Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
51. Pingsan


__ADS_3

"Nak ini baju ganti untuk kamu " Ratna memberikan piyama yang masih baru untuk Syeril


" makasih mami " Syeril menerima piyama dan handuk dari Ratna


" kamu sudah mandi nak , istirahat kamu pasti capek " ucap Ratna


" iya mami, maaf ya sekali lagi aku ngerepotin mami " sesal Syeril


" mami tidak merasa direpotkan sayang , justru mami senang sekali .. kalau bisa kamu yang sering main ke sini ya biar mami ada temennya " ucap Ratna


" Syeril usahakan mi " Syeril tersenyum pada Ratna yang mana membuat Ratna terpesona akan kecantikan Syeril


" mami akan sangat senang sayang kalau kamu mau menjadi menantu mami " ucap Ratna membuat jantung Syeril berhenti berdetak


' apa sih yang kalian harapkan dari orang gagal seperti ku ?? aku mohon jangan berharap banyak padaku !! aku takut mengecewakan kalian ' batin Syeril


entah mengapa hari ini rasanya Syeril sangat sensitif dia juga gampang menangis


" mami bisa aja .. emangnya pak Yarga mau punya istri kayak aku mi .. gak ada cantik-cantiknya , pendek lagi mi " Syeril mencoba menghibur diri dengan bercanda dengan Ratna


" kamu itu cantik sayang .. kamu juga wanita hebat , kenapa juga Yarga harus menolak kamu " ucap Ratna


" mungkin saja pak Yarga mempunyai pilihan sendiri mi " ucap Syeril


" haahh dia itu boro-boro punya pacar nak, dekat dengan perempuan juga enggak .. paling cuma 1 2 yang dekat dengannya " keluh Ratna


" mungkin selera pak Yarga sangat tinggi mi " ucap Syeril


" No .. bukan seleranya tapi gengsinya " ucap Ratna


' bener kata mami , kak Yarga itu emang gengsinya setinggi langit ' batin Syeril


" masa sih mi " ucap Syeril pura-pura tidak percaya


" bener loh nak , nih ya mami ceritain bla.. bla .. bla ..." Ratna pun bercerita panjang lebar tentang Yarga dan Syeril dengan setia menjadi pendengar untuk Ratna sesekali ia juga bertanya


hingga waktu menunjukkan lewat tengah malam Ratna memutuskan untuk menyudahi ceritanya


" nak maafkan mami ya , mami jadi keasikan ngobrol sama kamu ..mami mau kembali ke kamar mami .. kamu istirahat ya nak " ucap Ratna


" iya mami aku juga sama malah keasikan jadinya , selamat istirahat mami " ucap Syeril


" kamu juga ya nak .. besok kita ngobrol lagi ya " ucap Ratna


" iya mami " Syeril pun melambaikan tangan


Ratna pun langsung menghilang dari balik pintu


" tidur Syeril .. kamu butuh istirahat " gumam Syeril


ia langsung memakai selimut di tubuhnya dan langsung memasuki alam mimpi


Sedangkan di kamar Yarga


" cih , apa tadi yang dia bilang di mobil ?? sayang ?? dia punya maksud memanggil Jimy dengan sebutan sayang " gerutu Yarga


rupanya dia salah mengartikan maksud Syeril pantas saja sifat cueknya kembali datang pada Syeril


" dasar gadis bodoh !! kenapa juga dia harus bilang begitu !! aku kan jadi ngerem mendadak .. dia juga jadi terbentur kan ..... " Yarga seketika ingat kalau kening Syeril terbentur dasbor mobil


" ya ampun Yarga .. kamu sampai lupa kalau dia terluka tadi , dan gara-gara itu aku juga tadi .... " iya juga sekarang ingat kalau tadi ia membentak Syeril


" ya ampun bodoh bodoh bodoh !! pantas saja tadi di meja makan dia mengacuhkan aku , lagian aku juga tadi .... " ia juga sekarang ingat kalau tadi ia juga meninggalkan Syeril sendiri di mobilnya


" ouhhh **** !!! bodoh sekali kamu Yarga bodoh .. apa Syeril marah padaku ? bagaimana kalau nanti dia membenciku ?? tidak tidak tidak !! jangan sampai itu terjadi " omel Yarga di dalam kamarnya beruntung kamar miliknya kedap suara

__ADS_1


karena pusing dengan pemikirannya sendiri ia pun tertidur dengan sendirinya


pukul 5 pagi Syeril terbangun dari tidurnya , sudah kebiasaannya memang dia terbangun jam segitu


namun entah mengapa ia merasa lain hari ini mungkin karena dia tidur hanya 5 jam , dan hal itu membuat tenaganya sedikit melemah atau mungkin karena dia sedang banyak pikiran sehingga membuat badannya sedikit meriang dan sedikit nyeri


' duhh ko gak enak badan gini sih , karena kurang tidur gitu ' batin Syeril


ia melangkahkan kaki menuju kamar mandi tapi kepalanya terasa nyut-nyutan


' lah ko kepalaku kenapa ini , kok rasanya muter gini sih ' gumam Syeril


sekuat tenaga Syeril mencoba untuk tetap terjaga tapi dia malah terduduk dan langsung memegangi kepalanya


' puyeng aduh duh , kenapa ini .. ' gumam Syeril


tiba-tiba pandangan Syeril menjadi gelap dan ia langsung tak sadarkan diri


tok tok tok


" non , non Syeril ini saya bi inah .. ini sudah waktu subuh non .. kata nyonya mungkin kita bisa subuh berjamaah non " ucap bi inah


namun tidak ada Jawaban dari dalam kamar jadi bi inah berpikir mungkin Syeril sedang Sholat sendiri di dalam


" gimana bi ? apa kata Syeril ?" tanya Ratna


" gak ada Jawaban nyah , mungkin lagi sholat sendiri nyah " ucap bi Inah


"ya sudah yuk bi .. kita juga sholat " ajak Ratna


setelah jam tengah 6 pagi Ratna bermaksud mengajak Syeril untuk memasak bersama


tok tok tok


" Syeril .. nak .. " panggil Ratna namun belum ada jawaban dari dalam


tok tok tok


' apa dia masih tidur ??" batin Ratna ia langsung masuk kedalam kamar dan mencari keberadaan Syeril


Ratna langsung kaget melihat Syeril tergeletak di lantai dengan wajah yang sangat pucat


" astaga nak .. Yarga !! bi inah !! tolong " teriak Ratna


" Yarga tolong mami nak !!!" imbuhnya


mendengar teriakkan Ratna Yarga langsung berlari mendekati Ratna termasuk bi Inah yang sedang memotong sayur di tinggalkannya begitu saja


" mami tuh kenapa sih ini tuh madi pagi mi.., Syeril !! " Yarga spontan terduduk mendekati Syeril


" ini nak , Syeril pingsan .. cepet tolongin !!" Ratna mulai panik


" sebentar mi " Yarga langsung menggendong Syeril ala bridal style dan memindahkannya ke atas ranjang


" bi inah telpon Kevin bi !! suruh cepat kesini gitu " ucap Ratna panik


" iya nyah " bi inah pun langsung menelpon Kevin


" mami kenapa Syeril bisa pingsan gini ? " tanya Yarga


" gak tau nak , mami pikir dia masih tidur .. waktu subuh juga dia gak bangun waktu di bangunin bi inah " jelas Ratna


" dia lagi gak sholat mi .. dia lagi datang bulan " ucap Yarga spontan


" dari mana kamu tahu ?? apa kamu pernah melakukan sesuatu sama Syeril ?? " Ratna langsung melototkan matanya

__ADS_1


" tidak lah mi .. Yarga bukan pedofil ya !! waktu hari Kamis dia mengeluh sakit perut dan waktu di tanya katanya lagi datang bulan " jelas Yarga


" yang bener kamu !!! " cecar Ratna


" iya mami ... beneran " jawab Yarga


" awas aja kalau sampai kamu berani macam-macam ke calon mantu mami " ancam Ratna


" mami tuh gimana sih , kalau Syeril calon mantu mami berarti dia calon istri Yarga dong ya wajar dong kalau Yarga macam-macam sama calon istri Yarga " ucap Yarga


" enak aja gak boleh " tolak Ratna


ocehan Ratna dan Yarga terhenti karena kedatangan Kevin dan Revan


" mami siapa yang sakit ? " tanya Kevin


" calon mantu mami Vin .. tolongin ya " ucap Ratna membuat Yarga memutar bola matanya


" loh ini kan Syeril .. jadi kamu mau nikah sama Syeril Yar ?" tanya Kevin


" udah jangan banyak tanya cepat periksa dia " ucap Yarga


" iya iya ini juga lagi di periksa " Kevin mengeluarkan stetoskop dan memeriksa Syeril


" kamu lagi ngapain sih ? " tanya Yarga saat stetoskop itu berada di dada Syeril


" lagi periksa lah " jawab Kevin


" ya ngapain nyentuh daerah itu " ucap Yarga tak terima jika Syeril di sentuh oleh Kevin


" kamu itu kenapa sih Yar .. Kevin tuh lagi periksa Syeril jangan di ganggu " ucap Ratna


" ya tapi gak usah periksa bagian dadanya mi .. kan cukup lewat denyut nadi juga " ucap Yarga


" ini emang prosedurnya Yar " Kevin hanya menggeleng


' dasar mr tsundere ' batin Kevin


Kevin melihat ke arah kening Syeril yang sedikit memar


" Yar apa Syeril pernah terbentur keningnya ? " tanya Kevin


" apa? kenapa? apa ada masalah dengan kepalanya ?" tanya Yarga mulai panik


" No ! dia pingsan bukan karena itu , mungkin dia kecapean tekanan darahnya juga rendah mungkin juga akhir-akhir ini dia sedang banyak pikiran , atau bisa jadi dia kurang tidur .. " ucap Kevin


" ah apa ini gara-gara mami ya .. karena keasikan waktu malam mami ngobrol sampai tengah malam sama Syeril " ucap Ratna


" nggak juga kok mi .. mami jangan merasa bersalah gitu dong " ucap Kevin


" kalau soal benturan itu gimna Vin? " tanya Yarga


" oh aku cuma bertanya soalnya di keningnya ada memar gitu " ucap Kevin


" apa itu bahaya ?" tanya Yarga


" kalau mau lebih jelas lebih baik kita scan aja Yar .. takutnya sih gegar otak ringan " ucap Kevin


" untuk sekarang biarkan dia istirahat aja ya .. sekalian aku juga bakalan pasang infus supaya tenaganya kembali pulih " ucap Kevin lagi


" lakukan yang terbaik aja deh Vin untuk calon mantu mami " ucap Ratna


" iya mami .. Kevin usahakan ya " ucap Kevin


" omah Kakak Cantik kenapa ?" tanya Revan yang baru masuk ke dalam kamar

__ADS_1


" kak Syeril sedang sakit sayang kita main di luar aja ya .. biarkan kak Syeril istirahat " ucap Ratna dan Revan mengangguk


__ADS_2