
Syeril VOP
aku tak menyangka dengan semua yang terjadi ,, pertemuan yang tidak di sengaja antara aku dan kak Yarga malah merubah hidupku
banyak perubahan yang ku alami dari segi pinansial , aku bisa tinggal di tempat yang nyaman , aku tidak perlu hawatir akan biaya kuliah juga, aku juga bisa mengirim uang kepada ibu di desa dan bahkan sekarang saldo di rekeningku selalu banyak setiap bulannya
aku memang tidak ikut program beasiswa di kampus , karena aku saat itu tidak bisa membagi waktu dengan kuliah dan kursus bahasaku belum lagi aku juga berkerja dan pekerjaanku mengharuskan aku untuk selalu standby di tempat , karena hanya aku yang bekerja di staf TU saat itu
bu Susan memang menanggung biaya kursus ku tapi dia tidak dengan kuliahku
hingga sebuah kesempatan emas itu datang , tidak pernah terpikirkan olehku karena uang 15 ribu aku bisa menjadi seperti sekarang
menjadi asisten seorang CEO atau lebih tepatnya baby sitter sih menurutku
dia orang yang bicara seperlunya saya , wajah tampannya selalu datar jika menatapku , sikapnya juga sangat cuek tapi dia sangat baik menurutku dia selalu dengan mudah mengizinkan jika aku ada keperluan dengan kampus
dia bahkan tidak terlalu merepotkan ,menurutku dia adalah sosok atasan yang sangat baik
satu hal yang membuatku heran , entah mengapa selalu ada saja kejadian yang tidak terduga jika aku hanya berdua saja dengannya
kami sering melakukan skinsip jarak dekat tanpa disengaja , anehnya tubuhku tidak gemetar saat dia menyentuh bahkan dia pernah memelukku secara tidak sengaja
bukan rasa takut yang ku rasakan tapi Nyaman
selama ini aku selalu menghindari skinsip dengan lelaki mana pun kecuali dengan Agam dan Wildan karena mereka saudaraku dengan ayah tiri ku pun aku enggan untuk bersentuhan
dengan kak Jimy pun aku tidak berani walau hanya untuk sekedar bersalaman , dia memang sesekali mengantarkan aku pulang tapi kami hanya saling mengobrol dan setelahnya hanya berkirim pesan lewat ponsel
berbeda dengan kak Yarga , tubuhku tidak merasakan adanya bahaya padanya bahkan anehnya jantungku sering kali berdegup kencang saat jarak kami terlalu dekat
'apa aku mulai mempunyai rasa pada kak Yarga '?? pertanyaan itu yang sering muncul di benakku
tapi apakah pantas gadis cacat sepertiku mendambakan kak Yarga ,yang sempurna itu ??
bagaimana jika dia tahu kalau aku punya trauma ?? dia pasti ilfil kan ?? dia tidak akan mau menerima orang cacat seperti ku kan ??
pertanyaan itu yang selalu membuat ku untuk tidak terlalu berharap lebih dengan perasaan ku
namun ,sikap kak Yarga makin ke sini makin aneh dia sering bertanya tapi hanya seperlunya saja ,
aku bahkan pernah keGR an sendiri karena salah satu pertanyaannya,
dia bertanya seolah-olah kalau dia sedang cemburu akan kedekatanku dengan kak Jimy , tapi aku sadar diri dengan posisiku mana mungkin Kak Yarga mempunyai perasaan terhadapku
hingga malam ini ia mengajak aku untuk keluar bersamanya , aku sungguh tidak mengerti apa maksudnya ingin aku menolak tapi aku tidak berdaya jadi aku mengikuti saja kemauannya
Syeril Vov end
Yarga Vov
Entah mengapa aku sangat tidak suka jika Syeril dekat dengan lelaki lain , ada perasaan yang sangat tidak rela jika dia harus tersenyum dengan lelaki lain , tapi aku bingung harus bagaimana
' harusnya senyum manisnya hanya untukku bukan untuk yang lain !!! ' hatiku selalu mengatakan itu
aku belum pernah merasakan perasaan yang seperti ini sebelumnya
apalagi setelah tahu kalau Jimy sering mengantarkan dia pulang mendengarnya membuat ku tambah meradang antara marah dan frustasi sendiri
__ADS_1
entah mengapa aku merasa kalau Jimy itu menyukai Syeril dan aku sangat tidak rela
lalu bagaimana dengan hatiku ?
rasa apa sebenarnya ini ??
aku menginginkan Syeril hanya untukku , bahkan aku sengaja mempercepat proses magangnya dan menjadikan dia karyawan tetap agar aku bisa mengikatnya di sisiku
apa ini yang dinamakan cinta atau rasa apa ini sebenarnya ??
aku ingin lebih dekat dengannya !! dia hanya boleh dekat denganku !!
aku tidak mau membaginya dengan orang lain !!
Yarga vov end
Keduanya kini saling pandang
" pak Yarga bilang apa tadi ?" tanya Syeril
" saya mau mengajak kamu keluar " ucap Yarga datar
" tapi ini sudah malam pak , bapak tidak mau istirahat ??" tanya Syeril lagi
" ini masih jam 8 " ucap Yarga
" mmmm ya sudah pak ayok , bapak mau kemana saya ikut saja " ucap Syeril mengiyakan ajakan Yarga
" saya tidak punya referensi tempat tujuan " ucap Yarga
" apa kamu punya usul ?" tanya Yarga
" hah ? mmm kalau nonton film aja gimna pak ?" Syeril memberikan usul
" baiklah " ucap Yarga dan mereka pun menuju mal untuk menonton
Sesampainya di mal mereka menuju tempat nonton , membeli tiket
" pak ! bapak suka film yang seperti apa ? " tanya Syeril
" apa saja " jawab Yarga datar dan singkat
' niat gak sih pak !!!!!!! ko ngeselin ya !! kenapa sih dia selalu bicara seperlunya ' gerutu Syeril
" pak kita nonton film action aja ya pak " ucap Syeril
" terserah kamu " ucap Yarga
Syeril pun membeli tiket dengan kartu kredit yang diberikan oleh Yarga , ia juga membeli minum kalau-kalau nanti kehausan
mereka kini tengah duduk untuk menonton film saat film di putar keduanya saling diam
di pertengahan Syeril merasa ngantuk sekali , dia kelelahan karena hari ini dia mengurus skripsinya , sebisa mungkin dia mencoba untuk tidak tertidur tapi dia gagal dan dia tertidur dan menyandarkan kepalanya di bahu Yarga
Yarga yang mendapati bahunya di jadikan sandaran oleh Syeril hanya menoleh dan melihat ke layar kembali
hingga adegan di film itu memperlihatkan pemeran wanita dan pria sedang berciuman
__ADS_1
sontak Yarga menelan ludahnya kasar dan melirik ke arah Syeril yang bersandar di bahunya , jantungnya berdegup kencang dan matanya melihat ke arah bibir Syeril yang pink dan tipis itu
pikiran nakalnya membuat dia hampir lupa keadaan , beruntung dia langsung sadar dan tidak menghiraukannya ,ia pun fokus kembali pada film sampai selesai
setelah film selesai di putar ia bermaksud membangunkan Syeril tapi dia tidak tega , jadi dia menunggu sampai Syeril bangun dengan sendirinya
lama kelamaan badannya sedikit pegal , ia juga mendapat peringatan dari pegawai yang bekerja di sana
" maaf mas " ucap pegawai itu
" sstttt !! pelankan suara mu " perintah Yarga
" maaf mas , tapi apakah temannya bisa di bangunkan ?? ini sudah lewat jam tayang mas , saya harus membersihkan tempat ini " ucap pegawai sedikit berbisik
" bilang pada managermu , saya akan menyewa tempat ini selama 1 jam ke depan " titah Yarga sembari menyodorkan Kartu kredit tanpa batas miliknya
melihat kartu yang diberikan oleh Yarga pegawai itu langsung menundukkan kepalanya dan meminta maaf karena telah berbuat sedikit tidak sopan
" maaf pak , kalau tindakan saya kurang sopan " ucap pegawai itu ,dan Yarga hanya mengangguk dan melambaikan tangannya untuk menyuruh pegawai itu pergi
Yarga memandangi wajah ayu Syeril yang terlelap
' cantik !! aku berharap waktu berjalan lambat '' batin Yarga tersenyum memandangi wajah Syeril
Yarga mengeluarkan ponselnya memotret dirinya dan Syeril yang sedang bersandar di bahunya , senyumnya mengembang saat melihat hasil jepretannya
' ini hanya akan menjadi rahasia ku !!' batin Yarga
Syeril menggeliat dan membuka matanya , Yarga langsung memasukkan ponselnya ke saku celana
" maaf pak saya ketiduran ya " ucap Syeril sembari mengucek matanya , ia melihat ke sekeliling dan mendapati hanya mereka berdua saja yang ada di tempat itu
" iya , sudah 1 jam kita di sini setelah film berakhir " ucap Yarga sedikit meregangkan tangannya yang pegal
" a-apa ?? kenapa bapak tidak membangunkan saya ?? " tanya Syeril
" kamu saja yang seperti kebo !!" ucap Yarga , ia merasa gengsi untuk memeri tahu kalau sebenarnya ia tidak tega untuk membangunkannya
' kebo katanya ?? hiyy malu sekali rasanya , kok bisa sih aku ketiduran gini ' batin Syeril
" maaf ya pak , saya gak bisa menahan kantuk soalnya " ucap Syeril
" ia tidak apa " ucap Yarga
keduanya saling diam hingga suara perut Syeril berbunyi karena dia belum makan malam
kruyukkkk suara bunyi perut Syeril
mendengar itu Yarga langsung menengok ke arah Syeril
" kamu lapar ?" tanya Yarga , ia menahan senyum di wajahnya
" iya pak , saya belum makan malam tadi " jawab Syeril menundukkan kepalanya karena malu
" ayo kita keluar dari sini lalu mencari makan !!" titah Yarga
mereka pun keluar untuk mencari makan tapi sebelumnya ia mengambil kartu kredit miliknya dulu
__ADS_1