
Setelah setahun pernikahannya dengan Tedi , Wati melahirkan anak laki-laki bernama Wildan .. sedangkan Syeril ia titipkan pada ayah ibunya , sebenar nya Tedi menerima Syeril menjadi anak nya entahlah mungkin ia sudah jatuh cinta pada bayi perempuan itu hanya saja Wati yang selalu bilang dia tidak mau repot mengurus 2 anak sekaligus dia ingin fokus ke Wildan begitu katanya ..
Tedi pun tidak bisa menolak perkataan Wati karena ia tak ingin istri mudanya itu marah pada dirinya , tapi ia tidak lupa pada Syeril ia selalu mengirimkan uang kepada mertuanya untuk segala keperluan Syeril dari mulai susu ,popok bahkan pakaian yang di kenakan Syeril( miris bukan bapak kandungnya sendiri saja tidak mau mengakuinya ) 😭😭😭😭 ..
setelah Syeril berusia 8 tahun , Wati memutuskan untuk menjemput Syeril di rumah orang tuanya ia merasa sedikit kerepotan dengan urusan rumahnya yang seperti kapal pecah karena dia sibuk dengan warungnya ..
sudah 2 tahun ini Wati membuka usaha warung dikarenakan usaha Tedi bangkrut jadi mereka memutuskan untuk membuka warung ditambah Wati juga sedang mengandung lagi .. jadi ia memutuskan untuk membawa Syeril agar ada yang bebersih rumah .. usia Tedi yang sudah tidak muda lagi membuatnya tidak bisa bekerja dia hanya bisa membuat Wati menuggu usaha warung mereka
mulanya semua berjalan lancar syeril kecil pun senang karena bisa bersama ibunya lagi .. di tambah dengan dia punya teman bermain yaitu Wildan .. tapi semuanya berubah karena suatu kejadian ..
Siang itu Syeril sedang bermain bersama teman-teman tetangga rumahnya dia di panggil oleh seorang nenek untuk mendekat .. gadis kecil itu di iming-imingi permen dan cokelat .. Syeril yang masih kecil sangat senang karena mendapat banyak permen dan cokelat dia tidak tau akan adanya bahaya setelahnya ..
" ikut sama nenek yuk sayang .. neneng sangat ingin memelukmu cucuku " ucap nenek itu yang ternyata dia adalah ibunya Dani .. dengan kata lain ia juga nenek Syeril
selama ini ia selalu mengawasi Syeril dari jauh , ia juga selalu menanyakan kabar Syeril pada tetangga yang dekat dengan rumah Wati
" mau kemana nek ? " tanya Syeril kecil
" ke rumah nenek sayang di sana banyak permen dan coklat khusus buat Syeril " ucap nya sembari mengusap kepala Syeril dan Syeril pun menurut saja mengikuti sang nenek ..
setibanya di rumah sang nenek syeril langsung di kenalkan pada orang-orang ada di rumah itu .. Syeril yang tidak tau apa-apa hanya mengangguk-anggukkan kepalanya sebagai tanda ia mengerti .. sang nenek pun memutuskan untuk memasak makanan agar cucunya merasa betah dan nyaman di rumahnya ia pun meninggalkan Syeril di ruang tamu yang sembari menonton serial kartun saat itu .. Syeril pun merasa bosan dan berkeliling rumah .. hingga tiba di depan sebuah kamar yang tidak berpintu ..
mata bulatnya berkedip lucu menatap seseorang yang melihatnya dari dalam kamar.. saat orang itu berjalan ke arahnya Syeril hendak pergi tapi tertahan karena
namanya di panggil
__ADS_1
" Syeril !!!! " ucapnya yang ternyata dia adalah Dani ayah Syeril ,ia sedikit mencuri dengar saat ibunya mengenalkan Syeril ke orang-orang di rumah
" bapak siapa ? " tanya syeril ..
" aku bapakmu !!" ucapnya datar
" Syeril sudah punya bapak namanya Tedi " ucap Syeril ..
mendengar ucapan Syeril Dani pun meradang , seketika emosinya meluap dia langsung menyeret Syeril ke dalam kamar mandi ..
Syeril yang mendapat perlakuan seperti itu menjerit seketika .. ia ketakutan dan menjerit histeris ..
walau pun ibunya sering memarahinya tapi ibunya tidak pernah bermain tangan pada Syeril
Sedangkan Dani menulikan telinganya dia menarik Syeril yang terus meronta meminta ingin di lepas .. sang nenek yang mendengar nya pun mencoba untuk meraih Syeril tapi kalah tenaga dari Dani ..
Sedangkan di luar sang neneng berteriak memanggil anak keduanya untuk menolong Syeril
" ipan ipan kesini .. tolongin Syeril .. kakak kamu kumat lagi pan " ucapnya panik
" tenang bu .. kenapa ada apa ? " .. tanya ipan mencoba menenangkan sang ibu ..
" kakak kamu dia menyeret Syeril ke kamar mandi, pan tolongin Syeril cepat " ucap ibunya panik
" APA " dan ipan pun bergegas untuk menolong Syeril ia langsung mendobrak pintu kamar mandi , di lihatnya Syeril yang menangis meringkuk dengan wajah shock .. Ipan langsung mendorong Dani dan meninju wajahnya ..
__ADS_1
" Sadar brengsek dia itu putri mu !!! mendingan kamu itu mati saja dari pada harus jadi beban keluarga !!!!!! " ucap ipan penuh emosi ..
sedangkan Dani hanya melamun dengan tatapan kosong
ipan pun langsung menggendong Syeril keluar dari kamar mandi .. sang nenek langsung menyambutnya dengan handuk untuk menutupi tubuh Syeril yang gemetaran .. sang nenek pun merasa bersalah dan sangat menyesal , kalau saja ia tidak membawa Syeril ke sini , kalau saja ia tidak terlalu mementingkan egonya mungkin kejadian ini tidak akan terjadi pikirnya .. namun nasi sudah menjadi bubur yang ada hanyalah penyesalan
Setelah kejadian itu Syeril terus menangis ia menutup mulutnya rapat-rapat .. gadis kecil yang ceria itu berubah menjadi tempramental dan sensitif dia selalu takut jika akan ke kamar mandi .. ia beranggapan bahwa tidak ada yang menyayanginya lagi ..
Wati pun tidak tahu hal itu terjadi karena ipan dan ibunya menutup rapat kejadian itu .. mereka tidak mau menanggung malu omongan tetangga nanti .. mereka selalu mendoktrin agar Syeril jangan menceritakan kepada siapa pun nantinya ( mereka tidak tahu akibat dari perbuatan mereka membuat Syeril tertekan batin , psikologisnya pun rusak sudah ) .
Syeril pernah berteriak dan histeris di dalam kamar mandi namun Wati malah memarahinya dan bukan menenangkannya
seiring berjalannya waktu Syeril sedikit menekan rasa traumanya sendiri , ia menguatkan dirinya sendiri untuk melupakan kejadian itu .. ia mulai tidak takut ke kamar mandi asalkan harus membawa senter walaupun lampu kamar mandi menyala , itu ia lakukan agar selalu fokus pada senter dan tidak mengingat kejadian itu
#flashback off
*catatan author :
*kebanyakan orang tua lebih mengutamakan nama baik nya dari pada perasaan anak nya ..
mereka kadang terlalu menekan anak mereka .. menjadi seperti yang mereka inginkan .. mereka tidak sadar apa yang mereka lakukan secara tidak langsung membentuk karakter anak menjadi pendendam malah balik membenci orang tua nya nanti *
kasihan ya Syeril 😭😭😭😭😭
terima kasih sudah mampir 🙏 🙏 🙏
__ADS_1
tetap dukung author agar author lebih semangat lagi untuk memberikan karya yang lebih baik lagi 😘😘😘