Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
23. mata-mata


__ADS_3

Setelah sampai di PT Sanjaya ketiganya langsung memasuki lobi perusahaan


Syeril merasa risih melihat tatapan para karyawan wanita yang memuja Yarga dan Jimy kupingnya juga terasa panas saat ada karyawan yang berbisik membicarakan dirinya juga


'gila pak Yarga tambah cool aja ya tambah suka aku ' karyawan A


' pak Jimy juga tampan sekali ya !! ' karyawan B


' tapi siapa perempuan yang bersama mereka ? apa karyawan baru ?? karyawan C


Obrolan mereka terhenti karena seruan dari Vanya


" Dia itu asisten Pribadi pak Yarga .. namanya Syeril !! " seru Vanya


" eh bu Vanya .. selamat pagi bu " karyawan C ia sedikit kikuk karena ketahuan oleh Vanya


" pagi !! kenapa kalian masih disini kalian gak takut di tegur pak Jimy nanti " ucap Vanya


" iya bu ini kami mau ke ruangan kami bu .. kami permisi bu " ucap karyawan C , Vanya pun hanya mengangguk saja


Vanya pun segera menyusul Yarga dan yang lain menuju lift


di dalam lift


" apa kamu kesiangan Vanya ?" ucap Jimy


" oh tidak pak saya cuma habis keluar dulu beli kopi " jawab Vanya sembari mengangkat copi yang tadi ia beli


" kamu mau Syeril ?? " tanya Vanya pada Syeril


" enggak mba saya gak biasa ngopi " ucap Syeril


" ya udah kalo gitu " ucap Vanya


setelah lift sampai Jimy langsung mengintruksi Syeril untuk ikut ke ruangan miliknya


" Syeril bisa ke ruangan saya sebentar !! " titah Jimy


" iya pak " ucap Syeril , sedangkan Yarga mengernyit bingung karena mendengar ucapan Jimy


' mau apa dia ?? kenapa dia membawa Syeril ke ruangannya ?? ' Gumam Yarga dalam hati tapi kemudian dia segera melupakannya dan menganggap mungkin itu hanya soal tugas Syeril yang akan di jelaskan oleh Jimy


setelah masuk di ruangan Jimy


Syeril langsung duduk di depan meja kerja Jimy


" Syeril ada yang ingin saya bicarakan dengan kamu !! " ucap Jimy memulai pembicaraan

__ADS_1


" iya pak ada apa ? " tanya Syeril


" siapa wanita yang ada di foto itu ? " tanya Jimy sembari menunjukkan sebuah foto yang dia dapatkan kemarin malam , sedangkan Syeril merasa kaget karena Jimy menunjukkan foto dirinya dan bu Susan saat dia mengunjungi rumah bu Susan


' dari mana pak Jimy mendapatkan foto itu ?? tunggu !!!! itu artinya selama ini aku di ikuti ?? aku di mata-matai begitu ?? ' batin Syeril


#flashback kemarin malam


Setelah pulang dari kantor Yarga, Syeril memutuskan untuk mengunjungi rumah bu Susan karena ingin membicarakan mengenai pekerjaan barunya ini dengannya , sebelumnya ia jiga sudah menghubungi bu Susan lewat ponsel bahwa ia ingin berkunjung .. mereka pun bercengkrama di teras depan


" Bu .. apa pilihan saya salah telah menerima pekerjaan ini ? " tanya Syeril


" memang kamu bekerja di bagian apa ril ? tanya bu Susan


" saya jadi asisten pribadi bu , asisten pribadi CEO !! " ucap Syeril


" loh bukannya kamu melamar untuk magang ? kenapa di jadikan asisten pribadi ril ? " tanya bu Susan ke dua kalinya


" itu dia bu .. saya jadi bingung , tapi saya tergoda karena gajinya bu hehehehe .. selain itu pak Yarga juga menawarkan bahwa masa magang saya itu menjadi masa percobaan bu .. kalo saya mumpuni nanti saya langsung di angkat karyawan tetap " ucap Syeril panjang lebar


" hahahaha Syeril kamu ini kalau soal uang saja langsung semangat " ucap bu Susan sembari tertawa kepada Syeril


" Saya kan Realistis bu .. tidak saya pungkiri kalau saya itu sangat butuh uang bu " ucap Syeril


" kamu memang benar Syeril , tapi apa kamu sudah yakin dengan keputusan kamu ?? menjadi asisten pribadi itu tidak mudah .. kamu harus selalu siap sedia untuk atasanmu nanti ril " tanya bu Susan


" siap tidak siap bu .. saya harus lakukan , saya tidak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini bu " ucap Syeril


" tapi bu bagaimana dengan pekerjaan saya di TK ?? apa saya harus berhenti atau tidak ?? " tanya Syeril


" lebih baik sekarang kamu fokus saja pada tugas magangmu itu ril , kalau kamu lulus dan menjadi karyawan tetap di sana kan bagus .. dan kalau pun nantinya kamu tidak lulus kamu bisa kembali kerja di TK " jelas bu Susan


" terimakasih bu Susan .. bu Susan memang baik sekali " ucap Syeril sembari memeluk bu Susan


Mereka pun mengobrol santai layaknya ibu dan anak , tanpa mereka sadari sedari tadi Jimy mengawasi dan memotret mereka .. ia yang merasa curiga pada Syeril mengikuti Syeril diam-diam dan membuntutinya sampai ke rumah bu Susan


' kamu tidak akan lepas dari pengawasan ku gadis kecil .. siap-siap saja besok kamu akan aku interogasi .. dan lagi siapa yang dia temui malam-malam begini ?? haruskah bertemu malam-malam begini ?? kamu memang patut di curigai karena tingkahmu ini sangat mencurigakan ' gumam Jimy


Setelah puas mengobrol dengan bu Susan Syeril pun langsung pamit dan pulang ke kontrakannya


#flashback off


" oh dia Guru TK di tempat kerja saya yang dulu pak , namanya bu Susan .. saya mengunjunginya karena ada keperluan sedikit dengan dia pak " ucap Syeril tenang


"apa yang kamu bicarakan dengannya Syeril ? " tanya Jimy


"haruskah saya memberi tahu anda pak ?" tanya balik Syeril

__ADS_1


" kamu hanya harus menjawabnya Syeril !! kenapa kamu malah balik bertanya ?? " ucap Jimy sedikit meninggi


" maaf pak itu ranah pribadi saya , saya kira saya tidak harus menceritakan hal pribadi saya kepada anda " ucap Syeril


' keras kepala sekali gadis ini !! kita lihat sampi mana kamu akan tetap teguh pada pendirianmu itu ' batin Jimy


" kamu harus menceritakannya Syeril !! bisa saja kamu membocorkan rahasia perusahaan pada wanita itu !!! " ucap Jimy


" rahasia ? maksud pak Jimy apa ? saya tidak mengerti ? " ucap Syeril ia bingung mendengar ucapan Jimy


" iya bisa saja kamu dan wanita itu berkomplotan untuk menjatuhkan perusahaan ini " ucap Jimy enteng


' apa katanya ?? aku komplotan ?? jadi aku di tuduh jadi mata-mata bagitu .. aku di tuduh mau menghancurkan perusahaan ini begitu maksudnya ?? ' batin Syeril


" pak Jimy menuduh saya ?? " ucap Syeril


" saya hanya curiga bukan menuduh !! " ucap Jimy


' bukan katanya ?? jelas-jelas tadi dia menuduhku !!!! ' batin Syeril


" begini ya pak Jimy .. saya tidak seperti yang anda tuduhkan !! saya juga tidak mengerti apa salah saya sehingga saya di tuduh begitu oleh anda !! saya hanya bertemu dengannya untuk mengobrol sebentar masalah pekerjaan saya di TK untuk kedepannya sudah hanya begitu " ucap Syeril pipinya memerah menahan amarah ia sangat tidak terima karena di tuduh yang tidak-tidak oleh Jimy


" sekali lagi saya tegaskan saya tidak menuduh !! " ucap Jimy


" bagaimana bukan menuduh !! tadi anda bilang kalau saya berkomplot dengan bu Susan !! apa namanya kalau bukan menuduh ?? kenapa juga anda mencurigai saya pak ? " ucap Syeril panjang lebar


" ya bisa saja kan ?? bagaimana saya tidak curiga .. Yarga baru sebentar mengenalmu tapi langsung mempercayaimu bahkan dia juga menawarkan pekerjaan sebagai asisten pribadi untuk dirinya .. apa yang kamu sembunyikan dari saya Syeril siapa kamu sebenarnya ?? siapa yang menyuruhmu ?? apa wanita yang di foto itu ?? " ucap Jimy sedikit berteriak


' apa ?? jadi hanya karena alasan itu dia mencurigai aku .. aku bahkan bertemu dengan Kak Yarga secara tidak sengaja .. tapi dia malah menuduhku kalau aku orang adalah suruhan untuk menghancurkan perusahaan ini .. apa dia tidak keterlaluan ya ' batin Syeril


" pak Jimy !! saya tekankan sekali lagi semua yang anda tuduhkan kepada saya itu tidak benar !! saya bertemu dengan pak Yarga secara tidak sengaja itu pun karena dia meminjam uang pada saya kalau soal dia menjadikan saya asisten pribadinya saya juga tidak tahu menahu , bukankah kalian sendiri yang menawarkannya .. saya kan hanya melamar magang di sini pak !!! jelas Syeril panjang lebar


" tap- .... " ucapan jimy terpotong karena suara interkom dari telepon kantornya


*Jim apa sudah selesai ?? kalau sudah selesai perintahkan Syeril ke ruangan saya !!* Yarga


' sial !! kenapa Yarga mengganggu sih .. ' batin Jimy


* baik tuan* ucap Jimy


Syeril yang mendengarnya tanpa menunggu perintah jimy langsung melangkah keluar , namun ia sedikit mengeluarkan kata-kata yang membuat Jimy serasa tertohok


" saya tahu pak saya bukanlah dari kelas atas dari kebanyakan yang bekerja di sini !! tapi saya tidak berhak di curigai secara membabi buta seperti ini oleh anda , hanya karena alasan seperti yang anda katakan tadi , saran saya anda jangan langsung menuduh yang tidak-tidak pak .. kenali dulu orangnya pak , baru setelahnya anda bisa menilai dia patut di curigai apa tidak !! " ucap Syeril sembari melangkah meninggalkan ruangan Jimy


' enak saja !! dia menuduhku yang tidak-tidak dia juga memata-matai aku !! pokoknya ini sudah keterlaluan !! ' batin Syeril


sedangkan Jimy merasa tertohok mendengar perkataan Syeril

__ADS_1


' apa yang sudah aku lakukan ?? kenapa aku langsung menuduhnya tanpa mencari dulu kebenarannya 'batin Jimy


keduanya pun melanjutkan kegiatan mereka masing-masing


__ADS_2