Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
16. 3 masketir


__ADS_3

Yarga sudah sampai di kantor nya ia segera mendudukkan dirinya di kursi kebanggaannya .. pintu ruangannya di ketuk dari luar


tok tok tok .....


Jimy masuk ke ruangan Yarga di ikuti oleh Vanya sekretaris Yarga ..Vanya pun menyebutkan agenda Yarga untuk hari ini setelahnya ia pamit untuk melanjutkan pekerjaannya , sedangkan Jimy masih berada di dalam ruangan untuk membahas sesuatu yang penting dengan Yarga


" tuan PT mentari ingin memperbarui kontrak dengan kita " jelas jimy sembari menyodorkan sebuah map yang berisi surat pengajuan pembaruan kontak


" bagaimana isi pengajuan kontraknya? " tanya Yarga tangannya meraih map yang di sodorkan Jimy


" ada sedikit masalah tuan, mereka menginginkan keuntungannya di rubah menjadi 60/40 %" ucap jimy membuat Yarga sedikit mengerutkan keningnya


" sejak kapan mereka punya wewenang untuk menentukan jumlah keuntungan untuk mereka , aneh .. mereka yang meminta pengajuan kontrak mereka juga yang seenaknya " gerutu Yarga


" jadi bagaimana tuan , anda mau menerimanya atau tidak? " tanya jimy


" atur jadwal pertemuan dengan mereka jim , saya ingin melihat sampai mana mereka bisa seenaknya begitu " titah Yarga


" baik tuan" jawab jimy


" anda mendapat salam dari Sonya tuan " sambung jimy


" kamu masih sering berhubungan dengannya jim? " tanya Yarga


" hanya sesekali saja tuan " ucap nya


" bagaimana keadaan nya ?" Yarga bertanya


" dia baik-baik saja " jimy menjawab sambil menganggukkan kepalanya


" sudah lama ya kita tidak jalan-jalan bertiga seperti dulu " Yarga sedikit menyunggingkan senyumnya


" ya .. kau benar dulu kita selalu pergi hangout atau sekedar nongkrong bertiga kita bahkan di katai 3 masketir di jurusan kita waktu itu .. lucu kalau di ingat-ingat " ucap jimy disertai kekehhan kecil


" apa kau masih mempunyai rasa padanya jim? " tanya yarga


Jimy mempunyai perasaan pada Sonya dan Yarga tau akan hal itu ia juga merasa aneh kenapa jimy sampai sekarang belum pernah mengungkapkan perasaannya pada Sonya


mendengar ucapan Yarga jimy langsung menunduk " kau tau sendiri bro .. bagaimana aku mengaguminya bukan .. aku bahkan sudah menyukainya sejak awal kita bertemu " jawab jimy


" kenapa sampai sekarang kamu belum mengutarakan perasaan mu jim " tanya Yarga

__ADS_1


ia heran mengapa sahabatnya itu tak pernah mengungkapkan perasaannya


" bukan aku yang ada di hati lnya bro .. dia mencintai orang lain " jimy menggeleng sembari tersenyum miris ..


' dia hanya menyukai mu bodoh .. di hatinya hanya ada kamu .. aku tau dari setiap dia melihat ke padamu Yar ' gumam Jimy


mereka selalu berbicara non formal dan sangat akrab jika hanya berdua saja ..


keduanya kembali mengingat kenangan saat masa-masa kuliah dulu


Dahulu mereka sangat akrab , mereka sering nongkrong bersama , nonton film bersama , dan mengerjakan tugas mereka bersama


mereka berpisah karena Sonya memutuskan untuk kembali ke negara asli orang tuanya ..


lama keduanya saling diam larut dalam pikiran nya masing-masing


Yarga ,Jimy dan Sonya berteman sejak kuliah dulu .. Jimy menyukai Sonya sejak mereka pertama bertemu tapi selalu menyembunyikan perasaannya dan hanya Yarga yang tahu tentang itu .. sayangnya Sonya menyukai Yarga dan Yarga pun tidak tau dengan perasaan Sonya padanya , ia tidak tertarik untuk memulai sebuah hubungan dengan siapa pun dan selalu masa bodo kepada semua perempuan yang mendekatinya pada saat itu ..


Yarga teringat tentang Syeril dan ia pun segera memberi tahu Jimy


" Jim nanti jika ada yang melamar untuk magang atas nama Syeril terima dia .. dan tempatkan dia di bagian yang sesuai dengan jurusannya !!! " titah Yarga


Jimy mengangkat sebelah alisnya ia heran mendengar nama yang asing itu


" baik tuan " jimy pun pamit dan kembali ke ruangannya


mereka pun melanjutkan pekerjaan mereka masing- masing


jam 1 siang Syeril datang ke PT Sanjaya Group, ia bermaksud melamar magang di sana .. dia pun menghampiri meja resepsionis untuk memberikan lamaran tersebut


" ada perlu apa mba ? " tanya resepsionis dengan sopan


" saya mau melamar magang disini mba " ucap Syeril sembari menyodorkan surat lamaran untuk magangnya


" atas referensi siapa mba? " tanya resepsionis sembari menerima surat lamaran magang Syeril , pasalnya ia sangat tahu perusahaan ini jarang menerima pemagang kecuali ada yang memberi referensi


" Yarga Antonio mba .. "jawaban Syeril membuat si resepsionis heran


' itu kan nama Pak Yarga , siapa sih gadis ini sebenarnya.. kenapa ia bisa kenal dengan beliau .. atau mungkin dia saudara jauh pak Yarga 'batin resepsionis itu ..


" baik mba nanti kami hubungi lagi ya .. di harapkan agar nomor ponsel mba selalu aktif ya mba .. kalau tidak nanti kami memberitahu mba lewat email " ucap resepsionis itu menjelaskan

__ADS_1


" iya mba .. terimakasih mba , saya pamit kalau begitu " Syeril pun pergi dari kantor itu dan memutuskan untuk kembali ke kontrakannya tapi di perjalanan pulang ia bertemu dengan Revan , anak kecil yang dulu pernah ia temui


" Revan .. kamu ngapain di sini dek ? " tanya Syeril


" Kakak cantik !! " seru Revan


' ahh dek kamu itu selalu jujur ya .. aku emang cantik kan he he he he ucapan anak kecil selalu jujur kan hahaha ' batin Syeril


" ia sayang ini kakak , kamu ngapain di sini sama siapa sayang ? " tanya Syeril sembari mengusap kepala Revan


" Revan lagi nunggu papah kakak , papah masih di jalan kak, Revan baru selesai kursus tadi " jawab Revan sambil tersenyum


" oh ya .. kamu kursus apa sayang ?" tanta Syeril


" Revan kursus bahasa kak " jawab Revan


' hebat ya kalo anak kota mah .. masih kecil udah kursus bahasa .. beda sama di desa .. umur segini tuh lagi asik- asiknya main , lagi asyik-asyiknya jajan juga .. beda kelas beda cara didiknya ya .. '


" oh ya Revan kursus apa sayang " tanya Syeril lagi


" bahasa Inggris sama Mandarin kak .. " jawabnya


obrolan mereka terhenti karena mobil ayah Revan datang ..


" papah " Revan berseru


Syeril melihat ke arah lelaki yang turun dari mobil


" Maaf ya sayang papah membuat kamu menunggu ya nak? " tanya ayah Revan


" enggak apa-apa pah , Revan juga di temani kakak cantik yang kemarin Revan ceritakan pah " jelas Revan


ayah Revan pun menengok ke arah Syeril


" mba Syeril ya , Revan sudah menceritakan semuanya pada saya kemarin .. terima kasih ya sudah mau menemani dan menjaga Revan .. kenalkan saya Kevin papahnya Revan" ucapnya


" saya Syeril .. iya pak tidak apa-apa , toh saya juga tidak merasa di repotkan " ucap Syeril sambil tersenyum


mereka pun berpisah dan melanjutkan urusan mereka masing-masing


* catatan author :

__ADS_1


Rumit ya kisah percintaan 3 masketir tapi itulah yang nama nya bumbu kehidupan ..


tetap dukung author ya supaya lebih semangat buat update nya 😘😘😘


__ADS_2