CINTA YANG DIABAIKAN

CINTA YANG DIABAIKAN
Bab 86. Kawin apa Nikah?


__ADS_3

Setelah berbincang cukup lama dengan Shaka, Gibran masuk ke kamar. Ia meminta Alana menemani Shaka.


"Temani Shaka, Mas mau main dengan Rendra. Besok udah harus berangkat ke Brunei," ucap Gibran dengan Alana.


"Kenapa aku yang harus menemani. Apa masih lama Kak Shaka di sini."


"Tentu saja kamu? Nggak mungkin Arumi. Shaka akan malam bersama disini. Emangnya kenapa? Kamu bertengkar dengan Shaka?"


"Nggak. Siapa yang bertengkar."


"Kenapa nggak mau menemani Shaka? Kamu seakan enggan menemui Shaka. Padahal tadi datang berdua. Ada apa sebenarnya?"


"Nggak ada apa-apa. Mas jangan kepo?"


"Loh, ngegas. Siapa yang kepo, Alana? Mas cuma tanya. Sana gih ... temani Shaka. Kalau perlu temani bibi sekalian, masak buat makan malam."


"Maunya, Mas. Aku mau aja ya bantu bibi. Tapi aku takut, jika aku yang masak semuanya nggak akan berhenti makan. Keenakan ...."


"Gayamu. Masak air aja gosong."


"Sekate-kate ya Mas Gibran," ucap Alana. Arumi hanya tersenyum mendengar abang adik itu berdebat.


Alana memang beda dari saudara Gibran yang satu lagi. Jika Kak Amanda, orangnya lebih tertutup dan pendiam. Namun jika ia tersinggung, mulutnya pedas. Kata-kata yang ia keluarkan langsung menusuk hati.


Alana keluar kamar dan melihat Shaka yang sedang memainkan ponselnya. Dengan gugup Alana duduk di samping Shaka.


"Kak Shaka mau minum?" tanya Alana sambil menyapa. Shaka mengalihkan pandangannya dari ponsel ke Alana. Ia tersenyum semringah, membuat Alana malu dan menunduk.


"Kenapa menunduk gitu, kalau bicara kita harus memandang lawan bicara kita."


"Kak Shaka, apaan sih."


"Besok kita ke KUA,ya?"


"KUA, buat apa Kak?" tanya Alana.

__ADS_1


"Buat unboxing kamu."


"Haaa ...."


"Ya buat daftarkan pernikahan kitalah. Jadi buat apa?"


"Kita langsung kawin?"


"Apa kamu mau kita langsung kawin. Nggak nikah dulu. Kawin di mana kita?"


"Kawin dan nikah emang beda, Kak?" tanya Alana dengan polosnya. Shaka tidak bisa menahan tawanya melihat ekspresi wajah Alana. yang lucu.


"Sebenarnya sama. Namun kata kawin sering di artikan beda sama orang-orang."


"Emang kawin diartikan apa."


"Melakukan hubungan suami istri. Kamu udah siap kawin?" bisik Shaka. Alana langsung memukul lengan Shaka mendengar ucapan pria itu.


"Kak Shaka mesum, aku nggak mau. Aku malu."


"Harus langsung hari itu juga?"


"Tergantung ...."


"Tergantung apa?" tanya Alana lagi.


"Tergantung situasi. Kalau udah kebelet dan nggak tahan, langsung kawin setelah akad nikah."


"Kak Shaka ternyata mesum banget. Selama ini Kak Shaka hanya pura-pura pemalu. Ternyata aslinya omes," ujar Alana.


Shaka tidak bisa menahan tawanya. Ia mengusap rambut Alana dan menarik kepala gadis itu ke dalam dekapan dadanya.


Shaka memeluk Alana dan mengecup pucuk kepala gadis itu. Tidak pernah Shaka menduga, jika ia akan jatuh cinta pada gadis manja seperti Alana.


Shaka yang sedikit bersifat dewasa, dulunya menginginkan seorang istri yang kalem seperti Arumi.

__ADS_1


Tapi jodoh nggak ada yang tahu, hatinya berpaling melihat keceriaan Alana. Shaka senang setiap gadis itu mulai menggombal. Terasa beda.


"Besok kita ke KUA, setelah itu ke toko perhiasan. Pesan cincin."


"Iya,Kak."


"Kalau kamu jadi pendiam dan penurut gini buat kakak tambah gemas. Rasanya ingin memakan kamu." Shaka memajukan wajahnya. Alana langsung mendorong wajah Shaka menjauh.


"Jangan macam-macam, Kak. Ada Mas Gibran. Kak Shaka mau jadi samsak tinju Mas Gibran."


"Demi kamu Kak Shaka rela. Asal kita dapat terus berdua."


"Lah, Kak Shaka udah pintar gombal," ucap Alana sambil tertawa.


Shaka mencubit pipi Alana gemas. Ia sudah sangat yakin jika Alana memang gadis yang tepat untuk mendampingi hidupnya. Pasti ia akan tertawa terus jika dekat Alana.


Bersambung.


Selamat Pagi CINTA YANG DIABAIKAN Lovers. Alana dan Shaka udah menuju halal nih. Siap-siap kendangan,ya.


Pagi ini mama kembali merekomendasi satu karya teman mama. Jangan lupa mampir.


Judul novel. DUDA CASANOVA TERJERAT CINTA GADIS BAR-BAR


Blurb :


Apa jadinya seorang pria dengan julukan duda casanova terjerat cinta pada seorang gadis bar-bar dengan potongan rambut ala mulet mampu menggetarkan hatinya yang membeku.


Tak lupa Rolando sang putra yang selama ini begitu merindukan kasih sayang tiba-tiba tersenyum ketika di dekat gadis tersebut.


Banyak misteri yang mulai terungkap tentang jadi diri dari gadis bar-bar yang berhasil menjerat seorang duda casanova.


Dapatkah duda casanova itu mampu menaklukkan gadi itu? Misteri apa yang disembunyikan olehnya?


Ikuti kisah perjalanan mereka ....

__ADS_1



__ADS_2