Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
48. momen spesial


__ADS_3

Pagi hari ini Yarga begitu semangat entah mengapa semenjak Syeril bekerja dengannya semacam ada semangat baru di dalam hidupnya dulunya monoton


" pagi mami " Yarga menyapa Ratna yang sedang menata sarapan di meja makan


" pagi sayang " balas Ratna


" di mana pak tua itu mi ? " Yarga menanyakan keberadaan Daniel


" ada meeting dadakan jadi berangkat lebih awal " jawab Ratna


" kamu ini nak , yang sopan sedikit manggil papi tuh " sambung Ratna


" dia juga sama mi , manggil Yarga aja bocak tengik " ucap Yarga


" haah emang keduanya sama aja sih " helaan nafas Ratna tak di gubris oleh Yarga


" mami masak apa ? " tanya Yarga


" maaf ya nak mami masak yang ada aja , lain kali mamah masak makanan kesukaan kamu " Ratna memberi pengertian


" ia mi gak apa-apa " ucap Yarga


' huuuuhh rasanya gatal banget mulutku .. aku lagi kepo banget soal Yarga dan Syeril waktu di bali , tapi gimana ngomongnya ya bisa-bisa Yarga curiga nanti ' batin Ratna


" nak .." ucap Yarga hati-hati


" mmm " jawab Yarga


" gimana meeting kamu di bali ? katanya Jimy gak ikut ya , siapa yang nemenin kamu ?" pancing Ratna


" Syeril mi " jawab Yarga singkat


" oh ya , ada kejadian seru gak ?" Ratna mulai melancarkan aksi keponya


" enggak ada " jawab Yarga cuek tapi pipinya malah merona karena membayangkan waktu dia mencium Syeril di pantai tempo hari


' aduh kenapa pikiran ku malah mengarah ke sana , ada yang aneh dengan diriku sendiri ' batin Yarga


dan hal itu tak lepas dari pandangan Ratna


' lihatlah pipinya merona .. hmmm lucunya ' batin Ratna


" kapan-kapan ajak Syeril ke sini ya nak, biar mami ada temennya " jurus pertama sudah Ratna luncurkan


" dia sibuk mi .. dia lagi ngurus skripsi " ucap Yarga


" yaahh padahal mami tuh mau pendekatan sama calon mantu loh " celetuk Ratna


mendengar ucapan Ratna Yarga langsung tersedak dan langsung mengambil minum


" ahemm Yarga mau berangkat ya mi " Yarga segera menyelesaikan sarapan paginya dan berpamitan untuk berangkat kerja


" ia hati-hati di jalan ya nak, kirimkan salam buat calon mantu mami ya " ejek Ratna


" mami tuh apaan sih " Yarga hanya berlalu meninggalkan Ratna


' wajahmu gak bisa bohong anak mami " batin Ratna


Yarga langsung memasuki mobil sport miliknya dan menjalankan menuju perusahaan


' hahaha calon mantu .. dasar mami ada-ada saja ' gumamnya dengan senyum yang berseri


Sedangkan di perusahaan PT Sanjaya


" pagi mba Syeril " sapa resepsionis

__ADS_1


" pagi juga mba " balas Syeril dengan sedikit anggukan kepala


kebiasaan Syeril yang memang ramah selalu menjadi poin tersendiri untuknya banyak karyawan yang respect dan segan padanya


" tumben mba Vanya berangkat pagi banget " Syeril langsung menyapa Vanya yang sudah standby di meja kerjanya


" enggak ah , kan biasanya juga gak pernah telat kok " elak Vanya


" sekarep mu lah mba " Syeril sedikit malas menanggapi Vanya


" Neng ... kamu berhutang sama aku loh " Vanya so ratu Kepo pub datang kembali


" hutang apa ? aku kayaknya gak pernah minjem uang kok sama mba " ucap Syeril


" kamu hutang cerita sama aku " ucap Vanya


" cerita apa sih mba ? mba tuh aneh-aneh aja deh " Syeril duduk dan merapikan alat kantor nya


" yang waktu kamu di bali neng .. coba ceritain !! kan kemarin kamu udah janji " Vanya mulai merengek


" mba gak ada apa-apa kok, meeting kaya umumnya gitu " jawab Syeril seadanya


" masa sih ?? gak ada kejadian apa gitu ?? atau momen spesial gitu ??" cerocos Vanya


" e- enggak ada mba " Syeril tergagap pasalnya ia mengingat lagi momen itu


' momen spesial ? kok alu jadi ingat pas kak Yarga mencium ku ' batin Syeril


" bohong kamu ya " Vanya curiga


" beneran mba kan lagian aku tuh meeting bukan liburan mba tuh jangan mikir yang aneh-aneh " ucap Syeril


" loh kamu gak jalan-jalan gitu ke pantai neng ? " tanya Vanya


" oh iya ya .. yah kasihan banget kamu neng .. padahal pantai di bali bagus loh " ucap Vanya


" ya mau gimana lagi lah mba " balas Syeril


' emang bagus mba .. apalagi ada momen terindah pas di sana ' batin Syeril


Kedatangan Jimy membuat mereka menghentikan percakapan mereka


" pagi pak Jimy " sapa Syeril dan Vanya


" pagi " balas Jimy


" Syeril malam minggu ada waktu luang tidak ?" tanya Jimy


" ada pak , saya luang " jawab Syeril


" siap-siap saja ya .. nanti aku jemput kita nonton " ucap Jimy


" eh ??" Syeril bingung mau menolak tapi dia sudah terlanjur bilang kalau waktunya luang


" pak kok saya gak di ajakin .. saya juga mau ikut pak " ucap Vanya membuat Syeril bernafas lega setidaknya ada yang menemaninya


" boleh .. kita bertemu di mall Z aja " ucap Jimy


" kalau malam minggu berarti besok malam dong pak kan hari ini hari Jumat " ucap Vanya


"iya .. Syeril nanti saya yang jemput ke kost kamu " ucap Jimy


" enggak pak, biar aku sama mba Vanya aja " ucap Syeril ia sedikit memberi kode lewat mata agar Vanya bisa membantu


" ia pak, biar Syeril sama saya saja " Vanya mengiyakan

__ADS_1


" baik kalau begitu , saya permisi " ucap Jimy


" iya pak " ucap Syeril dan Vanya


baru juga keduanya mau duduk kembali tapi di urungkan karena kedatangan Yarga


" selamat pagi Pak Yarga " sapa Syeril dan Vanya


" pagi , Syeril ke ruangan saya " ucap Yarga dan ia langsung berlalu ke ruangannya


" iya pak " Syeril langsung mengambil buku dan beberapa map tugasnya


" selamat bekerja mba Vanya " Syeril langsung melangkah menuju ruangan Yarga


tok tok tok


" masuk " jawab Yarga


" kak Yarga ini beberapa file yang membutuhkan tanda tangan " Syeril menaruh beberapa mam di meja kerja Yarga


" bagaimana perut kamu masih sakit ? " tanya Yarga


" sudah tidak kak, berkat obat yang kak Yarga kasih " ucap Syeril


" baguslah " Yarga sedikit berbangga hati mendengar ucapan Syeril


" Skripsi kamu sudah sampai mana ? " tanya Yarga


" masih menunggu dosen pembimbing kak, kalau sudah ketemu tinggal pengesahan nantinya " ucap Syeril


" kalau bisa lebih di percepat .. karena 3 bulan kedepannya kamu akan lebih sibuk pergi keluar kota " ucap Yarga yang kini sudah duduk di meja kerjanya


" kalau minggu depan bisa bertemu nanti juga beres pak " ucap Syeril


" pak ? " ucap Yarga


" kak maksudnya " ralat Syeril


' ampun Gusti .. ribet banget sih kak .. kami kan atasan aku ya wajar sih kalau aku panggil kamu Pak ' batin Syeril


" jangan salah sebut lagi " ucap Yarga


" iya kak" jawab Syeril


" kak, ada yang harus aku kerjakan ?" tanya Syeril


" bantu revisi ini .. pakai laptop ku saja " titah Yarga


" iya kak " jawab Syeril ia langsung mengambil map yang di sodorkan Yarga dan langsung menghidupkan laptop Yarga


" mami saya menitipkan salam " ucap Yarga


" hah ? maksudnya nyonya Ratna ? " tanya Syeril


" iya " jawab Yarga


" kamu di undang untuk makam malam di rumah katanya " ucap Yarga


" oh hari apa kak ? tanya Syeril


" kalau harinya belum pasti , " ucap Yarga


" oh iya kak " ucap Syeril canggung


mereka pun sama-sama bekerja

__ADS_1


__ADS_2