
Syeril VOP
Syeril menghela nafas dengan berat setelah mencoba untuk menenangkan perasaannya , mengatur posisi duduknya dan memberikan semangat untuk dirinya sendiri .. itu yang selalu ia lakukan jika ia sedang berada di fase lelah dengan keadaan nya ,ia akan mencoba menyemangati dirinya sendiri dan berkata' semua akan baik-baik saja ' ..
kening nya berkerut sesaat ketika ada seorang lelaki duduk di sampingnya tanpa permisi tapi dia mencoba mengabaikan dan kembali menikmati suasana taman , ia hanya fokus untuk menyegarkan pikirannya yang sedang kalut
sampai dia melihat tingkah lelaki di samping nya berjalan menuju penjual asongan dan herannya dia seperti sedang mencari sesuatu dari semua saku yang ada di bajunya dan mengobrak-abrik ransel yang di bawanya
' nyari apa sih sampai semua di keluarin gitu? ah bodo amat itukan urusan dia ' Syeril bergumam ..
tapi sesaat kemudian ia kaget karena lelaki tadi menghampiri dirinya ,
" Dek boleh tidak saya meminta bantuan mu " ucap nya
" iya kak ada apa " jawab Syeril dengan sedikit deg-degan
" saya boleh pinjam uangmu dulu 15 rb , nanti daya ganti " tanya nya
"iya kak ini uangnya " Syeril merogoh uang di sakunya mencoba untuk tidak tertawa karena kejadian itu
' ya ampun baru ketemu udah berani minjam uang .. hahaha positif thinking aja lah mungkin dia gak punya uang receh ' Syeril tertawa di dalam hatinya..
laki-laki itu kembali duduk di sampingnya
" makasih ya dek " ucapnya
" iya kak gak papa " Syeril pun tersenyum di balik masker nya
" maaf ya dek saya habis kecopetan , ponsel saya juga habis baterai dek " jelas nya
' modus apa gimana nih , ingat Syeril jangan mudah percaya sama orang bisa aja dia punya niat jahat padamu jaman sekarang orang yang jujur tuh susah .. bisa saja ini modus kejahatan yang baru ' batin Syeril
" iya kak gak papa , uang segitu mah gampang di carinya juga .. hehe " Syeril mencoba sedikit bercanda , dan melihat kecanggungan dari wajah lelaki itu ..
'kenapa dia .. kelihatan nya dia sedang memikirkan sesuatu , kamu harus siaga Syeril ' batin Syeril
" ekhmmm .. boleh tidak saya meminta bantuan mu lagi dek? " tanyanya lagi
' tuh kan apa aku bilang .. yang kaya gini mah modus , setelah di kasih hati minta jantung kan , untung ganteng huuhhh .... okee kak aku ikuti permainan mu ' gumam Syeril dalam hati .. ia pun berpikir sejenak
__ADS_1
" boleh kak apa yang kakak butuhkan? " jawab Syeril
" saya mau pinjam ponselmu dek , saya mau menghubungi keluarga saya " ucapnya datar
' hah .. apa aku salah menilai orang ya ' gumam Syeril
ia pun menyodorkan ponselnya kepada lelaki itu
setelah mendapatkan ponsel Syeril lelaki itupun menghubungi keluarganya . sambil menunggu ponselnya di kembalikan Syeril pun membuka maskernya karena merasa pengap ia juga sedikit merapikan penampilan nya yang sedikit berantakan karena menggunakan masker tadi
" makasih ya dek sudah mau bantuin saya ini saya kembalikan ponselnya " ucap lelaki itu sembari menyodorkan ponsel Syeril
" iya kak sama-sama " ucap nya sembari tersenyum manis
" Saya Yarga ,kalau boleh tau siapa namamu dek? " tanya nya dengan wajah datar
" saya Syeril kak " jawab Syeril ia menyodorkan tangan nya untuk bersalaman namun sayang nya di abaikan oleh lelaki itu
' ya ampun sombong sekali dia' Syeril bergumam
" kamu masih sekolah? " tanya Yarga masih dengan wajah datarnya
ia kadang selalu merasa tidak percaya diri dengan tinggi bandannya , karena tinggi badannya ini juga Syeril sering kesusahan untuk mencari pekerjaan
" oh kuliah saya kira kamu masih SMA dek " ucap Yarga dengan wajah datarnya
' ihh nyebelin .. siapa juga coba yang mau pendek kaya gini kalo udah turunan gimana .. itu juga mukanya lempeng banget , niat ngomong gak sih datar banget jawab nya ... ' gumam Syeril dalam hati
" badannya aja yang kecil kak , umur nya mah sudah tua .. hehe " mencoba sedikit tersenyum .. dan yang membuat Syeril kesal karena Yarga hanya membalas ucapannya dengan anggukan saja ..
karena sudah sore dan cuaca yang mendung ia pun pamit untuk pulang ia tidak mempermasalahkan uang yang tadi di pinjam Yarga toh uang masih bisa di cari lagi , dan juga nominalnya yang juga gak seberapa pikir nya jadi ia menganggapnya sebagai bentuk sedekah untuk Yarga ..
Syeril VOP END
Yarga VOP
Setelah menekan ego demi menyelamatkan harga dirinya Yarga memberanikan mendekati wanita itu untuk meminjam ponselnya guna menghubungi Jimy dan keluarganya agar dia bisa pulang ke rumahnya
setelah di pinjami ponsel ia pun menghubungi Jimy kembali tapi tetap tidak ada jawaban , ia pun memutuskan menghubungi ke mansion utama tujuan adalah meminta tolong pada mami atau papi nya agar segera menjemputnya untuk pulang .
__ADS_1
" halo " jawab Yarga
"Dengan kediaman Wijaya" jawab seseorang di seberang sana
" ini Yarga bisa jemput saya di taman dekat mall X !!!! "
" kenapa kamu menelpon ke telepon rumah , kenapa tidak ke ponsel saja bocah tengik " ucap di seberang sana
" ceritanya panjang, kirimkan supir segera " jawab Yarga
" ya sudah tunggu di sana ". ucap nya
" baik saya tunggu" Yarga pun menutup telponnya
Ia pun mengembalikan ponsel itu kembali pada gadis itu .. sang gadis pun menerima nya dengan tersenyum .. sangat manis ....
Yarga terkesima melihat senyuman Syeril ada rasa yang menggelitik di hatinya saat melihat pemandangan di hadapannya
' senyum yang menawan ' batin Yarga
ia juga mencoba percakapan kecil dengan nya tapi di akhir percakapannya ia mengerutkan keningnya ketika mendengar ucapan sang gadis yang bernama Syeril itu sedikit sensi .. apa ia salah bicara pikirnya .. tapi entahlah ia tak mau ambil pusing dengan keadaannya yang harus ia lakukan hanya lah menunggu jemputan dari rumah mami nya
pertemuan mereka berakhir setelah Syeril pamit untuk pulang karena cuaca sudah sore di tambah dengan awan yang mendung ..
Yarga hanya melihat punggung syeril dari belakang , dia bingung dengan perasaannya entah mengapa ada sedikit rasa tidak rela .. tapi sejurus kemudian dia mengabaikannya
*catatan author :
sebenar nya Yarga sudah sedikit tertarik pada syeril . . mungkin ini yang di namakan dengan cinta pada pandangan pertama , namun sayang nya yarga yang tidak pernah mengalami pacaran tidak menyadari akan perasaan nya
*kita kadang terlalu fokus akan satu hal yang menurut kita anggap penting , namun kita kadang mengabaikan sesuatu yang lebih berharga nilai nya*
apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut orang lain , begitu pun sebalik nya
tugas kita hanyalah melakukan yang terbaik tanpa mendengarkan pendapat orang lain !!!!
terima kasih sudah mampir
mohon beri support dan dukungan nya ya supaya author lebih rajin lagi membuat karya nya 😍😍😍
__ADS_1