Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
42. Pantai


__ADS_3

" kamu mau masih disini Syeril ?" ucap Yarga


" hah? " Syeril kebingungan ..


ia pun langsung bangun dari kasur dan berniat untuk pergi kembali ke kamarnya


" lain kali jangan ceroboh lagi , aku gak menjamin selanjutnya kamu tetap aman .. mengerti !!! " bisik Yarga di telinga Syeril


" i-ia " ucap Syeril ia langsung lari keluar dari kamar Yarga


' kok aku jadi merinding ya !! lain kali aku gak mau hal ini terjadi lagi !!!' batin Syeril


sesampainya di kamar ia langsung mandi karena agenda hari ini akan padat sekali


setelah selesai mandi ia mendapat pesan dari Yarga


* apa sudah siap ? mari kita sarapan * Yarga


* ia kak , sebentar lagi * Syeril


* lama !! keburu lapar , aku tunggu di restoran bawah * Yarga


" hiss .. gak bisa apa nunggu sebentar lagi dasar muka tembok menyebalkan" gerutu Syeril


ia langsung menyelesaikan riasannya kemudian ia pergi ke restoran untuk sarapan bersama Yarga


sesampainya di restoran ia langsung mencari keberadaan Yarga


" dimana kak Yarga " gumam Syeril


ia melihat Yarga melambai ke arahnya dan Syeril langsung berjalan mendekati Yarga


" kenapa lama sekali ? " tanya Yarga


" aku kan harus bersiap-siap kak, maaf kalau membuat kak, Yarga menunggu " ucap Syeril


" duduk, makan yang ada di meja " titah Yarga


" kak Yarga sudah makan ?" tanya Syeril


" sudah .. makanan di sini tidak sesuai seleraku " ucap Yarga


'gak sesuai selera katanya , padahal ini enak banget !! dan yang pasti makanan di sini mahal banget .. dasar horang kayah mah beda seleranya ya ' batin Syeril


ia terus memasukkan makanan ke dalam mulutnya


'lihat pipinya yang gembul itu .. kenapa kamu sangat menggemaskan Syeril .. apa dia berdandan ??? kenapa jadi sangat cantik sih ' gumam Yarga


yang memperlihatkan Syeril yang sedang makan


" enak ?" tanya Yarga


" he'em .. enak " Syeril mengangguk


sedangkan Yarga hanya menggeleng karena heran melihat tingkah Syeril


" aku harap meeting kita cepat selesai " ucap Yarga


" memangnya kenapa harus cepat selesai ?" tanya Syeril


" supaya kita cepat kembali lagi ke Jakarta " ucap Yarga


" kita gak bisa main dulu gitu kak ?" Syeril telah menyelesaikan sarapannya


" memangnya mau main kemana ?" ucap Yarga


" pantai kak,, kita bisa main air dan pasir nanti " ucap Syeril penuh antusias


" ck, kekanakan !! kamu gak ingat umur " tolak Yarga


" gak apa-apa kan kak, kita tuh butuh liburan .. mumpung di bali kita dekat ke pantai .. view nya juga bagus untuk berfoto " ucap Syeril panjang lebar

__ADS_1


" kita lihat kondisi , kalau ada waktu kita pergi " ucap Yarga


" ia kak," ucap Syeril


" sudah selesai ? ayok kita siapkan untuk meeting jam 9 kita berangkat " ucap Yarga


" ayok kak " mereka pun kembali ke kamar masing-masing untuk bersiap-siap


mereka kini sudah berada di tempat meeting mereka


wajah keempat orang itu kini sangat serius untuk mencapai kesepakatan bersama


" apa tidak ada opsi lain pak ? " tanya klien


" ada tapi dilihat dari resiko kedepannya kita hanya akan mendapatkan keuntungan kecil " ucap Yarga


" haahh bagaimana menurut mu nona Syeril ?" tanya klien


" a-apa ?" Syeril bingung karena di tanya oleh klien di depannya


" saya menanyakan pendapat mu nona ?" tanya klien


Syeril yang bingung langsung menoleh ke arah Yarga dan Yarga hanya mengangguk


" mmm kalau pun boleh saya berpendapat , bagaimana kalau kita rubah skala penjualannya dari yang terbatas menjadi untuk semua kalangan , kita juga bisa menambahkan wahan kecil untuk menarik minat anak-anak pak ," ucap Syeril


" kenapa alasannya ?" tanya Klien


" bukankah ketika liburan adalah moment kekeluarga yang sangat di perlukan pak, mereka jarang menghabiskan waktu bersama dengan adanya wahana kecil bisa membuat anak-anak tidak bosan kita juga bisa sekaligus memberikan paket promosi untuk liburan keluarga " ucap Syeril menjelaskan


" kamu memang tidak mengecewakan " ucap Klien tersenyum


" hah? " Syeril bingung


" baiklah pak Yarga , ide nona Syeril ada baiknya saya harap kita sudah menemukan titik terang .. untuk pertemuan selanjutnya saya harap anda membawa nona Syeril lagi "


" ia pak, terimakasih sudah meluangkan waktunya hari ini " ucap Yarga menyodorkan tangan untuk bersalaman


" maksud anda ?" tanya Yarga


" tidak .. sampaikan salam saya kepada tuan Daniel " ucap Klien


" baik " ucap Yarga mengangguk


" saya permisi , nona Syeril saya harap di pertemuan selanjutnya akan ada ide-ide yang lain lagi " ucap Klien , ia juga menyodorkan tangan untuk bersalaman


" iya pak " ucap Syeril tersenyum ia hendak membalas salaman tapi tangan Klien langsung di sambar oleh Yarga


" bukankah tadi anda sudah pamit , kenapa masih di sini " ucap Yarga


" cih, anak dan bapak sama saja pencemburu " ucap Klien


mereka pun menyudahi meeting mereka dan kini Yarga dan Syeril sudah berada di mobil


" bagaimana kamu bisa mendapatkan ide itu ? " tanya Yarga


" hah ? terpikir begitu saja kak.. " jawab Syeril


" oh " ucap Yarga singkat


' seperti biasa singkat dan datar ' gumam Syeril


setelah 1 jam perjalanan Syeril merasa heran karena jalan yang di laluinya bukan menuju hotel


" kak ini bukan jalan menuju hotel .. kita nyasar ya ??" tanya Syeril ia mulai panik


" tidak " ucap Yarga


" tapi ini jalan kemana ?" tanya Syeril lagi


" ke pantai " ucap Yarga

__ADS_1


" pantai ? " tanya Syeril seketika wajahnya langsung berseri


" saya juga butuh liburan , besok kita pulang " ucap Yarga


" yeeeee pantai .. nanti kita main pasir ya kak," ucap Syeril


' se senang itu ?? dasar bocah ' batin Yarga


" itu permainan anak kecil " ucap Yarga


" seru loh kak, lagian kan masa kecilku kurang bahagia " ucap Syeril asal dan Yarga hanya menggelengkan kepalanya


setelah menempuh perjalanan mereka kini sudah sampai di pantai deru ombak langsung menyambut mereka


Syeril refleks keluar dari mobil dan berlari mendekati hamparan pasir putih , ia menghirup bau pantai yang khas beraroma air laut


Yarga yang masih berada di dalam mobil hanya menggeleng melihat tingkah Syeril yang menurutnya kekanakan tapi juga sangat menggemaskan


" dia bahkan sampai lupa tidak membawa tasnya " ucap Yarga yang keluar dari mobil dan mendekati Syeril


" kak , foto dong !!! bagus loh view nya " ucap Syeril penuh antusias


" ponsel kamu mana? " tanya Yarga


" di mobil .. tapi malas kak, pakai punya kak Yarga saja ya " ucap Syeril


" ck, siapa yang atasan siapa yang bawahan " ucap Yarga


" he he he he .. buat kembali ke mobil tuh jauh kak " ucap Syeril


" ini , ambil foto sendiri " ucap Yarga menyodorkan ponselnya


" yahhh nanti view nya gak banyak yang kebawa kak .. tolong dong kak Yarga yang foto kan " ucap Syeril dengan wajah yang dibuat semanis mungkin


" mulai berani ya sekarang kamu " ucap Yarga


" kak kita kan nggak lagi di lingkungan kerjaan .. kita lagi liburan .. kata kak Yarga juga kan kita harus lebih santai kalau hanya berdua " ucap Syeril


Yarga hanya memutar matanya mendengar ocehan Syeril


" mau di foto seperti apa ? " ucap Yarga


" begini saja kak, tolong foto kan yang bagus ya " ucap Syeril


ia pun berfoto dengan beberapa gaya dan Yarga yang mengambil gambarnya


" kak kita foto berdua yuk " ucap Syeril


" NO !! kamu sendiri saja " Yarga menolak


" ayok kak !! buat kenang-kenangan " bujuk Syeril


" siapa yang ambil gambar nanti ?" elak Yarga


Syeril melihat sekeliling dan kebetulan ada seorang pemuda yang lewat didekat mereka


" mas bisa tolong ambilkan gambar untuk kami berdua " pinta Syeril


" ia mba , mari saya bantu " ucap pemuda itu


Syeril kembali ke dekat Yarga dan mengajaknya untuk berfoto bersama


" gak banyak kok kak, 1 atau 2 gambar juga gak apa-apa" ucap Syeril


" gayanya yang mesra ya mas , mba .. biar ada momen saat bulan madunya " ucap pemuda itu


wajah Syeril dan Yarga langsung memerah


' bulan madu ?? apa kami terlihat seperti itu ?? ' blush gumam Yarga


' duh si mas ini loh kalau ngomong .. kita bukan pasangan mas .. tapi kok aki merasa geli ya mendengarnya he he he' batin Syeril

__ADS_1


mereka pun mengambil beberapa foto bersama dengan bantuan pemuda itu .. yang ternyata pemuda itu aslinya adalah orang suruhan Daniel


__ADS_2