
# mengandung konten dewasa #
Jimy datang membawa makanan untuk Syeril dan juga Ratna
" mami ini untuk mami , dan ini untuk Syeril " Jimy menyodorkan makan yang tadi ia ambil
" makasih kak Jimy " ucap Syeril tersenyum tulus
" sama-sama cantik " ucap Jimy ia mengedipkan sebelah matanya
" mata kamu kenapa Jim ?? mau aku colok ??" ucap Yarga
" enggak Yar " jawab Jimy
" ambilkan makan untuk ku juga Jim ,, aku juga lapar selama dua hari ini makanku tidak teratur karena asistenku pergi tanpa izin " ucap Yarga
" uhuk " Syeril tersedak mendengar ucapan Yarga
bertepatan datangnya pelayan suruhan Yopi ,
" tuan ini minuman khusus untuk anda ," pelayan menyodorkan segelas minuman yang sudah di campur obat perangsang
dengan sigap Ratna mengambilnya dan langsung memberikan kepada Syeril
" aduh nak makanya makan pelan-pelan !! kamu juga Yarga kenapa ngomong gitu .. sudah cepat minum dulu sayang " semuanya terlihat begitu alami Ratna langsung memberikan minuman itu pada Syeril dan karena Syeril memang membutuhkan minum langsung menenggaknya
' maafkan mami sayang , ini lebih baik menurut mami , mungkin ini jalan agar mami bisa mengikat kamu nak di keluarga mami nak ,, mami berjanji mami akan menyayangi kamu seperti anak mami sendiri , sekali lagi maafkan keegoisan mami ya sayang ' batin Ratna
setelah Syeril meminum habis minum itu Ratna mengambil minuman baru untuk Yarga dan dengan sengaja ia menjatuhkannya pada jas Yarga dan juga gaun Syeril
" aduh mami !! kenapa gak hati-hati sih mi " Yarga protes karena kelakuan mami nya
" maaf nak , tangan mami licin .. Syeril baju kamu juga kena ya sayang " ucap Ratna memasang acting yang sangat natural
" gak apa-apa mi " Syeril langsung menenangkan Ratna
" aduh .. Yarga lebih baik bawa Syeril pulang nak !! kamu juga harus ganti baju kan " ucap Ratna
" tapi mi .." Syeril mencoba mencegah
" bener kata mami ril , lebih baik kamu dan Yarga pulang " ucap Jimy
" Jim , kunci mobil " Yarga meminta kunci mobil milik Jimy dan Jimy menyerahkannya
" sekali lagi maafkan mami ya sayang " Ratna mengucapkan dengan tulus
" iya mami gak apa-apa " Syeril pun mengikuti langkah Yarga
" nak Syeril nya di gandeng !! kalau dia jatuh gimana " titah Ratna
" iya ibunda Ratu " ucap Yarga ia lalu menyodorkan tangan untuk Syeril
__ADS_1
" maaf ya kak, aku merepotkan " sesal Syeril
dan Yarga hanya diam tanpa membalas ucapan Syeril
setelah kepergian Yarga dan Syeril
" bersihkan ini semua " titah Ratna pada pelayan itu lalu dia dan Jimy pergi menemui Daniel
' mati aku .. aku pasti kena marah tuan Yopi ' batin Pelayan
" pi .. Yarga dan Syeril pulang duluan , tadi bajunya kena jus iya kan Jim " ucap Ratna
" iya tuan " ucap Jimy
" ya sudah biarkan saja " ucap Daniel
sementara itu Syeril dan Yarga sedang menuju mobil
" hmmm" Syeril merasa kepalanya sangat pening dan pandangannya mulai kabur ia bahkan sampai memegang tangan Yarga dengan kuat
" kamu kenapa ? kamu masih belum sehat ? kenapa berani datang ke pesta seperti ini ? " ucap Yarga
" enggak kak , kepala ku sedikit pusing " ucap Syeril
" ya sudah hati-hati " Yarga merangkul tubuh Syeril agar tidak terjatuh dan memapahnya sampai mobil
sedangkan Syeril merasakan perasaan lain apalagi setelah menghirup aroma maskulin dari parfum Yarga
" duduk yang benar , pakai sabuk pengaman " titah Yarga
melihat bibir Yarga di hadapannya ingin sekali Syeril menyerbu untuk mencumbunya tapi ia tahan hasrat yang menggebu itu
' apa ini ?? tidak kenapa aku jadi sebinal ini sadar Syeril sadar ' batin Syeril
Yarga kini sudah berada di depan kemudi dan langsung menjalankan mobil ,baru beberapa saat mobil melaju Syeril merasakan darahnya mendidih dan merasakan panas di sekujur tubuhnya
" sssshh kak AC nya hidupin !! panas banget ini kak " Syeril mencoba mengipas-ngipas leher
" ini sudah full Syeril kamu mau masuk angin nanti " ucap Yarga
" ahhhh panas !!! kak Yarga tolong " Syeril kini menggaruk lehernya dan hendak melepaskan gaunnya
" hey kamu kenapa sih ? kenapa kamu mau lepas baju gitu ??" Yarga langsung menghentikan laju mobilnya dan menepikannya
" hiks kak Yarga tolong .. panas kak panas shhhh " Syeril sedikit merengek hendak melepaskan bajunya bahkan kini kancing baju nya sudah terbuka semua
' apa yang terjadi padamu ?? tadi bukannya kamu baik-baik saja ' batin Yarga
Yarga mendekat ke arah Syeril untuk memperbaiki bajunya tapi Syeril malah langsung mencium nya dengan sangat ganas
ciuman itu berubah menjadi ******* yang sedikit menuntun untung Yarga masih tersadar dan langsung mendorong Syeril
__ADS_1
" kamu itu apa-apaan sih !! " Yarga marah sekarang walaupun dalam hati kecilnya ia menikmati apa yang Syeril lakukan barusan
" haah haah panas kak, shhh tolong panas haah " muka Syeril memerah nafasnya juga sudah memburu
" kamu salah makan atau gimana sih ?" Yarga masih tetap marah
" hiks kak Yarga tolong aku hiks " Syeril sudah kehilangan kendali sekarang
' dia kenapa ?? punya keberanian dari mana dia menciumku ' batin Yarga
bunyi dering ponsel membuat Yarga langsung mengangkatnya
*halo nak * Ratna memanggil
* kenapa mi ?* tanya Yarga
* gimana keadaan Syeril ?* Ratna malah balik bertanya
* gimana apanya mi ?* tanya Yarga lagi
* apa dia mengeluh panas ?* Ratna to the point
* dari mana mami tahu ?* Yarga sedikit heran sekarang
* nak Syeril sedang tidak baik-baik saja sekarang , asal kamu tahu minuman yang pelayan kasih untuk kamu itu sudah dicampur sesuatu dia bermaksud menjebak kamu .. tapi mami malah memberikan pada Syeril nak * ucap Ratna
* sesuatu ?? apa mi ?? apa jangan-jangan * tanya Yarga
* iya nak sepertinya itu obat perangsang , kamu bantu Syeril ya , dia pasti sangat tersiksa sekarang * ucap Ratna
* mi siapa pelakunya mi ? * tanya Yarga
* nanti mami kasih tahu , yang penting sekarang kamu tolong Syeril dulu tut ...* panggilan itu berakhir
" sialan siapa yang berani bermain denganku " Yarga sangat kesal sekarang
ia melihat Syeril masih menggaruk lehernya lalu ia langsung melepaskan jasnya dan memakaikan pada Syeril
" gak mau kak, panas !! panas sekali hiks " Syeril menolak jas Yarga
dikemudikan mobilnya dengan laju yang cepat tujuannya sekarang adalah apartemen
sesampainya di apartemen ia pun membungkus tubuh Syeril dengan jas agar dia leluasa untuk menggendongnya
beruntung dia tidak bertemu dengan banyak orang malam itu saat berada di lift pun hanya mereka berdua saja
kepala Syeril kini berada di ceuk leher Yarga mungkin karena efek obat Syeril dengan berani menciumi leher Yarga bahkan hingga meninggalkan bekas di sana
" shhh diam Syeril , itu sangat geli " Yarga merasakan geli di lehernya
' aku tidak berjanji kalau aku bisa menahan diriku nantinya Syeril , berdoa lah agar kamu selamat dariku ' batin Yarga
__ADS_1
mereka memasuki apartemen dan Yarga langsung membawa Syeril ke kamar mandi