CINTA YANG DIABAIKAN

CINTA YANG DIABAIKAN
Bab 58. Wafatnya Papa


__ADS_3

Arumi tampak sangat syok mendengar ucapan Dokter. Tubuhnya terasa lemah. Tempatnya berpijak terasa akan runtuh, dan bumi berputar.


Wanita itu tak percaya dengan kenyataan yang harus ia terima. Rasa penyesalan bersemayam di hatinya. Bagaimana mungkin Papa-nya pergi secepat itu.


Air mata membanjiri pipi mulus Arumi. Suara isak tangisnya terdengar menyayat hati. Arumi berdiri. Shaka membantunya dengan memeluk lengan wanita itu.


Mama mengikuti langkah putrinya itu. Mereka masuk ke ruang tempat papa di rawat bertiga. Arumi langsung memeluk jenazah papanya.


"Papa ...." teriak Arumi.


"Papa, papa bangun. Aku janji tidak akan pergi dari rumah lagi. Aku akan mendengar semua ucapan Papa. Jangan pergi,Pa."


Mama mendekati jenazah Papa dan memeluknya juga. Mama menangis dengan menahan isaknya.


"Papa, Papa ...." teriak Arumi sebelum akhirnya jatuh pingsan.


Shaka menggendong tubuh Arumi menuju ruang IGD. Sementara Arumi ditangani Dokter, Shaka mengurus administrasi untuk pembayaran semua biaya rawat inap Papa Arumi dan juga administrasi untuk pemulangan jenazah Papa.


Setengah jam Arumi tak sadarkan diri. Saat membuka mata ia melihat Shaka yang tertidur di samping ranjangnya. Mungkin pria itu kecapean. Dari berangkat kemarin belum ada memejamkan matanya.


Arumi teringat Papanya. Ia segera bangun. Gerakannya membuat Shaka terbangun. Pria itu memegang tangan Arumi.


"Pelan-pelan Arumi. Apa kamu lupa saat ini sedang hamil? Kamu harus menjaga kandunganmu juga."

__ADS_1


"Aku mau ketemu Papa, Shaka. Tadi itu tak benar'kan? Papa masih hidup'kan? Semua hanya mimpi."


"Sadarlah Arumi, semua udah menjadi suratan takdir. Kita tidak bisa menolaknya. Papa sudah tenang di sana. Papa kamu tidak merasakan sakit lagi."


"Semua ini salahku, Shaka. Seharusnya aku ikuti saja kata Papa. Papa pasti menginginkan yang terbaik buat anaknya. Aku aja egois. Hanya memikirkan diri sendiri."


"Jangan menyalahkan diri sendiri. Nggak ada yang salah."


"Tapi penyebab Papa meninggal karena aku. Aku tak menuruti keinginan Papa."


"Kamu tak boleh menyesal begitu. Kasihan bayi yang ada dalam kandunganmu. Ia juga tak bersalah."


Arumi menyadari ucapannya dan mengusap perutnya. Air mata tak berhenti tumpah dari matanya.


"Arumi, jenazah Papa udah siap untuk di bawa pulang. Kita sebaiknya juga ikut pulang," ucap Shaka


Shaka membantu Arumi turun dari tempat tidur. Mereka berjalan menuju parkir. Mobil jenazah telah menunggu.


Jenazah Papa diangkat dan dimasukan ke mobil. Tubuh Arumi kembali lemas melihat jenazah Papa yang berada di dalam keranda.


Shaka akhirnya memeluk bahu Arumi memberikan kekuatan. Wanita itu sangat lemah. Shaka tak ingin ia kembali jatuh pingsan.


Mobil Shaka mengiringi mobil ambulan yang membawa Papa menuju ke rumah Arumi yang dulu ia tempati bersama Gibran.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan mata Arumi terus saja mengeluarkan air mata, pandangannya tampak kosong.


..............


Di tempat lain Gibran yang akan minum tiba-tiba merasakan dadanya sesak dan nyeri. Ia menarik kursi untuk duduk. Saat ia kan duduk, gelas tempat air minumnya terjaruh, hingga pecah berserakan di lantai.


Gibran jadi teringat Arumi. Kembali dicobanya menghubungi nomor Arumi. Namun nomor yang ia tuju selalu tidak aktif.


Apa aku menghubungi Alana aja, menanyakan kabar Arumi. Namun aku udah janji nggak akan menghubungi mereka hingga aku berhasil. Semoga semua baik-baik saja. Temanku mengatakan jika keluargaku baik-baik saja. Apa aku tanyakan kabar Arumi dari mereka juga?


Bersambung


Selamat siang menjelang sore buat pembaca setia CINTA YANG DIABAIKAN.


Mama ingin rekomendasikan novel teman mama.


Judul novel : AKU DI ANTARA MEREKA


Blurb


Reyhan rela menikah dengan istrinya yang kejam demi membayar hutang sang ayah. Namun, pernikahan Reyhan tidaklah seperti pernikahan pada umumnya. Belasan tahun menikah dikaruniai dua orang anak, tapi tak pernah sekalipun dia menyentuh istrinya. Sejak bertemu Hanna kehidupan Reyhan mulai berubah. Bagaimana nasib pernikahannya dengan istri kejamnya? Ataukah dia lebih memilih Hanna sebagian teman dalam hidupnya? Lalu anak siapakah keduanya?


__ADS_1


__ADS_2