Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
78. meeting dadakan


__ADS_3

sudah empat hari Yarga tidak masuk kerja hanya Jimy yang selalu mondar-mandir dari perusahaan ke mansion untuk menyerahkan berkas yang harus di tandatangani Yarga


tapi hari ini Yarga harus berangkat kerja ,ada urusan yang sangat mendesak yang hanya bisa di selesaikan olehnya hingga akhirnya rencana honeymoon mereka harus dibatalkan


Syeril kini sudah tidak di kurung di kamar lagi ia beruntung karena Ratna memarahi Yarga saat itu


sekarang ia sedang bermain bersama Revan dan Rara di ruang keluarga


Ratna sedang mengupas apel untuk Syeril


" nak .. nanti sering-sering nginap disini ya , sering-sering kunjungi mami .. kalau aja Yarga gak keras kepala pingin pindah ke apartemen " Ratna memasang wajah sendu , baru saja ia senang mendapatkan mantu sekarang ia harus merelakan menantu kesayangannya itu


" iya mami .. nanti aku bakalan sering ke sini , atau kalau mami kangen mami aja yang ke sana mi " ucap Syeril


" kalian kapan mau honeymoon sayang ?" tanya Ratna


" honeymoon di batalkan mi .. mas Yarga ada urusan penting " Syeril sedikit sedih membicarakan ini karena sebenarnya ia sudah punya agenda yang banyak untuk honeymoon nanti


" anak itu , kenapa gak bilang dulu ke mami sih !!! kan bisa papi bantu gak perlu sampai membatalkan honeymoon " geram Ratna


" mi ... gak apa-apa lagian aku juga harus istirahat mi , badanku sakit semua " ucap Syeril dengan sedikit malu-malu


" maaf ya sayang .. habisnya mami juga ngebet pengen cucu sih " ucap Ratna


" semoga aja rezeki kita ya mi " Syeril mengiyakan karena manusia hanya bisa berencana


" iya sayang .. kamu juga usahanya jangan kendor ya " ucap Ratna membuat Syeril merinding


'hiyyy jangan kendor katanya .. badan ku sudah remuk rasanya , mungkin kalau nanti jadi honeymoon juga aku bakalan di kurung di kamar lagi ' batin Syeril


siang harinya Syeril di jemput oleh supir untuk tinggal di apartemen Yarga


' waw bener kata mami .. apartemen juga di renovasi banyak banget perubahannya ' gumam Syeril


ia memasuki kamar yang akan di tinggali dirinya dan juga Yarga


' banyak yang di rubah .. haaah semoga betah deh ' gumam Syeril dia pun berbaring di kasur yang empuk itu


tring ( notifikasi pesan )


* ril kamu kapan masuk kerja lagi ?* Vanya


' ya ampun aku lupa sama mba Vanya ' guman Syeril


* besok mba , besok aku masuk lagi kok * balas Syeril


* kamu udah pindah kost ya ?* tanya Vanya dalam pesannya

__ADS_1


* nanti aku jelaskan mba , sampai ketemu besok ya * balas Syeril


' huhuhu harus siapin mental buat bicara sama mba Vanya .. udah lah itu urusan nanti mendingan sekarang aku istirahat ' gumam Syeril


niatnya Syeril mau istirahat tapi ia urungkan karena ia memilih untuk memasak makan malam


sebenarnya Ratna sudah mengusulkan agar urusan masak dan bersih-bersih biar pelayan yang mengurus tapi Syeril menolak dan Ratna hanya bisa pasrah dengan keputusan menantunya itu


cukup lama Syeril berkutat di dapur untuk menyiapkan makan malam kini ia sedang mencuci piring kotor


Syeril di kagetkan dengan adanya kedua tangan yang memeluknya dari belakang hampir saja ia menjerit tapi ia urungkan setelah melihat cincin yang melingkar di jari manis tangan itu


" mas Yarga " ucap Syeril memastikan


" hmmmm " Yarga malah menaruh wajahnya di ceruk leher Syeril


" mmm mas .. aku belum mandi nanti bau mas " Syeril bicara apa adanya


" pantas aja ada bau kecut " Yarga melepaskan pelukannya dari Syeril


' hei !! siapa yang suruh meluk .. lagipula aku bau asem juga gak nganggur ya ' batin Syeril


" mas mau makan dulu atau mandi dulu " tanya Syeril ia menyelesaikan cuci piringnya


" mandi " ucap Yarga " oh ya tolong siapkan perlengkapan ku , aku ada meeting di luar kota " Yarga berlalu meninggalkan Syeril


Syeril langsung mempersiapkan keperluan Yarga


" mas berapa hari meetingnya ?" Syeril bertanya sembari menyusun pakaian Yarga ke dalam koper


" 1 mingguan" Yarga menenteng handuk lalu berjalan menuju kamar mandi


'satu minggu katanya, tahu begitu aku diam di mansion tadi ,, kenapa mas Yarga seenaknya gitu sih ' gerutu Syeril


Syeril langsung kehilangan moodnya, ingin rasanya dia marah tapi tak bisa karena bagaimanapun Yarga yang punya wewenang


" sudah selesai?" Yarga baru menyelesaikan tugasnya di kamar mandi


" sudah " Syeril sengaja menjawabnya singkat


" kamu masak apa " Yarga duduk di meja makan dn sekedar berbasa-basi untuk bertanya kepada Syeril


" mas lihat aja , aku mau mandi dulu ya " Syeril langsung pergi meninggalkan Yarga yang terheran dengan perubahan sikap Syeril


'kenapa dia ? apa aku berbuat salah ?'gumam Yarga


Syeril tak berlama-lama di kamar mandi setelah selesai menunaikan hajatnya dia langsung berpakaian dan langsung menemani Yarga duduk di meja makan

__ADS_1


" ini mas " Syeril menyiapkan porsi makan untuk Yarga


" kamu kenapa ?" tanya Yarga to the point


" gak apa apa-apa" Syeril mengelak seolah tidak ada apa-apa


" ya sudah , aku berangkat jam 9 " ucap Yarga


" mas kenapa gak bilang dulu ke aku , tahu gini aku diam di mansion sama mami " Syeril melangkah le tempat cuci piring sembari membereskan bekas makannya


"memangnya salah ? aku juga tidak tahu ini jadwalnya mendadak " Yarga ikut membantu Syeril membereskan bekas makannya


" ya kalau gini aku jadi sendirian di sini mas " Syeril berjalan menuju kamar meninggalkan Yarga


' aku kan punya maksud tertentu membawa mu kesini sayang ' gumam Yarga dengan seringai di bibirnya


" aku kan berangkatnya masih lama , ini juga baru jam 5" Yarga mendekati Syeril yang sedang bersandar di kasur


" tapi nanti malam ini aku tidur sendiri mas !!! kalau di mansion kan ada mami yang nemenin" Syeril memainkan ponselnya sengaja guna menghindari tatapan Yarga


" nanti aku anterin ke mansion" Yarga duduk di hadapan Syeril


" gak mau ah , aku mau istirahat aja di sini " tolak Syeril


" kamu maunya gimana sih tadi bilangnya gak ada teman sekarang mau di anterin ke mansion malah gak mau " Yarga sedikit meninggikan suaranya


" gak apa-apa, aku mau tidur mas aku ngantuk " Syeril menarik selimutnya dan merebahkan badannya


" yang bener Syeril ini baru jam 5 " Yarga menganggap Syeril berbohong


" iya mas , dari kemarin kemarin aku kurang tidur terus .. " Syeril pura-pura menutup matanya


" tapi kan , aku bakalan meeting di luar kota .. kita bakal gak ketemu selama 1 minggu nanti" Yarga sedikit menyentuh pundak Syeril


" ya terus gimana kan itu sudah tugas mas Yarga " Syeril sedikit memelankan suaranya


' sekarang aku tahu akal-akalan kamu mas , pasti kamu mau minta jatah lagi kan .. sorry ya mas enggak pokoknya .. emangnya kamu aja yang bisa seenaknya gini ' batin Syeril


" kamu yakin beneran ngantuk " tanya Yarga lagi


" iyaa" jawab Syeril sepelan mungkin


" haaaah ya sudah , kami istirahat aja .. aku juga mau ke ruang kerja dulu " Yarga beranjak pergi meninggalkan Syeril


' haaaah niat hati ingin berduaan, apa boleh buat memang benar dia pasti kelelahan ' batin Yarga


' seenggaknya aku bebas .. gak apa-apa lah seminggu kedepan aku akan mengurus skripsi ku .. aku harus cepat wisuda ' Syeril bergumam sebelum ia menutup matanya untuk beristirahat

__ADS_1


__ADS_2