
Mansion Utama Wijaya
Daniel baru bangun dari tidurnya saat matahari sedikit naik ,semalam ia baru sampai dari perjalanan bisnis pada jam tiga pagi
ia menuruni tangga dan melangkah menuju dapur meminta pelayanan untuk membuatkan kopi untuknya
setelah memesan kopi ia pun duduk di bangku dekat kolam renang , sedikit meregangkan otot-otot
wajah tuanya masih terlihat tampan di usianya yang sudah hampir menginjak kepala enam itu , dia gemar berolahraga sedari muda hingga tubuhnya tetap gagah walaupun tidak segagah saat masih muda dulu
bisa di bilang Daniel tidak seperti bapak-bapak dengan perut buncit, wajahnya masih terlihat awet muda 10 tahun dari usianya
Wijaya Corp memang sudah berdiri selama 50 tahun , tapi orang tua Daniel lah yang mendirikannya saat berusia 25 tahun baru ia yang mengambil alih sampai sekarang
Daniel yang memang anak semata wayang d tuntut dengan tanggung jawab yang sangat besar dia harus rela bepergian ke banyak tempat , sebenarnya dia memiliki adik angkat yaitu papahnya Kevin ,tapi basik mereka lebih ke kedokteran dan papahnya Kevin menjabat menjadi seorang CEO di salah satu Rumah sakit milik Wijaya Corp
ia mengambil koran untuk menemaninya bersantai , hingga kedatangan Ratna mengajaknya mengobrol
"papi !! mami punya kabar bahagia pi !!!" ucap Ratna berlari penuh antusias ia bahkan tak sadar dengan usianya
" mami pelan-pelan dong ah !! kenapa sih sampe lari-larian gitu ??" seru Daniel
" ih papi , mami tuh terlalu senang pi !!" ucap Ratna
":ya iya kenapa ?? emang apa sih yang membuat mami se senang ini ??" tanya Daniel
" pi tahu gak , kemarin kan ulang tahun Revan nah Yarga bawa seseorang gadis loh pi kemarin !!" jelas Ratna
" siapa ?? palingan juga Vanya !!" ucap Daniel cuek
" ih bukan papi !!! Vanya bahkan gak datang kemarin tuh ,, " ucap Ratna menjebikkan bibirnya
" lah terus siapa mi ? " tanya Daniel
" namanya Syeril pi !!! cantik loh pi !!" ucap Ratna
" ooohhh " ucap Daniel menanggapi
" kok ohh doang sih papi !! dia asisten Yarga loh pi ,kevin Revan san Suci juga kenal sama dia loh pi " jelas Ratna
" Papi udah tahu mi !!!" ucap Daniel sambil membalik halaman koran
" kok papi udah tahu ??" tanya Ratna heran
" apa sih yang gak papi tahu ?? papi tahu semua hal tentang kalian !! " ucap Daniel sombong
__ADS_1
" udah tua juga , sombongnya gak hilang-hilang " ucap Ratna sembari mencubit lengan Daniel
" aduh mami , sakit mi !!!" seru Daniel ia merasa sedikit panas di lengannya
" jelasin pi !! gimana papi bisa tahu !!" ucap Ratna meminta penjelasan
" papi tahunya dari orang suruhan papi mi ,, selama ini papi selalu mengawasi kalian , papi hanya tak mau kejadian dulu terulang lagi mi " ucapan Daniel terhenti ia meminum kopinya
" waktu itu ...." Daniel menceritakan dari awal
" ohh jadi mereka bertemu gak sengaja gitu ya pi ,," ucap Ratna
" iya mi .. Jimy juga sempat mencurigai Syeril bahkan sampai menguntit dia mi , beruntung kini semua kesalahpahaman udah terselesaikan " jelas Daniel
" dasar anak itu !! bisa-bisanya coba gadis sebaik Syeril di curigai kaya gitu !!" omel Ratna ia kesal karena mendengar kalau Jimy sempat mencurigai Syeril
" biarkan saja mi , kan sekarang udah nggak " ucap Daniel
"tapi pi , menurut papi kenapa coba Yarga harus menjadikan Syeril asisten pribadi gitu ?? kan bisa aja dia jadi karyawan di bagian lain gitu " ucap Ratna
" ya mungkin emang lagi butuh kali mi , kan mami tahu perusahaan Yarga itu lagi maju-majunya , mungkin dia lagi repot banget " ucap Daniel
" kalo menurut mami sih bukan pi " ucap Ratna
" emangnya apa menurut mami ?" tanya Daniel
" ah kulkas berjalan kaya dia mana tahu soal cinta mi " ucap Daniel
" nggak mami yakin !! pasti Yarga suka sama Syeril pi !!! kemarin aja dia bisa tertawa gitu kalau bareng Syeril " ucap Ratna
" ya bagus dong kalau gitu !! " ucap Daniel sambil meminum kopinya yang mulai dingin
" ia kan pi !!! pi , gimana kalau kita jodohkan mereka pi " ucap Ratna
" emangnya mami mau menerima Syeril yang bukan dari keluarga konglomerat kaya kita ini ? " tanya Daniel
" ih papi !! mami gak pernah liat orang dari kasta ya !! " ucap Ratna memanyunkan bibirnya
" masalahnya mi , Syeril itu keluarganya juga broken home , belum lagi dia punya banyak adik dia hanya dari kalangan biasa mi !! mami siap kalau nanti mami di cemooh sama teman-teman sosialita mami ?? " jelas Daniel
" udah mami jelasin pi , kalau mami tuh gak pernah liat orang dari kastanya !! mami gak peduli tuh , mami tuh udah kepincut sama kebaikan hatinya pi !!!" ucap Ratna
" uhh istri papi emang selalu baik hati ya " bual Daniel sembari menoel hidung Ratna
" ih papi inget umur udah tua , udah gak pantes buat ngebombal kaya gitu " ucap Ratna dengan wajahnya yang sedikit merona
__ADS_1
" fisik boleh tua mi ,, tapi jiwa papi masih muda " ucap Daniel menaik turunkan alisnya
" tau ah papi , kembali lagi ke Syeril dan Yarga pi gimana kalau kita jodohkan mereka ?" tanya Ratna
" masalahnya emangnya Syeril nya mau gitu sama Yarga ?" tanya Daniel
" kita ikat mereka aja pi , kita jebak gitu " ucap Ratna
" mi itu bukan cinta namanya tapi paksaan , emangnya mami mau nanti Syeril dan Yarga jadi benci sama mami ?" ucap Daniel
" mami tuh udah gak sabar gendong cucu pi , mami juga udah suka pada Syeril " ucap Ratna
" seenggaknya buat mereka itu dekat secara natural tuh mi , kita beri waktu buat Yarga dan Syeril untuk saling dekat dengan sendirinya " jelas Daniel
" mereka bakalan gagal kalo ada Jimy pi , takutnya nanti Syeril malah suka sama Jimy , " ucap Ratna
" mi ,, kalau jodoh gak kemana " ucap Daniel
" pokoknya mereka tuh harus selalu berdua mi ,, gak boleh ada orang ketiga " ucap Ratna
" ya kalau soal itu kan kita bisa atur mi " ucap Daniel menaik-turunkan alisnya
" iya ya pi " ucap Ratna
" oke kalau gitu mami ikut rencana papi , mami akan sabar menunggu sampai mereka saling dekat , tapi kalau mereka gak ada kemajuan gimana pi !" ucap Ratna
" seenggaknya tunggulah sampai Syeril wisuda mi ,, biar gak terlalu membebani dia nantinya " ucao Daniel
" loh dia juga masih kuliah ya pi , mami kira dia udah sarjana loh pi " ucap Ratna kaget
" dia masih kuliah mi , lagi nyusun skripsi , dan hebatnya dia kuliah pakai uang sendiri loh mi ,, gak di bantu sama orang tuanya " ucap Daniel
" oh iya ?? memang mantu idaman ya " ucap Ratna
" pokoknya mami mau Syeril jadi mantu mami pi !!" ucap Ratna lagi
" yaa kita hanya bisa berdoa mi , semoga aja mereka itu jodoh " ucap Daniel
" ya tapikan tetap pi kita juga harus mendekatkan mereka pi ,, biar mereka tuh terbiasa gitu, biar ada rasa di antara mereka pi,, "
" mami tenang aja , papi sudah menyuruh seseorang untuk menyatukan mereka berdua " ucap Daniel
" siapa pi ??" tanya Ratna
" nanti juga mami tahu " ucap Daniel
__ADS_1
mereka pun menikmati suasana pagi bersama