Cinta Yang Di Takdirkan

Cinta Yang Di Takdirkan
01. Mimpi itu lagi


__ADS_3

Di dalam kamar kontrakan yang sederhana gadis cantik itu masih terlelap dengan nafas yang memburu badannya berkeringat, tangannya mengepal kuat sampai kukunya memutih hingga suara alarm ponsel membangunkan sang empu .


"hah hah hah .. kenapa aku tidak bisa lepas dari kejadian mengerikan itu , sampai kapan aku harus menahan semua ini sendiri kenapa harus mimpi itu lagi hiks hiks aku sudah tidak kuat lagi .. hiks hiks hiks " ia bermimpi buruk mimpi yang selalu menghantuinya


air mata itu luruh dengan sendirinya ,namun tangisnya terhenti ketika pintu kamarnya di ketuk oleh seseorang


tok . tok . tok ..


"Syeril kamu udah bangun belum? aku mau beli sarapan kamu mau nitip nggak ? " tanya Dewi teman satu kontrakan Syeril ..


Syeril pun segera mengusap air matanya dan membuka pintu


"iya wi aku mau nitip ya tolong belikan lontong sayur ya , ini uangnya " sembari menyodorkan uang untuk membeli sarapannya


Ia pun bergegas mandi untuk membersihkan badannya tapi dia bingung karena tidak menemukan senter yang biasa dia bawa ke kamar mandi


"kemana ya ? bisa gawat kalo gak ada .. ahh ya udah pake senter HP aja " ucap Syeril


ia pun segera menuju kamar mandi dan melanjutkan rutinitas paginya


setelah sarapan dan berhias ia berangkat menuju tempat kerjanya yang lumayan dekat dengan kontrakan ,


dia memutuskan untuk berjalan kaki karena jarak nya tidak terlalu jauh ..


di perjalanan ia bertemu seorang anak kecil yang sedang menangis ia pun menghampirinya


"adik kecil kenapa menangis sayang? " ucapnya lembut


" aku gak bisa nyebrang jalan kak hiks hiks aku mau ke mamah kak hiks hiks " jawabnya


" ayo kalau begitu kakak bantu buat menyebrang " ucap Syeril sembari menyodorkan tangannya


anak kecil itu seakan ragu menerima uluran tangan Syeril ia pun menggelengkan kepalanya


" kata mamah gak boleh menerima bantuan orang asing " ucapnya


' Waw mamahnya pinter banget ngajarin begitu ke anaknya , tapi sekaligus jahat gak sih ko anaknya di tinggal sendirian gini ' gumam Syeril dalam hati


" hmmm emangnya muka kakak kelihatan kaya orang jahat gitu ?? " tanya Syeril sembari memanyunkan bibirnya


" enggak kakak cantik ko , tapi kata mamah gak boleh ikut sama orang yang baru di kenal " jelasnya


' hehe makasih pujiannya anak manis .. aku memang cantik ' sombongnya dalam hati Syeril


" memangnya mamah kamu dimana sayang , kok kamu bisa sendirian disini ? " tanya Syeril


" itu kak mamah lagi beli sesuatu di seberang jalan sana " anak kecil itu menunjuk ibunya yang sedang membeli bubur ayam di seberang jalan sana .. dan Syeril mengikuti arah yang di tunjuk anak itu


" adik manis mau kakak antar ke mamah nggak " tawar Syeril


" nggak kak .. mamah selalu berpesan padaku untuk jangan pindah dari tempat awal kalo mamah tinggal , kata mamah biar mudah buat nemuin ya kak " anak kecil itu menggeleng

__ADS_1


' waw pinternya .. ' gumam Syeril


Syeril puh memutuskan untuk menemani si anak karena takut dia kemana-mana sekalian ia ingin memberi peringatan sedikit untuk ibu anak itu .. ia mengajak anak itu mengobrol agar anak itu tidak bosan


" kalau boleh tau nama kamu siapa sayang ? " tanya Syeril lembut


" nama aku Revan kak " ucapnya sambil tersenyum


' anak yang lucu ' batin Syeril


" nama yang bagus sayang ganteng kaya orangnya " ucap Syeril mencoba untuk bercanda dengan Revan


" nama kakak cantik siapa ?" tanya Revan balik


" nama kakak Syeril, bisa di panggil eril atau yeril juga boleh " ucapnya


Obrolan mereka berhenti karena ibunya Revan datang mendekat


" Revan sayang maaf ya , mamah lama ya nak " sesal ibu Revan


" gak papa ko mah .. Revan juga ada yang nemenin " jawab Revan


mendengar ucapan Revan ia langsung melihat ke arah Syeril ia tersenyum dan mengucapkan terimakasih karena telah menemani anaknya di sini


" aduh mba maaf ya saya merepotkan kamu ,, tadi Revan tidur di mobil jadi saya pikir mumpung masih tidur saya tinggal aja buat beli bubur ini " ucapnya sembari mengangkat bubur yang di belinya


" ia bu tidak apa-apa , tadi saya lihat anak ibu menangis jadi saya samperin .. " jawab Syeril


" nama saya Syeril bu " jawab Syeril sambil menerima uluran tangan Suci


"sekali lagi saya berterima kasih ya mba " ucap si ibu


" iya bu , kalo begitu saya permisi ya bu .. dadah anak ganteng kakak pergi ya " Syeril pamit kepada sang ibu dan Revan


" iya kakak cantik " ucap Revan sembari melambaikan tangannya .. mereka pun berpisah dan Syeril melanjutkan perjalanan menuju tempat kerjanya


setelah 30 menit berjalan kaki dia sampai di tempat kerjanya , dia bekerja sebagai staf TU di sekolah TK internasional gajinya tidak besar tapi cukup untuk biaya kehidupan sehari-hari dan cukup juga untuk membantu biaya kuliahnya , ia sudah 3 tahun bekerja di situ, awalnya dia hanya menjadi baby sitter untuk membantu anak-anak di sekolah itu , Syeril yang mempunyai bakat dan potensi di naik pangkat kan menjadi staf TU di sana ..


"pagi syeril " sapa Sesil salah satu staf di sana


"pagi mba " balasnya sembari tersenyum


"kamu hari ini ada kuliah nggak ril? " tanya Sesil


" aku dapet tugas magang mba , aku lagi sibuk nyari tempat magang .. jadi gak ke kampus " jawab Syeril


" pulang kerja temenin mba yuk, kita nge mall nanti di traktir boba deh " ajak Sesil


" mba tuh gimana sih emangnya aku anak kecil apa , kalo mau traktir jangan tanggung-tanggung apa mba " jawab Syeril sembari memanyunkan bibirnya ..


" hehehe yang mau apa enggak nya dulu ril , mau nggak? " kekeh Sesil

__ADS_1


" gak janji ya mba , mba kan tau aku tuh gimana mood orangnya " sembari nyengir


" ya elaah ni bocah , ya udah deh iya "


obrolan mereka pun terhenti ketika ada suara ketokan dari pintu


tok tok tok


" mba Syeril di tunggu bu Susan di ruangan " kata baby sitter


" iya mba nanti aku ke ke ruangan bu susan " jawab Syeril sopan ,


iya pun berjalan menuju ruangan atasannya dan mengetuk pintu


setelah di persilahkan dia langsung duduk


" Syeril sudah sampai mana yang kamu pelajari dari modul yang saya kasih? " tanya bu susan


" hmmm 90 % lah bu " jawab Syeril


" waw kamu memang tidak mengecewakan Syeril bagus , saya tidak menyesal menjadikan kamu murid saya " bu susan pun tersenyum puas


" tidak bu , ibu terlalu melebih-lebihkan" ucap Syeril merendah


" ingat Syeril jangan sampai ada yang tahu kalau kamu belajar ilmu akuntansi pada saya rahasiakan itu Syeril !! " perintah bu susan


" ia bu saya akan tutup mulut rapat-rapat , saya kunci terus kuncinya saya buang ke laut hehehe " jawab Syeril disertai candaannya


" hahahah kamu ini ada-ada saja ngomong nya ya sudah kamu harus belajar yang baik dan tekun .. dan cepat selesaikan kuliahmu " titah bu Susan


" iya bu siap " jawab Syeril sembari meletakkan tangannya di samping keningnya membentuk gerakan hormat


" ya sudah kembali ketempat mu !! kerja yang benar !!"


" iya bu saya permisi " ia pun permisi dan melanjutkan pekerjaannya


jam pulang kerja pun datang


" gimana ril bisa kan? " tanya Sesil


" nanti pulang nya di anterin nggak?" tanya Syeril


"nanti mba pesenin ojek online deh buat kamu gimana? " tawar Sesil


" okee kalo gitu .. deal ya " Syeril langsung nyengir


" okeee tenang ." dan mereka pun berangkat menuju mall


*catatan autor :


terimakasih sudah mampir 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2