Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
25. kopi


__ADS_3

Saat jam pulang tiba


Syeril dan Vanya masih sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing


" Ril !! kamu pulang sama siapa ?" tanya Vanya


" pulang kemana mba ?" tanya balik


" ya ke rumah kamu lah .. gimana sih !!" ucap Vanya ia sedikit kesal karena Syeril


" hehehehe maaf mba , aku gak konek " ucap Syeril cengengesan


" jadi kamu pulang sama siapa ?? "tanya Vanya lagi


" kan mba tahu aku harus ke apartemen pak Yarga dulu mba kalau tugas aku di apartemen pak Yarga selesai baru aku pulang ke kontrakan aku mba " jawab Syeril


" kamu ngontrak ?? " tanya Vanya


' dia bilang ngontrak kan ?? ko sekelas asisten pribadi ngontrak sih .. emang gak di kasih fasilitas gitu ?? apa dia belum menerimanya ?? pokoknya aku harus interogasi dia !!!!!' batin Vanya


" ia mba , aku ngontrak " jawab Syeril


" ril .. kamu bilang kamu itu masa percobaan kan ?" tanya Vanya mulai menginterogasi Syeril


" ia mba , aku masih dalam masa percobaan " jawab Syeril


" kok bisa sih , aku kira kamu tuh udah karyawan tetap gitu .. kamu udah lama kerja sama pak Yarga tapi di balik layar gitu misalnya " ucap Vanya


" hmmm aku sebenarnya ngelamar magang mba ke sini , aku sebenarnya masih kuliah " jawab Syeril


' what ??? magang !! jadi asisten pribadi !!! baru dengar aku .. gak biasanya pak Yarga menerima karyawan wanita untuk jadi asisten pribadi' batin Vanya


" kok kamu bisa jadi asisten pribadi sih ril ?? " tanya Vanya


" aduh mba aku juga gak tahu mba , aku kan niatnya cuma magang .. eh malah di tawarin buat kerja di sini bahkan ada surat kontrak juga loh mba ,masa magangku di anggap masa percobaan aku .. nanti kalau aku mumpuni baru di angkat karyawan tetap " jelas Syeril


" emang kamu bisa magang di sini atas referensi siapa ? "tanya Vanya lagi


" Pak Yarga sendiri mba " jawab Syeril


' a-apa ?? langsung CEO loh !!!! gila anak ini bukan anak sembarangan pasti nih ' batin Vanya


" kalian kenal lama ya ?" tanya Vanya lagi


" nggak kok mba , aku sama pak Yarga baru ketemu 2 kali itu juga yang pertamanya enggak sengaja " ucap Syeril


' Gila !!! baru dua kali bertemu udah ditawari pekerjaan !! beruntung sekali kamu ril .. banyak orang yang ingin bekerja di sini mereka harus susah dulu , harus melewati berbagai tes khusus nah ini niatnya mau magang eh malah ditawari karyawan tetap ' batin Vanya


" tadi kamu kuliah kan ? semester berapa ril? " tanya Vanya


" semester 7 mba , habis selesai magang tinggal skripsi nanti " ucap Syeril


' hmmm begitu ya .. bisa jadi ada sesuatu antara pak Yarga sama Syeril .. atau jangan jangan pak Yarga suka sama Syeril ??? haahhh bisa jadi sih Syeril kan cantik imut gini , yaaaa walaupun pendek sih ' batin Vanya


percakapan mereka terhenti karena suara interkom dari telepon meja Vanya


tringgg tringgg tringgg


' Vanya suruh Syeril ke ruangan saya !!! ' titah Yarga dari balik sana


' iya pak ' jawab Vanya


dan percakapan itu berakhir


" kayaknya kamu bakalan pulang malam ya ril ," ucap Vanya


" iya mba , hehe " jawab Syeril


" ya udah deh aku pulang duluan ya , aku gak ada lembur soalnya " ucap Vanya


" ia mba hati-hati di jalannya " ucap Syeril


" ahhhh gak rela aku tuh sebenernya pisah sama kamu ril , ada banyak yang pengen aku ceritakan sama kamu !!! pokoknya kalau ada waktu luang kamu mau ya nginep di rumah aku ya mau ya !!!! " ucap Vanya sedikit memohon


" kita liat sikonnya ya mba ku sayang .. hehehehe " ucap Syeril sembari tersenyum


Vanya pun menganggukkan kepalanya dan berpamitan untuk segera pulang , sedangkan Syeril langsung menuju ruangan Yarga


tok tok tok


" masuk " ucao Yarga


" bapak memanggil saya ?" ucap Syeril


" iya Syeril , maaf ya hari ini kamu harus menemani saya lembur " ucap Yarga tanpa melepaskan pandangannya dari laptop


" iya pak , kan sudah tugas saya .. ada yang bisa saya bantu ? " tanya Syeril


" bisa kamu buatkan kopi untuk saya !! dan harus kamu yang membuatnya !! jangan suruh OB atau OG !!!! " titah Yarga


' aduh Syeril punya dosa apa kamu di masa lalu ,, kok kamu bisa punya atasan yang banyak maunya kaya gini .. sabar Syeril !!! ' batin Syeril


" iya pak " ucap Syeril , dan ia pun segera membuatkan kopi untuk Yarga


setelah kopinya selesai di buat ia pun langsung memberikan kepada Yarga


" ini pak kopinya " ucap Syeril sembari menyerahkan kopi yang tadi di buatnya


" terimakasih Syeril " ucap Yarga tanpa meliriknya ,ia hanya fokus pada laptop di hadapannya


' minta di buatkan kopi , di minum juga nggak .. di lirik aja nggak hiiyyyy ' batin Syeril


" pak ada yang bisa saya bantu kerjakan ? " tanya Syeril


" bisa kamu rapihkan kertas yang di bawah meja saya Syeril !! " titah Yarga

__ADS_1


" bisa pak , lalu harus saya apakan ? " tanya Syeril lagi


" kamu susun dan masukkan ke map besar yang berwarna merah itu " ucap Yarga , ia hanya menunjuk ke sembarang arah sedangkan matanya hanya fokus ke laptop di depannya


' nunjuknya kemana sih arahnya ?? kalau kasih arahan tuh yang jelas kenapa !!! mukanya itu loh fokus banget ke laptop sih bisa gak di tinggal dulu gitu ,, kalo aku salah ngerjain nanti aku juga yang dimarahi kan ' batin Syeril


ia memonyongkan bibirnya karena kesal dengn perintah dari Yarga


akhirnya dengan mencari dan melihat sekeliling ia pun menemukan map yang di bicarakan Yarga dan ia pun segera melakukan tugasnya


Selang beberapa Yarga yang merasa pegal karena terlalu lama duduk dan melihat laptop memutuskan untuk istirahat sejenak ia meregangkan otot-ototnya pandangan matanya melihat ke arah Syeril yang sedang merapikan berkas-berkas


' cantik !! lihat tangan kecilnya itu .. mungil sekali dia ' batin Yarga


ia pun meminum kopinya , tapi dia tidak sadar kalau kopinya masih panas jadi ia langsung menyemburkannya


" puuuuhhhhh panas panas" ucap Yarga ia menyemburkan kopi yang tadi di minumnya dan menghibaskan tangan ke arah bibirnya


" pak Yarga gak apa-apa ? " tanya Syeril ia sedikit ingin tertawa sekaligus kasihan melihat apa yang di alami Yarga


" nggak apa-apa , kenapa kamu gak bilang kalau kopinya masih panas Syeril " ucap Yarga dengan wajah datar , ia mencoba menutupi rasa malunya karena tindakannya yang ceroboh


' hahahaha rasakan !! makanya di lihat dulu , jangan terlalu fokus sama kerjaan terus !! tapi kasihan juga sih pasti lidahnya sakit .. ' batin Syeril ia mencoba untuk tidak tertawa


" kan sesuai dengan selera bapak " ucap Syeril , sedangkan Yarga sedikit merutukki kebodohannya karena terlalu asik memandangi Syeril sehingga ia tidak memperhatikan kalau kopinya masih panas


' aku mungkin sudah mulai gila !! bagaimana aku bisa melakukan kebodohan kaya gini ,, hnya dengan memandang dia aku bisa kehilangan fokus begini .. sadar Yarga !! ' batin Yarga


" ahmm bisa bantu saya membereskan ini !! " titah Yarga dengab wajah datar


" bisa pak , nanti saya ambil kain lap dulu " ucap Syeril , ia pun mencari kain lap untuk membersihkan meja Yarga yang terkena oleh semburan kopi tadi


setelah mendapatkan apa yang di carinya ia langsung membersihkan meja Yarga , tapi kemudian ia melihat ada sedikit noda di kemeja Yarga


" pak ada noda di kemeja bapak " ucap Syeril


" dimana " ucap Yarga ia mencoba untuk membersihkannya sendiri tapi ia selalu menyentuh area yang salah


' haaaah gimana sih , yang kotornya dimana yang di bersihkan yang mana ' batin Syeril


" ini pak , sebelah ini " ucap Syeril , ia mendekat ke arah Yarga dan membersihkan area yang terkena noda tadi


jarak mereka sangat dekat ,Yarga merasakan jantungnya berdetak dengan kencang saat berada di dekat Syeril pandangan matanya fokus melihat wajah Syeril yang cantik itu


' jantungku , ada yang salah dengan jantungku , apa aku mempunyai penyakit jantung ?? dan juga kenapa dia sangat cantik kalau di lihat secara dekat begini ?? batin Yarga


sedangkan Syeril yang telah selesai membersihkan noda di kemeja Yarga langsung mendongakkan wajahnya , pandangan matanya bertemu dengan mata Yarga yang sedang menatap kearahnya


' kenapa kok kayaknya pak Yarga sedang memandangi wajah aku ya ?? masa sih .. ah nggak mungkin , kan pa Yarga sama pak Jimy itu punya hubungan yang spesial, gak mungkin kan pak Yarga suka sama aku ' batin Syeril


lama keduanya di posisi itu , keduanya sibuk dengan pikirannya masing-masing hingga kedatangan Jimy mengagetkan keduanya


' apa ini ?? apa yang mereka berdua lakukan ?? apa aku ketinggalan sesuatu kenapa mereka bisa dalam posisi seperti itu ?? ' batin Jimy ia merasa kecolongan


" kenapa ini ? apa yang sedang terjadi ?" tanya Jimy


" bukan apa-apa , tadi saya minum kopi lalu kopinya tumpah itu saja Jim " ucao Yarga datar ia langsung duduk kembali ke kursi kerjanya


" benar begitu Syeril !!!???" tanya Jimy kepada Syeril ia menatap tajam ke arah Syeril


sedangkan Syeril yang ditatap seperti itu oleh Jimy langsung bergidik merasa ngeri


' aduhh pak Jimy pasti salah paham ini , dia pasti menyangka kalau aku habis ngapa-ngapain sama Pak Yarga ,mati kamu Syeril .. pak Jimy pasti masukin kamu dalam daftar hitamnya .. hiyyyyy masalah yang tadi aja belum beres ini lagi makin salah paham aja dia ke aku ' batin Syeril


" ia pak Jim tadi ada noda di kemeja pak Yarga jadi saya bersihkan tadi , tolong jangan salah paham " ucap Syeril


" benar kata Syeril , kamu jangan salah paham " ucap Yarga


' OMG sesepesial apa sih hubungan mereka sampai pak Yarga gak mau pak Jimy salah paham dengan kejadian tadi , kayaknya dugaan aku bener deh kalau mereka berdua itu punya hubungan percintaan gitu ' batin Syeril


" baiklah aku gak salah paham , jadi gimana mau pulang sekarang atau nanti ?" tanya Jimy pada Yarga


" sekarang" ucap Yarga singkat


mereka pun membereskan barang-barang mereka lalu langsung turun ke lobi perusahaan


saat sudah di dalam mobil semuanya saling diam hingga terdengar suara dering ponsel Jimy yang mengalihkan perhatian mereka


kring kring kring


ia pun menepikan mobil yang sedang di lajukannya dan langsung mengangkat panggilan tersebut


' halo tuan ' ucap Jimy


' kau ada waktu ? bisa ke mansion malam ini , ada yang ingin aku bicarakan dengan mu ' ucap seseorang di seberang sana


' harus malam ini tuan ? ' tanya Jimy lagi


' ia , karena 3 hari ke depan aku tidak ada di Indonesia ' jawabnya


' baik tuan ' ucap Jimy dan panggilan itu berakhir


" Syeril apa kamu bisa menyetir mobil ?" tanya Jimy pada Syeril


" tidak pak " jawab Syeril


" haaaahh Yar , aku harus ke mansion tuan Daniel memerintahkan aku untuk menemuinya " ucap Jimy


"kalau begitu biar aku yang menyetir , kamu pergilah pada pak tua itu Jim " ucap Yarga dengan datar


" tidak Yar , akan ku antar kamu ke apartemen dulu , nanti baru aku temui tuan Daniel" ucap Jimy


" terserah " ucap Yarga datar


' tuan Daniel ?? siapa dia sebenarnya ?? mba Vanya juga pernah menyebut namanya ?? kenapa juga ekspresi pak Yarga seperti yang kesal begitu mendengar nama Daniel ... ahh masa bodoh , buka urusanku ' batin Syeril

__ADS_1


setelah beberapa menit mereka sampai di apartemen Yarga , Syeril membawa berkas-berkas yang akan di kerjakan Yarga nanti dengan bantuan Jimy mereka masuk kedalam apartemen Yarga


" Yar , aku langsung pamit aku akan menemui tuan Daniel " ucap Jimy


" iya Jim , terimakasih " ucap Yarga


" ia Yar , sudah tugasku " jawab Jimy ia pun segera pergi ke mansion Wijaya


sepeninggal Jimy Syeril pun langsung menjalankan tugasnya ia menyiapkan air panas untuk Yarga mandi dan menyiapkan baju ganti juga


" pak air panasnya sudah siap , silahkan bapak mandi dulu nanti makan malam saya siapkan " ucal Syeril


dan Yarga hanya mengangguk saja lalu masuk ke dalam kamar mandi dan melakukan ritualnya


' aku kok jatuhnya bukan kayak asisten pribadi gitu , kayak istri ya kelihatannya haahhh kalau gak liat nominal gajinya udah mabur aku' batin Syeril


ia memasak sambil bergumam


Yarga yang sudah selesai dengan ritualnya di kamar mandi langsung memakai baju yang sudah di siapkan oleh Syeril , setelahnya ia langsung menuju dapur dilihatnya Syeril yang memakai celemek sedang berkutat dengan makanan yang sedang dimasaknya ada rasa kagum dalam hatinya


' dia memang cantik , mau pakai apapun cocok .. lihat wajah seriusnya ,, lucu sekali ' batin Yarga ia tak sadar bahwa bibirnya menyunggingkan senyuman yang sangat manis


Sedangkan Syeril yang sudah selesai membuat makan malam untuk Yarga langsung menyiapkan semuanya di meja makan dan bermaksud memanggil Yarga namun saat berbalik ia kaget melihat Yarga yang sedang tersenyum ke arahnya


' kenapa pak Yarga tersenyum begitu ?? gak biasanya .. aneh gak sih ' batin Syeril ia sedikit heran sekaligus takut melihat Yarga tersenyum seperti itu


" Pak Yarga , sudah di sini baru saja mau saya panggil pak " ucap Syeril


" saya juga baru selesai " ucap Yarga datar , ia tidak sadar bahwa tadi Syeril melihatnya tersenyum


" silahkan pak makanannya sudah siap "


" ia terima kasih Syeril " ucap Yarga


ia langsung memakannya


Syeril pun segera merapikan barang bawaannya ia pun melihat ke arah jam dinding di apartemen Yarga


' aduhh udah jam segini , masih ada ojek nggak ya ?? kalau pakai taksi bisa mahal bayaran nya ,, gimana ini ' batin Syeril


" pak saya pamit pulang ya ini sudah malam " ucap Syeril


" kamu sudah mau pulang Syeril " tanya Yarga


" iya pak " jawab Syeril


" tunggu sebentar saya antar kamu pulang " ucap Yarga


" tidak usah pak , saya bisa pulang sendiri " ucap Syeril ia merasa sungkan bila Yarga mengantar pulang , ia takut Jimy akan tambah salah paham nantinya


" ini sudah malam , mau pakai apa kamu pulangnya ? " tanya Yarga


" pakai ojek pak , kalau nggak pakai taksi " ucap Syeril


" tidak baik perempuan naik ojek malam-malam , saya antar saja biar saya tenang " ucap Yarga


" tapi pak " ucap Syeril


" jangan membantah Syeril" titah Yarga


" ia pak " ucap Syeril


mereka pun turun ke arah basemen menuju ke mobil Yarga , setelah keduanya masuk mobil Yarga pun melajukan mobilnya menuju kontrakan Syeril


di perjalanan keduanya saling diam dan saling sibuk dengan pikirannya masing-masing


hingga mereka sampai di gang kontrakan Syeril


" pak berhenti di sini saja , mobilnya gak bisa masuk ke dalam jalannya sempit " ucap Syerik


" Syeril apa kamu tidak ada niatan untuk pindah kontrakan ? ini terlalu jauh jaraknya , " tanya Yarga


" ada sih pak , tapi nanti kalau udah gajihan hehehe" jawab Syeril


" memangnya uang yang kemarin aku kasih di kemanakan ? " tanya Yarga lagi


" aku kirim ke ibu di desa pak , buat bayar semester juga " jawab Syeril


' kok nanya yang begituan sih , kan uangnya Udah di aku ya terserah aku lah ' batin Syerik


" apa mau saya carikan apartemen untuk kamu ? " tanya Yarga


" ti-dak usah pak , saya tidak mau merepotkan nanti juga kalau sudah gajihan saya pindah ke kosan yang lebih dekat ke kantor pak tenang saja " ucap Syeril


" kamu Yakin Syeril " tanya Yarga


" ia pak , dan juga terimakasih sudah mau mengantarkan saya pulang " ucap Syeril


" ia tidak apa-apa kalau begitu saya pergi ya Syeril " ucap Yarga


" ia pak sekali lagi terimakasih , dan hati-hati di jalan pak " ucap Syeril , sedangkan Yarga hanya mengangguk dan langsung melajukan mobilnya


' terimakasih pak Yarga , seenggaknya aku bisa selamat sampai kontrakan , nanti aku hubungi dia lagi ' batin Syeril


Se sampainya di kontrakannya Syeril langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket ia juga tidak lupa untuk membawa senter


setelah selesai dengan urusan mandinya dia mengirimkan pesan ke nomor ponsel Yarga untuk menanyakan apa dia sudah sampai ke apartemennya belum


* Pak , apa bapak sudah sampai ke apartemen bapak ?? terimakasih ya pak , dan maaf saya sudah merepotkan bapak * begitu ini pesan Syeril


setelah menggu 10 menit pesannya tidak mendapat balasan ia pun memiliki untuk beristirahat karena ia sangat lelah hari ini ..


Sedangkan Yarga yang baru sampai ke apartemennya langsung membuka ponsel miliknya di lihatnya sebuah pesan dari Syeril


seketika hatinya menghangat , tapi ia memutuskan untuk tidak membalasnya dan segera menuju ke kamar tidurnya untuk beristirahat

__ADS_1


__ADS_2