
Pagi hari ini Yarga begitu semangat entah mengapa semenjak Syeril bekerja dengannya semacam ada semangat baru di dalam hidupnya dulunya monoton
" pagi mami " Yarga menyapa Ratna yang sedang menata sarapan di meja makan
" pagi sayang " balas Ratna
" di mana pak tua itu mi ? " Yarga menanyakan keberadaan Daniel
" ada meeting dadakan jadi berangkat lebih awal " jawab Ratna
" kamu ini nak , yang sopan sedikit manggil papi tuh " sambung Ratna
" dia juga sama mi , manggil Yarga aja bocak tengik " ucap Yarga
" haah emang keduanya sama aja sih " helaan nafas Ratna tak di gubris oleh Yarga
" mami masak apa ? " tanya Yarga
" maaf ya nak mami masak yang ada aja , lain kali mamah masak makanan kesukaan kamu " Ratna memberi pengertian
" ia mi gak apa-apa " ucap Yarga
' huuuuhh rasanya gatal banget mulutku .. aku lagi kepo banget soal Yarga dan Syeril waktu di bali , tapi gimana ngomongnya ya bisa-bisa Yarga curiga nanti ' batin Ratna
" nak .." ucap Yarga hati-hati
" mmm " jawab Yarga
" gimana meeting kamu di bali ? katanya Jimy gak ikut ya , siapa yang nemenin kamu ?" pancing Ratna
" Syeril mi " jawab Yarga singkat
" oh ya , ada kejadian seru gak ?" Ratna mulai melancarkan aksi keponya
" enggak ada " jawab Yarga cuek tapi pipinya malah merona karena membayangkan waktu dia mencium Syeril di pantai tempo hari
' aduh kenapa pikiran ku malah mengarah ke sana , ada yang aneh dengan diriku sendiri ' batin Yarga
dan hal itu tak lepas dari pandangan Ratna
' lihatlah pipinya merona .. hmmm lucunya ' batin Ratna
" kapan-kapan ajak Syeril ke sini ya nak, biar mami ada temennya " jurus pertama sudah Ratna luncurkan
" dia sibuk mi .. dia lagi ngurus skripsi " ucap Yarga
" yaahh padahal mami tuh mau pendekatan sama calon mantu loh " celetuk Ratna
mendengar ucapan Ratna Yarga langsung tersedak dan langsung mengambil minum
" ahemm Yarga mau berangkat ya mi " Yarga segera menyelesaikan sarapan paginya dan berpamitan untuk berangkat kerja
" ia hati-hati di jalan ya nak, kirimkan salam buat calon mantu mami ya " ejek Ratna
" mami tuh apaan sih " Yarga hanya berlalu meninggalkan Ratna
' wajahmu gak bisa bohong anak mami " batin Ratna
Yarga langsung memasuki mobil sport miliknya dan menjalankan menuju perusahaan
' hahaha calon mantu .. dasar mami ada-ada saja ' gumamnya dengan senyum yang berseri
Sedangkan di perusahaan PT Sanjaya
" pagi mba Syeril " sapa resepsionis
__ADS_1
" pagi juga mba " balas Syeril dengan sedikit anggukan kepala
kebiasaan Syeril yang memang ramah selalu menjadi poin tersendiri untuknya banyak karyawan yang respect dan segan padanya
" tumben mba Vanya berangkat pagi banget " Syeril langsung menyapa Vanya yang sudah standby di meja kerjanya
" enggak ah , kan biasanya juga gak pernah telat kok " elak Vanya
" sekarep mu lah mba " Syeril sedikit malas menanggapi Vanya
" Neng ... kamu berhutang sama aku loh " Vanya so ratu Kepo pub datang kembali
" hutang apa ? aku kayaknya gak pernah minjem uang kok sama mba " ucap Syeril
" kamu hutang cerita sama aku " ucap Vanya
" cerita apa sih mba ? mba tuh aneh-aneh aja deh " Syeril duduk dan merapikan alat kantor nya
" yang waktu kamu di bali neng .. coba ceritain !! kan kemarin kamu udah janji " Vanya mulai merengek
" mba gak ada apa-apa kok, meeting kaya umumnya gitu " jawab Syeril seadanya
" masa sih ?? gak ada kejadian apa gitu ?? atau momen spesial gitu ??" cerocos Vanya
" e- enggak ada mba " Syeril tergagap pasalnya ia mengingat lagi momen itu
' momen spesial ? kok alu jadi ingat pas kak Yarga mencium ku ' batin Syeril
" bohong kamu ya " Vanya curiga
" beneran mba kan lagian aku tuh meeting bukan liburan mba tuh jangan mikir yang aneh-aneh " ucap Syeril
" loh kamu gak jalan-jalan gitu ke pantai neng ? " tanya Vanya
" oh iya ya .. yah kasihan banget kamu neng .. padahal pantai di bali bagus loh " ucap Vanya
" ya mau gimana lagi lah mba " balas Syeril
' emang bagus mba .. apalagi ada momen terindah pas di sana ' batin Syeril
Kedatangan Jimy membuat mereka menghentikan percakapan mereka
" pagi pak Jimy " sapa Syeril dan Vanya
" pagi " balas Jimy
" Syeril malam minggu ada waktu luang tidak ?" tanya Jimy
" ada pak , saya luang " jawab Syeril
" siap-siap saja ya .. nanti aku jemput kita nonton " ucap Jimy
" eh ??" Syeril bingung mau menolak tapi dia sudah terlanjur bilang kalau waktunya luang
" pak kok saya gak di ajakin .. saya juga mau ikut pak " ucap Vanya membuat Syeril bernafas lega setidaknya ada yang menemaninya
" boleh .. kita bertemu di mall Z aja " ucap Jimy
" kalau malam minggu berarti besok malam dong pak kan hari ini hari Jumat " ucap Vanya
"iya .. Syeril nanti saya yang jemput ke kost kamu " ucap Jimy
" enggak pak, biar aku sama mba Vanya aja " ucap Syeril ia sedikit memberi kode lewat mata agar Vanya bisa membantu
" ia pak, biar Syeril sama saya saja " Vanya mengiyakan
__ADS_1
" baik kalau begitu , saya permisi " ucap Jimy
" iya pak " ucap Syeril dan Vanya
baru juga keduanya mau duduk kembali tapi di urungkan karena kedatangan Yarga
" selamat pagi Pak Yarga " sapa Syeril dan Vanya
" pagi , Syeril ke ruangan saya " ucap Yarga dan ia langsung berlalu ke ruangannya
" iya pak " Syeril langsung mengambil buku dan beberapa map tugasnya
" selamat bekerja mba Vanya " Syeril langsung melangkah menuju ruangan Yarga
tok tok tok
" masuk " jawab Yarga
" kak Yarga ini beberapa file yang membutuhkan tanda tangan " Syeril menaruh beberapa mam di meja kerja Yarga
" bagaimana perut kamu masih sakit ? " tanya Yarga
" sudah tidak kak, berkat obat yang kak Yarga kasih " ucap Syeril
" baguslah " Yarga sedikit berbangga hati mendengar ucapan Syeril
" Skripsi kamu sudah sampai mana ? " tanya Yarga
" masih menunggu dosen pembimbing kak, kalau sudah ketemu tinggal pengesahan nantinya " ucap Syeril
" kalau bisa lebih di percepat .. karena 3 bulan kedepannya kamu akan lebih sibuk pergi keluar kota " ucap Yarga yang kini sudah duduk di meja kerjanya
" kalau minggu depan bisa bertemu nanti juga beres pak " ucap Syeril
" pak ? " ucap Yarga
" kak maksudnya " ralat Syeril
' ampun Gusti .. ribet banget sih kak .. kami kan atasan aku ya wajar sih kalau aku panggil kamu Pak ' batin Syeril
" jangan salah sebut lagi " ucap Yarga
" iya kak" jawab Syeril
" kak, ada yang harus aku kerjakan ?" tanya Syeril
" bantu revisi ini .. pakai laptop ku saja " titah Yarga
" iya kak " jawab Syeril ia langsung mengambil map yang di sodorkan Yarga dan langsung menghidupkan laptop Yarga
" mami saya menitipkan salam " ucap Yarga
" hah ? maksudnya nyonya Ratna ? " tanya Syeril
" iya " jawab Yarga
" kamu di undang untuk makam malam di rumah katanya " ucap Yarga
" oh hari apa kak ? tanya Syeril
" kalau harinya belum pasti , " ucap Yarga
" oh iya kak " ucap Syeril canggung
mereka pun sama-sama bekerja
__ADS_1