
#mengandung konten dewasa hanya untuk 18 tahun ke atas #
Yarga mendudukkan Syeril di backtub lalu langsung menghidupkan keran air
" kak lepasin ini hiks .. panas kak tolong " Syeril merengek lagi
Yarga sebenarnya sangat tidak tega tapi ia mencoba sebisanya sekarang
ia mengguyur Syeril dengan air dingin dan perlahan Syeril mulai gemetar karena kedinginan
Yarga membiarkannya dan mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang
* halo Yar *tanya seseorang dari sebrang sana
* apa efek dari obat perangsang ? * tanya Yarga to the point
* hah ? ya .. tergantung dosisnya kalau tidak tinggi gak akan mengakibatkan kematian * jawabnya
* yang benar kamu Vin * tanya Yarga dan ternyata dia menelepon Kevin
* iya Yar , kalau hanya dosis rendah di guyur air untuk di dinginkan juga bisa tapi kalau tinggi itu harus .. kamu tahu lah * ucap Kevin
* ya sudah terimakasih tut * Yarga menutup panggilan itu
Yarga kembali melihat keadaan Syeril yang kini sedang menggigil kedinginan
' semoga dosisnya rendah , jujur aku tak mau merusakmu ' batin Yarga ia langsung menggendong Syeril dan memakaikan handuk untuk Syeril
setelah di rasa semua baik-baik saja Yarga pergi ke walk incloset untuk berganti pakaian dan juga mencari pakaian untuk dikenakan Syeril
sialnya harapan tadi sia-sia , rupanya dosis obat perangsang itu sangat tinggi di tambah dengan guyuran air jadi efek berkali lipat sekarang
Syeril menatap Yarga yang berjalan kehadapan nya dengan tatapan kosong perlahan namun pasti langkah kakinya menuntun untuk mendekati Yarga
dengan cepat dia langsung melompat ke gendongan Yarga dan langsung mencium Yarga dengan sangat ganas
" kak tolong aku .. ini sangat menyiksa " ucap Syeril di sela-sela ciuman mereka
' baiklah hanya aku yang bisa menolongmu sekarang , aku akan bertanggung jawab penuh untuk kedepannya , mungkin ini adalah cara agar kamu menjadi milikku seutuhnya ' batin Yarga
dan malam itu Yarga mengambil sesuatu yang sangat berharga untuk Syeril yang ia jaga dengan segenap hidupnya
__ADS_1
ia melihat wajah gadis cantik yang telah mencuri hatinya itu , gadis yang sudah mengetuk hatinya tanpa permisi , gadis yang sudah membuatnya menjadi hilang akal jika sudah didekatnya gadis yang selama 2 hari ini menghilang dari hadapannya kini berada dekat dengannya bahkan sudah menjadi miliknya seutuhnya
' sungguh bukan ini yang aku inginkan !! aku sungguh tidak ingin merusakmu !! tapi aku juga tidak ingin kehilanganmu !! aku berjanji aku akan bertanggung jawab penuh nantinya " batin Yarga
ia melihat bercak merah di seprei kasur
' aku yang pertama untuk mu ?? maafkan aku karena harus mengambilnya dengan paksa .. bahkan sebelum pernikahan kita kamu milikku sekarang ' batin Yarga ia mencium kening Syeril
Yarga menyelimuti tubuh Syeril dan keluar dari kamarnya lalu pergi menuju balkon
''aku sudah memiliki mu sepenuhnya Syeril , kamu milikku begitupun sebaliknya " gumam Yarga
ia meraba bahunya yang sedikit perih dan dilihatnya sedikit lecet
" aku berjanji akan menjadikan mu satu-satunya wanita milikku " ucap Yarga
ia langsung masuk kembali dan melihat keadaan Syeril
" kamu bahkan belum menghapus makeup Syeril , selanjutnya kamu hanya boleh cantik jika dihadapan ku saja " Yarga membelai wajah Syeril dan membantu membersihkan makeup di wajah Syeril
kini makeup di wajah syeril sudah bersih dan waktu menunjukkan pukul tengah malam karena Yarga merasa lelah ia juga ikut terlelap di samping Syeril
" papi , mami mau ngomong sesuatu pi " ucap Ratna mereka kini sudah berada di mobil untuk perjalanan pulang
" ngomong apa mi ?" tanya Daniel
" sebenarnya tadi bla bla bla " Ratna menjelaskan semua dengan teliti
" lalu bagaimana keadaan Syeril sekarang mi ?" tanya Daniel
" kita hanya bisa berharap pada Yarga pin.. semoga saja dosisnya gak tinggi dan semoga juga Yarga bisa nahan nafsunya pi " ucap Ratna
" kenapa mami gak bilang dari awal ke papi mi .. ini gak akan terjadi , " ucap Daniel sedikit meninggi
" yang ada nanti papi malah berantem sama Rudi , kita urus masalah Yopi nanti aja pi .. biar Yarga yang menyelesaikan nya nanti " bela Ratna
" berani sekali mereka bermain dengan keluarga ku " Daniel dipenuhi amarah sekarang
" mami !! kalau sampai terjadi sesuatu pada Syeril papi gak akan biarkan mereka hidup " ucap Daniel
" pi .. yang mami takuti tuh gimana kalau Yarga gak bisa nahan nafsu nya pi , kita sudah ingkar janji dong pi " sesal Ratna
__ADS_1
" kan kata papi juga apa ? kalau saja dari awal mami bilang ke papi ,papi bisa atasi mi " Daniel ingin marah pada Ratna tapi dia sadar apa yang dilakukan Ratna hanyalah naluriah seorang ibu untuk melindungi anaknya
" maafkan mami pi .. mami baru sadar kalau yang mami lakukan itu salah " Ratna kini menangis
" haah sudah mami , ini sudah terjadi kalau pun nantinya Yarga tidak bisa menahan nafsu dan mereka melakukan hal itu kita harus segera menikah kan mereka " Daniel menenangkan Ratna
" maaf pi . . Syeril pasti benci sama mami nantinya " ucap Ratna di sela tangisnya
" kita berikan pengertian untuk Syeril nantinya mi , tapi mami harus menyayangi dia mi .. kita telah mengorbankan masa depan gadis malang itu " ucap Daniel
" iya pi .. Syeril yang jadi korban disini , korban keegoisan mami hiks " Ratna meluapkan tangisnya di bahu Daniel
" sudah ya .. besok kita cek mereka berdua ya .. kita harus siap dengan segala memungkinkan yang akan terjadi " Daniel menenangkan Ratna dan Ratna hanya mengangguk
sedangkan Yopi sekarang sedang kesal karena dia gagal untuk memberikan pelajaran pada Yarga
" kamu gimana sih ngerjain tugas kaya gitu aja gak becus " ucap Yopi
" maaf tuan tadi terjadi begitu saja .. nyonya itu memberikannya pada nona itu " ucap pelayan
" cih , ya sudah pergi sana " ia mengusir pelayan itu
" saya permisi tuan " pelayan itu pergi
" awas kamu Yarga !! kamu masih punya urusan denganku , sifat sombong dan angkuh mu harus di kasih pelajaran !! lihat saja nanti " Yopi melempar gelas anggur yang tadi di pegangnya
tanpa dia sadari sedari tadi Rian menguping di balik jendela
" kurang ajar , berani sekali kamu bermain dengan keluarga Wijaya " gumam Rian
' oh tidak nona Syeril , apa dia akan baik-baik saja , maafkan aku nona yang telah gagal melindungi mu " sesal Rian
ia langsung pergi dari sana dan mencari keberadaan Syeril ia mencoba melihat pelacak yang sudah di tanamkan di ponsel Syeril dan posisinya menunjukkan kalau dia sedang berada di apartemen Yarga
' saya berharap semoga nona tidak kenapa-kenapa ' batin Rian
" yan kamu sedang apa disini ?" tanya salah satu teman seprofesinya
" aku sedang mencari keberadaan nona mudah " ucap Rian
" dia bersama tuan Yarga, lebih baik kita pulang " ucapnya , dan mereka pulang bersama
__ADS_1