CINTA YANG DIABAIKAN

CINTA YANG DIABAIKAN
Bab 82. Alana


__ADS_3

Alana menatap seksama wanita yang berdiri di depan pintu ruang rawat inap Arumi kakak iparnya.


Alana kaget mengenali siapa wanita itu, yang tidak lain adalah Joana, mantan kekasih Gibran. Gadis itu menyentuh lengan Joana.


"Kenapa mengintip? Mbak mau apa? Jangan pernah mengganggu hubungan mas Gibran dan mbak Arumi lagi, karena aku nggak akan tinggal diam."


"Alana, kenapa kamu berpikir begitu. Aku tadi nggak sengaja lewat sini. Ternyata Arumi yang di rawat."


"Setelah tau, Mbak mau apa? Jika nggak ada kepentingan, silakan pergi!"


"Kenapa kamu sangat membenci aku. Apa salahku?" tanya Joana.


"Salah Mbak hanya satu. Masih saja mengganggu hubungan mas Gibran dan mbak Arumi."


"Aku nggak mau berdebat, Alana. Saat ini aku hanya ingin hidup damai. Masalahku udah banyak. Nggak mau nambah masalah lagi. Yang paling aku utamakan saat ini adalah kesehatan anakku."


"Kalau begitu, silakan pergi."


"Baiklah,Alana. Aku harap kamu nggak perneh merasakan apa yang aku alami dan jalani dalam hidupku." Setelah mengucapkan itu Joana pergi. Anak dalam gendongannya juga menangis.


Arumi dan Gibran mendengar suara tangisan bayi. Mereka melihat Rendra. Putera Arumi dan Gibran itu sedang tertidur.


"Suara tangisan anak kecil.Padahal Rendra tidur."


"Mungkin suara salah seorang anak pasien di rumah sakit ini,"ucap Gibran.


Alana masuk ke kamar dengan wajah cemberut karena masih teringat dengan pertemuannya dengan Joana.


"Kenapa wajahmu cemberut gitu. Kayak jeruk nipis, asam banget," ucap Gibran meledak.


"Aku jadi bad mood karena bertemu wanits itu."


"Wanita siapa?" tanya Arumi.

__ADS_1


"Mbak Joana. Aku melihatnya mengintip ke ruang ini. Entah apa rencana yang sedang ia susun saat ini."


"Alana, kamu nggak boleh berburuk sangka begitu. Siapa tau Joana telah taubat dan menyadari kesalahannya."


" Orang seperti Joana itu nggak usah diberi hati. Lebih baik jaga jarak aman."


"Mas Gibran yang tadi telah bertemu Joana. Ia mengatakan tentang penyakit anaknya."


"Sakit apa anaknya."


"Ada kelainan jantung bawaan yang anak Joana derita sejak lahir dan harus rutin minum obat."


"Terus kenapa?"


"Joana mengalami krisis ekonomi. Dia harus banting tulang buat biaya pengobatan anaknya serta hidupnya."


"Itu sudah menjadi takdir dalam hidupnya. Dia harus menjalaninya dengan ikhlas."


"Mbak berencana ingin membantu."


"Itu sama aja kamu menuduh, Mas udah janji nggak akan berhubungan dengan Joana lagi."


"Saat ini aku percaya dengan, Mas. Namun bagaimana jika Joana kembali merayu Mas Gibran dengan berbagai cara?"


Berhubungan sekian tahun, pasti masih ada rasa sayang yang masih terselip. Jika dipupuk bisa berkembang dan bersemi kembali. Apakah Mbak siap jika suatu saat cinta Mas Gibran kembali pada Joana."


"Mbak hanya kasihan melihat anaknya. Terbayang jika itu anaknya Mbak."


"Jika emang Mbak ingin membantu anaknya. Serahkan saja padaku. Biar aku yang mengurus semuanya. Mbak Arumi nggak perlu bertemu mbak Joana."


"Baiklah. Mbak Arumi akan memberikan bantuan buat Joana melalui kamu."


Alana dan Arumi sepakat akan memberi bantuan setelah Arumi pulang dari rumah sakit. Alana yang akan menemui Joana.

__ADS_1


Gibran dan Arumi meminta bantuan seseorang untuk mencari alamat Joana. Setelah mendapatkan alamat, nanti Alana yang akan menemui mantan kekasih masnya Gibran.


Bersambung


Selamat pagi semuanya. Kali ini mama kembali merekomendasikan novel karya teman mama. Sambil menunggu HTG update bisa mampir.


Judul Novel : MAAFKAN AKU, ISTRIKU.


*Perjuangan Abimanyu untuk mendapatkan kembali cinta Renata, sang istri yang telah berulang kali disakitinya.


Tidak mencintai gadis yang menjadi wasiat terakhir ibunya membuat Abimanyu seringkali menyiksa dan menyakiti hati Renata hingga berkali-kali.


"Memaafkan itu mudah. Melupakan rasa sakit yang kau berikan itu yang susah."


"Apa kau tahu, Mas, hatiku sakit setiap kali melihatmu."


"Ren ...."


Bima menatap perempuan cantik di depannya dengan kedua mata berkaca-kaca.


"Aku rela melakukan apapun asal kamu bisa memaafkan aku. Aku bahkan bersedia berlutut di kakimu, merendahkan diriku di hadapanmu seandainya itu bisa membuatmu memaafkan semua kesalahan yang pernah aku perbuat."


"Meskipun kau bersimpuh di hadapanku dan ribuan kali meminta maaf padaku, tetap saja, itu tidak akan bisa mengembalikan nyawa ibuku juga anakku."


"Renata ...."


"Apa menurutmu, kata maafmu itu bisa membuatku kembali berjalan?"


Penasaran??


Yuk, kepoin perjuangan Abimanyu mendapatkan kembali cinta Renata*?


Yuk, kepoin perjuangan Abimanyu mendapatkan kembali cinta Renata?

__ADS_1



__ADS_2