
Sore hari Syeril dan Sesil sudah selesai dengan urusan mall nya, Sesil memutuskan pulang ia bermaksud memesankan ojek online untuk Syeril sesuai janjinya pagi tadi tapi Syeril menolak dia ingin berjalan-jalan di taman dekat mall tersebut ia merasa sedikit mumet dan sumpek dan ingin menyegarkan pikiran nya ..
" yakin nih gak mau dipesenin gojek? " tanya Sesil
" iya mba aku masih mau main , aku lagi sumpek mba ,liat mba belanja aku jadi mumet mba hehe .. tuh di taman depan aku mau selfy dulu.. mbak kalo mau pulang mba duluan aja " jawab Syeril sembari tersenyum
" ya udah deh kamu jangan pulang malem-malem ya , bocah jangan kelayapan malem loh nanti ada yang nyulik hehehe " canda Sesil sambil menoel hidung Syeril
" ihh mba Sesil badan doang aku tuh yang kecil ,umur aku sebenernya udah tua mba " jawab Syeril sembari memanyunkan bibirnya
" ahahha ya lagian kamu tuh kenapa pendek banget sih kaya bocah tau .. tapi ngegemesin sih " Sesil tertawa sembari mencubit pipi Syeril
" ihhhhhh mba Sesil sakit mba nambah melar nanti pipi aku mba " Syeril pun menjebikkan bibirnya
" aku pulang ya adik kecil dadah " pamit Sesil sembari menyodorkan tangan meminta agak Syeril menyalaminya
" iya mba dadah " jawab syeril sembari menyalami tangan Sesil dan melambaikan tangannya menatap kepergian Sesil
Syeril memutuskan untuk jalan-jalan menuju taman ,dia mengelilingi taman itu setelah merasa capek dia memutuskan untuk duduk di bangku yang ada di taman pandangan mata nya menelusuri setiap penjuru taman melihat banyak orang yang lalu lalang di depannya dan melewatinya .
terdengar helaan nafar berat dari Syeril
" banyak orang tapi aku selalu merasa hampa, harus gimana mengobati luka hati ini ?? " Syeril memutuskan memakai masker dan kacamatanya yang ingin ia lakukan adalah menangis dalam diam .. sekuat apa pun ia mencoba untuk tegar ia tetap lah manusia yang mempunyai hati , ia juga bisa merasakan sakit, ia juga bisa merasakan lelah
bagi Syeril ada rasa sakit yang sulit untuk di jelaskan , ada dendam yang harus di selesaikan tapi bagaimana cara agar dendam itu selesai ia bingung sendiri dengan keadaan nya
'capek banget sih harus pura-pura bahagia begini tuh .. kadang pengen gitu mati aja , tapi takut dosa hiks hiks ' batin Syeril
__ADS_1
Sedangkan ditempat lain Yarga yang belum menyadari kalau dompetnya telah di copet masih sibuk dengan ponselnya .. baru setelah ponselnya hampir kehabisan baterai dia menyimpan kembali ponselnya , di lihatnya arloji yang ada di tangan kiri nya
" kalo pulang sekarang yang ada aku hanya bengong di rumah mana jimy gak bisa di hubungi lagi , awas aja kamu jim di biarkan malah ngelunjak " gumam Yarga
ia sampai heran dengan sifat Jimy yang kadang seenaknya sendiri siapa atasan siapa bawahan pikirnya
Yarga pun memutuskan untuk jalan-jalan sebentar di taman yang ada di sebrang jalan dia berkeliling di taman tersebut lalu memutuskan duduk di bangku taman ,di sampingnya ada seorang gadis yang memakai masker dan kacamata yang sedang menunduk .. Yarga mengabaikan nya dan merogoh ponselnya dan sialnya ponselnya telah kehabisan baterai ..
sepuluh menit berlalu suasana di antara kedua nya hanya saling diam hingga Yarga merasa haus dan memutuskan untuk membeli minuman pada penjual asongan yang lewat , dia membeli air mineral dan sedikit cemilan untuk dirinya . namun disaat dia merogoh dompet miliknya dia bingung kemana dompetnya ' hilangkah atau tertinggal? tapi dimna? aduhh kenapa bisa hilang sih ' batin Yarga bingung
" pak berapa semuanya? " tanya Yarga
" 15 rb mas " jawab penjual asongan
" bentar ya pak " Yarga meringis antara malu dan kesal dengan keadaan nya sekarang
' kalau aja jimy tepat waktu menjemput aku kejadian kaya gini gak bakalan terjadi , mau di taruh dimna harga diriku , awas kamu jim .. hah kenapa juga ponselku pakai kehabisan baterai ' batin Yarga
Yarga mencoba mencari di setiap saku jelana dan jaketnya berharap menemukan selembar uang untuk menutupi rasa malunya tapi naas nya tidak ada satupun , dia yang selalu memakai creditcard di setiap transaksi jual-beli nya merutuki kecerobohannya sampai bisa kehilangan dompetnya .. dia memperhatikan sekitarnya melihat ke kanan dan kiri sampai matanya tertuju pada seorang gadis yang memakai masker dan kacamata yang tadi duduk bersamanya , dengan sedikit menekan rasa malu dia menghampiri gadis itu dan meminta tolong padanya .. ia harus menyelamatkan harga dirinya dari rasa malu ini
" dek boleh saya minta tolong padamu? " tanya Yarga
" kenapa kak ada apa? " jawab nya
" boleh pinjam uangmu tidak 15 rb nanti saya ganti " jelas Yarga
Yarga melihat gadis itu sedikit ragu padanya
__ADS_1
' di pasti menganggap ku orang aneh .. aduh Yarga mau di kemanakan mukamu ini ' batin Yarga
" boleh kak ini " setelah menimang sesaat gadis itu memutuskan untuk memberikan uang yang di maksud oleh Yarga hanya 15 rb pikirnya
" makasih dek nanti kakak ganti ya " dan hanya di balas anggukan oleh gadis itu ..
' terimakasih dek kami penyelamatan ku ' batin Yarga
Yarga pun segera membayarkan uang itu kepada penjual asongan yang tadi
setelahnya dia kembali ke bangku taman di samping sang gadis yang telah menolongnya tadi
ia pun berterima kasih dan mencoba basa-basi membicarakan obrolan-obrolan kecil dengannya , walau pun di benak mereka sedang sibuk dengan pikiran masing-masing
Yarga sibuk memikirkan bagaimana caranya ia bisa pulang karena dompetnya hilang , ponsel nya pun kehabisan baterai
' gimana aku bisa pulang kalau begini ? ponsel ku juga .. kenapa pake mati segala .. ini semua karena Jimy ' gumam yarga
ia masih sangat kesal dengan jimy yang tidak menjemputnya di bandara
Sedangkan Syeril memikirkan tentang kegundahan hati nya ia juga terheran melihat lelaki di depannya yang seperti sedang memikirkan sesuatu hingga terlihat kerutan di keningnya
*catatan author :
Hayoo siapa yang pernah ngalamin berada di posisi Yarga ?????
posisi orang itu gak selalu di atas , seperti hal nya roda .. ia akan berputar mengikuti poros nya ada masa nya kita di atas, ada juga kita di bawah .. tugas kita hanya melakukan apa yang sudah di tentukan untuk kita , jangan sombong dengan apa yang kamu miliki karena semua nya hanya titipan dari sang pencipta , jangan juga terlalu meratap karena semua akan indah pada waktu nya
__ADS_1
terimakasih sudah mampir , tetap dukung author ya 🙏🙏🙏🙏