Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
70. belanja ala sultan


__ADS_3

seperti janjinya kemarin Suci membawa Syeril jalan-jalan di mall , anak-anak di titipkan kepada pengasuh mereka karena kebetulan hari ini Kevin juga sedang cuti jadi Suci leluasa untuk meninggalkan mereka


" mi .. kita ke tas dulu atau ke perhiasan dulu ?" tanya Suci


" ke tas aja dulu nak .. pilihkan yang bagus untuk Syeril ya " ucap Ratna


" siap mi .. ayok ril " Suci mengandeng tangan Syeril


mereka memasuki toko tas yang terkenal


" selamat siang Nonya " manajer menyapa Ratna karena ia merupakan pelanggan VIP disana , bahkan sebenarnya mall itu milik Daniel


" tolong berikan pelayanan yang baik untuk putri -putri ku " titah nya


" baik Nyonya " manajer itu mengangguk dan mempersilahkan semua untuk duduk di kursi khusus VIP


mereka juga menutup toko agar tidak ada yang mengganggu nantinya


" Ril .. yang ini bagus nih lucu di kamu " Suci memberikan tas selempang berwarna peach


Syeril melotot melihat bandrol yang tertera di tas itu


' ha ha ha lucu banget mba .. 1 kali gajiku aja gak sanggup buat membayarnya ' batin Syeril


" mba ini terlalu mahal .. cari yang sedikit murah aja ya " Syeril sedikit berbisik


" ril .. calon suami kamu tuh crazy rich !! kamu mau beli semua tas yang ada di toko ini juga gak akan habis uang kak Yarga , tenang aja ril " Suci menjelaskan


" tapi itu pemborosan mba , buat apa beli banyak-banyak ?" tanya Syeril


" dengerin ya .. kamu itu akan jadi istri seorang CEO !! penampilan kamu itu di utamakan .. kamu gak lihat gimana penampilan mami ? sehari aja mami tuh bisa pakai 2 sampai 4 tas ril .. jadi itu hal wajar " ucap Suci


" ingat ril .. kamu harus menjaga nama baik suamimu nanti .. kita beli ini itu juga demi menjaga nama baik mereka ril " sambung Suci


" oh gitu .. ya sudah terserah mba aja lah , aku gak terlalu tahu tentang tas " Syeril memilih mengalah dari pada harus mendengar ocehan Suci


" ya udah kamu duduk aja gih .. biar mba yang ngurus " Suci menyuruh Syeril duduk dn Syeril menuruti


" tolong bungkus semua yang ada di rak ini dan ini dan oh ya .. yang di atas juga " Suci memberi perintah kepada kepada manajer


'what ??? sebanyak itu .. aduh mba Suci !! gak perlu sebanyak itu kali mba !! ini kelewatan namanya ' Syeril shock


" baik Nona " manajer menurut dan menyuruh para pelayan untuk membungkusnya


' ini juga bu menejer , main ia aja .. tanya dulu ke bu .. akunya mau apa enggak ' Syeril meringis


" mi .. mami ada yang ingin di beli lagi gak ? " tanya Suci

__ADS_1


" enggak nak , kita kan cuma belanja untuk Syeril aja " jawab Ratna


" ya sudah mi kita pindah toko yuk " ajak Suci


" loh mba gak belanja ?" tanya Syeril


" enggak .. ini kan buat kamu , aku belum pengen tas .. nanti aja beli perhiasan , yuk kita pindah " Suci mengajak Syeril


" terus tasnya gimana mba ? " tanya Syeril


" nanti mereka langsung kirim ke mansion , udah yok " Suci menarik tangan Syeril untuk mengikutinya


' lah .. terus bayarnya gimana ?? kan kita belum bayar ' batin Syeril ia tidak tahu bahwa semuanya sudah di bayar penuh oleh Daniel karena Daniel yang punya tempat


" nak , kalau boleh tahu kalian sudah punya cincin belum untuk tunangan ?" tanya Ratna


" mmm belum mi , tapi kak Yarga memberikan ini mi ," Syeril menunjukkan kalung pemberian Yarga


" waw sejak kapan kamu pakai itu ril ? bagus banget loh .. pintar juga kak Yarga milihnya " Suci terkejut


" mungkin karena aku sering pakai baju dengan kerah tinggi mba jadi gak keliatan " ucap Syeril sembari tersipu


' ohh jadi ini maksudnya kamu meminta waktu pada mami ,, sepertinya cara kamu sukses nak .. Syeril menyukai pemberian mu ' batin Ratna


" ohh kalau begitu kita pisahin aja ya nak , kita beli cincin untuk tunangan sekalian untuk akad nanti ya " ucap Ratna


" tenang ril .. semua gak akan terlambat percaya deh " Suci menenangkan


" ya sudah mami mau hubungi Yarga , untuk ngukur jarinya , nak kamu umpetin Syeril ya nantinya , mereka kan belum boleh bertemu " Ratna langsung memanggil nomor Yarga


" siap mi " jawab Suci


* halo nak, bisa luangkan waktumu sebentar , mami dan Syeril lagi di toko perhiasan nak , kita mau pesan cincin untuk nanti * ucap Ratna


* bisa mi , nanti Yarga ke situ * jawab Yarga


* kami tunggu ya nak * tut .. panggilan itu berakhir


"ayok kita duluan kesana , nanti Yarga nyusul " mereka pun pergi ke toko perhiasan


" selamat datang Nyonya " manajer menyapa Ratna


" tolong keluarkan koleksi terbaru untuk putri saya " titah Ratna " oh ya kami juga ingin memesan cincin 2 pasang , " sambung Ratna


manajer itu memerintah pegawai untuk menuruti permintaan mereka


" Nonya ini keluaran terbaru yang kami miliki " ucap manajer

__ADS_1


Ratna memeriksanya


" bungkus semuanya !! kirimkan ke mansion " titah Ratna


' lama-lama aku kena serangan jantung !! kenapa sih mereka gampang banget ngomong gitu .. seberapa sultan sih mereka ' batin Syeril


" baik Nyonya " ucap Manajer " Nona silahkan ikut kami biarkan kami mengukur lingkar jari anda " ucap Manajer


Syeril meminta persetujuan dari Ratna dan Ratna memberikan izin melalui anggukan kepalanya


" sudah nak ?" Ratna bertanya setelah Syeril selesai


" sudah mi " jawab Syeril


" nak ajak Syeril pergi dari sini .. sebentar lagi Yarga kayaknya datang " Ratna menyuruh Suci untuk membawa Syeril


" siap mi .. kita ke cafe aya ril .. mba pengen beli boba nih " ucap Suci


" terus mami di tinggal sendirian di sini ?" tanya Syeril


" gak apa-apa sayang .. nanti mami nyusul ke tempat mu " ucap Ratna


" beneran mi ?" Syeril sedikit hawatir


" iya .. nanti pesenin juga buat mami ya " Ratna memberi pengertian untuk Syeril


" ya udah kalo gitu mi .. nanti kita ketemu di sana ya mi " ucap Syeril


" iya sayang , Suci jagain Syeril ya " titah Ratna


" siap ibunda Ratu " Suci pura-pura membungkuk untuk mendalami peran


Suci membawa Syeril untuk mencari cafe tapi bukannya ke cafe Suci malah membawa Syeril ke toko pakaian dalam


" mba katanya mau ke cafe , kok malah ke sini sih " Syeril sedikit kesal karena di ajak mampir ke tempat yang menurutnya memalukan


" loh ya gak apa-apa ril ..kan nanti kamu juga butuh yang beginian " ucap Suci dengan gamblang


" aku juga sudah punya mba banyak di lemari tuh " ucap Syeril


" iya aku tahu , tapi aku yakin kamu belum punya yang begitu kan ? " Suci menunjuk Deretan lingerie


" ya emangnya buat apa ? baju kurang bahan gitu .. tipis banget lagi " ucap Syeril polos


" aduh .. kamu diam aja ya .. nanti aku yang pilihin .. udah kamu duduk aja stand by di situ " Suci menyuruh Syeril duduk kembali


' pasti langsung borong satu etalase coba ' batin Syeril

__ADS_1


dan benar saja Suci meminta pelayan untuk membungkus semua deretan lingerie itu


__ADS_2