Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
37. ajakan main


__ADS_3

Suasana sore yang gerimis membuat mood Syeril sedikit ceria saat ini ,rasa capek setelah seharian bekerja hilang seketika karena selain malam ini dia tidak harus ke apartemen Yarga dia juga mempunyai waktu luang sekarang


malam minggu mungkin merupakan malam yang asik pagi setiap remaja yang mempunyai pasangan , malam ini dijadikan malam untuk kencan atau sekedar nongkrong bersama pasangan atau bisa juga dengan teman-teman


tapi berbeda dengan Syeril yang masih jomblo dia hanya ingin tidur dan istirahat , kesibukannya karena mengurus skripsi dan perusahaan membuatnya tidak memiliki waktu untuk istirahat yang baik


namun sayangnya semua tidak sesuai dengan yang dia harapkan karena Vanya mengajaknya nonton malam ini Syeril yang memang tidak bisa menolak hanya mengikuti saja kemana Vanya membawanya


"pokoknya karena besok libur malam ini kita habiskan waktu berdua ya ril !! " ucap Vanya penuh antusias


" iya mba, aku ikut aja apa kata mba " ucap Syeril


" kamu sekalian nginep aja di rumah aku ril ya ya ya !! " ajak Vanya


" hmmm nggak ah mba takut merepotkan orang rumah mba nanti " ucap Syeril menolak


" enggak !!! malahan malam ini aku sendiri di rumah ril ,, mau ya mau !!" ucap Vanya


' duhh gak enak banget ,, aku cuma takut kalau mba Vanya tahu trauma aku .. kalau dia jadi ilfil gimana ?? kalau dia malah jauhi aku gimana ??' batin Syeril


" mba jangan malam ini ya !! kapan-kapan aja nginapnya gimana ?? " tolak Syeril


" kapan ril ?? mumpung besok libur ril !!" ucap Vanya


" ya kapan-kapan aja mba hehehe " ucap Syeril tersenyum hambar


" kalau aku aja yang nginap di kosan kamu gimana ??" ucap Vanya


" mba gak takut rumahnya ada yang bawa nanti ??" ucap Syeril asal


" siapa juga orang sinting yang mau bawa rumah segede gitu !!!!" ucap Vanya


" keong selalu bawa rumah mba " balas Syeril


"Syeril aku lagi gak mau bercanda !! kenapa sih kok kayaknya kamu gak mau kalau aku nginap di kosan kamu?? " ucap Vanya


" hehe enggak kok mba .. ayok kalau maba mau nginap " ucap Syeril mengalah


" yeesss nah gitu dong ril " ucap Vanya


" mba kita jadi nontonnya ?" tanya Syeril


" jadilah !! sekalian kita makan malam ya " ucap Vanya dan Syeril hanya menganggukkan kepala


mereka pun berangkat menuju mall untuk menonton menggunakan mobil Vanya


" mba kita mau nonton apa ? " tanya Syeril


" kalau film horor gimana ??" tanya Vanya balik


" aku sih oke aja , " ucap Syeril


" tapi jangan ah takut " ucap Vanya


' haduh dasar labil .. aku tuh capek sebenarnya ini tuh .. tapi mau gimana lagi haaahh sabar Syeril' batin Syeril


" ya udah mendingan action aja tuh mba biar gak ngantuk juga liatnya " usul Syeril


" iya ya ril , ini juga ada film yang pengen aku tonton banget " ucap Vanya


mereka milih film dan memasuki bioskop


dua jam kemudian mereka keluar dan mencari makan karena perut mereka sudah keroncongan


" ril mau makan apa ?" tanya Vanya


" terserah" jawab Syeril


" kita beli burger aja ya , nanti di bawa pulang " ucap Vanya


"NO mba !! aku gak mau makan junk food !!" bantah Syeril


" ya terus mau makan apa Neneng ?? " tanya Vanya


" pengennya yang pedes gitu mba , tapi gak mau nasi " ucap Syeril


" kita ke restoran Korea aja yuk " ajak Vanya


" NO NO NO !! lidahku lidah Indonesia mba gak mau gak mau " tolak Syeril


" duh ribetnya kalau ngajak bocah makan " gerutu Vanya

__ADS_1


" pengen mie ayam gih mba " ucap Syeril


" jam segini masih ada yang buka gitu ??" tanya Vanya , ia melihat ke jam tangan di tangan kirinya menunjukkan pukul 9 malam


" kalau enggak kita beli kwetiau yang di pinggir jalan aja tuh mba " ucap Syeril


" kamu tahu tempatnya ?? dijamin enak enggak ?? " tanya Vanya


"tahu mba !! aku jamin pasti enak !! " ucap Syeril


" oke kalau gitu ayok " ajak Vanya


mereka pergi menuju tempat penjual kwetiau


setelah mendapatkan kwetiau mereka pulang ke kosan Syeril


sesampainya do kosan Syeril Vanya langsung memarkirkan mobilnya dan keduanya turun dari mobil


" kosan kamu ada laki-lakinya enggak sih Neng ? " tanya Vanya


" katanya ada 2 orang mba kamarnya di bawah kamarku yang satunya dua kamar setelah kamarku " jawab Syeril


" kamu pernah ketemu sama mereka ?" tanya Vanya


" pernah sih sama yang sebelah kamarku mba tapi cuma sebentar " ucap Syeril


" ganteng gak ril ? " tanya Vanya


" good looking lah , mba mau mandi atau mau langsung makan ?" ucap Syeril setelah mereka sudah berada di dalam kamar Syeril


" aku pengen mandi dulu deh ril badan aku pada lengket soalnya " ucap Vanya


" ya udah nih handuknya , ini sikat giginya nanti aku siapin baju ganti buat mba " ucap Syeril memberikan handuk dan sikat gigi yang masih baru pada Vanya , ia memang selalu menyediakan barang-barang itu untuk persiapan jika ada saudara atau teman yang ingin menginap


" makasih ya ril, mba mandi dulu ya " ucap Vanya dan Syeril mengangguk ia langsung menuju lemari guna mencari baju ganti untuk Vanya


beruntung ada salah satu celana yang masih baru san masih kebesaran untuknya


ia juga menyiapkan kwetiau yang mereka beli tadi untuk di santap bersama


" huh seger !! giliran kamu mandi gih Neng !! nanti kita makan bareng " ucap Vanya baru keluar dari kamar mandi


" iya mba , ini bajunya ya aku mau mandi dulu " ucap Syeril ia langsung mengambil senter dan masuk ke dalam kamar mandi


" mba celananya muat nggak ?" tanya Syeril setelah selesai mandi


" muat ril, kamu minjam dari siapa ? " tanya Vanya balik


" punya aku sendiri mba , cuma belum aku kecilin " jawab Syeril


" ayok makan aku udah lapar " ajak Vanya


" iya ayok " ucap Syeril


mereka berdua menyantap makanan mereka keduanya fokus makan hingga ponsel Syeril berbunyi menandakan ada yang menelpon


kring kring kring


' kak Jimy ??' batin Syeril


" halo " jawabnya


' kamu dimana ? ' tanya Jimy di seberang telepon


" di kosan kak" ucap Syeril , sedangkan Vanya hanya melihatnya sambil memakan kwetiau miliknya


' kamu punya waktu luang ? kalau enggak boleh aku main ke kosan kamu ?' tanya Jimy


" jangan kak, aku lagi ada tamu " ucap Syeril


' oh ya ?? kalau besok kamu libur kan ??' tanya Jimy lagi


" libur sih ,tapi nanti lihat sikon ya kak" ucap Syeril


' kita main yuk, kemana gitu ' ajak Jimy


" aku gak janji ya kak, " ucap Syeril


' ya udah kamu pikirkan dulu aja kalau sudah nanti kabari aku ya ' ucap Jimy


" iya kak"

__ADS_1


dan panggilan itu berakhir


" siapa ?" tanya Vanya


" kak Jimy " jawab Syeril


" kenapa katanya ?" tanyanya lagi


" dia ngajak main mba gak tahu kemana " jawab Syeril cuek ia memakan makanannya kembali


" apa dia sering ngajak main gitu ke kamu ??" tanya Vanya


" dua atau tiga kali lah mba ,tapi aku gak pernah mau kenapa gitu ? " tanya Syeril balik


" kalau besok gimana ?" tanya Vanya


" kayaknya aku tolak juga deh mba , aku pengen istirahat besok " ucap Syeril


" NO !! kamua harus terima ajakan dia , nanti aku temenin " ucap Vanya


" gak ah mba , aku tuh butuh istirahat beneran " ucap Syeril


" istirahat kan malam ini bisa ril , tapi liburan juga penting tahu " ucap Vanya


" haah ya emang mau kemana ? " tanya Syeril


" loh dia gak bilang mau ajak kamu kemana tadi ?" tanya Vanya balik


" enggak, dia cuma ngajak aku main keluar gitu aja ," ucap Syeril


" kita ke dupan aja gimana , kita naik wahana seru loh ril " usul Vanya


" masalahnya kak Jimy mau enggak di ajak ke situ?? dia ngizinin enggak kalau mba ikut nanti ??" ucap Syeril


" coba kamu hubungi lagi , terima ajakan dia, terus kamu kasih usul pergi kemana dengan syarat aku harus ikut " ucap Vanya


Syeril pun mengirim pesan kepada Jimy


* kak ayok kalau mau main , kita ke dupan aja ya !! tapi boleh kan aku bawa mba Vanya * isi Pesan Syeril


* iya gak apa-apa , jam 9 aku jemput kamu di kosan * balasan dari Jimy


* aku bareng mba Vanya kak, kita ketemu di sana aja ya ,* Syeril


* NO pakai mobil aku * balas Jimy


" nih mba " Syeril menyodorkan isi pesan dari Jimy


" hmmm ya udah deh ia " ucap Vanya


Syeril pun membalasnya dan kembali fokus pada makanannya


" ril, kamu sama pak Jimy ada sesuatu ya ? " tanya Vanya


" sesuatu apa mba ? " Syeril heran dengan pertanyaan Vanya


" kalian pacaran ya ?" tanya Vanya lagi


" enggak lah mba , aku bukan seleranya kali mba , mba gak liat gak ada yang bagus dari aku mba " ucap Syeril


" kamu tuh Cantik Syeril !! imut tahu , aku juga yang perempuan kesemsem sama kamu " ucap Vanya


" mba ? mba normal kan ?" tanya Syeril dia sedikit mundur kebelakang


" kamu mikir apa sih , aku normal lah !! aku bukan lesbian " ucap Vanya


" habis tadi mba ngomongnya gitu " Syeril kembali ke tempat semula


" tapi bener kamu sama pak Jimy gak ada hubungan apa-apa ?" tanya Vanya


" iya mba !! kami tuh hanya sekedar atasan san bawahan " ucap Syeril


" bagus deh , " ucap Vanya


selesai makan mereka membereskan piring yang tadi di gunakan keduanya kini sedang berbaring di atas kasur


" ril, ceritain dong tentang keluarga kamu , " ucap Vanya


" mba gak bisa ya langsung tidur aja , aku ngantuk mba " ucap Syeril , matanya terasa berat


" ya udah deh ia , tapi besok pagi ceritain ya " ucap Vnya

__ADS_1


" iyaaa" ucap Syeril


dan keduanya terlelap dalam tidur mereka


__ADS_2