
Yarga dan Jimy sedang berada di mobil sekarang , mereka sudah memakai pakaian resmi dengan tampilan yang sangat gagah
' kalau aja mami gak maksa aku datang , malas sekali rasanya !!! ' batin Yarga
"Jim pelan saja !! lebih baik terlambat datang tidak apa " ucap Yarga
" iya " jawab Jimy
' Yar .. kamu tuh kenapa ?? kehilangan semangat gitu ' batin Jimy
mereka kini sudah sampai di tempat pesta , pesta ini milik kolega terdekat Daniel
" mau langsung masuk apa ke ruang tunggu dulu ?" tanya Jimy
" langsung masuk lalu pulang " ucap Yarga
' ya ampun Yar !!! tahu gitu gak perlu datang sekalian ' Jimy menggeleng
" ayok Jim !!!" ucap Yarga
" iya ini aku dibelakang mu " ucap Jimy
mereka memasuki pesta dan semua mata langsung menatap kearah mereka berdua
' hei .. itu Yarga dan Jimy !! waw mereka ganteng sekali ya " beberapa ocehan terdengar dari para wanita di pesta itu
Yarga hanya fokus berjalan menuju yang punya acara pesta
" kamu datang nak " sapa sang pemilik acara pesta
" kalau bukan karena mami , aku malas untuk datang ke sini om " ucap Yarga cuek
" maaf om Yarga lagi sensitif akhir-akhir ini " ucap Jimy sedikit berbisik tapi masih terdengar oleh Yarga
" kenapa dia ? lagi PMS ?" tanya anak pemilik pesta
" cih, masih hidup kamu ?" Yarga sebenarnya tidak terlalu dekat dengannya
" oh ayolah .. santai sedikit kita nikmati pesta ini jangan kaku gitu Yar " ucapnya
" hai Yop ... lama tidak bertemu " sapa Jimy menyapa Yopi
" halo Jimy !! kalian tetap selalu berdua ya kalau kemana-mana , tidak berubah " Yopi merangkul Jimy
mereka dulunya satu SMA tapi Yopi yang terkenal agak bandel sering mabok dan berjudi membuat Yarga dan Jimy sedikit enggi untuk berteman dengannya belum lagi desas desus akhir-akhir ini kalau dia gemar bermain perempuan walaupun sudah beristri
" bagaimana kabar istri mu Yop ?" tanya Jimy
" ada " jawab Yopi cepat
" kenapa tidak ikut disini ?" tanya Jimy
" buat apa yang ada malu aku , badannya udah kaya gentong , gak ada bagusnya " ucap Yopi
" wajar lah dia kan lagi hamil " ucap Jimy benar adanya
" udah lah jangan ngomongin dia , mendingan kita happy di sini , kalian mau ikutan ? habis ini aku bakalan ke club G .. disana ceweknya cantik-cantik goyangnya juga hot " ucap Yopi
__ADS_1
Yarga dan Jimy hanya saling pandang
" kami tidak tertarik " ucap Yarga datar dan singkat
" yahh kamu Yar, gak seru tahu .. hidupnya gitu-gitu aja " ucap Yopi .
" urus saja hidup kamu sendiri !! " ucap Yarga menohok , moodnya sangat tidak bagus sekarang ditambah Yopi yang bicara seenaknya tentang kehidupan nya
iya pergi meninggalkan Yopi sendiri
' cih , sombong sekali !! aku harus memberikan mu pelajaran Yar .. kamu tidak bisa meremehkan aku ' Yopi mengepalkan tangannya ia merasa kalau harga dirinya diremehkan sekarang
ia pergi menuju kebelakang dan memanggil seorang pelayan
" sini kamu !! " ucap Yopi
" iya tuan " jawabnya
" berikan ini kepada tuan Yarga , kamu tahu kan siapa tuan Yarga ? tapi berikan nanti saat pesta mau dimulai " perintah Yopi , ia memberikan gelas minuman yang sudah dicampur sesuatu
" iya tuan " ucap pelayan
tanpa mereka sadari Ratna mendengar kejadian itu , mulanya Ratna ingin pergi ke pantri mengambil makanan buat Syeril ia sengaja melakukan sendiri karena merasa jenuh juga menunggu pesta di mulai
' Yarga pasti akan di jebak nanti .. aduh kasih tau papi enggak ya .. tapi yang ada nanti papi marah besar bisa-bisa hubungan papi dan temannya rusak' Ratna langsung kembali ke ruang tunggu
" papi ayok kita masuk , kayaknya udah di mulai deh pi " ucap Ratna sebenarnya ia sedang mengejar waktu
" iya mi .. ayok sepertinya Syeril juga sudah mulai lapar " ucap Daniel
" sedikit pi .. " Syeril keki
" ya sudah ayok , sekalian kita bisa makan di sana nanti " ucap Ratna menggandeng tangan Syeril " tetep di sisi mami ya sayang " ucap Ratna
" No !! di sisi papi juga " Daniel juga menggandeng tangan Syeril
" hahaha kita barengan aja ya mi , pi " ucap Syeril
" iya ayok , kita buat bocah dingin itu iri nanti " ucap Daniel
mereka bergi memasuki pesta
semua mata langsung menatap takjub kearah ketiga nya bahkan langsung bertanya-tanya siapa perempuan yang digandeng oleh Daniel dan Ratna karena setahu mereka Yarga merupakan putra satu-satunya
" siapa dia ? ko bisa bersama keluarga itu ? " beberapa pertanyaan dan masih banyak lagi
Jimy yang sedang bersama Yarga melihat kedatangan Daniel dan Ratna
"Yar , mami sudah datang .. tapi tunggu siapa dia ?? kaya gak asing .. what !!! Syeril ????" ucap Jimy membuat Yarga langsung bangun dari duduknya dan mengikuti arah pandang Jimy
' Syeril ? dia disini ?? dan lihat !! cantik sekali dia ... berani sekali dia mengumbar kecantikan seperti itu !! awas aja kamu ' batin Yarga
dadanya bergemuruh melihat banyak mata laki-laki yang menatap takjub dan menunjukkan ketertarikan pada Syeril
" aku mau ke mami, kamu mau ikut atau tetap disini Yar ? " tanya Jimy
" disini " ucap Yarga singkat
__ADS_1
Jimy pun menghampiri mereka yang sedang menyapa tuan rumah
" selamat malam Dan , Rat dan ini " ucap yang punya pesta
" ini calon menantu kami "ucap Ratna membuat Syeril tersipu malu
" oh jadi ini tunangan Yarga " ucap tuan rumah
dan mendapatkan anggukan dari keduanya
" mami , sudah datang " ucap Jimy menghampiri mereka
" Jim, kamu disini ?? mana Yarga ??" tanya Ratna
deg mendengar nama Yarga Syeril langsung merinding
' aku lupa kak Yarga pasti dateng ke sini .. kayaknya pirasat buruknya mulai berjalan ' batin Syeril
" Yarga sedang duduk disana mi " Jimy menunjukkan keberadaan Yarga
" papi , kita ke Yarga ya .. papi kalau mau ngobrol dilanjutkan aja " Ratna mengajak Syeril bersamanya ,
' semoga pelayan itu belum memberikan minuman itu ' Ratna sangat khawatir sekarang
" Yarga nak, kenapa tidak menjemput mami " ucap Ratna basa-basi
" kan mami sudah punya anak yang lain " ucap Yarga datar
" ihh kamu ini !! oh ya Jim , tolong ambilkan makanan untuk Syeril nak !! dia belum makan pasti dia kelaparan " titah Ratna dan dengan senang hati Jimy menurut
" kamu mau makan apa cantik ?" tanya Jimy yang membuat Yarga mendengus
" apa aja kak " ucap Syeril gugup
" tunggu ya " ucap Jimy dan Syeril hanya mengangguk
" cih , segitu senangnya dipuji cantik ?" ucap Yarga menusuk
" kamu itu , gak bisa ngomong lebih halus lagi apa sama Syeril , memang dia Cantik kok .. wajar lah banyak yang muji .. " ucap Ratna
" berani kamu tampil di hadapanku dengan penampilan seperti ini ?? setelah pergi tanpa pamit dariku ??" Yarga berbisik di telinga Syeril
" Yarga !! jangan ngomong yang aneh-aneh pada Syeril !! lagian gak perlu bisik-bisik gitu !! " ucap Ratna
" apaan sih mi , Yarga lagi muji kok ..iyakan Syeril " Yarga sedikit menekan kata-katanya
"alah mami tahu kamu itu lagi ngancem Syeril kan !! awas aja kamu mami coret dari kartu keluarga " ancam Ratna
" nanti Yarga bakalan buat Kartu keluarga sendiri" ucap Yarga membuat Syeril meringis
"dasar anak ini .. sini nak pindah tempat duduk dekat mami " pinta Ratna
" No !! biarkan dia disini mi .. Yarga gak bakalan gigit kok " ucap Yarga dengan senyuman devilnya
glek ' kayaknya senyum itu penuh arti .. hiyyy ngeri ' batin Syeril
" tapi nanti kamu ..." ucap Ratna
__ADS_1
" gak apa-apa mi " ucap Syeril menengahi