Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
54. Papi


__ADS_3

' kenapa dia ada di sini ? oh iya aku lupa .. kan sekarang aku punya bodyguard khusus pemberian tuan Daniel ' batin Syeril


" Nona mari ikut saya " ucap lelaki itu sopan


" mau kemana ?" tanya Syeril


" tuan Daniel sudah menunggu anda Nona " ucapnya


" tuan Daniel ? dia ada di negeri ini ? dia sudah pulang ?" rentetan pertanyaan dari Syeril hanya di balas anggukan saja


" mari Nona " lelaki itu mempersilahkan dan Syeril hanya menurut


di dalam mobil


" siapa namamu ? " tanya Syeril


" Rian Nona " jawabnya


" untuk kedepannya maaf aku akan merepotkan mu " ucap Syeril


" itu sudah tugas saya Nona " ucap Rian


setelah menempuh 2 jam perjalanan mereka sudah sampai di Vila milik Daniel


" mari Nona " Rian membukakan pintu mobil


" terimakasih " ucap Syeril tulus


mereka memasuki Vila dan langsung menuju ruang kerja Daniel


tok tok tok ( pintu diketuk )


" masuk " ucap Daniel


" saya membawa Nona Muda ,Tuan besar " ucap Rian setelah mereka masuk ke dalam


" pergilah " titahnya


setelah kepergian Rian Daniel mempersilahkan Syeril untuk duduk


" apa kamu sudah baikan ?" tanya Daniel


" tuan tahu kalau saya Sakit ?" tanya Syeril


" PAPI !!" sentak Daniel


" haaah biasakan panggil saya Papi Syeril !!" sambungnya


" iya Papi .. tahu dari mana ?" tanya Syeril lagi


" itu rumah Papi .. jelas Papi punya mata dan telinga di sana " ucap Daniel sombong


" ada perlu apa Papi membawa aku ke sini ?" tanya Syeril lagi


" bukannya kamu sudah tahu sendiri jawabannya? " Daniel malah balik bertanya pada Syeril


' kok jadi balik nanya sih .. aku kan jadi bingung sendiri ' batin Syeril


" aku gak tahu ... " ucap Syeril


" haaah lain kali berpikir dulu sebelum bertindak !!" Daniel mengeluarkan nasehat nya


" tinggal disini 3 hari ke depan .. gak perlu khawatir Yarga ataupun mami mu gak tahu tempat ini " ucap Daniel

__ADS_1


" hah ?" Syeril kaget bagaimana mungkin Daniel tahu sedetail itu


" seberapa banyak yang tu- .. Papi tahu ?" tanya Syeril


" semua yang terjadi antara kamu dan Yarga Papi tahu .. Papi kan black knight kamu " ucap Daniel sombong


' aku gak menyangka papi Daniel punya sifat yang seperti ini ??? .. " batin Syeril


" seberapa banyak tu- papi tahu? " tanya Syeril


" saat kalian berciuman di pantai bali papi juga tahu " jawab Daniel cuek


" hah !!! aku gak nyangka kalau papi orangnya kepoan kaya gini " ucap Syeril spontan


" papi bukan kepo !! papi hanya mewanti-wanti jikalau terjadi sesuatu yang tidak di inginkan !!!" tegas Daniel


" apa yang mengirim bule itu papi juga ??" tanya Syeril lagi


" kalau itu di luar prediksi papi .. tapi kamu tenang saja papi sudah membereskannya " terang Daniel


" kenapa papi malah pulang ke sini ? kenapa tidak ke mansion ?? kasihan mami " ucap Syeril


" oh jadi sekarang kamu mulai mengkhawatirkan mami mertua mu itu ??" cibir Daniel


" papi .. aku serius pi .." Syeril kesal karena Daniel malah mengolok-olok dirinya


" papi harus mengurus kamu dulu .. makannya lain kali jangan ceroboh !! hubungi dulu Susan pastikan ada di rumah atau tidak " ucap Daniel


" iya pi .. maaf " Syeril menyadari kecerobohannya


" apa ada sesuatu yang ingin kamu bicarakan dengan papi ?" tanya Daniel dengan suara yang lembut


" tidak ada .. aku bisa menyelesaikan masalahku sendiri " tolak Syeril


" jangan sungkan Syeril .. mulai sekarang aku adalah papi mu !! jika membutuhkan sesuatu segera hubungi aku " Daniel menyodorkan ponsel keluaran terbaru untuk Syeril


" gunakan ini untuk berhubungan dengan papi " ucap Daniel


" aku sudah punya ponsel sendiri pi " Syerik mengeluarkan ponsel miliknya


" yang ini berbeda !! ini keluaran terbaru !! kamu juga bisa berbelanja lewat sini !! tagihannya sudah masuk dalam rekening papi !! " ujar Daniel


" punyaku juga sama !! lagipula aku gak suka berbelanja !! " Syeril sedikit berbohong siapa perempuan yang tidak suka belanja


" sangat tidak mungkin !! terima saja nak !!! suatu saat kamu akan membutuhkannya !!" Daniel memaksa


" okee papi yang maksa ya !! aku hanya bisa menerima " ucap Syeril dengan tidak tahu malunya


" cih , dasar tidak tahu malu !!" cibir Daniel


" sudah sana papi pulang !! kasihan mami menunggu di rumah !!" Syeril mengusir halus Daniel


" cih, sudah berani kamu mengusir papi !!" Daniel mengerutkan keningnya


" kata papi aku harus istirahat bukan ??" tanya Syeril


" iya iya princess !! papi pulang ya !! jangan banyak pikiran .. kalau butuh apa-apa bilang saja pada Rian !! di sini juga ada 2 pembantu jangan mengerjakan sesuatu sendiri " ucap Daniel


' hiyy kok ada sedikit rasa ngeri ya .. aku gak bakalan di sangka sugar baby kan sama orang nanti !!! ' batin Syeril


" papi ..." Syeril menghentikan langkah Daniel


" ya " Daniel menoleh

__ADS_1


" kenapa papi sangat baik padaku ?? aku bukan siapa-siapa papi .. jangan terlalu berharap padaku pi .. aku takut papi akan kecewa nantinya " Syeril berbicara dari hati


" papi tidak pernah salah menilai orang nak !!!" ucap Daniel


" kamu orang yang baik !! papi percaya padamu !! " Daniel melangkah meninggalkan Syeril


' sebesar itu rasa percaya mu padaku tuan !! justru ini sangat membebani ku .. aku sendiri saja masih meragukan masa depan ku ' batin Syeril


ting ( suara pesan )


* jangan pernah merasa rendah !! kamu memiliki potensi , percaya dirilah !! papi yakin kamu bisa nak !!* pesan dari Daniel


' papi ..' tembok besar dihati Syeril mulai mengalami keretakan


dia yang dari kecil tidak mendapatkan kasih sayang dari ayah kandungnya selalu merasakan patah hati di hatinya


karena sikap yang ditunjukkan oleh Daniel kepadanya membuat Syeril seakan menemukan tempat sandaran lagi


' apa aku bisa menyandarkan harapanku pada mu papi ?? tapi aku takut kecewa lagi ' batin Syeril


" permisi non " ucap Pembantu


" iya bi " jawab Syeril


" makan malam malam sudah siap , non mau makan di sini atau di meja makan ?" tanya nya


" hmmm di meja makan aja ya bi .. sekalian ajak yang lain makan bersama .. aku gak mau makan sendirian " ucapnya


" tapi .." ucap Pembantu


" tidak ada penolakan ya bi !!!" titah Syeril


" iya non " ia pun menyanggupi permintaan Syeril


15 menit kemudian semuanya sudah berada di meja makan


" maaf ya aku menganggu waktu kerja kalian .. aku hanya tidak mau makan sendiri " ujar Syeril


hanya keheningan yang ada di meja makan


" apa kalian marah padaku ? " tanya Syeril


semuanya hanya menggeleng


" maaf nona .. kami hanya merasa tidak pantas duduk dan makan bersama dengan anda " ucap Rian


" loh .. kenapa tidak pantas ?? kita kan sama saja " ucap Syeril


" jelas beda nona , anda itu majikan kami " ucap Satpam


" kata siapa ? aku hanya orang biasa " elak Syeril


" kata Tuan besar non .. " ucap Pembantu


" lalu apa bedanya ?? di hadapan Allah kita sama kan " ucap Syeril


" tapi non .. " ucap Satpam


" saya tidak mau ada penolakan !!" tegas Syeril


" baik Nona " ucap semuanya


" pokoknya makan yang ada di atas meja harus habis !! kalau tidak kalian akan aku laporankan pada papi nanti " ancam Syeril

__ADS_1


' maaf ya .. aki jadi ngancam kalian .. tapi ya mau gimana lagi daripada mubajir ' batin Syeril


" baik Nona " jawab semuanya


__ADS_2