
pagi-pagi sekali Syeril sudah di jemput oleh Ratna mulai besok ia akan tinggal di mansion seperti ucapan Yarga tadi malam
kini mereka sedang berada di dalam mobil
" kamu tidak apa-apa nak ?" tanya Ratna
" Syeril sudah membaik mi .. " ucap Syeril jujur .. karena memang kini kondisinya sudah lebih baik
" nak apa kamu marah pada mami ?" tanya Ratna dengan wajah sendu
" enggak mi .. maafkan Syeril ya mi kemarin Syeril sangat kacau sekali " Syeril memberikan pengertian untuk Ratna
" maafkan mami ya nak .. " sesal Ratna
" tidak mamiku sayang .. aku tidak apa-apa .. justru Syeril yang harusnya meminta maaf karena telah mengecewakan mami " Syeril kini memeluk Ratna
" tidak nak mami yang harus meminta maaf bukan kamu .. kalau saja .." ucapan Ratna terpotong karena Syeril
" sudah ya mami .. apa yang sudah terjadi sudah terjadi !! mami tidak perlu merasa bersalah lagi .. ini juga bukan keinginan mami kan ?? kita lupakan kejadian kemarin ya mi " Syeril memeluk Ratna dengan erat
" terimakasih sayang .. mami bahagia punya mantu sebaik kamu " ucap Ratna tulus
" masih calon mi .. " Syeril sedikit mengerjai Ratna
" bagi mami kamu itu mantu mami titik !!" tegas Ratna
" uhhhh .. sudah ya mamiku sayang .. jangan menangis lagi .. Syeril sangat bersyukur memiliki mertua seperti mami " ucapan Syeril membuat Ratna sangat senang
" pak kita ke mall X dulu ya .. kami mau belanja dulu " ucap Ratna
" No !! mi jalan ku masih sakit mi .. aku lagi gak mau jalan-jalan dulu .. besok lagi saja ya mi " bujuk Syeril karena memang cara jalan Syeril masih tertatih
" oh iya nak , mami lupa sayang .. kalo itu pertama kalinya untuk kamu .. ya udah ya kita langsung ke mansion aja ya .. biar nanti mami suruh seseorang dari butik untuk ke mansion " ucap Ratna
" hehe iya mi " Syeril sangat malu
' mami ngapain sih ngomong gitu .. kalau pak supir mikir yang enggak-enggak gimana ?' batin Syeril
sekitar 1 jam perjalanan mereka kini sudah sampai di mansion
" nak tunggu di sini biar pelayan bawakan kursi roda untuk kamu .. kamu gak akan kuat jalannya nanti " ucap Ratna dan Syeril hanya menurut karena ada benarnya apa yang dikatakan Ratna mengingat mansion ini sangat luas
setelah kursi roda datang Syeril langsung duduk dan Ratna mendorongnya
" nak , mulai sekarang kamu akan tinggal disini .. anggaplah ini rumahmu sendiri sayang jangan sungkan ya " ucap Ratna
" iya mami " Syeril menurut saja
__ADS_1
" bi inah .. bawa barang-barang Syeril ke kamar Yarga ya " ucap Ratna
" siap nya " bi inah menjalankan perintah dari Ratna
" mi kenapa gak di kamar tamu aja mi ? nanti kak Yarga tidur nya dimana ?" tanya Syeril
" nak untuk seminggu kedepannya kalian akan di pingit .. mungkin kalian bisa bertemu 4 hari lagi saat kita ke orang tuamu .. Yarga kan punya apartemen " terang Ratna
" tapi apa gak apa-apa mi , aku nempatin kamar kak Yarga , nanti kalau dia marah gimana ?" Syeril hanya berhati-hati
" tidak sayang , kan nanti juga kamu akan nempatin kamar itu .. bahkan nanti juga kalian tidur bareng nya di situ "ucap Ratna dengan gamblangnya
" mami ..." semburat merah terpancar di pipi Syeril
' uhhh lucunya .. kamu tenang saja sayang , mulai hari ini kebahagiaan kamu adalah tanggung jawab mami !! gak akan mami biarkan air mata itu keluar dari mata cantik mu sayang' batin Ratna
"mi papi dimana ? " tanya Syeril karena belum melihat Daniel
" papi ada perjalanan bisnis sayang , lusa baru pulang " ucap Ratna
" jadi kita cuma berdua mi disini ? " tanya Syeril lagi
" nanti kita undang Kevin dan yang lain untuk nemenin kamu disini ya " usul Ratna
" iya mi .. aku juga kangen sama Revan " ucap Syeril
" mi .. kenapa kamarnya harus di renov ? " tanya Syeril
" ohh kan mau menambahkan barang-barang kamu sayang , apartemen Yarga juga sekarang lagi di renovasi sama seperti disini " jelas Ratna ia paham karena pasti terdengar asing untuk Syeril
" kenapa apartemen juga mi ?? kan nanti kita tinggal di sini " Syeril bingung kenapa harus ada renovasi disana sini
" itu hal biasa sayang , jadi kalau kamu mau nginep di apartemen kamu gak perlu bawa koper atau baju lagi .. " Ratna menjelaskan dengan lembut
" gitu ya mi .. apa gak pemborosan mi " ucap Syeril lirih
" ahaha nak , uang segitu gak ada apa-apanya untuk papi dan calon suami mu .. justru mereka senang kalau uangnya kita pakai " Ratna berkata apa adanya
karena setiap detik harta mereka tidak berkurang melainkan bertambah jumlahnya
' aku lupa berurusan dengan orang-orang sultan seperti mereka .. bisa nggak nantinya aku menyesuaikan dengan mereka .. hufff kedepannya pasti akan sulit Syeril ' batin Syeril
" bi nah .. tolong ambilkan cemilan untuk kami ya .. minuman juga yang seger ya " titah Ratna setelah mereka sampai di ruang keluarga
" sip nyah " bi nah hendak pergi ke dapur
" bi , kalau nanti orang butik datang suruh kesini ya " titah Ratna
__ADS_1
" siap nyah , laksanakan " bi Inah pergi ke dapur
Syeril bangun dari kursi roda dan duduk di sofa
' kapan sembuhnya sih .. masih perih rasanya ' Syeril meringis
" masih sakit ya nak ? tahan ya .. lusa juga sembuh nak " ucap Ratna seakan mengerti karena melihat Syeril meringis tadi
" ihh mami .. " muka Syeril memerah sekarang
" itu hal wajar sayang .. " ucap Ratna ia melihat kekanan dan kiri " tunggu aja seminggu lagi kamu pasti gak bisa jalan seharian nanti " Ratna senang bisa mengerjai Syeril
bulu kuduk Syeril merinding
' hiyyy ngeri .. beruntung sih kemarin aku dalam keadaan tidak sadar, tapi pasti selanjutnya haaaa aku gak bisa ngebayangin .. aku cuma takut traumaku kambuh duhh gimana ini ??? " batin Syeril
" nyah , orang butik sudah sampai " bi inah membawa nampan untuk mereka
" buatkan minuman juga untuk mereka bi " titah Ratna
" siap nyah " bi inah kembali lagi ke dapur
" Nyonya " desainer itu membungkuk
" buatkan baju yang banyak untuk menantu saya , harus dengan model terbaru , yang bisa menunjukkan aura kecantikan alami nya " ucap Ratna
" lengkap nyonya ?" tanya Desainer
" iya , dari ujung kaki sampai ujung kepala kamu yang urus , daftar dia dalam daftar VIP .. ingat !! berikan yang terbaik untuknya " ucap Ratna
" baik Nyonya " ia membungkuk " Nona izinkan saya untuk mengukur ukuran tubuh anda " ia meminta izin
" mi .. apa tidak apa-apa ? menurut Syeril ini berlebihan mi " Syeril merasa tidak enak hati
" tidak sayang , ini memang sudah seharusnya .. ayok lakukan tugas mu menantuku harus segera istirahat " ucap Ratna
" baik nyonya " mengangguk " Nona tolong berdiri " ia meminta dengan sopan
" maaf aku merepotkan mu " Syeril sedikit berbisik
" tidak apa-apa nona , ini sudah menjadi tugas saya " desainer itu tersenyum
" ingat untuk minggu depan , jangan sampai ada keterlambatan ,, baju pengantin harus jadi tepat waktu " titah Ratna
" baik Nyonya " ucap desainer
semua pengukuran itu telah selesai dan desainer itu pun pergi dari mansion
__ADS_1
Ratna dan Syeril kini asik mengobrol di ruang tamu