Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
46. Noda


__ADS_3

Syeril langsung bergidik ngeri saat mendapatkan tatapan tajam dari Yarga


' hiiyy .. horor banget !!! aku buat salah apalagi coba ? ? ' batin Syeril


" kak ?" tanya Syeril hati-hati


dan Yarga masih tetap dengan tatapan tajamnya


' gadis bodoh .. sudah berulang kali aku bilang jangan dekati Jimy !! kamu gak ada kapoknya ya 'batin Yarga


" kak .. boleh aku minta obatnya " perutnya sudah sangat sakit sekarang


" ambil lah !!" ucap Yarga datar


' kambuh lagi cueknya .. dasar bujang tua yang labil ' batin Syeril


ia pun hendak mengambil obat yang di beli oleh Jimy tapi langsung di cegah oleh Yarga


" NO !! jangan yang itu !!" seru Yarga


" loh kan ini obat untuk aku kak " Syeril bingung dengan respon yang diberikan oleh Yarga


" ini saja , yang ini lebih ampuh " Yarga menyodorkan obat yang dibelikan olehnya padahal obatnya sama saja


' ha ha ha lebih ampuh katanya .. dilihat dari kemasannya juga sama saja ' batin Syeril


ia pun mengambil obat yang di berikan oleh Yarga dan langsung meminumnya


" terus obat yang satunya? " tanya Syeril


" buang saja !!!" titah Yarga


" sayang kak .. disimpan aja ya buat persediaan " ucap Syeril


" No ! buang !! " otoriter Yarga mulai keluar


" apa salahnya si obat coba kak ?? gak apa-apa ya aku simpan aja " Syeril mencoba membujuk


" apa segitu berharganya pemberian dari Jimy ?? " tanya Yarga ia langsung duduk kembali di kursinya dan langsung membuka map kerjanya


" bukan begitu kak tapi .." Syeril mencoba menjelaskan tapi di bantah oleh Yarga


" sudah sana Istirahat !! " titah Yarga terdengar dari nada bicaranya kalau ia sangat kesal sekarang


' kak Yarga aneh banget sih .. dan dengan bodohnya aku nurut aja gitu ck ck ck sabar Syeril kamu harus maklum namanya juga bujang labil ' batin Syeril


Syeril memilih untuk beristirahat karena kondisi badannya yang sedang tidak fit ditambah perutnya juga yang terasa sangat sakit


' kenapa kamu gak ngerti gadis bodoh .. bukankah selama ini sikapku padamu sangat berbeda ' gumam Yarga


saat jam makan siang Yarga memesankan makanan untuk mereka berdua sayangnya Syeril masih terlelap dan belum ada niatan untuk bangun karenanya Yarga memutuskan untuk makan siang sendiri


' ck ck ck gadis bodoh kalau tidur susah sekali dibangunkan .. bagaimana kalau nanti dia kelaparan ?? jam makan siang sudah hampir berakhir .. tapi aku sangat tidak tega kalau harus membangunkan dia ' Yarga hanya bisa bergumam karena pusing dengan apa yang harus ia lakukan


tak terasa waktu begitu cepat berlalu kini sudah tiba saatnya jam pulang kantor


Jimy bermaksud menemui Yarga di ruangannya


tok tok tok (pintu ruangan Yarga di ketuk )

__ADS_1


" masuk " jawab Yarga dari dalam


" sudah waktunya pulang Yar , ayok aku antar " ucap Jimy


Yarga pun langsung melihat arloji di tangan kirinya


' aku sampai lupa waktu .. ngomong-ngomong Syeril masih belum bangun juga ?? emang kebo ' batin Yarga


" Jim .. aku pulang sendiri saja , biar di antar sopir kamu pulanglah " ucap Yarga


" yakin ??" tanya Jimy


" iya , sekalian aku mau pulang ke mansion tadi mami menelpon agar aku pulang " jelas Yarga


" oh ya sudah .. aku duluan ya Yar " Jimy pamit dan Yarga hanya mengangguk


sepeninggal Jimy


Yarga membangunkan Syeril


" Syeril !! bangun " Yarga suaranya melembut


" hmmmmm " jawaban Syeril dengan mata yang masih tertutup


" Syeril kalau kamu tidak mau bangun , terpaksa aku tinggalkan kamu di sini " suara Yarga kini sedikit keras


" iya kak " Syeril mencoba untuk mengumpulkan nyawa


" ayok bangun !! ini sudah jam pulang .. gara-gara kamu aku sampai lembur " cerocos Yarga


" ini sudah bangun kak, lagian kenapa kak Yarga gak bangunin aku " Syeril mengucek matanya


" salahkan dirimu sendiri kenapa kalau tidur selalu susah di bangunkan " sarkas Yarga ia merasa sedikit tidak terima dengan ucapan Syeril


' hehehe habisnya perut aku sakit banget kak, obatnya juga bikin ngantuk ' batin Syeril


" kamu mau pulang atau menginap ?" tanya Yarga


" pulang kak " jawab Syeril cepat


" ya ayok !! kenapa kamu masih di situ Syeril ??" seru Yarga


" eh ia ini .. aku mau ambil tas aku dulu kak " Syeril langsung bangun dari posisinya


Sayangnya ada suatu insiden yang terjadi


' darah ? ' batin Yarga


ia bertanya-tanya mengapa ada darah di seprei itu


" i - itu " Yarga menunjuk ke arah seprei


" hmmm " Syeril mengikuti arah yang di tunjuk Yarga dan dia langsung terkaget dan keki


dengan reflek ia langsung mencopot seprei yang bernoda itu


" biar aku cuci kak, maaf ya kak Yarga seprei nya jadi kotor " Syeril meringis karena malu


" bukan cuma itu yang kotor " ucao Yarga

__ADS_1


" hah ?" Syeril bingung


" celana kamu juga kotor " ucap Yarga dengan wajah datar


Syeril langsung melototkan bola matanya dia lupa kalau hari ini dia memakai celana berwarna cream


' huuu huuu apes banget sih aku hari ini , hari pertama haid malah bocor lagi .. lebih apesnya di lihat laki-laki lagi haaa haaa .. pengen sembunyi aja di lubang semut " batin Syeril


" kak Yarga " ucap Syeril pelan


" haaaah .. tunggu di sini !! biar aku ambil tas kamu " ucap Yarga berlalu meninggalkan Syeril


setelah beberapa saat Yarga kembali dengan membawa tas Syeril


" ini , aku tunggu di luar kalau kamu sudah selesai " ucap Yarga sembari memberikan tas milik Syeril dan ia langsung pergi keluar dari kamar istirahat nya


" makasih kak Yarga " ucap Syeril


' aku harus cepat .. gak boleh membuat kak Yarga menunggu lama , tapi gimana dengan celana aku ?? aku lupa gak bawa blazer lagi huu huu benar-benar apes hari ini tuh , seenggaknya bisa aku tutupi pake blazer nanti ' gumam Syeril


ia langsung menyelesaikan urusannya di kamar mandi dan langsung keluar menemui Yarga


" kak Yarga , ayok " ucap Yarga


Yarga yang sedang memeriksa beberapa berkas berbalik melihat Syeril


' kenapa dia memakai celana itu lagi ?? ' batin Yarga


" kamu gak bawa baju cadangan ? " tanya Yarga


" enggak kak, kemarin aku kosongin loker soalnya " ucap Syeril


" ya sudah pake ini buat nutupin itu " Yarga menyodorkan jas miliknya


" enggak kak gak apa-apa nanti aku tutupi pake tas aja " tolak Syeril bukan apa-apa jas Yarga yang harganya selangit membuat Syeril merasa enggan apalagi nanti jika jas itu rusak


" sudah pakai aja !! " titah Yarga


" enggak kak udah begini saja " tolak Syeril lagi


Yarga mendekati Syeril dan langsung melingkarkan jas miliknya di pinggang Syeril


" kalau aku suruh pakai ya pakai !! aku gak suka dibantah !!" ucap Yarga di depan wajah Syeril


' manisnya !! andai sikap mu gak labil kak, kaya gini terus tanpa pikir panjang aku bakalan terima tawaran dari tuan Daniel ' batin Syeril


" ayok kita pulang , tapi kita mampir dulu untuk makan malam ya " ucap Yarga


" eh .. aku langsung pulang saja ya kak, aku gak lapar kok " ucap Syeril tapi perutnya malah berbunyi karena dia tidak makan siang tadi


kruyukkkkkkk (bunyi perutnya Syeril )


" cacing kamu minta di kasih makan tuh " ucap Yarga sedikit mengejek


wajah Syeril langsung memerah


' hari ini sungguh sangat tidak bersahabat ' batin Syeril


" kita makan malam dulu ya " ucap Yarga

__ADS_1


" iya ka " Syeril mengiyakan


mereka pun pergi bersama


__ADS_2