
Syeril masih termenung dan berpikir keras karena memikirkan ucapan Yarga sewaktu di lobi hotel tadi
' dia bilang aku digendong kan ?? tunggu apa tadi aku di gendong ala-ala bridal style ?? uhh memikirkannya saja membuat aku tersipu gini .. kalau di pikir-pikir kak Yarga gentle juga ya .. padahal kan bisa saja dia bangunin aku gitu .. gak harus di gendong juga , siapa perempuannya coba yang nggak baper di perlakukan kaya gitu .. ' gumam Syeril
pipinya memerah merona karena tersipu malu dia juga berguling-guling di atas kasur dengan tidak karuan
' salah enggak sih kalau aku menganggap kak Yarga itu punya rasa pada ku ?? dia suka marah-marah gak jelas kalau berurusan soal kak Jimy .. tapi sifatnya yang cuek membuat aku ragu .. bisa jadi dia seperti itu karena hanya formalitas saja !! ya betul itu hanya sikap peduli dari seorang atasan ke bawahan nya ' gumam Syeril lagi ..
kepalanya menggeleng dan mengangguk dengan telunjuk yang menempel di dagunya
kegiatannya harus terhenti karena Yarga mengirimkan pesan agar ia ke kamar Yarga
' oke Syeril berhenti berpikiran yang aneh-aneh .. ingat kamu itu kerja !!!' batin Syeril
ia keluar dari kamarnya dan pergi menuju kamar Yarga
tok tok tok
" kak Yarga manggil aku ?" ucap Syeril yang baru masuk ke kamar Yarga
" bayar hutang kamu !!!" ucap Yarga
" hutang ?" tanya Syeril bingung perasaannya dia tidak memiliki hutang pada Yarga
" ia , kamu berhutang memijat tangan aku .. kamu lupa aku yang menggendong kamu dari pesawat tadi " ucap Yarga
" aku kan gak nyuruh kak Yarga , bisa saja kan kak Yarga bangunin aku ? " ucap Syeril
" aku udah coba bangunin kamu .. tapi kamu gak bangun-bangun " alasan Yarga
" ya di paksa kek .. bila perlu di goyang- goyang gitu, siram air juga tidak apa-apa " ucap Syeril
" kamu nya saja yang tidur kaya kebo !! beruntung kita di bantu pramugari untuk membawa barang-barang kita " ucap Yarga
' kebo katanya !! emang iya sih .. anehnya kalau sama kak Yarga pasti aku sampai ketiduran , kemarin-kemarin pas nonton di bioskop juga ketiduran .. duh Syeril ada-ada aja sih ' batin Syeril
" jadi kak Yarga maunya gimana ?" tanya Syeril
" pijitin saya !!" ucap Yarga
" gak bisa yang lain ?" tanya Syeril
" tangan ku pegal , pundak ku juga .. badan kamu kecil tapi berat Syeril " ucap Yarga
" kak !!! itu body shamming namanya !! " ucap Syeril memanyunkan bibirnya
__ADS_1
" kenyataan Syeril !! ayok cepat empat jam lagi kita ada meeting " ucap Yarga
" ia .. yang mana dulu yang mau di pijit?" tanya Yarga
" ini " ucap Yarga menepuk bahu nya
Syeril pun segera memijit bahu Yarga
' aku tahu kak Yarga itu sering nge-gym .. tapi aku gak tahu kalau ototnya keras gini .. kekar banget ya .. atau bisa di bilang **** ' batin Syeril
pipinya merona karena membayangkan kata ****
" kamu itu mijit atau ngelus sih .. gak kerasa Syeril " ucap Yarga
' ngelus gimana ?? aku tuh udah pakai tenaga ini tuh , kulit kamu nya aja kak yang tebal ' batin Syeril
" ini udah pakai tenaga kak" ucap Syeril
" kurang ketas Syeril " Yarga sedikit menengok kebelakang
" ia kak ia " Syeril sedikit menambah tenaga nya
setelah beberapa menit Yarga pun tertidur
' lah malah tidur dia .. aduh tangan ku capek .. ' batin Syeril
selang beberapa menit ia juga mengantuk dan akhirnya tertidur di ranjang yang sama dengan Yarga
pukuk empat pagi Syeril terbangun karena suara alarm dari ponselnya ia meraba kesegala arah untuk mencari ponsel guna mematikan alarm yang berbunyi
setelah alarm berhenti dia terduduk sebentar lalu kembali tidur lagi , ia menggeliat dan memeluk tubuh Yarga yang sedang tidur di sampingnya dan kembali tertidur lagi
sedangkan Yarga yang mendengar suara alarm langsung membuka mata
ia melihat tingkah Syeril yang mematikan alarm dan kembali tertidur , ia bahkan kaget karena Syeril kini memeluknya seperti dia memeluk guling
' apa semalam dia tidur di sini ?? kenapa dia memeluk ku ?? apa aku di sangka seperti guling menurutnya ' batin Yarga
ia menengok dan memperhatikan wajah Syeril yang polos tanpa makeup
' apa kamu tidak tahut kalau aku macam-macam pada mu .. aku juga lelaki normal .. apalagi dada mu menempel pada ku ' blush wajah Yarga memerah
atmosfer di sekelilingnya mulai terasa panas
' tenang Yarga .. kamu jangan berpikiran mesum !! ingat pada etika mu Yarga .. tapi tunggu bra itu .. berwarna merah seperti yang aku lihat di kamar mandinya tempo hari ' glek glek Yarga dengan susah payahnya menelan ludah tenggorokannya mendadak kering seketika
__ADS_1
di bawah sana sedikit terasa sesak , ada yang mengeras tapi bukan semen , berdiri tegak tapi bukan keadilan ..
sekuat tenaga dia mencoba menahan birahi yang terpancing hanya karena sebuah bra yang berwarna merah
'tenang Yarga tenang !!! atur nafas .. jangan sampai kamu menyesal nantinya ' batin Yarga
ia mencoba mengegeser badannya dari Syeril tapi tindakannya justru membuat Syeril malah memeluknya lebih erat
'**** !!! benda kenyal itu makin menempel !!! aku harus cepat menjauh dari nya ' batin Yarga
Yarga mencoba untuk melepaskan dirinya lagi dari Syeril , setelah menunggu beberapa menit akhirnya Syeril menggeliat dan berpindah posisi memunggungi Yarga
' huft .. untung saja aku bisa lepas dari dia .. kalau tidak aku tak bisa menjamin apa kamu masih selamat dariku !! dasar gadis ceroboh bagaimana mungkin kamu bisa ketiduran seperti ini ?? apalagi harus bersama seorang pria !! dalam satu kamar !!! untungnya kamu kedituran bersama ku ' batin Yarga
ia memandangi punggung Syeril yang masih terlelap karena waktu sudah menunjukkan pukul lima pagi ia memutuskan langsung bangun dan menyegarkan diri di kamar mandi , setelah gejolak panas yang di alaminya tadi ia sangat membutuhkan kucuran air dingin
Syeril mengerjapkan kedua matanya dengan sekuat tenaga ia mencoba untuk bangun
samar-samar ia melihat Yarga yang baru saja keluar dari kamar mandi ia pun menyapanya
" pagi kak Yarga " ucapnya dengan mata yang setengah sadar mungkin ia mengira kalau dia sedang bermimpi
" pagi , apa tidurmu nyenyak Syeril ?" ucap Yarga
" sangat nyenyak " ucap Syeril mengangguk
" apa kamu selalu menginap di kamar orang lain ?" tanya Yarga
' tunggu apa yang kak Yarga katakan ?? ini aku masih mimpi atau enggak sih ' batin Syeril
ia langsung bangun dari tidurnya melihat sekelilingnya dan seketika matanya langsung membelalak
' ja-di semalam aku tidur di sini ?? di kamar kak Yarga ' batin Syeril
ia merasa sangat malu sekarang , dilihatnya tampilan dirinya di cermin , rambut yang acak-acakan , muka kusut belum lagi ada sedikit iler di sudut bibirnya
" kak , maaf sepertinya semalam aku ketiduran disini " ucap Syeril menunduk
" hey gadis ceroboh !! bagaimana kalau aku sampai macam-macam padamu " ucap Yarga
" maaf kak, tapi aku yakin kak Yarga gak akan berbuat yang seperti itu " ucap Syeril
" bagaimana pun aku itu laki-laki normal Syeril " ucap Yarga
" tapi buktinya ini gak terjadi apa-apa kan , " ucap Syeril
__ADS_1
' kamu tidak tahu saja , perjuangan aku untuk tidak berbuat macam-macam padamu ' batin Yarga