
seperti janjinya kemarin Suci membawa Syeril jalan-jalan di mall , anak-anak di titipkan kepada pengasuh mereka karena kebetulan hari ini Kevin juga sedang cuti jadi Suci leluasa untuk meninggalkan mereka
" mi .. kita ke tas dulu atau ke perhiasan dulu ?" tanya Suci
" ke tas aja dulu nak .. pilihkan yang bagus untuk Syeril ya " ucap Ratna
" siap mi .. ayok ril " Suci mengandeng tangan Syeril
mereka memasuki toko tas yang terkenal
" selamat siang Nonya " manajer menyapa Ratna karena ia merupakan pelanggan VIP disana , bahkan sebenarnya mall itu milik Daniel
" tolong berikan pelayanan yang baik untuk putri -putri ku " titah nya
" baik Nyonya " manajer itu mengangguk dan mempersilahkan semua untuk duduk di kursi khusus VIP
mereka juga menutup toko agar tidak ada yang mengganggu nantinya
" Ril .. yang ini bagus nih lucu di kamu " Suci memberikan tas selempang berwarna peach
Syeril melotot melihat bandrol yang tertera di tas itu
' ha ha ha lucu banget mba .. 1 kali gajiku aja gak sanggup buat membayarnya ' batin Syeril
" mba ini terlalu mahal .. cari yang sedikit murah aja ya " Syeril sedikit berbisik
" ril .. calon suami kamu tuh crazy rich !! kamu mau beli semua tas yang ada di toko ini juga gak akan habis uang kak Yarga , tenang aja ril " Suci menjelaskan
" tapi itu pemborosan mba , buat apa beli banyak-banyak ?" tanya Syeril
" dengerin ya .. kamu itu akan jadi istri seorang CEO !! penampilan kamu itu di utamakan .. kamu gak lihat gimana penampilan mami ? sehari aja mami tuh bisa pakai 2 sampai 4 tas ril .. jadi itu hal wajar " ucap Suci
" ingat ril .. kamu harus menjaga nama baik suamimu nanti .. kita beli ini itu juga demi menjaga nama baik mereka ril " sambung Suci
" oh gitu .. ya sudah terserah mba aja lah , aku gak terlalu tahu tentang tas " Syeril memilih mengalah dari pada harus mendengar ocehan Suci
" ya udah kamu duduk aja gih .. biar mba yang ngurus " Suci menyuruh Syeril duduk dn Syeril menuruti
" tolong bungkus semua yang ada di rak ini dan ini dan oh ya .. yang di atas juga " Suci memberi perintah kepada kepada manajer
'what ??? sebanyak itu .. aduh mba Suci !! gak perlu sebanyak itu kali mba !! ini kelewatan namanya ' Syeril shock
" baik Nona " manajer menurut dan menyuruh para pelayan untuk membungkusnya
' ini juga bu menejer , main ia aja .. tanya dulu ke bu .. akunya mau apa enggak ' Syeril meringis
" mi .. mami ada yang ingin di beli lagi gak ? " tanya Suci
__ADS_1
" enggak nak , kita kan cuma belanja untuk Syeril aja " jawab Ratna
" ya sudah mi kita pindah toko yuk " ajak Suci
" loh mba gak belanja ?" tanya Syeril
" enggak .. ini kan buat kamu , aku belum pengen tas .. nanti aja beli perhiasan , yuk kita pindah " Suci mengajak Syeril
" terus tasnya gimana mba ? " tanya Syeril
" nanti mereka langsung kirim ke mansion , udah yok " Suci menarik tangan Syeril untuk mengikutinya
' lah .. terus bayarnya gimana ?? kan kita belum bayar ' batin Syeril ia tidak tahu bahwa semuanya sudah di bayar penuh oleh Daniel karena Daniel yang punya tempat
" nak , kalau boleh tahu kalian sudah punya cincin belum untuk tunangan ?" tanya Ratna
" mmm belum mi , tapi kak Yarga memberikan ini mi ," Syeril menunjukkan kalung pemberian Yarga
" waw sejak kapan kamu pakai itu ril ? bagus banget loh .. pintar juga kak Yarga milihnya " Suci terkejut
" mungkin karena aku sering pakai baju dengan kerah tinggi mba jadi gak keliatan " ucap Syeril sembari tersipu
' ohh jadi ini maksudnya kamu meminta waktu pada mami ,, sepertinya cara kamu sukses nak .. Syeril menyukai pemberian mu ' batin Ratna
" ohh kalau begitu kita pisahin aja ya nak , kita beli cincin untuk tunangan sekalian untuk akad nanti ya " ucap Ratna
" tenang ril .. semua gak akan terlambat percaya deh " Suci menenangkan
" ya sudah mami mau hubungi Yarga , untuk ngukur jarinya , nak kamu umpetin Syeril ya nantinya , mereka kan belum boleh bertemu " Ratna langsung memanggil nomor Yarga
" siap mi " jawab Suci
* halo nak, bisa luangkan waktumu sebentar , mami dan Syeril lagi di toko perhiasan nak , kita mau pesan cincin untuk nanti * ucap Ratna
* bisa mi , nanti Yarga ke situ * jawab Yarga
* kami tunggu ya nak * tut .. panggilan itu berakhir
"ayok kita duluan kesana , nanti Yarga nyusul " mereka pun pergi ke toko perhiasan
" selamat datang Nyonya " manajer menyapa Ratna
" tolong keluarkan koleksi terbaru untuk putri saya " titah Ratna " oh ya kami juga ingin memesan cincin 2 pasang , " sambung Ratna
manajer itu memerintah pegawai untuk menuruti permintaan mereka
" Nonya ini keluaran terbaru yang kami miliki " ucap manajer
__ADS_1
Ratna memeriksanya
" bungkus semuanya !! kirimkan ke mansion " titah Ratna
' lama-lama aku kena serangan jantung !! kenapa sih mereka gampang banget ngomong gitu .. seberapa sultan sih mereka ' batin Syeril
" baik Nyonya " ucap Manajer " Nona silahkan ikut kami biarkan kami mengukur lingkar jari anda " ucap Manajer
Syeril meminta persetujuan dari Ratna dan Ratna memberikan izin melalui anggukan kepalanya
" sudah nak ?" Ratna bertanya setelah Syeril selesai
" sudah mi " jawab Syeril
" nak ajak Syeril pergi dari sini .. sebentar lagi Yarga kayaknya datang " Ratna menyuruh Suci untuk membawa Syeril
" siap mi .. kita ke cafe aya ril .. mba pengen beli boba nih " ucap Suci
" terus mami di tinggal sendirian di sini ?" tanya Syeril
" gak apa-apa sayang .. nanti mami nyusul ke tempat mu " ucap Ratna
" beneran mi ?" Syeril sedikit hawatir
" iya .. nanti pesenin juga buat mami ya " Ratna memberi pengertian untuk Syeril
" ya udah kalo gitu mi .. nanti kita ketemu di sana ya mi " ucap Syeril
" iya sayang , Suci jagain Syeril ya " titah Ratna
" siap ibunda Ratu " Suci pura-pura membungkuk untuk mendalami peran
Suci membawa Syeril untuk mencari cafe tapi bukannya ke cafe Suci malah membawa Syeril ke toko pakaian dalam
" mba katanya mau ke cafe , kok malah ke sini sih " Syeril sedikit kesal karena di ajak mampir ke tempat yang menurutnya memalukan
" loh ya gak apa-apa ril ..kan nanti kamu juga butuh yang beginian " ucap Suci dengan gamblang
" aku juga sudah punya mba banyak di lemari tuh " ucap Syeril
" iya aku tahu , tapi aku yakin kamu belum punya yang begitu kan ? " Suci menunjuk Deretan lingerie
" ya emangnya buat apa ? baju kurang bahan gitu .. tipis banget lagi " ucap Syeril polos
" aduh .. kamu diam aja ya .. nanti aku yang pilihin .. udah kamu duduk aja stand by di situ " Suci menyuruh Syeril duduk kembali
' pasti langsung borong satu etalase coba ' batin Syeril
__ADS_1
dan benar saja Suci meminta pelayan untuk membungkus semua deretan lingerie itu