
# mengandung adegan dewasa untuk 18 tahun ke atas #
hati Syeril bergetar saat dia mencium tangan Yarga untuk bersalaman tanda dia menghormati suaminya
begitu pun dengan Yarga yang merasa deg degan saat dia mencium kening Syeril
bahkan saat sesi foto mereka sama-sama grogi , beruntung nya Daniel dan Ratna tidak banyak mengundang tamu karena memang ini hanya untuk keluarga saja
acara pun berakhir dengan makan bersama dan saling berbincang sampai sore hari
keluarga Syeril pun sudah pulang hari itu juga begitupun dengan para tamu undangan
" nak , mulai hari ini kamu sudah resmi menjadi keluarga kami " ucap Daniel mereka kini sedang berkumpul di ruang keluarga
" iya sayang .. kalau nanti Yarga berani macam-macam sama kamu bilang sama mami ya sayang " ucap Ratna
" memangnya Yarga mau ngapain mi ??" Yarga kesal mendengar ucapan Ratna
" ya kali aja kamu bakalan nakalin mantu mami nantinya " ucap Ratna
" ya nakalin juga wajar lah mi kan sekarang Syeril istri Yarga " ucap Yarga
mendengar kata istri pipi Syeril memerah
" cih , dulu aja di suruh nikah gak mau dasar bocah tengil " cibir Daniel
" itu berbeda pak tua , dulu belum ada pasangannya " ucap Yarga membela dirinya
" udah kalian ini .. malu sama yang lain anak sama bapak sama aja " lerai Ratna
" pak tua itu yang mulai mi " elak Yarga
" sudah Yar , lebih baik bawa istri mu ke kamar .. kayaknya dia lelah " ucap Kevin
" wajar sih kemarin dia gak tidur , kayaknya mikirin buat nanti deh " ledek Suci
" mba apaan ih " Syeril kesal karena di ledek Suci
" Yarga juga sama .. dari kemarin di melamun terus " ucap Jimy ia ikut memanaskan suasana
" diam kamu jim !!" Yarga melototi Jimy
keduanya jadi salah tingkah
" mami cuma mau bilang nanti peredam suaranya di aktifkan ya heheh " Ratna ikut meledek
" bener kata mami mu .. kita gak mau mendengarkan suara yang tidak-tidak hahha " tambah Daniel
" ya sebenarnya kita mah gak apa-apa sih , tapi kalau Jimy dengar bahaya nantinya heheh " tambah Kevin
pipi Syeril sudah semerah tomat , Yarga pun hanya berdeham karena grogi
" aku ke kamar dulu ya mi , pi .. semuanya " Syeril pamit dan berjalan menuju kamar
__ADS_1
" ril , mas Yarga nya gak di ajak " ucap Suci sedikit berteriak
Yarga langsung memasang wajah dinginnya
" kurang kerjaan " ucap Yarga , ia mencoba tetap cool dan berjalan meninggalkan mereka dan menyusul Syeril ke kamar
" duh lucunya ya pi .. jadi inget pas muda " ucap Ratna
" mi .. sekarang juga papi masih kuat mi " ucap Daniel
" halah paling sebentar juga encok papi kambuh " cibir Ratna
mereka tidak sadar kalau di situ masih ada Kevin , Suci dan Jimy beruntung Revan dan Rara sudah tidur dengan oma opa nya yang kebetulan menginap di mansion
" mi .. lihat situasi dong .. ada anak bujang mi .. ngomongnya jangan gamblang gitu " ucap Kevin
" gak apa-apa sayang .. biarkan saja biar dia cepet nyusul " ucap Suci
" hehehe maaf ya nak , mami lupa kalau di sini masih ada kalian " ucap Ratna
" iya mi " Jimy memasang senyum terpaksa
' jahat kalian !! untungnya aku sabar ' batin Jimy
di dalam kamar
Syeril baru masuk di kagetkan karena ternyata Yarga juga ikut ke kamar
" kamu kenapa ?" Yarga menyadari kalau Syeril sedang gugup sekarang
" a-aku mau mandi dulu , a-atau mas duluan silahkan " ucap Syeril tergagap
" kamu aja dulu , aku mau istirahat sebentar " tolak Yarga
' inginnya sih mandi berdua aja .. tapi aku gak mau membuat dia takut padaku , aku ingin membuat dia secara sukarela ingin melakukannya dengan ku .. itupun kalau aku bisa menahannya ' batin Yarga
ia langsung duduk di sofa dan memainkan ponselnya , tanpa membuang waktu Syeril langsung berlari ke kamar walk in clothes
' uhh lucunya .. dia sangat menggemaskan!! ingin sekali rasanya aku menerkam mu , akan aku buat kamu tak berdaya di bawah kungkungan ku ' batin Yarga
di walk in clothes Syeril mencari senter kecil miliknya
' dimana ya ?? perasaan di sekitar sini .. oh ini ketemu ' ia bergumam setelah mendapatkan apa yang dia cari
ia hendak bergegas menuju kamar mandi tapi langkahnya terhenti di rak yang tergantung beberapa lingerie
glek ' duhh pakai gak ya ??? tapi malu rasanya .. ' is berpikir keras tapi sedetik kemudian dia mengambil satu yang berwarna merah
ia membersihkan badannya setelah selesai ia mematut dirinya di depan cermin ,bibir yang nampak pucat kini memerah karena di olesi lipbalm ia juga sedikit menyemprotkan parfum di badannya
' mau gak mau ini akan terjadi kan .. ya semoga aja jangan malam ini sih huhuhu ' batin Syeril
Yarga masuk ke walk in clothes dan melihat Syeril sedang mengeringkan rambutnya
__ADS_1
glek ' kenapa dia terlihat sangat seksi ' padahal Syeril masih menggunakan handuk kimono
Yarga langsung berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya
setelah selesai dengan urusan mandinya dia keluar hanya menggunakan handuk bahkan air masih menetes dari rambutnya yang basah
" bisa sekalian keringkan rambut ku ?" tanya Yarga dan Syeril hanya mengangguk
Yarga pun duduk dan membiarkan Syeril mengeringkan rambutnya
wangi maskulin dari tubuh Yarga membuat pipi Syeril memerah dia juga sangat deg degan sekarang
' sadar Syeril .. jangan sampai grogi ' batin Syeril
" Syeril " ucap Yarga hati-hati
" hemmm" Syeril sedang fokus pada hairdryer
" maaf tapi aku gak bisa menahannya lagi " Yarga kini berdiri dari duduknya , ia mencabut colokan hairdryer dan mendekati Syeril
Syeril kaget berjalan mundur , Yarga langsung menghimpitnya ke tembok
" bolehkah ?" tanya Yarga , jarak mereka sangat dekat bahkan nafas Yarga menerpa wajah Syeril
Syeril hanya mengangguk dan dengan lembut Yarga mencium bibir Syeril
" tapi .. aku punya permintaan " ucap Syeril setelah ciuman itu usai
" apa ?" Yarga menahan hasratnya
" boleh kan aku tetap bekerja ?? " tanya Syeril
" tergantung dengan servis mu malam ini " Yarga langsung menggendong Syeril ala bridal style dan membawanya ke atas kasur
dengan lembut ia mencium bibir Syeril , perlahan namun pasti itu menuntun
hingga mereka melepaskan handuk yang mereka kenakan , Yarga langsung terpana melihat Syeril yang mengenakan lingerie berwarna merah terang sangat kontras dengan kulitnya yang putih mulus
sedangkan Syeril tersipu bahkan ia sangat malu untuk menatap wajah Yarga
" cantik " ucap Yarga singkat
mereka pun melewati malam hangat bersama ,malam yang di isi ******* dan erangan dari satu sama lain beruntung alat peredam suara sudah Yarga aktifkan
mereka melakukannya beberapa kali , Yarga bahkan tidak memberikan waktu istirahat untuk Syeril
mereka baru menyelesaikannya jam 3 pagi , itupun Syeril harus merengek karena kelelahan di pagi hari nanti dia pasti tidak akan bisa berjalan
Yarga berubah menjadi buas saat melakukan hubungan dengan Syeril
' tidurlah sayang .. maafkan aku yang tidak bisa menahan hasrat ku ' batin Yarga
ia mencium kening Syeril lalu ikut terlelap bersama karena ia juga kelelahan
__ADS_1