
Di dalam kamar kontrakan yang sederhana gadis cantik itu masih terlelap dengan nafas yang memburu badannya berkeringat, tangannya mengepal kuat sampai kukunya memutih hingga suara alarm ponsel membangunkan sang empu .
"hah hah hah .. kenapa aku tidak bisa lepas dari kejadian mengerikan itu , sampai kapan aku harus menahan semua ini sendiri kenapa harus mimpi itu lagi hiks hiks aku sudah tidak kuat lagi .. hiks hiks hiks " ia bermimpi buruk mimpi yang selalu menghantuinya
air mata itu luruh dengan sendirinya ,namun tangisnya terhenti ketika pintu kamarnya di ketuk oleh seseorang
tok . tok . tok ..
"Syeril kamu udah bangun belum? aku mau beli sarapan kamu mau nitip nggak ? " tanya Dewi teman satu kontrakan Syeril ..
Syeril pun segera mengusap air matanya dan membuka pintu
"iya wi aku mau nitip ya tolong belikan lontong sayur ya , ini uangnya " sembari menyodorkan uang untuk membeli sarapannya
Ia pun bergegas mandi untuk membersihkan badannya tapi dia bingung karena tidak menemukan senter yang biasa dia bawa ke kamar mandi
"kemana ya ? bisa gawat kalo gak ada .. ahh ya udah pake senter HP aja " ucap Syeril
ia pun segera menuju kamar mandi dan melanjutkan rutinitas paginya
setelah sarapan dan berhias ia berangkat menuju tempat kerjanya yang lumayan dekat dengan kontrakan ,
dia memutuskan untuk berjalan kaki karena jarak nya tidak terlalu jauh ..
di perjalanan ia bertemu seorang anak kecil yang sedang menangis ia pun menghampirinya
"adik kecil kenapa menangis sayang? " ucapnya lembut
" aku gak bisa nyebrang jalan kak hiks hiks aku mau ke mamah kak hiks hiks " jawabnya
" ayo kalau begitu kakak bantu buat menyebrang " ucap Syeril sembari menyodorkan tangannya
anak kecil itu seakan ragu menerima uluran tangan Syeril ia pun menggelengkan kepalanya
" kata mamah gak boleh menerima bantuan orang asing " ucapnya
' Waw mamahnya pinter banget ngajarin begitu ke anaknya , tapi sekaligus jahat gak sih ko anaknya di tinggal sendirian gini ' gumam Syeril dalam hati
" hmmm emangnya muka kakak kelihatan kaya orang jahat gitu ?? " tanya Syeril sembari memanyunkan bibirnya
" enggak kakak cantik ko , tapi kata mamah gak boleh ikut sama orang yang baru di kenal " jelasnya
' hehe makasih pujiannya anak manis .. aku memang cantik ' sombongnya dalam hati Syeril
" memangnya mamah kamu dimana sayang , kok kamu bisa sendirian disini ? " tanya Syeril
" itu kak mamah lagi beli sesuatu di seberang jalan sana " anak kecil itu menunjuk ibunya yang sedang membeli bubur ayam di seberang jalan sana .. dan Syeril mengikuti arah yang di tunjuk anak itu
" adik manis mau kakak antar ke mamah nggak " tawar Syeril
" nggak kak .. mamah selalu berpesan padaku untuk jangan pindah dari tempat awal kalo mamah tinggal , kata mamah biar mudah buat nemuin ya kak " anak kecil itu menggeleng
__ADS_1
' waw pinternya .. ' gumam Syeril
Syeril puh memutuskan untuk menemani si anak karena takut dia kemana-mana sekalian ia ingin memberi peringatan sedikit untuk ibu anak itu .. ia mengajak anak itu mengobrol agar anak itu tidak bosan
" kalau boleh tau nama kamu siapa sayang ? " tanya Syeril lembut
" nama aku Revan kak " ucapnya sambil tersenyum
' anak yang lucu ' batin Syeril
" nama yang bagus sayang ganteng kaya orangnya " ucap Syeril mencoba untuk bercanda dengan Revan
" nama kakak cantik siapa ?" tanya Revan balik
" nama kakak Syeril, bisa di panggil eril atau yeril juga boleh " ucapnya
Obrolan mereka berhenti karena ibunya Revan datang mendekat
" Revan sayang maaf ya , mamah lama ya nak " sesal ibu Revan
" gak papa ko mah .. Revan juga ada yang nemenin " jawab Revan
mendengar ucapan Revan ia langsung melihat ke arah Syeril ia tersenyum dan mengucapkan terimakasih karena telah menemani anaknya di sini
" aduh mba maaf ya saya merepotkan kamu ,, tadi Revan tidur di mobil jadi saya pikir mumpung masih tidur saya tinggal aja buat beli bubur ini " ucapnya sembari mengangkat bubur yang di belinya
" ia bu tidak apa-apa , tadi saya lihat anak ibu menangis jadi saya samperin .. " jawab Syeril
" nama saya Syeril bu " jawab Syeril sambil menerima uluran tangan Suci
"sekali lagi saya berterima kasih ya mba " ucap si ibu
" iya bu , kalo begitu saya permisi ya bu .. dadah anak ganteng kakak pergi ya " Syeril pamit kepada sang ibu dan Revan
" iya kakak cantik " ucap Revan sembari melambaikan tangannya .. mereka pun berpisah dan Syeril melanjutkan perjalanan menuju tempat kerjanya
setelah 30 menit berjalan kaki dia sampai di tempat kerjanya , dia bekerja sebagai staf TU di sekolah TK internasional gajinya tidak besar tapi cukup untuk biaya kehidupan sehari-hari dan cukup juga untuk membantu biaya kuliahnya , ia sudah 3 tahun bekerja di situ, awalnya dia hanya menjadi baby sitter untuk membantu anak-anak di sekolah itu , Syeril yang mempunyai bakat dan potensi di naik pangkat kan menjadi staf TU di sana ..
"pagi syeril " sapa Sesil salah satu staf di sana
"pagi mba " balasnya sembari tersenyum
"kamu hari ini ada kuliah nggak ril? " tanya Sesil
" aku dapet tugas magang mba , aku lagi sibuk nyari tempat magang .. jadi gak ke kampus " jawab Syeril
" pulang kerja temenin mba yuk, kita nge mall nanti di traktir boba deh " ajak Sesil
" mba tuh gimana sih emangnya aku anak kecil apa , kalo mau traktir jangan tanggung-tanggung apa mba " jawab Syeril sembari memanyunkan bibirnya ..
" hehehe yang mau apa enggak nya dulu ril , mau nggak? " kekeh Sesil
__ADS_1
" gak janji ya mba , mba kan tau aku tuh gimana mood orangnya " sembari nyengir
" ya elaah ni bocah , ya udah deh iya "
obrolan mereka pun terhenti ketika ada suara ketokan dari pintu
tok tok tok
" mba Syeril di tunggu bu Susan di ruangan " kata baby sitter
" iya mba nanti aku ke ke ruangan bu susan " jawab Syeril sopan ,
iya pun berjalan menuju ruangan atasannya dan mengetuk pintu
setelah di persilahkan dia langsung duduk
" Syeril sudah sampai mana yang kamu pelajari dari modul yang saya kasih? " tanya bu susan
" hmmm 90 % lah bu " jawab Syeril
" waw kamu memang tidak mengecewakan Syeril bagus , saya tidak menyesal menjadikan kamu murid saya " bu susan pun tersenyum puas
" tidak bu , ibu terlalu melebih-lebihkan" ucap Syeril merendah
" ingat Syeril jangan sampai ada yang tahu kalau kamu belajar ilmu akuntansi pada saya rahasiakan itu Syeril !! " perintah bu susan
" ia bu saya akan tutup mulut rapat-rapat , saya kunci terus kuncinya saya buang ke laut hehehe " jawab Syeril disertai candaannya
" hahahah kamu ini ada-ada saja ngomong nya ya sudah kamu harus belajar yang baik dan tekun .. dan cepat selesaikan kuliahmu " titah bu Susan
" iya bu siap " jawab Syeril sembari meletakkan tangannya di samping keningnya membentuk gerakan hormat
" ya sudah kembali ketempat mu !! kerja yang benar !!"
" iya bu saya permisi " ia pun permisi dan melanjutkan pekerjaannya
jam pulang kerja pun datang
" gimana ril bisa kan? " tanya Sesil
" nanti pulang nya di anterin nggak?" tanya Syeril
"nanti mba pesenin ojek online deh buat kamu gimana? " tawar Sesil
" okee kalo gitu .. deal ya " Syeril langsung nyengir
" okeee tenang ." dan mereka pun berangkat menuju mall
*catatan autor :
terimakasih sudah mampir 🙏🙏🙏
__ADS_1