga mengepal kuat tapi dia hanya bisa diam tanpa bisa berbuat apa-apa


setelah pesanan mereka sampai Yarga dan Syeril langsung memakan hidangan yang tadi mereka pesan


karena Syeril sudah sangat lapar ia langsung menyuapkan makanan dengan cepat ke mulutnya dan itu membuat ia tersedak

__ADS_1


" uhukkk uhukkk " Syeril tersedak


" pelan-pelan makannya , gk bakalan ada yang rebut makanan kamu " ucap Yarga sembari menyodorkan air minum miliknya


" maaf ka , habis perut aku udah keroncongan " Syeril sedikit tersenyum ke arah Yarga


dan Yarga hanya menggelengkan kepalanya


makanan mereka pun kini sudah habis


" kak, aku mau ke toilet dulu ya " Syeril pamit untuk ke toilet


" iya , hati-hati" jawab Yarga


Yarga bermaksud ke meja kasir untuk membayar makanannya ,tapi langkah nya di dahului oleh sekelompok perempuan yang tadi membicarakan Syeril


' benar-benar tidak sopan !! ' batin Yarga


" mba kami mau bayar " ucap perempuan A


" iya mba total semuanya jadi sekian rupiah " ucap kasir


perempuan itu mencari dompet di dalam tasnya tapi sayangnya tidak ditemukan


" aduh gaes aku lupa gak bawa dompet , gantiin dulu dong nanti aku bayar " ucapnya


" kita gak bawa uang , kan tadi kamu yang bilang mau traktir " ucap Perempuan C


" kita juga gak punya , aduh gimana dong malu-maluin tau gak " ucap perempuan B


" iya ih , kenapa pakai ketinggalan segala tuh dompet .. sengaja kali ya kamu " ucap perempuan C


" enggak gaes beneran , aku gak sadar kalau dompet aku tuh di tas satunya " ucap A


Perbincangan mereka terdengar jelas oleh Yarga senyum sinis pun terukir di bibirnya


' it's time for revenge hahahha ' batin Yarga


" permisi saya mau bayar " ucap Yarga


dan para perempuan itu pun bergeser


" mba saya mau bayar , oh ya sekalian milik mereka juga ya " Yarga menyodorkan Creditcard andalan miliknya


" iya pak" kasir itu menerima kartu yang diberikan oleh Yarga


mendengar ucapan Yarga para perempuan itu langsung ternganga


" ini pak kartu nya , terimakasih pak .. " ucap Kasir

__ADS_1


" iya " ucap Yarga


Yarga langsung melihat ke arah perempuan yang ada di sampingnya


" anggap saya sedang mentraktir kalian .. lain kali jangan dulu menggunjing orang tanpa tahu kebenarannya , asal kalian tahu perempuan yang kalian gunjingkan itu adalah tunangan saya !! sebentar lagi kami akan menikah , dia juga sudah bekerja " ucap Yarga tajam dan langsung menancap ke uluh hati para perempuan itu


" dan juga saya harap kamu tidak menyebarkan gosip yang tidak-tidak tentang tunangan saya " tunjuk Yarga pada perempuan C yang mana membuat dirinya merasa malu karena telah menggunjing Syeril tadi


Yarga kembali duduk di meja bertepatan dengan Syeril yang baru saja kembali dari toilet


" sudah selesai ?" Yarga bertanya


" he' em ka , ini sudah di bayar ?" Syeril malah bertanya balik


" sudah .. kita langsung pulang atau kamu mau mampir ke suatu tempat ?" Yarga merapikan lengan kemeja


" langsung pulang saja kak " Syeril mulai merasa ngantuk mungkin karena dia makan kekenyangan tadi


" ya sudah ayok " Yarga berdiri dan mengajak Syeril keluar dari restoran


sesampainya di parkiran


" kak, kayaknya aku kenal deh sama perempuan itu , dia kaya teman satu kampus aku deh kak, aku mau sapa dia dulu ya sebentar " Syeril hendak beranjak pergi tapi langkahnya di cegah Yarga


" gak perlu , ini sudah malam lebih baik kita cepat pulang " ucap Yarga


" tapi kak ... " Syeril memelih menurut pada Yarga


mereka pun masuk ke dalam mobil dan langi menuju kost Syeril


" makasih ya kak , sudah mau mengantar aku " ucap Syeril saat mobil Yarga sudah berada di halaman kost Syeril


" iya " ucap Yarga singkat


" lalu ..aku juga mau minta maaf kak soal jas dan sprei " Syeril menunduk


" sudah jangan terlalu di pikirkan !! kan nanti bisa di cuci " Yarga menepuk kepala Syeril dengan telapak tangannya yang besar itu


semburat merah muncul di pipi Syeril


' akhir-akhir ini sikapmu sungguh manis kak, aku hanya takut ini hanya perasaan sepihak saja ' batin Syeril


" sekali lagi maaf ya kak .." ucap Syeril


" iya iya , sana masuk ini sudah malam " Yarga sedikit mengusir Syeril dengan halus


" kalau begitu hati-hati di jalan kak, kalau sudah sampai langsung kabari ya " ucap Syeril


" iya , kamu juga jangan mudah percaya pada teman-teman mu .. " ucap Yarga terdengar ambigu di telinga Syeril

__ADS_1


" hah ?" Syeril bingung


" saya pulang ya " Yarga pun berlalu pergi meninggalkan Syeril yang sedang mencerna kata-kata Yarga tadi


__ADS_2