
hari yang ditunggu-tunggu oleh Yarga kini tiba , wajah tampannya nampak sangat tegang dengan balutan jas dan peci yang bertengger di kepalanya sungguh menambah kegagahan Yarga
" Yar nanti jangan salah sebut nama ya " canda Kevin
" iya Yar .. semalam kan kamu udah ngapalin , ingat harus satu kali tarikan nafas " ucap Jimy
" diam kalian !! " Yarga kesal karena banyaknya yang mengolok-olok
' huhhh aku deg-degan !! bagaimana jika aku salah mengucapkannya ... ' batin Yarga
" Yar, buat nanti malam kamu sudah menyiapkan apa ?" tanya Jimy
" menyiapkan apanya Jim ?" Yarga tidak mengerti maksud Jimy
" itu Yar .. maksud Jimy malam pertama " ucap Kevin dengan gamblangnya
pikiran Yarga langsung mengarah ke hal mesum bahkan pipinya merona
" cih, kamu harus ingat umur Yar .. kelakuan kayak abg aja " cibir Jimy
" kamu gak tahu sih Jim .. enaknya punya istri , makanya cepat nyusul kami " ucap Kevin
" nanti juga ada waktunya .. tenang aja " Jimy menjawab asal
" lucu ya , aku pikir di antara kita bertiga Yarga yang bakalan lama menjomblo gak taunya kamu Jim " ucap Kevin dengan sedikit kekehan
" tenang aja si .. tahun depan juga aku nyusul " ucap Jimy
" mau taruhan ?" tanya Kevin
" okeee siapa takut !!" Jimy tidak mau kalah , harga dirinya dipertaruhkan sekarang
" okee kalau tahun depan kamu gak nikah juga , kamu harus beliin aku mobil sport mmmm Ferarri deh , oh ya satu lagi .. botakin kepala kamu .. begitupun sebaliknya , gimana deal ?? " ucap Kevin
glek Jimy menelan ludahnya kasar
' aduh berat juga taruhannya , kalau mobil sih gak masalah .. tapi jika kepala ku di botak hilang sudah ketampanan ku ' batin Jimy
" oke deal !!" mereka berjabat tangan
" Yar, udah di rekam kan ?" tanya Kevin
" sudah " Yarga menunjukkan ponselnya
' ****** kamu Yar .. jadi dari tadi diam tuh kamu merekam percakapan ini ' batin Jimy
" yahhh jodoh kan siapa yang tahu, kali aja 3 bulan kedepannya aku nyusul Yarga " Jimy mencoba menenangkan dirinya sendiri
" semoga beruntung bro !!!" ucap Kevin
sedangkan di kamar rias Syeril sedang di rias oleh MUA
__ADS_1
dia sangat gugup bahkan tangannya sampai gemetar sekarang
" nona tolong jangan tegang , hal ini biasa nona .. semua wanita mengalaminya " MUA menenangkan Syeril
" deg-degan aja rasanya ini pertama kalinya untuk ku " ucap Syeril
" ril kamu tuh deg-degan karena apa ? mau ijab kabul atau buat nanti malam ?" ejek Suci
" apaan sih mba , aku gak mikirin yang kayak gitu " Syeril memerah
" nanti kamu pakai yang warna merah ya , buat Yarga klepek-klepek sama kamu " bisik Suci
" apaan ih mba " Syeril malu sekali
' bisa-bisanya aku tahu maksud dari mba Suci .. duhh kemana pikiran polosku ' batin Syeril
" inget ya !! pakai !!! hehehe " ejek Suci
MUA hanya tersenyum melihat tingkah mereka
tok tok tok ( ketukan pintu )
" sebentar " ucap Suci ia berjalan untuk membukakan pintu
" masih lama riasannya ?" Ratna nyelonong masuk
" sudah Nyonya , kita hanya perlu memakaikan baju kebaya nya saja " ucap MUA
" Syeril nak kamu cantik sekali ...mami pangling nak " Ratna mendekat untuk membelai rambut Syeril
" ingat ya sayang nanti jangan di KB .. mami gak sabar dapat cucu dari kamu nak " Ratna memeluk Syeril
" i-iya mi .." Syeril hanya menurut
tanpa permisi Wati ibunya Syeril nyelonong masuk ke dalam kamar rias
" kamu sudah siap ? sebentar lagi akad akan dimulai " ucap Wati
" sebentar lagi besan , coba lihat putri kita cantik kan ?" Ratna mencoba mengakrabkan diri dengan besannya
" namanya juga perempuan pasti cantik lah bu " jawab Wati
" ibu cuma mewanti-wanti ril jangan sampai kamu bikin malu keluarga kita , kamu harus nurut apa yang dikatakan oleh suami dan mertua kamu nanti kalau pun nantinya kamu di madu nurut aja " ucap Wati yang mana membuat senyuman di wajah Syeril meredup
haruskah ibunya berkata demikian di depan mertua dan iparnya ?? tidakkah lihat situasi dahulu ?? hampir saja Syeril mengeluarkan air mata seketika itu juga tapi beruntung ia bisa menahannya
Suci dan Ratna melihat ekspresi di wajah Syeril
' *kenapa dia tega berbicara seperti itu pada anaknya ?? Syeril sayang apa selama ini kamu mendapatkan perlakuan yang seperti ini nak ?? malang sekali kamu sayang ' batin Ratna
' gak tau situasi banget sih .. gak perlu ngomong gitu juga kali , ril kalau dia bukan ibumu sudah aku tampar mukanya ' geram Suci*
__ADS_1
" bu besan juga , kalau nantinya Syeril susah di atur kerasin aja bu gak apa-apa.. dia itu emang anak yang gak nurut sama orang tua , harus selalu di ingetin mulu bu " ucap Wati pada Ratna
" mami , ibu lebih baik kalian keluar dulu biar riasan Syeril cepet selesai kan kita ngejar waktu " Suci menyarankan karena dia tahu apa yang sekarang Syeril butuhkan sekarang
" benar apa kata anak saya , mari bu besan kita keluar " ucap Ratna
mereka berdua pun keluar dari sana
" ril .. " Suci menyentuh pundak Syeril
Syeril mencoba menahan tangisnya karena ia tidak mau melukai hati MUA kalau riasannya rusak nanti
" mba tolong tisu .. aku takut air mataku jatuh nanti rusak make-upnya " pinta Syeril
mendengar ucapan Syeril sang MUA tersentuh hatinya
' nona kamu gadis yang baik , kalau aku jadi kamu aku sudah nangis tanpa mikirin makeup .. terimakasih nona sudah mengapresiasi hasil kerja keras ku .. aku akan berusaha membuat anda menjadi yang tercantik hari ini ' batin MUA
" ril , kalau dia bukan ibumu sudah aku tampar mulutnya itu .. ngomong gak liat situasi banget '' Suci geram
" udah mba , ibu tuh emang bakatnya begitu " ucap Syeril menenangkan Suci
sedangkan di luar kamar
" besan, kalau boleh tahu Syeril itu anak kandung mu kan ?" tanya Ratna pada Wati
" ia dia anak kandung ku" ucap Wati
" kenapa besan sangat keras pada Syeril , dia itu anak perempuan loh " ucap Ratna
" itu sudah sewajarnya .. dia itu anak pertama , sebenarnya itu juga tidak sepadan dengan apa yang sudah saya lakukan untuknya selama ini .. dia berhutang banyak padaku ibunya " ucap Wati lalu dia berlalu meninggalkan Ratna
' di zaman sekarang masih ada orang berpikiran kolot seperti itu ?? tidak kah dia berpikir kalau Syeril juga tidak bisa memilih untuk lahir dari siapa ?? aku yakin dia pasti tidak ingin lahir dari ibu sepertimu !!!! ' amarah Ratna memuncak
ingin sekali rasanya ia memberikan pelajaran pada Wati tapi ia sadar bahwa itu tidak akan bagus untuk Syeril dan keluarganya
ia bertekad mulai sekarang bahwa dia yang akan menjamin kebahagiaan Syeril
ia tahan amarahnya dan berjalan untuk mengikuti langkah Wati menuju tempat akad dilakukan
Yarga kini sudah duduk di depan penghulu menunggu waktu dilaksanakan ijab kabul , wajah tegangnya sangat kentara
sesaat kemudian Syeril turun di tuntun oleh Suci semua mata memandang takjub karena kecantikan pengantin wanita
kini mereka berdua telah duduk berdampingan menghadap penghulu , semua saksi dan wali sudah siap di tempat masing-masing
tanpa mengulur waktu ijab kabul pun dimulai , paman Syeril selaku wali nikah mengalihkan semuanya pada penghulu
" sodara Yarga Antonio Sanjaya saya nikahan dan kawinkan engkau dengan sodari Syeril Cahyani binti Dani dengan maskawin cincin berlian dan uang tunai sebesar 420 jt di bayar tunai " ucap penghulu
" saya terima nikah dan kawinnya Syeril Cahyani binti Dani dengan maskawin tersebut dibayar tunai " ucap Yarga lantang dengan satu kali tarikan nafas
__ADS_1
seketika semua orang di sana mengucapkan kata sah
lalu akad nikah pun di akhiri dengan doa dari sang penghulu