
#Syeril Vop
Syeril sedang bersiap di dalam kamar perasaan dag dig dug tak karuan setelah mendapat notifikasi pesan di ponselnya kalau rombongan Yarga sudah dekat dengan lokasi rumahnya
' tenang Syeril .. jangan gugup !! haaaa tapi gak bisa !! was-was gini .. nanti aki harus ngapain ??' gumam Syeril
" kak Eril kenapa sih ?"Agam pusing melihat kakaknya mondar-mandir gak karuan
" dek .. haaaaaa kamu gak bakalan tahu " ucap Syeril
" dih kakak aneh " ucap Agam
" Wildan mana ? " tanya Syeril
" di depan bareng ibu sama bapak " jawab Agam
terdengar suara klakson mobil dari luar yang mana membuat Syeril tambah dag dig dug
' tunggu aku tuh dag dig dug mau di lamar atau mau ketemu kak Yarga nantinya .. keduanya sih ' batin Syeril
tok tok tok ( ketukan pintu )
"siapa ?" tanya Agam dari dalam kamar
" ini Dian " ucap Dian
entah mengapa Syeril merasa sedikit lega
" bukain pintunya dek " titah Syeril
" kak rombongan sudah datang , kakak di surih siap-siap " Dian memberitahu kedatangan Yarga dan rombongan
" huhhhh .. iya nanti kakak siap-siap" ucap Syeril
' bisa Syeril !! ini akan cepat selesai tenang aja ' gumam Syeril
" deg degan ya kak ?" tanya Dian
" iya neng , dulu kamu gini gak ?" Syeril sengaja mengajak Dian ngobrol untuk menghilangkan kegugupannya
" sama aja kak, semua wanita pasti mengalaminya kan " ucap Dian
' benar kata Dian .. semua wanita mengalaminya ' batin Syeril
seketika ia merasa tenang kembali
#Syeril Vop end
keluarga Yarga kini sudah duduk di ruang tamu bersama keluarga Syeril
raut wajah Wati berubah menjadi kaget saat melihat banyaknya mobil berjejer di halaman rumahnya
__ADS_1
banyak sekali pertanyaan dibenaknya
siapa sebenarnya calon mantunya ini ? apa mereka orang kaya ? itulah yang terngiang-ngiang di pikirannya
tidak banyak orang yang ikut berkumpul malam ini , para pengawal hanya berjaga diluar dan tetangga pun banyak yang tidak tahu
dan untuk yang jadi wali Syeril sudah meminta tolong kepada pamannya Ipin karena Dani tidak ada di kota ini
sedari tadi Yarga hanya diam dan menjadi pendengar hanya Daniel dan Ratna yang asik mengobrol dengan orang tua Syeril
" maafkan jika kedatangan kami yang secara tiba-tiba ini " ucap Daniel
" tidak apa-apa tuan , maafkan juga jika jamuan kami kurang berkenan di hati anda " ucap Tedi
" tidak pak, jangan panggil saya tuan panggil saja Daniel sebentar lagi kita kan akan menjadi besan " ucap Daniel
" hahaha itu terserah Syeril saja .. kami sebagai orang tua hanya bisa memberikan restu " ucap Tedi
" nak ?" Tedi menanyakan nama Yarga
" Yarga pak " Yarga menjawab dengan sesopan mungkin
" iya , nak Yarga memangnya kamu siap menerima segala kekurangan Syeril anak saya , kamu gak malu jika nantinya kamu di cemooh orang karena putri saya tidak sederajat dengan mu nak ?? " tanya Tedi
" keluarga kami tidak memandang orang dari derajat kasta pak , saya sungguh-sungguh ingin mempersunting anak bapak " ucap Yarga
sedangkan di belakang Jimy dan Kevin sama-sama menahan tawa mendengar jawaban Yarga mereka tidak menyangka Yarga bisa sepuitis ini
dan Wati pun melangkah ke kamar Syeril
" Agam , Dian keluar dulu ibu mau bicara sama kakak kalian " Wati menyuruh mereka keluar
" jujur sama ibu kamu gak dijadiin istri kedua kan ? kamu gak jual diri kan ?? kamu mau malu-maluin ibu kan nantinya ?? " Wati memberondong Syeril dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak masuk akal menurut Syeril
" enggak bu , Syeril gak ada niatan untuk malu-maluin ibu " bantah Syeril
" terus kenapa kamu nyari suami yang gak sepadan dengan kita aja ?? kamu mau kalau nantinya kamu di jadiin pembantu di rumah mereka ??" kata-kata Wati semakin menyakiti hati Syeril
' ternyata memang ibu gak pernah sayang pada ku .. tega banget ibu berpikir negatif seperti itu pada anaknya sendiri ?? kenapa bu ?? sebegitu susah kah bu untuk berpikir positif padaku bu ?? padahal aku selalu menuruti apa yang ibu mau bu ' batin Syeril
air mata Syeril sudah tidak bisa di bendung lagi
" bu , aku dan mas Yarga itu sudah lama kenal .. dia atasan aku di tempat aku bekerja , dia juga masih bujangan bu belum menikah sama sekali " ucap Syeril dengan air mata di pipinya
" sudah hapus air matamu !! ibu kan cuma bertanya saja .. ibu cuma gak mau kamu mencoreng nama ibu .. siap-siap kamu di panggil sama keluarga calon suamimu " ucap Wati , tidak kah ia merasa bahwa kata-katanya sangat kejam ?? tidak kah ia memikirkan perasaan Syeril ??
' cuma ibu bilang ?? ibu gak tau sakitnya hati aku bu .. anak emas ibu yang sudah mencoreng nama ibu tapi ibu biasa aja .. sedangkan aku ?? entah harus sesabar apa lagi bu aku ngadepin ibu ' batin Syeril
" jangan lupa nanti minta mas kawin yang banyak .. calon suami mu kaya raya , jangan pelit sama adik-adik mu nanti " ucap Wati sebelum berjalan meninggalkan Syeril
' aku hanya di jadikan atm berjalannya saja hiks ' batin Syeril
__ADS_1
Syeril segera menghapus air matanya dan dengan cepat ia membenarkan makeup nya
ia tegarkan lagi hatinya untuk melangkah menemui calon suaminya di depan
" nah .. ini dia Syeril , duduk nak disini " ucap Tedi
tatapan mata Yarga dan Syeril bertemu , senyum manis Syeril berikan untuk Yarga yang mana membuat semburat merah muncul di wajah datar Yarga
" rupanya pengantin sudah mulai saling kode ya " celetuk Jimy
mendengar itu Yarga langsung memelototi Jimy dan hal itu membuat semua orang menertawakan tingkah mereka
" bagaimana neng , nak Yarga beserta keluarganya datang kemari untuk meminang mu .. apa kamu menerimanya ?" tanya Tedi
dengan gugup Syeril hanya mengangguk
" Alhamdulillah , Syeril menerima pinangan mu nak .." ucap Tedi
" selanjutnya kita bisa bicarakan kapan tepatnya tanggal pernikahan di lakukan " sambung Tedi
" kami sudah mengurus semuanya pak, lusa mereka akan melangsungkan pernikahan .. kami kesini sekalian menjemput keluarga agar ikut ke sana " ucap Daniel
" apa tidak terlalu terburu-buru ? " tanya Tedi
" tidak pak, justru lebih cepat lebih baik " ucap Ratna
" bagaimana neng kamu setuju ?" tanya Tedi pada Syeril
" neng ikut apa baiknya aja pak" ucap Syeril
" ya sudah .. kalau memang ini permintaan kalian kami hanya bisa menuruti " ucap Tedi akhirnya
" baiklah kita lanjutkan dengan simbolis tukar cincin ya , dan ini sayang bunga ini pemberian dari mami " ucap Ratna ia menyodorkan cincin untuk Syeril dan Yarga beserta buket bunga yang sangat indah
Yarga memberikan bunga dan mengambil cincin untuk dikenakan di jari manis Syeril
mungkin karena terlalu gugup ia sampai menjatuhkan cincinnya
" rilex Yar , jangan gugup jatuh kan jadinya " celetuk Jimy dan Yarga hanya membalasnya dengan lirikan tajam
pemasangan cincin keduanya telah selesai kini tinggal sesi foto
" merapat Yar , senyum nya mana Yar " Jimy heboh sendiri
" kak Jimy gak ikut di foto ?" tanya Syeril
" gak nanti aja , kita bertiga aja " tolak Jimy
" sini Jim !! biar yang lain yang fotoin !!" titah Yarga
" oke deh oke .. " Jimy memberikan ponselnya pada orang lain dan ia ikut berfoto bersama
__ADS_1
setelah selesai sesu foto mereka pun berbincang untuk mengakrabkan satu sama lainnya