Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
58. perawatan


__ADS_3

Kedatangan Syeril di sambut langsung oleh manajer salon


" selamat datang nona .. mari ikut saya " ucap manager sembari menuntun Syeril untuk mengikuti langkahnya


" kita mau kemana ? dan mau ngapain nanti nya ?" Syeril bertanya


" silahkan duduk nona , anda akan kami berikan perawatan ekslusif dari ujung rambut sampai ujung kaki anda " ucap manajer


" untuk apa ?? " Syeril bertanya kembali


" saya harap anda tidak bertanya lagi ya .. waktu kami terbatas nona , banyak perawatan yang harus anda terima " ucap Manajer dan Syeril memilih untuk menuruti


' mending ikut aja lah .. toh juga nanti bakalan tahu sendiri ' batin Syeril


5 jam kemudian perawatan sudah selesai , Syeril merasa badannya sangat fresh dan juga terawat sekarang


' gak sia-sia sih 5 jam perawatan .. mana mahal lagi , duhh kulitku jadi bagus gini ' batin Syeril


" nona silakan kenakan gaun ini " manajer membawakan sebuah gaun yang sangat bagus tidak terlalu terbuka tapi sangat elegan dan juga berkelas


" untukku ?" tanya Syeril lagi


" iya nona .. biar asisten saya yang membantu anda " ucap manajer


setelah Syeril memakai gaun ia langsung di suruh duduk agar wajahnya di makeup


" duduk nona , kita akan memulai makeup untuk wajah anda " ucap Manajer


" mmm apa ini tidak berlebihan ?? " tanya Syeril


" tidak nona , ini memang seharusnya " ucap Manajer


" jangan terlalu tebal ya , jangan menor juga " ucap Syeril


" Anda tenang saja nona , kami akan memberikan yang terbaik " ucap Manajer


setelah beberapa menit Syeril selesai di makeup


semua mata memandang takjub ke arah Syeril yang terlihat berbeda sekarang , cantik dan juga elegan


" kenapa hasilnya jelek ya ? gak cocok ya ?" tanya Syeril


" anda sangat cantik nona , pasti semua akan memperhatikan mu " ucap manajer tulus


" benarkah ?" Syeril langsung melihat dirinya dari cermin


' ini aku ?? waw ternyata aku tuh cantik juga ya , jago banget MUA nya .. bisa gak ya minta papi Daniel buat jadiin dia makeup pribadi aku hehehe ' batin Syeril


" nona untuk sentuhan terakhir pakailah ini " manajer menyodorkan sepasang heels yang sangat cantik hak nya sedikit tinggi


" apa boleh ?? nanti kalau rusak gimana ?" tanya Syeril


" ini sudah menjadi milik anda nona , semua ini pemberian tuan Daniel " ucap Manajer


' ohh jadi semua sudah diatur sama papi Daniel " batin Syeril


Syeril mengenakan heels itu dan berjalan dengan lihai


' untung mba Vanya pernah ngajarin aku pakai beginian .. makasih mba .. aku berhutang sama kamu ' batin Syeril


" terimakasih atas pelayanan nya " Syeril hendak membungkuk tapi di cegah oleh manajer

__ADS_1


" tidak nona !! itu sudah menjadi tugas kami " ucap Manajer


Syeril tersenyum


" apa lain kali aku boleh kesini lagi ?" tanya Syeril


" boleh nona , datang lah kapanpun .. kami akan sangat senang jika anda berkunjung " ucap manajer


" baiklah kalau begitu saya permisi " Syeril pamit dan pergi dari sana menuju mobil


sesampainya di mobil ia melihat Rian yang sedang bersandar di pintu mobil


" maaf ya aku lama " ucap Syeril


" no- na ??" Rian tampak kaget melihat penampilan Syeril sekarang


" iya , apa kamu baru sampai ?" tanya Syeril karena ia berpikir kalau Rian pasti pulang dulu tadi


" saya dari tadi di sini nona , tidak kemana-mana " ucap Rian


' what !! 5 jam ?? ngapain aja dari tadi dia ?? ' batin Syeril


" saya pikir kamu pulang dulu, maaf ya membuat kamu menunggu " ucap Syeril sedikit tak enak hati


" tidak nona tugas saya harus selalu menemani dan menjadi pengawal nona" ucap Rian


" ohh begitu " Syeril mengangguk


" nona mari saya antar ke tuan Daniel , beliau sudah menunggu " Rian langsung membukakan pintu untuk Syeril


" iya , terimakasih " Syeril kini sudah duduk di kursi belakang


" ini apa ?" tanya Syeril saat melihat sebuah kantong belanja berlogo merek terkenal


' dari papi ??" batin Syeril ia langsung membukanya dan mendapatkan sebuah dompet yang sangat cantik dan pastinya harganya juga mahal


ada surat juga yang berisikan


* kenakan ini !! * Papi


" wah wah wah .. apa gak berlebihan ya ," Syeril menggeleng


mereka kini sudah sampai di pesta


" nona mari saya antar pada tuan Daniel " Rian menyodorkan lengan nya agar Syeril tidak terjatuh nantinya


tapi seperti mendapat pirasat buruk ia memutuskan untuk menolak bantuan Rian


" aku bisa sendiri , aku gak mau merepotkan mu " tolak Syeril secara halus karena sebenarnya ia juga takut kalau badannya akan gemetar nanti


Rian pun menurut dan langsung membimbing jalan , ia akan mengantarkan Syeril menuju ruang tunggu vip


tok tok tok (ketukan pintu)


" masuk " jawaban dari dalam


mereka pun masuk


" tuan saya membawa nona muda " ucap Rian dn Daniel hanya menggerakkan tangannya agar Rian keluar


" mami lihat anak perempuan kita sudah datang " ucap Daniel pada Ratna yang sedang memainkan ponselnya

__ADS_1


" siapa sih pi ?" Ratna menaruh ponselnya dan berjalan mendekati Daniel


' seperti tidak asing , siapa sih ?' batin Ratna


" masa mami gak tahu sih " Daniel mencoba mengerjai Ratna


" ih papi mami tuh kayak gak asing gitu sama mukanya " ucap Ratna


' drama apa ini ?? aku harus gimana ??" Syeril kebingungan


" coba mi ingat-ingat lagi " ucap Daniel


" siapa ya " Ratna melihat Syeril lebih dekat bahkan sampai mengitari tubuh Syeril


" selamat malam mami " ucap Syeril akhirnya


' eh , suara ini ?? masa ??' batin Ratna


" Syeril ? " tanya Ratna dan Syeril hanya tersenyum dengan sangat manis


" ya ampun benar ini kamu nak ?? kamu cantik sekali !!! mami sampai pangling " Ratna langsung berhambur memeluk Syeril


" masa sih mi .. malahan lebih cantik mami kok iyakan pi " ucap Syeril


" ih sayang kok kamu bisa aja buat mami jadi tersipu begini " Ratna tersipu


" jadi maksud papi kemarin tuh dia ?" tanya Ratna


" iya .. jadi bla bla " Daniel menceritakan semuanya pada Ratna dari mulai taruhan dan semua yang terjadi


" ohh .. kamu beneran nak mau jadi mantu mami ?" tanya Ratna


" biarkan berjalan sesuai alurnya aja mi .. kalau jodoh semua juga di permudah " ucap Syeril


" tapi kalau bisa jangan lama-lama ya sayang " ucap Ratna


" mami kan Syeril masih muda mi " ucap Syeril


" kamu emang masih muda , tapi Yarga yang sudah bangkotan !!! kamu lihat kevin 2 tahun lebih muda dari dia udah punya 2 anak " ucap Ratna


" mami .. kan Syeril harus wisuda dulu mi kita harus nepatin janji loh " ucap Daniel


" iya juga sih , mami harap kamu sabar ya nak dengan sikap Yarga nanti " ucap Ratna " dan oh ya nanti kalau bisa jangan di KB langsung aja ya mami undah gak sabar pengen punya cucu " smbun Ratna yang membuat Syeril bergidik ngeri


" mmm mami papi , kita ngapain disini ?" tanya Syeril


" sebenarnya papi sengaja pengen ngerjain Yarga .. kamu gak tahu aja selama dua hari ini dia kaya orang stress marah-marah terus " ucap Daniel


' papi gak tahh aja kalau nantinya aku yang bakalan di marahin kak Yarga pi .. pasti nanti aku ... haaaaa gak mau !!! pengen kabur tapi udah terlambat huhuhu ' batin Syeril


" ohh jadi gitu pi .. papi tuh kalau Yarga marah nanti gimana ? " tanya Ratna


" kita umpetin lagi Syeril nya mih biar dia tambah marah nanti " ucap Daniel


" dasar papi seneng banget ngerjain anak " ucap Ratna " ayok nak duduk dulu , pestanya belum dimulai kok" Ratna mengajak Syeril duduk


" mami Syeril kelihatan menor gak ?" tanya Syeril


" tidak sayang kamu cantik sekali , iya kan pi " ucap Ratna jujur


" anak kita mah memang cantik mi " ucap Daniel

__ADS_1


mereka pun berbincang menunggu pesta dimulai


__ADS_2