Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
22. dalaman


__ADS_3

Pagi pagi sekali Syeril sudah berada di komplek apartemen mewah milik Yarga , ia harus bangun pagi sekali karena jarak kontrakan menuju apartemen atasannya itu sangat jauh ..


' huhhh .. aku gak tau kalo jarak kontrakan aku sama apartemen kak Yarga jauh gini .. kalo gak liat sama tawaran gajinya mana mau aku .. nanti kalo aku lembur gimana ya masih ada ojek nggak nanti .. ' batin Syeril


setibanya di sana ia langsung masuk memasuki lift menuju lantai di mna Yarga tinggal .. setelah tiba ia langsung mencari unit milik Yarga dan masuk ke dalam menggunakan kartu akses yang ia dapatkan kemarin


' gilaaaa .. sultan banget ini mah .. mewah banget ' gumam Syeril


ia merasa takjub melihat kemewahan apartemen Yarga


tanpa pikir panjang ia segera melakukan tugas-tugasnya .. dari mulai menyiapkan setelan kantor milik Yarga , menyiapkan air panas untuk Yarga mandi , ia juga menyiapkan air panas untuk membuat kopi , membuatkan sarapan untuk Yarga sesuai dengan keinginan Yarga yang ia pelajari dari berkas yang kemarin di terimanya berupa sandwich dan nasi goreng ,ia juga sedikit membersihkan dapur apartemen karena sudah menggunakannya tadi untuk membuat sarapan .. setelah tugasnya selesai ia segera membangunkan Yarga untuk mandi , karena waktu sudah menunjukkan pukul setengah 6 pagi ..


Syeril membuka pintu kamar Yarga secara perlahan , dan segera membangun kan Yarga


" Pak , ini sudah pagi .. air hangatnya sudah saya siapkan pak .. " ucap nya sembari sedikit menggoyangkan badan Yarga


" mmm 5 menit lagi jim .. aku masih ngantuk " ucap Yarga , ia merasa enggan untuk bangun Karena semalam ia bekerja sampai larut malam


' jimy katanya .. ini aku pak Syeril bukan jimy ' gumam Syeril


" pak hari ini anda ada meeting pagi .. !!! " ucap Syeril sedikit berteriak


Yarga pun terbangun dan mengerjap kan matanya


" Syeril pagi sekali kamu ke sini hoammmmm" ucap Yarga sembari menguap


" ini sudah tugas saya pak " jawab Syeril


' dasar aneh dia sendiri yang membuat peraturan dia juga yang lupa ' gumam Syeril


" hmm oh ia yah ," ucap Yarga


" pak air panasnya sudah siap, sarapan juga sudah saya siapkan .. bapak mau mandi dulu atau mau sarapan dulu ? " tanya syeril


"saya mau mandi dulu " jawab Yarga lalu ia menuju ke kamar mandi untuk ritual mandinya


sedangkan syeril menuju walk in closed untuk menyiapkan pakaian yang akan di pakai Yarga , ia langsung terkagum melihat jejeran pakaian yang tersusun rapih dari berbagai warna , dasinya juga berada di tempat khusus , jam tangan yang pasti sangat mahal, dan sepatu yang mengkilap .. saat melihat ke arah dalaman milik Yarga ia sedikit meringis


' gilaaaaa ini lemari pakaian apa toko baju , bajunya banyak banget , dasinya juga .. woa jam tangannya pasti mahal ini .. sepatu nya juga pada mengkilap .. haaaaaa dan apa ini ?? masa aku harus menyiapkan yang beginian juga oke Syeril inget kamu harus profesional ' gumam Syeril


ia pun segera menyiapkan semua yang akan di pakai oleh Yarga mulai dari pakaian dalam, kemeja ,dasi sampai jas yang akan Yarga gunakan


selang beberapa menit Yarga selesai dengan ritual mandinya ia segera memakai handuk sebatas pinggang sampai ke lutut , langsung menuju walk in closed ia kaget melihat ada Syeril di situ , tapi sejurus kemudian ia ingat bahwa sekarang Syeril bekerja sebagai asisten pribadinya


" sudah siap Syeril ? " tanya Yarga sembari berjalan ke arah Syeril

__ADS_1


" siap pak , " Syeril menengok tapi kemudian dia kaget dan langsung memalingkan wajahnya


' aduh kok dia PD banget sih cuma make handuk kaya gitu , haaaa mataku ternodai .. tapiiii otot perut nya .. mmmmmm " gumam Syeril pipinya memerah karena malu


' kenapa dia , apa ada yang aneh dengan ku .. **** !! aku hanya memakai handuk.. pantas saja dia memalingkan wajah begitu .. hmmm dia lucu juga ' gumam Yarga sembari tersenyum*


" Syeril bisa kamu keluar dulu nanti saya panggil lagi jika saya membutuhkan kamu " titah Yarga


" i- iya pak , saya permisi " ucap Syeril tergagap


ia pun memutuskan untuk menunggu di meja makan


selang beberapa menit Yarga keluar dengan memakai setelan nya tapi ia belum memakai dasinya


" pak ada yang bisa saya bantu " tanya Syeril


" bisa kamu pakaikan ini " ucap Yarga sembari menyodorkan dasi ke arah Syeril


" ia pak bisa " ucap Syeril sembari mengambil dasi itu


Syeril pun bermaksud ingin memakaikan dasi itu , tapi karena tinggi badannya yang minim dia kesusahan bagaimana tidak tubuh Yarga sangat tinggi berbeda dengan dirinya


melihat Syeril kebingungan Yarga pun berinisiatif melakukan sesuatu


" begini bisa kan " tanya Yarga dengan wajah datar


' wajah kagetnya sungguh menggemaskan ' batin Yarga


' duhh pak Yarga apa apaan sih , aku kan jadi kaget , padahal kan bisa aja dia menunduk sedikit gak perlu ngangkat aku kaya gitu .." batin Syeril*


" hmm ia pak bisa " ucap syeril


saat Syeril fokus untuk memakaikan dasi Yarga malah fokus memperhatikan wajah Syeril hingga Syeril sudah selesai memakaikan dasi pandangan Syeril bertemu dengan mata Yarga , keduanya saling pandang dan saling mengagumi dengan pemikiran mereka masing-masing


' dia sangat cantik , apalagi bibirnya .. dan kenapa dengan jantung ku , kenapa berdegup kencang begini ' batin Yarga


' tam - pan .. di lihat dari dekat begini dia sangat tampan .. " batin Syeril


kegiatan mereka terhenti karena kedatangan Jimy untuk menjemput Yarga ke kantor


' apa ini .. kenapa mereka bisa sedekat itu ? apa apa dengan mereka ? apa gadis itu sudah melancarkan aksinya ?? aku gak bisa diam aku harus segera melakukan perhitungan dengan nya ' gumam Jimy


" ehmmmmm !!! " serunya sedikit keras ia , sedangkan Yarga dan Syeril langsung kaget dan saling menjauh keduanya langsung salah tingkah


' jimy sialan !! kenapa dia selalu mengganggu sih ... ' batin Yarga

__ADS_1


" kamu sudah datang jim " ucap Yarga dengan wajah datar


" iya tuan " ucap jimy menganggukkan kepalanya


ia langsung menatap Syeril dengan membunuh dan Syeril yang menyadarinya merasa heran mengapa jimy menatapnya seperti itu


' tunggu kenapa pak jimy menatap ku seperti itu .. pasti dia sudah salah paham dengan kejadian tadi .. mati kamu Syeril ,, kamu pasti akan jadi bulan bulanan dia nanti .. " gumam Syeril dalam hati


" ahhmmm Syeril mana sarapan saya ,? dan juga tolong buat kan saya kopi dan kamu mau jim ? " tanya Yarga ia mencoba mencairkan suasana yang terasa tegang ini


" tidak tuan saya sudah sarapan tadi , tapi Syeril tolong buat kan saya kopi dengan 1 sendok gula saja " ucap jimy tapi tatapannya masih melihat tajam ke arah Syeril


" baik pak .. saya akan siapkan sarapan dulu baru nanti saya buatkan kopinya " jawab Syeril sambil menunduk karena ia merasa tak nyaman dengan tatapan jimy padanya


ia pun segera menyiapkan sarapan untuk Yarga dan membuat kopi untuk keduanya .. kemudian ia melihat sisa nasi goreng dan sandwich yang tadi di buatnya di dapur ia merasa tak tega membuangnya jadi ia memutuskan untuk membungkusnya saja , ia berniat membawanya untuk bekal makan siang nanti di kantor , tapi tindakannya itu malah di salah artikan oleh jimy, dia menyangka kalau Syeril telah memasukkan racun ke makanan Yarga


' sedang apa dia melakukan itu ?? apa ia bermaksud menghilangkan bukti ?? aku harus berbuat sesuatu !! ' gumamnya


" Yar jangan di makan !!! " teriak jimy sembari melempar sendok yang di genggam Yarga


Yarga langsung tersentak ia kaget dengan apa yang di lakukan jimy


" apa sih jim? " tanya Yarga ..


mendengar keributan di meja makan Syeril pun segera berlari mendekat , ia kaget melihat sendok Yarga yang tergeletak di lantai


" ada apa pak ? " tanya nya


" kenapa kamu membungkus makanan itu ? " tanya jimy


" ohh maksud bapak ini !! ini mau saya bawa ke kantor pak buat makan siang saya nanti sayang pak kalo di buang" terang Syeril sembari memperlihatkan kotak makan yang ia bawa


' apa katanya tadi , dia membawanya untuk bekal makan siangnya ?? jadi tadi aku salah sangka padanya , aduhhhhh mati aku harus memberi alasan apa aku pada Yarga nanti ' batin Jimy ,, ia merasa malu dan merutukki dirinya karena telah salah sangka pada Syeril


" jadi Jimy apa maksud kamu melarang saya untuk memakan sarapan saya hmmm ? " ucap Yarga dengan penuh penekanan


" ma - af kan saya tuan tadi saya melihat ada laba-laba ,, ya tadi saya melihat ada laba- laba di sendok anda tuan " ucap jimy sembari menunduk


"ya sudah jagan di permasalahkan lagi !! " ucap Yarga datar , ia pun mengambil sendok baru dan memakan sarapannya


setelah nya mereka bertiga pun berangkat menuju perusahaan dengan satu mobil ..


* catatan author :


terima kasih sudah mampir 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2