
tengah malam Yarga masih belum tidur pikirannya sedang berkecamuk sekarang
' aku harus bagaimana ? dia belum tidur kan ?? ' gumam Yarga
setelah makan malam tadi Daniel bermaksud untuk membawa Syeril pulang ke mansion tapi langsung di cegah oleh Yarga
" Syeril akan kami bawa pulang , di harus di berikan ketenangan dulu "ucap Daniel
" enggak bisa , biarkan dia disini !!" ucap Yarga
" nak , kamu harus mengerti keadaan Syeril dia habis kehilangan sesuatu yang berharga nak !!" Ratna memberikan pengertian
" mi .. kan Yarga bilang mau bertanggung jawab mi " ucap Yarga
" itu memang harus !! tapi kamu harus lihat kondisi Syeril sekarang !! dia butuh sendiri , dia pasti belum sanggup untuk bertemu dengan mu !! " Daniel meninggikan suara pada Yarga
" siap atau tidak itu harus dia lakukan !! secepatnya kami akan menikah bukan !!" Yarga kekeuh dengan pendiriannya
" Yarga mami gak pernah mengajarkan kamu untuk bicara seperti itu pada papi mu " Ratna sakit hati melihat Yarga bicara dengan nada tinggi pada Daniel papi nya sendiri
" Yarga mohon pada kalian biarkan Syeril di sini malam ini saja , ada yang harus Yarga sampaikan pada Syeril " Yarga kini bersimpuh di lantai
" berikan waktu untuk kamu berdua mi .. Yarga mohon " Yarga menundukkan kepalanya
" hanya sampai malam ini !!" Daniel menekankan kata-katanya
" pergunakan waktumu dengan baik nak !!" Ratna langsung mengajak Daniel pulang ke mansion
kembali ke saat ini Yarga sedang berdiri di depan kamar Syeril berada dengan membawa sebuket bunga mawar yang tadi dibelinya
bukannya mengetuk yang dia lakukan malahan mondar mandir kesana sini seperti sterikaan
' huhhh aku gugup sekali !! dia sudah tidur belum ya ?? apa nanti besok saja .. tidak .. harus malam ini !! ini kesempatan terakhirku untuk meminta maaf padanya ' batin Yarga
ia memantapkan hati dan mulai mengetuk pintu
tok tok tok ( pintu diketuk )
tapi tidak ada respon dari dalam
' apa dia sudah tidur ?' gumam Yarga
ia mengetuk lagi tapi tetap tidak ada respon
ia memutuskan untuk menerobos masuk beruntung pintunya tidak dikunci
ia melihat kesana-kemari guna mencari keberadaan Syeril dan mandangan matanya terkunci ke arah pojokan kamar
tubuh mungil Syeril sedang terduduk dengan lutut yang di tekuk , hati Yarga langsung terasa sakit
'apa yang telah aku lakukan ?? apa aku telah melukai mentalnya ?? kenapa kamu seperti tersiksa jika dengan ku Syeril ??' Yarga langsung berlari mendekati Syeril
di usapnya kelapa Syeril tak terasa air matanya mengalir tanpa permisi
'aku .... menangis ?? aku menangisinya ?? maafkan aku .. aku sungguh berdosa padamu' gumam Yarga
__ADS_1
Syeril terusik karena elusan tangan Yarga di kepalanya , dan Yarga langsung mengelap air matanya
" kak Yarga .. " ucap Syeril lirih
" kamu kenapa tidur disini ?" tanya Yarga
" maaf kak , aku sepertinya ketiduran tadi " jawab Syeril
"sekarang pindah ya " ucap Yarga dan Syeril mengangguk
Yarga mengangkat tubuh Syeril dan mendudukkannya di kasur
" apa masih sakit ?" tanya Yarga terdengar ambigu di telinga Syeril
" apanya kak ?" tanya Syeril
" hmmm itunya " ucap Yarga dengan sedikit gugup
' itunya ? maksudnya itu kan ? apa kak Yarga mau melakukan hal itu lagi padaku ??" dengan refleks Syeril beringsut untuk mundur
" No !! jangan berpikir yang tidak-tidak!! aku tak akan menyentuh mu lagi sebelum pernikahan kita " ucap Yarga ia mengerti kenapa Syeril beringsut mundur
deg ' pernikahan ?? aku tidak salah dengar kan ?? ' batin Syeril
" haahh , Syeril maafkan aku atas yang terjadi padamu " Yarga memulai pembicaraan
" seperti janji ku , aku akan bertanggungjawab padamu .. kamu akan jadi istri ku , suka atau tidak kamu gak punya pilihan Syeril dan untuk kedepannya kamu akan menjadi tanggung jawabku " ucap Yarga
" kalau aku menolak kak ?" ucap Syeril lirih
" kamu tidak mempunyai pilihan Syeril , memangnya siapa yang mau menerima keadaan kamu yang sekarang selain aku " ucapan Yarga langsung menusuk relung hati Syeril
siapa orangnya yang ingin mendapatkan kemalangan seperti ini , rasa sesak itu kembali datang .. persetan dengan aturan kini hatinya sangat lelah menerima perkataan yang menyakitkan dari Yarga
" puas kak ? " Syeril mengucapkan dengan suara yang bergetar
" hah ?" Yarga mendengarnya dengan samar
" memangnya siapa yang mau hal ini terjadi hiks , tak cukupkah kamu melukai fisikku kak? hingga kamu juga sampai hati melukai perasaan ku hiks .. aku tak memintanya .. aku juga tidak mau hiks " Syeril menangis di depan Yarga
runtuh sudah pertahanan nya selama ini , persetan dengan esok hari yang Syeril inginkan adalah malam ini dia keluarkan semua yang mengganjal di hatinya
Sebenarnya Yarga sangat tidak tega melihat Syeril menangis seperti itu tapi egonya yang besar membuatnya hanya diam
" aku tidak pernah meminta hal ini terjadi hiks .. aku tidak akan mau hiks .. aku tahu kamu menikahi ku karena terpaksa kak, ini semua kamu lakukan hanya karena rasa tanggung jawab mu saja aku paham kak hiks ..tapi apa perlu kamu mengucapkan kata-kata yang menyakitkan itu kak hiks hiks " Syeril kini menutupi wajahnya dan menangis sejadi-jadinya
Yarga teringat dengan buket bunga yang ia beli
" hei gadis bodoh !! " Yarga menepuk lutut Syeril dan dia bersimpuh di hadapan Syeril dengan memegang sebuket bunga mawar
" lepaskan tanganmu !! " perintah Yarga dan Syeril langsung menuruti perintah Yarga
ia langsung terkejut karena melihat Yarga bersimpuh di hadapannya , belum lagi dengan adanya buket bunga yang kini dihadapannya
" maafkan jika kata-kata ku melukai hatimu , aku belum pernah berurusan dengan wanita sebelumnya .. tapi sungguh aku tidak bermaksud melakukannya .. maafkan aku Syeril !! aku harap kamu mau menikah dengan ku , biarkan aku bertanggungjawab atas apa yang sudah aku perbuat padamu .. aku berjanji akan menjadikanmu wanita ku satu-satunya !! aku akan menjaga dan merawat mu dengan baik .. aku akan melindungimu selalu .. aku berharap jika nanti aku berbuat salah kamu yang akan menegurku .. menyadarkan ku akan kesalahan ku .. aku mohon terimalah maksud ku untuk menjadikan mu istri ku " ucap Yarga panjang lebar
__ADS_1
' dia tidak berbohong kan ?? apa setelah ini akan ada yang lebih menyakitkan lagi ' batin Syeril
" bisa aku pegang janjimu kak ?" tanya Syeril dan Yarga mengangguk
Syeril sedikit ragu untuk menerima buket bunga itu tapi karena tidak ingin ada pertengkaran lagi ia langsung mengambilnya
Yarga mengusap air mata di pipi Syeril
" seberapa banyak kamu menangis ?" tanya Yarga
" tidak tahu " jawab Syeril asal
" apa kamu suka dengan bunganya ? " tanya Yarga lagi
" terima kasih " ucap Syeril singkat
" pernikahan kita akan dilakukan minggu depan , mulai besok kamu akan tinggal di mansion .. 4 hari lagi kita akan ke desa menemui orang tuamu , kalau bisa hubungi mereka dari sekarang " ucap Yarga
" iya " jawab Syeril singkat
" haaah "Yarga menghela nafas mendapatkan respon yang singkat dari Syeril
" ini " Yarga menyodorkan sebuah goodibag yang terdapat kalung didalamnya
" apa ini ?" tanya Syeril
" buka saja " titah Yarga dan Syeril langsung membukanya
" ini ?" tanya Syeril setelah melihat isinya
" pasti mahal ya kak, " ucap Syeril
" ck , apa itu penting !! itu sangat cocok untuk mu !!! " ucap Yarga ia sedikit kesal karena Syeril masih sempat memikirkan harga kalung itu
" tapi ini .. " ucapan Syeril terhenti karena Yarga langsung mengambil kalung itu dan mendekati Syeril
" diam !!" titah Yarga , ia langsung memakaikan kalung itu di leher Syeril
setelah kalung itu berada di leher Syeril Yarga tersenyum karena tebakannya benar
" aku bilang juga apa ini sangat cocok dengan mu " Yarga berbisik di telinga Syeril
Syeril langsung merinding saat hembusan nafas Yarga menerpa tengkuk nya
" apa boleh ? " tanya Yarga
" hah?" Syeril berbalik dan pipinya malah mengenai bibir Yarga
mendapat hal itu bulu kuduk Yarga meremang , ingin rasanya ia melahap Syeril sekarang tapi ia ingat akan janjinya
' tenang Yar .. 1 minggu lagi sekarang kamu harus bersabar dulu ' batin Yarga
" tidurlah .. kamu pasti capek , istirahatkan tubuhmu .. jangan berpikir yang tidak-tidak lagi !! untuk barang-barang mu yang di kost akan aku urus besok " Yarga menidurkan Syeril dan menyelimuti tubuh Syeril
ia mengusap kepala Syeril dan memberikan kecupan di kening Syeril
__ADS_1
" selamat malam " Yarga keluar dari kamar
' aku takut sikap manismu hanya sementara kak ' Syeril pun langsung tertidur