
Di Mansion Wijaya
" tuan " ucap Jimy ia membungkukkan badannya tanda ia menghormati Daniel
" kau sudah datang Jim " ucap Daniel
" iya tuan , apa yang ingin anda bicarakan dengan saya tuan " tanya Jimy to the point
" selama 3 hari ke depan saya akan ke Jerman , saya titipkan Yarga dan Istri saya padamu " ucap Daniel
" iya tuan , anda tak perlu hawatir saya pasti akan menjaga mereka " ucap Jimy
" hey bocah !! apa ada yang kau sembunyikan dariku ?? " tanya Daniel
" a-apa maksud anda tuan ? " ucap Jimy gugup , ia malah menjawab pertanyaan Daniel dengan pertanyaan lagi
" kenapa kau mengikuti Syeril bocah tengik ? " tanya Daniel
' sial !! aku lupa kalau gerak gerikku selama ini di awasi oleh tuan Daniel haaah terpaksa aku harus jujur padanya ' batin Jimy
" maaf tuan Daniel , saya sebenarnya masih ragu pada Syeril, saya merasa kalau dia mempunyai niat jahat pada Yarga " ucap Jimy menundukkan kepalanya
" dasar bodoh !! atas dasar apa kau menilai nya seperti itu ? " tanya Daniel
" gerak - geriknya mencurigakan tuan !! " ucap Jimy
" memangnya apa yang dia lakukan ?? " tanya Daniel
" kemarin dia menemui seseorang tuan , bisa saja Syeril itu sebenarnya suruhan orang tersebut tuan !!! " ucap Jimy
" siapa yang dia temui ?? " tanya Daniel , ia tidak mendapatkan informasi dari orang suruhannya kalau Syeril bertemu dengan seseorang malam itu , ia hanya mendapatkan info kalau Jimy membuntuti Syeril
" ini tuan !! dia bertemu dengan perempuan itu " ucap Jimy sembari menunjukkan foto seorang perempuan di ponselnya
' Susan !!!!' batin Daniel
ia sedikit kaget melihat foto perempuan yang di tunjukkan oleh Jimy
" dari mana kau mendapatkan foto perempuan itu ? kirimkan fotonya padaku !!!" tanya Daniel
" saya mendapatkannya saat Syeril sedang berkunjung padanya malam itu tuan " ucap Jimy ia pun segera mengirimkan foto itu ke Daniel
' ada hubungan apa dia dengan susan ?? siapa sebenarnya kamu Syeril ?? kenapa kamu bisa kenal dengan Susan ??' batin Daniel
' sepertinya tuan Daniel sedang menyembunyikan sesuatu ?? apa ada hubungannya dengan perempuan yang tadi aku tunjukkan ?? ' batin Jimy
" biarkan itu jadi tanggung jawabku dan Dirwan ,kau hanya harus fokus pada Yarga dan perusahaan " ucap Daniel
" tapi tuan , bisa saja mereka itu berkomplot tuan !! " ucap Jimy
" sudah kubilang itu akan menjadi tanggung jawabku dan Dirwan !! " seru Daniel
" saya hanya ragu pada Syeril tuan !!" ucap Jimy
" hey bocah !! aku ingatkan kau untuk hati-hati jangan sampai kau terjebak dengan permainan mu itu !!!" ancam Daniel
" maksud tuan apa ?" tanya Jimy , ia bingung mendengar ucapan Daniel
" aku ingatkan jangan terlalu mencurigainya !!! nanti kau bisa jatuh pada pesonanya !! " ucap Daniel
' a- apa maksudnya , dia takut kalau aku jatuh cinta pada Syeril nantinya begitu ?? heh tidak mungkin !!! itu tidak mungkin terjadi !! ' batin Jimy
" tidak akan tuan " ucap Jimy mantap
" hahaha aku pegang kata-katamu itu bocah tengik " ucap Daniel
' awas saja kalau kau sampai memohon padaku untuk membantu mu , aku sudah mengingatkan mu bocah tengik .. ahhh pasti akan sangat repot jika mereka berdua memperebutkan 1 wanita !!! Yarga kau harus bergerak cepat !! kau harus menyadari perasaan mu sebelum Syeril di ambil oleh Jimy ' batin Daniel
" anda tenang saja tuan , itu tidak akan pernah terjadi !!" ucap Jimy
" bagus kalau begitu " ucap Daniel
" tuan apa masih ada yang akan di bicarakan ? " tanya Jimy
" tidak ada , kau bisa pulang " titah Daniel
" kalau begitu saya permisi tuan " pamit Jimy sembari menundukkan kepalanya
" iya" ucap Daniel sembari melambaikan tangannya dan ia pun segera duduk kembali di meja kerjanya
' Susan !! setelah kejadian itu dia menghilang entah kemana ,, jejaknya pun tidak terendus !! tapi kenapa dia muncul kembali ?? kenapa Syeril bisa kenal dengannya ?? apakah kejadian di masa lalu mulai menemui titik terang ?? ' batin Daniel
ia pun langsung menghubungi Dirwan untuk mendiskusikan hal baru yang ia terima ini
__ADS_1
' Dirwan !! temui aku di mansion ada yang harus saya diskusikan dengan mu !! ' titah Daniel
' baik tuan ' jawab Dirwan , dan panggilan itu berakhir
pandangan matanya menatap ke arah pigura foto dimana terdapat empat orang di dalamnya ada dirinya , Ratna , Atma dan Sinta Orang tua kandung Yarga.. seketika bayangan masa lalu terlintas di pikirannya
#flashback
30 tahun lalu saat Yarga masih berusia 2 tahun Daniel , Ratna , Atma dan Sinta sedang melangsungkan pesta perayaan atas dijadikannya Atma menjadi CEO dari PT Sanjaya Group menggantikan ayahnya yang sudah meninggal yaitu Yunus Ayra Sanjaya
pesta yang mulanya meriah menjadi kacau balau karena ada sabotase dari salah satu musuh perusahaan yang ingin menjatuhkan PT Sanjaya Group , Atma di tuduh telah melakukan penggelapan dana perusahaan dan di tuduh melakukan pembunuhan pada ayahnya sendiri
pesta yang seharusnya menjadi hari yang membahagiakan berubah menjadi sebuah bencana , banyak wartawan yang langsung berbondong-bondong meninta penjelasan dan klarifikasi langsung dari Atma dan Sinta ,
suasana pesta yang sudah tidak kondusif membuat mereka segera menghentikan pesta tersebut dan langsung menuju ke mobil mereka masing-masing , mereka memutuskan untuk pulang ke rumah mereka untuk sembunyi dan memikirkan jalan keluar untuk kedepannya , saat hendak masuk ke dalam mobil Ratna langsung membawa Yarga dari gendongan Sinta
" biar aku yang membawa Yarga , kalian pasti pusing memikirkan masalah ini .. biar Yarga sama aku dulu ya kalian jangan hawatir dia tetap aman kok sama aku dan mas Daniel " ucap Ratna
" iya Ratna benar ,, kalau ada Yarga takutnya kalian tidak konsen memikirkan masalah ini " ucap Daniel membenarkan
" kalau gitu kami titip Yarga sama kalian ya kak, mas !! " ucap Sinta
" iya Sin !! kamu tenang aja kami pasti akan menjaganya !! " ucap Daniel meyakinkan
" aku titipkan Yarga padamu ya Dan !! " ucap Atma , terlihat wajah pusing dan bingungnya saat ini
" iya !! kamu jangan hawatir !! aku juga akan membantumu menyelesaikan masalah ini " ucap Daniel meyakinkan Atma
mereka pun segera masuk ke mobil masing-masing , setelah mobil melaju sedikit cepat tepat di arah belokan tajam mobil yang ditumpangi Atma dan Sinta mendapatkan masalah , rem mobil mereka blong dan naasnya sang sopir tidak bisa mengendalikan laju mobil dan akhirnya mobil Atma dan Sinta terperosok masuk ke dalam jurang
Daniel dan Ratna melihat kejadian itu di depan mata mereka , Ratna langsung menjerit seketika hingga membangunkan Yarga yang sedang tidur terlelap
" Aaaaaa TIDAK !! Sinta adikku TIDAK !! " ucap Ratna histeris dan dia pun langsung pingsan
" Tidak !!!! Dirwan cepat panggil polisi !!! ambulan atau apapun itu !! Cepat !! kita harus segera menolong mereka !!! " ucap Daniel panik , ia kembali sadar karena melihat Yarga yang terbangun dan menangis
ia langsung menggendong Yarga dan menenangkannya , dan memerintahkan Dirwan untuk menunggu dan menjaga Ratna
" cup cup cup !! anak baik sudah jangan menangis maafkan tante mu ya !! tadi dia membangunkan mu ya !! cup cup cup sudah ya ,, nanti om belikan permen ya !! " ucap Daniel mencoba menenangkan Yarga yang menangis , Yarga kecil pun langsung terlelap kembali di dekapan Daniel dan setelah Yarga benar-benar terlelap ia menidurkan Yarga di dekat Ratna
setelah beberapa saat polisi dan ambulans pun tiba di lokasi kejadian mereka langsung mengevakuasi mobil Atma dan Sinta
saat mobil sudah bisa di evaluasi tangis Daniel langsung pecah seketika melihat jenazah Atma dan Sinta yang hancur tak terbentuk
" jadi ini maksud ucapanmu tadi Atma !! kamu menitipkan Yarga padaku karena kamu mau pergi meninggalkan kami Atma !! kenapa harus secepat ini Atma !! kenapa ???" ratapan Daniel terdengar sangat pilu bahkan Dirwan sang asistennya pun ikut menangis
" tuan !! sudah tuan ikhlaskan ,, anda harus tegar tuan !! jangan sampai nyonya Ratna melihat kondisi anda yang seperti ini tuan , nyonya bisa tambah down nanti tuan !! " ucap Dirwan
" bagaimana aku bisa ikhlas Dirwan !!! mereka orang yang sangat aku sayangi Dirwan !! apa yang harus aku katakan pada Ratna dan Yarga nanti !! apa yang harus aku jelaskan nanti !! " ucap Daniel dengan air mata yang bercucuran
" tuan menangislah sepuasnya !! tapi hanya dihadapan saya !! jangan kau tunjukkan air matamu di hadapan nyonya Ratna !! saya siap menjadi tamengmu tuan !!! " ucap Dirwan
Daniel pun melampiaskan kesedihannya di hadapan Dirwan ia bertekad untuk tetap tegar di hadapan Ratna , ia tidak ingin membuat Ratna tambah down karena melihat kesedihan yang di tunjukkannya nanti
setelah puas melampiaskan kesedihannya ia pun segera mengurus pemakaman untuk Atma dan Santi ,ia juga mengutus anak buahnya untuk mencari tahu kebenaran di balik kecelakaan yang menimpa Atma dan Sinta
di atas gundukan tanah merah yang masih baru Ratna menangis meratapi kepergian adik kandung yang sangat ia sayangi keluarga satu-satunya kini telah meninggalkannya
" kakak nggak menyangka kamu tega ninggalin kakak sendiri dek !! kenapa kamu jahat dek !! kenapa kamu lebih memilih bersama ibu dan ayah dan meninggalkan kakak disini sendiri dek hiks hiks " ucap Ratna air matanya mengalir di matanya yang sudah sembap
" sayang sudah ya !! kita ikhlaskan mereka ya !! kamu harus ingat ada Yarga yang membutuhkan kita sayang " ucap Daniel
" ia mas kamu benar !! cuma kita yang Yarga punya sekarang , malang sekali nasibmu nak !! masih kecil harus kehilangan kedua orang tuamu , mulai sekarang kamilah orang tuamu nak !! kami akan menyayangimu dengan segenap jiwa raga kami " ucap Ratna dengan air mata yang bercucuran
" kita pulang ya !! kasihan Yarga di rumah cuma sama bi inah dan mang asep ,kita juga kan harus menyiapkan tahlilan untuk nanti malam " bujuk Daniel
" iya mas ayok kita pulang " ucap Ratna
rombongan itu pun meninggalkan area pemakaman
Sesampainya di rumah Ratna langsung pergi melihat keadaan Yarga di kamar tidurnya
sedangkan Daniel kini sedang bersama dengan Dirwan di ruang kerja miliknya ,ada juga orang-orang suruhannya untuk menyampaikan informasi terkait kecelakaan yang menimpa Atma dan Sinta
" tuan kami datang " ucap Romi salah seorang anak buah kepercayaan Daniel
" apa yang kau dapatkan Rom ? " tanya Daniel
" mobil tuan Atma sebenarnya sudah di sabotase tuan !!!" ucap Romi
" apa kamu yakin ? polisi sendiri menyimpulkan bahwa ini kecelakaan biasa dan menyatakan kalau ini kelalaian sopir " ucap Daniel
" saya yakin tuan !! ini buktinya ,, saya menemukan jejak sabotase di rem mobil itu tuan !! kabel rem nya sengaja di potong " ucap Romi sembari menunjukkan foto dan video kabel rem yang terpotong
__ADS_1
" berarti semuanya sudah di rencanakan !! ada yang merencanakan semuanya , dari mulai tuduhan penggelapan dana itupun semuanya sudah di rencanakan !! kenapa aku bisa sampai kecolongan begini !! kenapa aku bisa lalai " ucap Daniel ia sangat menyesal tidak bisa langsung menangani keadaan yang menimpa Atma dan Sinta
" memang tuan !! semua memang sudah di rencanakan , saya mendapat informasi ini dari seseorang " ucap Dirwan sembari menunjukkan sebuah foto seorang perempuan
" apa maksudmu Dirwan ?? dan siapa wanita itu ?? " tanya Daniel
" dia Susan Susanti dia adalah manager keuangan di PT Sanjaya , dia juga yang memberikan informasi pada saya bahwa semua yang terjadi ini di dalangi oleh seseorang " ucap Dirwan
" aku baru melihatnya " ucap Daniel
" dia baru menjabat selama 3 bulan ini tuan , dia di referensikan oleh tuan Mahardika tuan , ia bilang kalau dia mempunyai bukti perihal penggelapan dana dan sabotase mobil tuan Atma " ucap Dirwan
" kalau begitu kita harus menemuinya Dirwan !! kita harus mendapatkan bukti yang ada di tangannya , supaya kita segera mengetahui siapa dalang dibalik semua kejadian ini " ucap Daniel
" baik tuan besok saya akan membawanya kemari untuk menemui mu tuan " ucap Dirwan
" baiklah sekarang kita segera bersiap untuk acara tahlilan nanti malam , kita harus mengirimkan doa untuk Atma dan Sinta agar mereka tenang di atas sana " ucap Daniel
" baik tuan " ucap Dirwan dan Romi
keesokan harinya Dirwan bermaksud untuk menemui Susan di apartemennya ia pun memencet bel apartemen Susan tapi tidak ada respon sama sekali , ia juga mencoba menghubungi nomor ponsel Susan tapi nomornya berada di luar jangkauan, merasakan ada yang aneh ia memutuskan untuk meminta bantuan kepada keamanan setempat untuk meminjam kunci cadangan ,
setelah mendapatkannya ia langsung masuk ke dalam apartemen Susan , di lihatnya barang-barang yang berantakan berserakan , Dirwan pun langsung menghubungi Romi untuk meminta bantuan
" Rom retas semua cctv di kawasan apartemen Susan !! sekarang !! " titah Dirwan
" baik bos !!" ucap Romi di seberang sana , dan Dirwan pun langsung bergegas menuju rumah Daniel
setibanya di rumah Daniel
" tuan Susan tidak ada di apartemennya tuan !! apartemennya pun berantakan sekali sepertinya sudah terjadi sesuatu padanya tuan !! " ucap Dirwan
" apa maksudmu Dirwan ?? " tanya Daniel
" tuan sepertinya ada yang ingin membungkam Susan , ada yang menginginkan kematian Susan tuan " ucap Dirwan
" apa yang di katakan oleh bos Dirwan benar tuan " ucap Romi yang baru sampai , ia langsung menunjukkan rekaman cctv yang dia dapatkan , dimana ada beberapa orang yang masuk ke dalam apartemen Susan
" sial !!! dia adalah satu-satunya saksi yang kita miliki , kenapa kau tidak hati-hati Dirwan !!! kalau tidak ada dia bagaimana kita bisa mengetahui dalang dibalik semua ini ?? bagaimana cara kita membersihkan nama Atma yang tercoreng Hah !!! " ucap Daniel sembari menunjuk ke arah Dirwan ia sangat kesal kenapa asistennya bisa seceroboh ini
" maafkan saya tuan !! saya tidak memerkirakan ini akan terjadi tuan " ucap Dirwan menundukkan kepalanya
" cari dia sampai ketemu !!! " titah Daniel
" baik tuan " ucap Dirwan dan Romi
mereka pun mencari Susan ke semua penjuru bahkan sampai keluar negeri tapi Susan bagaikan di telan bumi tidak diketahui dimana keberadaannya
Karena skandal besar itu pun PT Sanjaya mengalami kebangkrutan Daniel pun memutuskan untuk mengakuisinya dan mengelolanya kembali
setelah Yarga siap umur ia akan memberikan lagi pada Yarga karena itu milik Yarga
#flashback end
Daniel mengusap air mata yang menetes disudut matanya ,rasa kehilangan yang dulu dirasakan kini kembali hadir
hingga suara ketukan pintu membuatnya tersadar dan ia pun langsung menghapus air mata yang ada di pipinya
tok tok tok
" masuk " ucap Daniel
" anda memanggil saya Tuan " ucap Dirwan
" ya ! ada yang ingin saya tunjukkan padamu " ucap Daniel sembari menyodorkan foto yang ia dapatkan dari Jimy
" i-ini ???" ucap Dirwan tergagap
" iya !! ini Susan orang yang kita cari 30 tahun lalu " ucap Daniel
" darimana tuan mendapatkannya ?" tanya Dirwan
" Jimy , dia yang mendapatkannya .. ia mendapatkannya saat sedang membuntuti Syeril " ucap Daniel
' Syeril !! gadis yang dekat dengan tuan muda Yarga ??' batin Dirwan
" apa mereka saling berhubungan tuan ?? " tanya Dirwan
" aku belum tahu , maka itu aku bermaksud memerintahkan mu untuk mencari tahu " ucap Daniel
" anda jangan hawatir tuan saya akan menangani ini dengan hati-hati , saya tidak akan mengulangi kecerobohan saya di masa lampau " ucap Dirwan meyakinkan Daniel
" baiklah aku percayakan semuanya padamu , jangan mengecewakan ku Dirwan " ucao Daniel
__ADS_1
" baik tuan " ucap Dirwan ia pun pamit dan bergegas untuk pergi menemui Susan malam ini juga ia tidak ingin melakukan kecerobohan lagi seperti masa lalunya