Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
44. taruhan


__ADS_3

Mansion Wijaya


Daniel yang berada di ruang kerjanya sedang memperhatikan laporan yang di kirim oleh orang suruhannya


seketika senyuman merekah di bibirnya yang mulai keriput itu


' ha ha ha !! dasar bocah kebanyakan gengsi .. ' Daniel tertawa melihat sebuah foto yang ia dapatkan


pintu ruangannya di buka oleh Ratna dari luar


" papi kenapa sih ketawa kaya gitu ?" Ratna mendekati Daniel sembari membawa kopi untuk Daniel dan teh untuk dirinya


" ini mi .. coba mami liat ini!! " seru Daniel


Ratna mendekat untuk melihat foto yang di tunjukkan oleh Daniel


" wow !!! papi ini bukan rekayasa kan ?" tanya Ratna


" bukan mi " jawab Daniel


" tuh kan papi .. apa mami bilang mereka tuh cocok !! serasi banget pi .." Ratna merasa sangat bahagia


" usaha kita untuk meminta bantuan pak Tanu ada hasilnya kan mi " ucap Daniel


" iya pi .. kita harus berterima kasih pada pak Tanu " Ratna membenarkan


" papi !! mami jadi gak sabar pi .. kita ikat Syeril aja yuk pi .. mami tuh beneran udah suka sama Syeril pi !!!" pinta Ratna


" sabar mi .. setidaknya tunggu sampai Syeril wisuda .. tinggal beberapa bulan lagi kok mi " jelas Daniel


" menurut mami tuh lama pi .. dari pada nungguin Yarga yang bertindak mending mami duluan aja deh yang bertindak " ujar Ratna


" jangan mi jangan !! nanti yang ada Syeril malah jadi benci sama mami " ucap Daniel


' maaf mi .. papi lakukan ini demi janji mami pada Syeril ' batin Daniel


# 2 bulan lalu


empat hari setelah pertemuan Susan dan Jimy , Dirwan pun mempertemukan Syeril dan Susan dengan Daniel


mereka bertemu secara diam-diam di sebuah vila milik Daniel yang berada di pinggiran kota ,


jarak yang mereka tempuh cukup jauh dari ibukota beruntung Syeril sedang libur dan tidak ada perkuliahan hari itu


awalnya ia bingung mau dibawa kemana oleh Susan , tapi Syeril hanya memilih diam dan menurut saja


mereka bertiga pergi menggunakan mobil Dirwan dengan Dirwan sebagai pengemudi


saat mobil memasuki pekarangan vila Syeril di buat takjub dengan pemandangan asri vila tersebut , tampaknya Daniel selalu memerintahkan seseorang untuk mengelola dan menjaga vila itu


' bagus .. pemandangan bagus banget !! udaranya juga sejuk ,, horang kayah .. punya rumah di mana-mana ' gumam Syeril


" bu Susan !! kita sebenarnya dimana ?" tanya Syeril


" nanti kamu juga tahu sendiri ril " jawab Susan dan Syeril hanya mengangguk


" ayok Susan , Syeril kita masuk !! sudah ada yang menunggu di dalam !!" ucap Dirwan


mereka pun masuk ke dalam vila


" tuan " Dirwan menyapa seseorang yang sedang membelakanginya

__ADS_1


" sudah datang " ucapnya tanpa membalikkan badan


" ia tuan , saya juga membawa seseorang sesuai permintaan anda tuan " ucap Dirwan


ucapan Dirwan membuat sebuah pertanyaan di benak Syeril


' permintaan ?? apa maksudnya ?? ini masih buram .. aku sungguh bingung dengan keadaan ini !! apa aku orang yang mereka maksud ??' batin Syeril


" selamat datang " ucap Daniel membalikkan badannya untuk menyapa ketiga orang itu


" tuan Daniel " Susan menyapa dan membungkukkan badannya


" pasti selama ini sangat berat untuk mu Susan .. saya sudah mendengar semuanya dari Dirwan " ucap Daniel


' tuan Daniel ?? jadi ini papi nya kak Yarga ?? ' batin Syeril ia memperhatikan wajah Daniel dengan lekat


" senang bisa bertemu dengan mu Syeril " ucap Daniel


' dia tahu nama aku ?? kenapa bisa ??' batin Syeril


" saya juga merasa tersanjung tuan " Syeril membungkuk


" ha ha ha .. apa kamu bisa bermain catur ?" tanya Daniel


" catur ?" tanya Syeril bingung


" ia , temani saya bermain !!" titah Daniel


Syeril meminta persetujuan dari Susan dan susan pun mengangguk guna memberikan izin untuknya


" mari tuan " ucap Syeril


" kalian berdua pergilah ,, saya ada urusan dengan Syeril " titah Daniel


' apa sebenarnya keinginan tuan Daniel ?? aku merasa dia mempunyai maksud deh ' batin Syeril


dan permainan catur di mulai , awalnya hanya permainan biasa tapi kemudian Daniel mengajak Syeril untuk bertaruh


" apa kamu mau bertaruh ?" tanya Daniel


" saya tidak punya apa-apa untuk dipertaruhkan tuan " ucap Syeril tersenyum


" ahahaha ada , hidup mu " ucap Daniel


" maksud anda ?" tanya Syeril bingung


" ya kamu bisa menggunakan hidup mu untuk taruhan " ucap Daniel


" maaf tuan saya tidak tertarik untuk bertaruh " Syeril menggeleng


' dia sangat tangguh !!! tuan Daniel sangat berwibawa ' batin Syeril


" saya dengar kamu sudah menguasai akuntansi level tinggi " ucap Daniel


" tidak tuan , saya tidak sehebat itu " Syeril merendah


" saya yang akan menilai " ucap Daniel ambigu


' oke oke ,, intinya aku gak mengerti dengan keadaan ini .. tapi secara garis besarnya tuan Daniel ingin mengajak aku taruhan gitu ?? tapi tentang apa ?" batin Syeril


" apa kamu mempunyai hubungan khusus dengan Yarga ?" tanya Daniel

__ADS_1


" apa ?" Syeril sedikit kaget dengan pertanyaan Daniel " maksud tuan apa ? pak Yarga hanya atasan saya " jelas Syeril


" tapi kelihatannya anak saya tertarik padamu " ucap Daniel santai


" ha ha ha mana mungkin tuan !! saya yakin kalau saya bukan tipe pak Yarga " elak Syeril


" bagaimana kalau kita bertaruh " ucap Daniel


" bertaruh apa tuan ? bertaruh kalau pak Yarga suka padaku " ucap Syeril


" iya " ucap Daniel


" anda yakin tuan ?? apa yang akan saya dapatkan jika saya menang ?" ucap Syeril adrenalinnya sedikit tertantang sekarang


" apapun !! apapun yang kamu minta akan saya kabulkan" ucap Daniel


" dan kalau saya kalah ?" tanya Syeril


" kamu harus mau menjadi menantu saya, kamu juga harus mau menjadi penerus saya " ucap Daniel


" itu hal yang mustahil tuan " ucap Syeril


" bagaimana mungkin orang kelas atas seperti anda menginginkan menantu seperti saya ,, pak Yarga juga belum tentu mau , dia pasti akan menolak tuan " ucap Syeril


" saya tidak pernah menilai orang dari kasta " Daniel menatap mata Syeril


" saya melihat dari kemampuan kamu , bahwa kamu memiliki potensi untuk menjadi penerus saya " jelas Daniel


" bukankah Anda sudah memiliki pak Yarga untuk menjadi penerus ?" tanya Syeril


" ia memiliki perusahaan sendiri untuk ia kelola " ucap Daniel


" Anda jangan terlalu berharap tuan , saya tidak sehebat yang anda pikirkan ,, silahkan anda cari orang lain saja " ucap Syeril menolak


" saya bilang saya yang akan menilai bukan kamu " ucap Daniel tidak mau dibantah


" tapi tuan " ucap Syeril


" kita mulai taruhannya dari sekarang , dan saya tidak ingin kamu menolak !!" titah Daniel


' enggak anak nggak bapaknya semua otoriter .. punya dosa apa kamu Syeril hingga kamu bertemu keluarga macam mereka !!' batin Syeril


" tapi tuan , saya punya satu syarat " ucap Syeril


" sebutkan " ucap Daniel


" jika nantinya saya kalah , anda harus berjanji untuk selalu menjadi black knight untuk saya !! dan saya tidak mau menikah sebelum wisuda .. apa anda bisa mengabulkannya" nego Syeril


" baik , itu hal gampang " ucap Daniel


" dan oh ya .. saya kenalkan kamu pada satu orang yang akan menjadi kaki tanganmu dan juga akan menjadi pengawal pribadi mu " ucap Daniel


" saya rasa itu tidak perlu tuan ,, saya belum tentu akan kalah kan, bisa saja saya yang menang nanti " ucap Syeril


" hahahaha dasar gadis lugu " ucap Daniel


" apa saya salah bicara tuan " ucap Syeril


" No !! dan mulai sekarang belajarlah untuk memanggil saya dengan sebutan papi " ucap Daniel


mereka pun meneruskan permainan catur mereka

__ADS_1


#flashback off


__ADS_2